Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengaruh Badan Usaha Milik Desa Sumber Sejahtera terhadap Pendapatan Petani Padi Sawah Indah Kurnia; Andri Amaliel Managanta; Yulinda Tanari
Agropet Vol 17, No 1 (2020): Volume 17 No 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian dapat memiliki kemampuan menghasilkan peningkatan pendapatan bagi petani. Saat pasca panen kapasitas penggilingan padi belum bisa menampung hasil panen petani yang berdampak pada bertumpuknya gabah.Sehingga Pemerintah Desa Masamba mendirikan usaha BUMDes pengilingan padi Sumber Sejahtera.Penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat pendapatan petani di Desa Masamba dan mengetahui pengaruh usaha pengilingan padi Sumber Sejahtera Terhadap Pendapatan Petani.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai bulan Juni 2019 di Desa Masamba kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso. Penelitian ini menggunakan populasi yaitu seluruh petani yang tergabung dalam anggota penggilingan padi Sumber Sejahtera berjumlah 41 orang. Berdasarkan hasil penelitian ini, diperoleh pendapatan petani yang tergabung dalam anggota penggilingan Sumber Sejahtera sebesar Rp. 2.418.409 per bulan, dengan nilai R/C - ratio yaitu 1,84> 1 berarti petani yang tergabung dalam usaha BUMDes dikatakan untung. Adapun faktor yang memengaruhi pendapatan petani yaitu penjualan produk samping, penggunaan herbisida dan penggunaan insektisida, dimana penjualan produk samping dan penggunaan herbisida secara tepat dapat meningkatkan pendapatan petani, berbeda dengan penggunaan insektisida yang meningkat mengurangi pendapatan petani.
The Effect of Liquid Organic Fertilizer From Coconut Husk And Dolomite On Shallot (Allium Cepa L.) Growth And Yield Jayanti, Kamelia Dwi; Tanari, Yulinda
Journal of Tropical Horticulture Vol 4, No 2 (2021): October 2021
Publisher : Yayasan Pertanian Tropika Indonesia (YPTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33089/jthort.v4i2.63

Abstract

Shallot is the most produced vegetable in Indonesia. The consumption of shallot per kg/capita/year is continuously increasing, therefore there is a need to ensure enough supply. The lack of nutrients in the soil is a problem in shallot production. Shallot needs macronutrients such as Nitrogen (N), Phosphorus (P), Potassium (K), and Calcium (Ca) to improve its yield and quality. The application of liquid organic fertilizer from coconut husk and dolomite can be the solution. This study was conducted using Factorial Randomized Block Design consisting of two factors, concentration of liquid organic fertilizer (0%, 10%, 20%, and 30%) and dolomite (with dolomite or without). The results showed that the application of 20% liquid organic fertilizer, the application of dolomite, and the combination of both (P2D1) had the highest value on fresh shallot bulbs weight per clumps and bulb weight after storage parameters, and had the lowest value on weight loss percentage parameter.
Pengaruh Berbagai Bahan Organik dan Pupuk ZA pada Metode Double Digging Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah Varietas Lembah Palu (Allium cepa L. Var. Aggregatum) Tanari, Yulinda; Prabowo, Bayu Aji; Mowidu, Ita
Indonesian Journal of Agrotech Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Agrotek Indonesia (Indonesian Journal of Agrotech)
Publisher : Faculty of Agriculture Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33661/jai.v8i1.8359

Abstract

Shallot is a leading horticulture commodity in Indonesia that has long been intensively cultivated. Soil preparation by increasing soil fertility are technologies that can be applied to increase shallot yield. This study aims to determine the effect of the combination of organic matter and ZA fertilizer using the double digging method on the growth and yield of the ‘Lembah Palu’ variety shallots. This research was conducted in Sintuwu Lemba Village, Lage District, Poso Regency from February to June 2020. The study used a factorial randomized block design which consists of two treatment factors. The first factor was the use of organic matter (without organic matter, gliricidia leaves (Gliricidia sepium), banana stems, and rice straw) and the second factor was the dose of ZA fertilizer (without ZA and 400 kg/ha). This study concluded that there was a significant interaction between the types of organic matter and ZA fertilizer dosage in the double-digging method. The application of rice straw without ZA fertilizer in the double digging method gave the highest yield of 2.82 tons/ha. Rice straw as the organic matter gave the highest average growth and yield of shallots although they were not significantly different from gliricidia leaves and banana stems. The application of ZA fertilizer had no significant effect on the growth and yield of shallot.
Respon Pertumbuhan Tanaman Mentimum (Cucumis sativus L) Terhadap Aplikasi Pupuk Guano Pangli, Marten; Tanari, Yulinda
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 1, MEI 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i1.5029

Abstract

Mentimum merupakan salah satu tanaman hortikultura yang dapat dikonsumsi sebagai sayuran dan buah, juga mengandung senyawa metabolit sekunder sehingga dapat digunakan sebagai obat. Pertumbuhan tanaman mentimun sangat dipengaruhi oleh kandungan unsur hara dalam tanah yang dapat disediakan oleh pupuk organic. Salah satu pupuk organik yang dapat digunakan adalah pupuk guano. Penelitian ini dilaksakan dnegan tujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman mentimun terhadap aplikasi pupuk guano. Penelitian dirancang menggunakan rancangan acak kelompok dengan lima perlakuan yaitu P0: control (0 ton/ha), P1: 10 ton/ha, P2: 20 ton/ha, P3: 30 ton/ha, P4: 40 ton/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk guano berhasil meningkatkan pertumbuhan tanaman mentimun. Aplikasi 30 ton/ha menghasilkan jumlah daun, panjang tanaman, jumlah ruas, bobot basah dan kering tanaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol.
RESPON TANAMAN CABAI RAWIT TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR REBUNG BAMBU Anastesia Mebinta; Yulinda Tanari; Kamelia Dwi Jayanti
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal Bioindustri: VOL. 3 NO. 1 (2020)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v3i1.840

Abstract

Cayenne pepper is a vegetable plant that has great potential to be developed in Indonesia because it can meet the needs of households, domestic industries, exports, and raw materials in the pharmaceutical industry. One way to increase the yield of cayenne pepper is by giving liquid organic fertilizer (POC) for bamboo shoots. This study aims to determine the response of cayenne pepper toward the application of POC and gets the best POC concentration to support the growth and production of cayenne pepper. This study used a randomized block design with treatment in the form of POC concentrations consisting of 5 levels (0; 25 ml / L water; 50 ml / L water; 75 ml / L water; 100 ml / L water). Each treatment consisted of 4 replications so that there were 20 experimental units. The results show that the application of POC had a very significant effect on the number of flowers, fresh weight of fruit, and growth rate of cayenne pepper with the best treatment was 75 ml / L of water.
Penerapan Teknologi Untuk Peningkatan Produksi Manggis (Garcinia mangostana L) di Kelurahan Sangele Kecamatan Pamona Pusalemba Kabupaten Poso Yulinda Tanari; Kamelia Dwi Jayanti
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manggis merupakan buah tropis yang memiliki peluang yang sangat besar untuk dikembangkan karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan menempati urutan pertama ekspor buah segar di Indonesia. Terjadi penurunan produksi manggis sebesar 60% di Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2016 menurut data BOS tahun 2017. Oleh sebab itu program pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan petani dalam budidaya tanaman manggis untuk peningkatan produksi.   Program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Kelurana Sangele Kecamatan Pamona Pusalemba Kabupaten Poso yang merupakan salah satau sentra manggis di Kecamatan Poso Pusalemba sekaligus untuk mensosialisasikan hasil penelitian yang sebelumnya dilaksanakan di Kelurahan Sangele. Program PKM yang dilaksanakan adalah penerapan teknologi peningkatan produksi dan kualitas buah manggis dalam bentuk penyuluhan dan bimbingan teknis kepada petani manggis yang telah dilaksanakan pada bulan Juli hingga Desember 2020. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani tentang teknik budidaya manggis (pengenalan fase tumbuh, dosis pupuk yang dibutuhkan pada setiap fase, penyebab terbentuknya getah kuning).  Mangosteen is a tropical fruit that has a very large opportunity to be developed because it has many health benefits and ranks first in the export of fresh fruit in Indonesia. There was a 60% decline in mangosteen production in Central Sulawesi Province in 2016 according to BOS data for 2017. Therefore, this community service program was carried out to improve the ability and skills of farmers in cultivating mangosteen plants to increase production. The community service program was carried out in the Sangele Village, Pamona Pusalemba District, Poso Regency, which is one of the mangosteen centers in Poso Pusalemba District as well as to socialize the results of research previously carried out in Sangele Village. The community service program implemented was the application of technology to increase the production and quality of mangosteen fruit in the form of counseling and technical guidance to mangosteen farmers which had been carried out from July to December 2020. The result of this community service was an increase in farmers' knowledge and skills about mangosteen cultivation techniques (the introduction of the growing phase, the dose of fertilizer needed in each phase, and the cause of the formation of yellow sap).
PENGARUH PEMBERIAN DOLOMIT DAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN HASIL DAN KUALITAS BAWANG MERAH LEMBAH PALU (Allium cepa L. Var Lembah Palu) Pangli, Marten; Tanari, Yulinda; Lestari, Anisa Eka Rizki
Agropet Vol 20, No 1 (2023): Volume 20 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2828-9250.644

Abstract

Bawang merah lokal Palu merupakan salah satu komoditas unggulan spesifik Sulawesi Tengah sehingga penting dibudidayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dolomit, pupuk kandang ayam dan kombinasi antara dolomit dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan, hasil dan kualitas bawang merah lembah Palu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan 3 ulangan. Faktor 1 : dosis dolomit yaitu tanpa dolomit, 1 ton/ha, 1,5 ton/ha dan 2 ton/ha. Faktor 2 : dosis pupuk kandang ayam yaitu : 10 ton/ha, 20 ton/ha dan 30 ton/ha. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aplikasi kombinasi antara dolomit dan pupuk kandang ayam berpengaruh nyata pada parameter jumlah dan bobot umbi  ABSTRACTLocal shallot of Palu is one of the best commodity and specific in Central Sulawesi that is important to plant. The objective of the research was to find out the effect of Dolomite, chicken manure and the combination of Dolomite and chicken manure on the growth, the yield and the quality of shallot of Palu Valley. The research used the Randomized Block Design in 3 repeated of factorial design. Factor I: Dosages of Dolomite were without Dolomite, 1 tons/ha. 1,5 tons/ha and 2 tons/ha. Factor II : Dosages of chicken manure were 10 tons/ha, 20 tons/ha, and 30 tons/ha. The finding of the research obtains that the application of dolomite and chicken manure combination affects significant on the measurement of plant heighn number and fresh weight of bulbs. 
Pengaruh Pemangkasan Daun Dan Tasel Terhadap Produksi Jagung Pulut (Zea Mays L. Ceratina) Ratowo, Fiki; Tanari, Yulinda; Pangli, Marten
Agropet Vol 19, No 2 (2022): Volume 19 No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2828-9250.493

Abstract

Jagung sebagai tanaman pangan di Indonesia menduduki urutan kedua setelah padi, namun jagung mempunyai peranan yang tidak kalah penting dibandingkan padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemangkasan daun dan tasel terhadap hasil produksi jagung pulut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bewa Kecamatan Lore Selatan Kabupaten Poso, pada bulan April sampai Juni 2020. Penelitian ini mengunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial terdiri dari 4 taraf yaitu : P0= Tampa perlakuan, P1= Pengkasan 50% daun atas, P2= Pemangkasan 50% daun bawah, P3= Pemangkasan 50% daun atas + tasel, P4= Pemangkasan 50% daun bawah + tasel. Pemangkasan daun dan tasel berpengaruh nyata sampai sangat nyata terhadap diameter tongkol, panjang tongkol, bobot tongkol dengan biji, bobot tongkol tanpa biji dan bobot biji pipilan kering. Perlakuan pemangkasan 50% daun atas dan tasel (P3) memberikan rata – rata hasil terbaik dari perlakuan lainnya.
RESPON PERTUMBUHAN BIBIT KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L) TERHADAP PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK GAMAL PADA TANAH INCEPTISOL ., Ridwan; Loliwu, Yan Alpius; Tanari, Yulinda
Agropet Vol 21, No 2 (2024): Volume 21 No 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2828-9250.659

Abstract

ABSTRAK: Salah satu keberhasilan dalam budidaya kopi dapat ditentukan oleh penyediaan bibit yang berkualitas. Bahan organik seperti gamal dapat digunakan sebagai pupuk organik yang dapat membantu memenuhi kebutuhan unsur hara pada proses pertumbuhan bibit. Penelitian dilakukan untuk mengetahui respon penggunaan bahan organik gamal terhadap kualitas pertumbuhan bibit kopi arabika pada tanah inceptisol. Penelitian dilaksanakan di Desa Lape Kecamatan Poso Pesisir, pada bulan Maret sampai bulan Agustus 2023. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok  yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari kontrol, 9 gram/polybag, 11 gram/polybag, 13 gram/polybag, dan 15 gram/polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik gamal memberikan pengaruh yang nyata terhadap waktu berkecambah, tinggi tanaman, lilit batang, jumlah daun, luas daun, bobot basah tajuk dan akar hari ke 120 setelah tanam, bobot kering tajuk dan panjang akar bibit kopi arabika. Pemberian pupuk organik gamal tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap, bobot kering akar pada umur 60 dan 120 HST. ABSTRACT: One of the successes in coffee cultivation can be determined by providing quality seeds. Organic materials such as gamal can be used as organic fertilizer which can help meet the nutritional needs of the seedling growth process. The research was conducted to determine the response of using gamal organic material to the quality of growth of Arabica coffee seedlings in inceptisol soil. The research was carried out in Lape Village, Poso Pesisir SubDistrict, from March to August 2023. The research used a Randomized Block Design consisting of 5 treatments and 4 replications.The treatments consisted of control, 9 grams/polybag, 11 grams/polybag, 13 grams/polybag, and 15 grams/polybag. The results of the research obtained that the application of gamal organic fertilizer had a significant effect on germination time, plant height, stem girth, number of leaves, leaf area, wet weight of the crown and roots on the 120th day after planting, dry weight of the crown and root length of Arabica coffee seedlings. Provision gamal organic fertilizer did not have a significant effect on the wet weight of the shoots and roots on the 60th day after planting, the dry weight of the roots at the ages of 60 and 120 HST
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI KERITING (CAPSICUM ANNUM L.) TERHADAP PERLAKUAN PEMANGKSAN DAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR REBUNG BAMBU Tanari, Yulinda; Syawal, Moh.; Pangli, Marten
Agropet Vol 20, No 1 (2023): Volume 20 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2828-9250.641

Abstract

ABSTRAKTanaman cabai keriting merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang banyak ditanam di Indonesia karena fungsinya sebagai bumbu masakan. Dalam meningkatkan produksi tanaman cabai keriting perlu melakukan beberapa inovasi seperti perlakuan pemangkasan pucuk dan pemberian pupuk organik cair rebung bambu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman cabai keriting terhadap perlakuan pemangkasan dan pemberian pupuk organik cair rebung bambu. Penelitian ini dilaksanakan di kelurahan Ranononcu kecamatan Poso kota Selatan Kabupaten Poso, pada bulan Juni-Oktober 2023. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK)  faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama P0 (tanpa pemangkasan), P1 (dipangkas), faktor kedua R0 (tanpa POC), R1 (kosentrasi POC 50 ml/l air), R2 (kosentrasi POC 100 ml/l air), R3 (kosentrasi POC 150 ml/l air). Perlakuan pemangkasan pucuk pada tanaman cabai keriting mampu memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun, jumlah cabang, jumlah buah terbentuk. Jumlah dan bobot buah terbentuk. Terdapat interaksi pada faktor kombinasi antara pemangkasan dan POC rebung bambu dengan kosentrasi 100 ml/liter air terhadap parameter jumlah buah terbentuk ABSTRACT The curly chili plant is a type of horticultural plant that is widely planted in Indonesia because of its function as a cooking spice. To increase the production of curly chili plants, it is necessary to carry out several innovations such as pruning shoots and applying liquid organic fertilizer to bamboo shoots. This research aims to find out the response of growth and yield of curly chili plants to pruning and application of liquid organic fertilizer for bamboo shoots. This research was carried out in Ranononcu village, Poso Kota Selatan sub-district, Poso Regency, in June-October 2023. This research used a factorial randomized block design (RAK) consisting of 2 factors. The first factor is P0 (without trimming), P1 (trimmed), the second factor is R0 (without POC), R1 (POC concentration 50 ml/l water), R2 (POC concentration 100 ml/l water), R3 (POC concentration 150 ml/l l water). The shoot pruning treatment on curly chili plants was able to have a real influence on the number of branches, the number of fruit formed, the number of leaves, and the wet and dry weight of the crown. There is an interaction between the combination factors between pruning and POC of bamboo shoots with a concentration of 100 ml/liter of water on the number of fruit formed parameters.