Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Kesiapan Belajar Jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di Kabupaten Nias Utara Doni Berkat Tabah Hulu; Alianus Zalukhu; Herman Herman; Nesti Surya Astuti Zebua; Dame Ifa Sihombing; Simon M Panjaitan
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i3.1369

Abstract

The background of this research is the Implementation of the Independent Curriculum (IKM) as a result of curriculum changes, it is rumored that the Implementation of the Independent Curriculum (IKM) is less effective, because there has not been maximum preparation in terms of outreach, implementers in the field, as well as teachers, as well as various supporting infrastructure. The implementation of the Independent Curriculum (IKM) is all wrapped up in four indicators of readiness, including: physical condition, mental condition, emotional condition, needs (motivation) and knowledge. Therefore, researchers have the desire to test the level of readiness for the Implementation of the Independent Curriculum (IKM), because schools are required to be oriented towards changing the existing curriculum in order to achieve the ideals of the nation. The research method used was the survey method, with the instrument used, namely a questionnaire, which was distributed to 60 teachers from 13 schools at the high school level (SMA) randomly in North Nias Regency. Based on the results of research on the level of learning readiness at the senior high school (SMA) level in the Implementation of the Independent Curriculum (IKM) in North Nias district, the 4 indicators studied were in the fairly prepared category.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran berbasis Etnomatematika dengan Konteks Ertutur dalam Suku Karo pada Materi Relasi Kelas 10 SMA Robin Tarigan; Efron Manik; Dame Ifa Sihombing
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 1 (2023): January 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i1.2758

Abstract

Abstract: One of the problems in learning mathematics is that students tend not to understand concepts that depend on the mathematical material they are learning, and teachers use learning tools that make teachers and students not passive in learning, thinking, and learning. The culture of the Ertutur area of the Karo tribe must also be reached by the younger generation so that it does not disappear. This study aims to develop an ethnomathematics-based learning tool with the context of Ertutur in the Karo tribe in class 10 Senior High School material that is valid, effective and practical in order to improve meaningful learning. This type of research is research and development with the Plomp method which consists of 5 stages, namely initial assessment, design, realization/construction, test, evaluation, and revision, and implementation. Data collection techniques using observation sheets and learning outcomes tests. The results of this study indicate that the ethnomathematics-based learning tools meet the criteria, practical criteria and effective criteria based on observation sheets, learning outcomes tests, and validator suggestions. Keywords: Learning tools, Ethnomathematics, Relations, Ertutur, Karonese.  Abstrak: Salah satu permasalahan pembelajaran matematika yaitu peserta didik cenderung tidak memahami konsep yang tergantung pada materi matematika yang dipelajarinya, serta guru menggunakan perangkat pembelajaran konvensional yang menjadikan guru dan peserta didik tidak pasif belajar, berpikir, dan berinovasi. Kebudayaan daerah Ertutur pada suku Karo harus juga dipahami generasi muda agar tidak hilang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis Etnomatematika dengan konteks Ertutur dalam suku Karo pada materi Relasi kelas 10 SMA yang valid, efektif dan praktis agar dapat meningkatkan pembelajaran yang bermakna. Jenis Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) dengan metode Plomp yang terdiri atas 5 tahapan yaitu pengkajian awal (preliminary investigation), Perancangan (design), realisasi/kontruksi (realization/contruction), tes, evaluasi, dan revisi (test, evaluation, and revision), dan implementasi (implementation).  Teknik Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis etnomatematika memenuhi kriteria valid, kriteria praktis serta kriteria efektif berdasarkan lembar observasi, tes hasil belajar, serta saran-saran validator.  Kata Kunci: Perangkat pembelajaran, Etnomatematika, Relasi, Ertutur, Karo
Program Bimbingan Belajar Gratis untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa SD Swasta YP HKBP 1 Pematangsiantar Dame Ifa Sihombing; Edi Parlindungan Nainggolan; Sondry Yandropa Maharaja; Desi Sonia Petlin Nainggolan; Ermi Nuraini Parhusip; Meta Siringo; Esra Natalia Silaban
Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH) Vol. 2 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jiph.v2i2.3701

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa. Peserta kegiatan ini adalah seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 6 Sekolah Dasar. Kegiatan pengabdian ini berbentuk bimbingan belajar yang bertujuan meningkatkan dan membiasakan literasi numerasi bagi anak-anak. Pelaksanaan kegiatan ini dengan tiga tahapan ,yaitu tahap rencana kegiatan yaitu dengan mengamati kondisi kemampuan literasi numerasi siswa, tahap pelaksanaan yang berbentuk bimbingan belajar, dan tahap evaluasi. Hasil dari kegiatan PKM ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi numerasi serta pemahaman siswa dalam menyelesaikan permasalah konteks kehidupan sehari-hari. Anak-anak mampu mengikuti dan memahami materi yang diajarkan dalam bimbingan belajar ini dengan baik.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Pada Materi Aritmatika Sosial Di Kelas VII SMP Negeri 13 Medan Lasmaria Pardede; Adi Suarman Situmorang; Samuel Juliardi Sinaga; Dame Ifa Sihombing
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) terhadap kemampuan literasi numerasi pada materi aritmatika sosial di kelas VII SMP Negeri 13 Medan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 13 Medan yang terdiri dari 5 kelas. Dari populasi tersebut, yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII-1 dan kelas VII-2 yang dianggap memiliki kemampuan kognitif yang sama. Dengan menggunakan teknik random sampling maka diperoleh sampel penelitian kelas eksperimen (VII-1) dan kelas kontrol (VII-2). Instrumen yang digunakan adalah tes dan observasi. Maka berdasarkan hasil hitung pada kemampuan berpikir kritis matematis siswa menunjukkan bahwa nilai Asymp.Sig.(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan perhitungan pada kelas eksperimen kemampuan literasi numerasi siswa mempunyai nilai rata-rata 71,80 dan pada kelas kontrol kemampuan literasi numerasi siswa mempunyai nilai rata-rata 59,30. maka dapat disimpulkan model kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) berpengaruh terhadap kemampuan literasi numerasi pada aritmatika sosial di kelas VII SMP Negeri 13 Medan. Abstract This study aims to determine the effect of team assisted individualisation (TAI) type cooperative model on numeracy literacy on social arithmetic material in class VII SMP Negeri 13 Medan. The research approach used is quantitative, this type of research is Quasi Experiment research. The population in the study were all seventh grade students of SMP Negeri 13 Medan consisting of 5 classes. From this population, the samples in this study were class VII-1 and class VII-2 which were considered to have the same cognitive abilities. By using random sampling technique, the research sample obtained experimental class (VII-1) and control class (VII-2). The instruments used were tests and observations. So based on the calculated results on students' mathematical critical thinking ability shows that the Asymp.Sig. (2-tailed) value of 0.000 <0.05 at the 5% significance level. Based on the calculation in the experimental class the numeracy literacy ability of students has an average value of μ_1 = 71.80 and in the control class the numeracy literacy ability of students has an average value of μ_1 = 59.30. It can be concluded that the team assisted individualization (TAI) type cooperative model has an effect on numeracy literacy on social arithmetic in class VII SMP Negeri 13 Medan. Keyword: Numeracy Literacy, Cooperative Team Assisted Individualisation (TAI) Learning Model
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Dan Pemecahan Masalah Terhadap Hasil Belajar Aspek Kognitif Pada Materi Aritmatika Sosial Di Kelas VII SMP Negeri 2 Pangururan Desi Amelia Sitanggang; Hardi Tambunan; Dame Ifa Sihombing
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i5.6181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan komunikasi matematis dan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif dan seberapa besar hubungan kemampuan komunikasi matematis dan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif pada materi aritmatika sosial di kelas VII SMP Negeri 2 Pangururan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi seluruh kelas VII SMP Negeri 2 Pangururan. Sampel dalam penelitian terdiri dari 1 kelas (n=33). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1). Ada hubungan kemampuan komunikasi matematis terhadap hasil belajar aspek kognitif (2). Besar hubungan kemampuan komunikasi matematis terhadap hasil belajar aspek kognitif adalah 63% (3). Ada hubungan kemampuan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif (4). Besar hubungan kemampuan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif adalah 61% (5). Ada hubungan kemampuan komunikasi matematis dan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif (6). Besar hubungan kemampuan komunikasi matematis dan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif adalah 71%..
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Dan Komunikasi Matematis Terhadap Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Teorema Phytagoras Di Kelas VIII SMP Negeri 1 Habinsaran T. A 2022/2023 Indah Theresia Pardosi; Dame Ifa Sihombing; Simon M. Panjaitan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i5.6182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) hubungan kemampuan pemahaman konsep (X₁) dengan pemecahan masalah matematis siswa (Y); 2) hubungan komunikasi matematis (X₂) dengan pemecahan masalah matematis siswa (Y) pada materi teorema phytagoras di kelas VIII SMP N 1 Habinsaran. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Deskriptif Kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu seluruh peserta didik di kelas VIII SMP N 1 Habinsaran. Dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan hanya pada satu kelas. Instrumen penelitian ini wawancara dan tes. Pengumpulan data menggunakan instrumen soal untuk data X₁, X₂ dan Y. Instrumen soal sebelum digunakan untuk mendapat data yang objektif, terlebih dahulu dilakukan pengujian validitas,reliabilitas,tingkat kesukaran,daya pembeda. Data penelitian terkumpul setelah dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Pengujian hipotesis penelitian menunjukkan bahwa: 1) Ada hubungan kemampuan pemahaman konsep dengan pemecahan masalah pada materi teorema phytagoras, ditunjukkan oleh koefisien korelasi ry₁ = 0,571 pada taraf signifikan α = 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep dan pemecahan masalah memiliki hubungan yang positif dan sedang. 2) Ada hubungan komunikasi matematis dengan pemecahan masalah pada materi teorema phytagoras, ditunjukkan oleh koefisien ry₂ = 0,482 pada taraf signifikan α = 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis dengan pemecahan masalah memiliki hubungan yang positif dan sedang. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi informasi dan masukan bagi para sivitas akademika, para mahasiswa, para tenaga pengajar mata kuliah jurusan dan program studi di Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan terutama dalam memberi dorongan kepada mahasiswa agar senantiasa menguasai konsep dan mempunyai kemampuan komunikasi matematis sehingga dapat menyelesaikan soal- soal matematika yang termasuk kategori masalah.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Dalam Kemampuan Memahami Konsep Matematika Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Siswa Kelas VIII SMP Negeri 14 Medan T.A 2023/2024 Lia Deniati Manurung; Dame Ifa Sihombing; Rani F. Sinaga
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana kesulitan belajar siswa ditinjau dari kemampuan pemahaman konsep matematika pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel di kelas VIII SMP Negeri 14 Medan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan mengambil 3 orang siswa kelas VIII-C SMP Negeri 14 Medan yang sesuai dengan kriteria pemilihan subjek penelitian sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket, tes, wawancara dan dokumentasi. Setiap hasil tes dianalisis berdasarkan indikator kemampuan pemahaman konsep menurut wardani dengan menggunakan teknik analisis data dari Sugiyono. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Subjek dengan Kesulitan Belajar Rendah (K1) ditinjau dari kemampuan pemahaman konsep siswa cenderung mengalami kesulitan dalam mempelajari konsep melainkan mengalami Kesulitan dalam mengubah kedalam bentuk persamaan dan Kesulitan dalam menggunakan rumus atau langkah yang sesuai dengan kondisi dari soal pada soal nomor 5, 6, 7 dan 9. 2). Subjek dengan Kesulitan Belajar Sedang (K2) ditinjau dari kemampuan pemahaman konsep siswa cenderung mengalami Kesulitan dalam mengubah kedalam bentuk persamaan dan Kesulitan dalam menggunakan rumus atau langkah yang sesuai dengan kondisi dari soal hal tersebut terjadi dikarenakan subjek kurang teliti dalam melakukan perhitungan pada soal nomor 5, 6, 7 dan 9. 3) Subjek dengan Kesulitan Belajar Tinggi (K3) ditinjau dari kemampuan pemahaman konsep siswa mengalami Kesulitan dalam menerjemahkan bentuk/ilustrasi dari soal, Kesulitan mengubah kedalam bentuk persamaan dan Kesulitan dalam menggunakan rumus atau langkah yang sesuai dengan kondisi dari soal. Pada indikator Kemampuan pemahaman konsep Subjek K3 hanya mampu menyelesaikan soal nomor 1 dan 2.
Analisis Kemampuan Siswa dalam Penalaran Matematis dan Pemecahan Masalah Terhadap Hasil Belajar Aspek Kognitif pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) Di Kelas X SMA Negeri 1 Berastagi T.A 2023/2024 Ruth Mayasari Simanjuntak; Dame Ifa Sihombing; Sylvia T.L. Br Sianturi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6709

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Berastagi pada kelas X IPA 1 yang diambil sampel secara acak sebanyak 35 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui kemampuan penalaran matematis terhadap hasil belajar aspek kognitif berdasarkan indikator penalaran matematis. Dan untuk menganalisis dan mengetahui kemampuan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif berdasarkan indikator pemecahan masalah. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah sebanyak 10 butir soal essay penalaran matematis dan 10 butir soal essay pemecahan masalah pada materi sistem persamaan linear tiga variabel (SPLTV). Validasi instrumen dicari dengan taraf signifikansi α = 5%. Berdasarkan analisis hasil tes pada penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis dan kemampuan pemecahan masalah terhadap hasil belajar aspek kognitif siswa pada pembelajaran matematika dikategorikan sedang. Hal ini bisa dilihat dari skor rata- rata siswa pada kemampuan penalaran matematis 73,4 yang termasuk dalam kategori sedang dan rata-rata siswa pada kemampuan pemecahan masalah 72,54 yang termasuk dalam kategori sedang.
Penguatan Literasi dan Numerasi pada Pelaksanaan Kampus Mengajar Angkatan 3 di SD Negeri 047176 Sirumbia Angela Anatasya Regina Bangun; Dame Ifa Sihombing; Efron Manik; Kalvin Ginting; Julius Julius
Kifah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Mafapress Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/kifah.v1i2.490

Abstract

Kampus mengajar merupakan implementasi atau bagian dari salah satu program kampus merdeka yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Dalam pelaksanaannya, program ini memberikan amanah kepada mahasiswa untuk dapat melaksanakan pembelajaran kepada siswa yang berfokus kepada pemahaman literasi dan numerasi. Tujuan utama program kampus mengajar adaah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan, membantu sekolah untuk memberikan pelayanan pendidikan, yang optimal terhadap semua peserta didik pada jenjang SD dalam kondisi terbatas dan kritis selama pandemi dan memberikan kesempatan belajar optimal kepada semua peserta didik pada jenjang SD dalam kondisi terbatas dan kritis selama pandemi. Adapun tujuan khusus dari program kampus mengajar angkatan III tahun 2022 ialah dengan adanya rancangan program yang kami tawarkan untuk SDN 047176 Sirumbia dapat menyukseskan program kampus merdeka yang diselenggarakan oleh Kemendikbud, melalui program ini juga mahasiswa dari seluruh jurusan bebas untuk mengabdi, berkontribusi dan berkolaborasi dengan guru-guru secara kreatif dan inovatif untuk memajukan litersi, numerasi dan teknologi di SDN 047176 Sirumbia. Adapun kegiatan yang dilakukan selama di SDN 047176 Sirumbia, yaitu kegiatan literasi,numerasi,membantu adaptasi teknologi, dan membantu administrasi sekolah.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Ditinjau Dari Tingkat Resiliensi Matematis Siswa SMP Negeri 1 Batang Kuis Erny Silaban; Dame Ifa Sihombing; Golda Novatrasio Sauduran
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Juni
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v2i2.655

Abstract

The aim of this study is to determine if mathematical resilience and capacity for creative thought are related among eighth-grade mathematics students at SMP Negeri 1 Batang Kuis. This study employs a quantitative research design with a descriptive technique to gather data on students' proficiency in solving mathematical problems using rectangular flat materials. The study's population comprises all grade VIII students at SMP Negeri 1 Batang Kuis, which consists of 10 classes. From this population, a sample of 30 students from class VIII-7 was selected and categorized into three levels of mathematical resilience: high, medium, and low. The mathematical creative thinking skills of these 30 students were subsequently analyzed to explore the relationship between mathematical resilience and creative thinking abilities using specific instruments. The instruments employed include the Mathematical Resilience Test and the Mathematical Creativity Test. The analysis of mathematical creative thinking skills is based on four indicators: (1) fluency of thinking, (2) flexibility of thinking, (3) originality of thinking, and (4) elaboration ability. The results from the simple regression analysis yielded the regression equation \(Y = 0.387 + 0.3867X\). In this equation, the coefficient for X is positive, indicating a positive linear relationship between the two variables. Additionally, the calculation of the simple correlation coefficient resulted in \(R_{cal} = 0.528\), which suggests a moderate correlation. This indicates that the ability to think creatively in mathematics is influenced by 27.9% of the mathematical resilience among Grade VIII students when solving problems related to rectangular flat shapes