Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

APLIKASI POTENSI KETERAMPILAN GERAK DASAR DALAM PERMAINAN FUTSAL PADA PEMAIN FUTSAL PEMULA AKADEMI HUPERNAKO SURAKARTA Rendra Agung Prabowo; Mahardika, Wisnu; Teguh Andibowo; Slamet Sudarsono; Erik Teguh Prakoso; Kristina Widyasari
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3700

Abstract

Ilmu kepelatihan olahraga adalah ilmu yang mempelajari masalah– masalah latihan olahraga, kondisi fisik, mental, gizi, perwasitan, pertandingan dan penilaian, dalam rangka mencapai tujuan olahraga. Olahraga merupakan alat untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan fungsional jasmani, rohani dan sosial. Struktur anatomis anthropometris dan fungsi fisiologisnya, stabilitas emosional dan kecerdasan intelektualnya maupun Kemampuannya bersosialisasi dengan lingkungannya nyata lebih unggul khususnya pada generasi muda yang aktif mengikuti kegiatan olahraga dari pada yang tidak aktif mengikutinya Tujuan dalam proposal pengabdian ini yaitu, untuk memberikan informasi, pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan melalui kegiatan pelatihan, serta berpartisipasi di dalam mengembangkan kompetensi dibidang olahraga khususnya pada cabang olahraga futsal di Surakarta. Metode yang akan digunakan di dalam pengabdian ini menggunakan metode pendekatan praktek terbimbing berdasarkan kajian ilmiah bidang keolahragaan. Setelah melaksanakan pelatihan ini, maka dapat disimpulkan bahwa para atlet Surakarta disaat latihan lebih terarah dan bersungguh setelah menerapkan latihan dengan keterampilan gerak dasar futsal yang maksimal. Pembinaan atlet surakarrta Dalam pengabdian masyarakat ini, berlangsung pada 10 April 2024 sampai 9 Mei 2024 dihadiri 21 peserta. Kegitan berupa penyampaian materi dan praktek langsung implementasi model latihan gerak dasar futsal khusunya. Para atlet kota Surakarta dibagi dalam 2 kelompok agar aplikasi gerak dasar futsal lebih efektif dilatihkan. Para pemain melakukan praktek langsung setelah diberikan penjelasan oleh tim pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil praktek setiap sesi pertemuan dilakukan pendampingan evaluasi latihan secara terstruktur.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELLING SIMBOLIS UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU SOPAN SANTUN DI SDN X, KABUPATEN SEMARANG Kusuma, Alim Jati; Prakoso, Erik Teguh; Haryanti, Usmani
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 12 No 2 (2025): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v12i2.5399

Abstract

Perilaku sopan santun siswa di lingkungan sekolah seringkali menghadapi tantangan dalam implementasinya, meskipun telah diajarkan sesuai tata tertib. Observasi awal di SDN X, Kabupaten Semarang, menunjukkan rendahnya perilaku sopan santun siswa, seperti kurangnya sapaan kepada guru atau sikap membantah, yang mengindikasikan adanya celah dalam pembinaan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolis dalam meningkatkan perilaku sopan santun siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen one-group pre-test post-test. Populasi penelitian adalah 210 peserta didik kelas V SDN X, dengan sampel sebanyak 21 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria perilaku sopan santun yang rendah. Data dikumpulkan menggunakan angket (kuesioner), wawancara, dan dokumentasi. Instrumen angket telah divalidasi (Sig. < 0.05 untuk 24 item) dan menunjukkan reliabilitas tinggi (Cronbach’s Alpha = 0.931). Data pre-test dan post-test terdistribusi normal (Shapiro-Wilk Sig. pre-test 0.419; post-test 0.965). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada perilaku sopan santun, dengan rata-rata skor pre-test 61.43 meningkat menjadi 90.10 pada post-test. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 (t = -10.919, df = 20), yang menunjukkan penolakan H0 dan penerimaan Ha. Meskipun korelasi antara pre-test dan post-test tidak signifikan (0.268, Sig. 0.241), temuan ini secara konsisten menegaskan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolis efektif dalam meningkatkan perilaku sopan santun siswa kelas V SDN X, Kabupaten Semarang. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi praktik bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter siswa.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELLING SIMBOLIS UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU SOPAN SANTUN DI SDN X, KABUPATEN SEMARANG Kusuma, Alim Jati; Prakoso, Erik Teguh; Haryanti, Usmani
JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol 12 No 2 (2025): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : Progran Studi PGSD FKIP UTP SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jmsg.v12i2.5399

Abstract

Perilaku sopan santun siswa di lingkungan sekolah seringkali menghadapi tantangan dalam implementasinya, meskipun telah diajarkan sesuai tata tertib. Observasi awal di SDN X, Kabupaten Semarang, menunjukkan rendahnya perilaku sopan santun siswa, seperti kurangnya sapaan kepada guru atau sikap membantah, yang mengindikasikan adanya celah dalam pembinaan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolis dalam meningkatkan perilaku sopan santun siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen one-group pre-test post-test. Populasi penelitian adalah 210 peserta didik kelas V SDN X, dengan sampel sebanyak 21 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria perilaku sopan santun yang rendah. Data dikumpulkan menggunakan angket (kuesioner), wawancara, dan dokumentasi. Instrumen angket telah divalidasi (Sig. < 0.05 untuk 24 item) dan menunjukkan reliabilitas tinggi (Cronbach’s Alpha = 0.931). Data pre-test dan post-test terdistribusi normal (Shapiro-Wilk Sig. pre-test 0.419; post-test 0.965). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada perilaku sopan santun, dengan rata-rata skor pre-test 61.43 meningkat menjadi 90.10 pada post-test. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 (t = -10.919, df = 20), yang menunjukkan penolakan H0 dan penerimaan Ha. Meskipun korelasi antara pre-test dan post-test tidak signifikan (0.268, Sig. 0.241), temuan ini secara konsisten menegaskan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling simbolis efektif dalam meningkatkan perilaku sopan santun siswa kelas V SDN X, Kabupaten Semarang. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi praktik bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter siswa.
PENGARUH SENAM AERO DANCE DAN SENAM AEROBIK TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN AEROBIK DI SANGGAR SENAM SAHABAT AERO SPORT KABUPATEN WONOGIRI Karisma Sari, Yudi; Hartini; Andibowo, Teguh; Teguh Prakoso, Erik
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v26i1.6195

Abstract

Program latihan di pusat kebugaran sering kali belum disesuaikan secara optimal dengan tujuan kebugaran anggota, sehingga hasil latihan kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam aero dance dan senam aerobik terhadap peningkatan kapasitas aerobik. Metode yang digunakan adalah Ex post Facto dengan Harvard Step Test sebagai alat ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan kemampuan aerobik yang signifikan antara tes awal dan tes akhir. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada kelompok senam aero dance, nilai tes akhir mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tes awal dengan nilai t hitung sebesar 9,20. Demikian pula pada kelompok senam aerobik, tes akhir menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tes awal dengan nilai t hitung sebesar 12,42. Namun, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara efektivitas senam aero dance dan senam aerobik. Oleh karena itu, disarankan agar program latihan dirancang dan dilaksanakan secara terencana sesuai dengan tujuan latihan untuk memperoleh hasil yang optimal. Kata kunci: Senam Aero Dance, Senam Aerobik, dan Kemampuan aerobik.
PELATIHAN DAN KOMPETISI GOARA-GOARA DI PULANG PISAU KALIMANTAN TENGAH Slamet Santoso; Fatkhul Imron; Shodiq Hutomono; Untung Nugroho; Erik Teguh Prakoso; Karlina Dwijayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6202

Abstract

Kemjuan teknologi tidak dapat dibendung dan akan berdampak positif maupun negative. Dampak negative dengan kemajuan teknologi ini adalah permainan tradisional sudah mulai memudar dan beberapa sudah tidak dimainkan Kembali oleh masyarakat. Sebagai akademisi yang cinta budaya merasa tergugah hatinya untuk melestarikan kearifan lokal dan permainan tradisional. Upaya konservasi dan memperkenalkan Kembali permanan tradisional yang hampir punah ini dengan cara menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi goara-goara. Goara –goara adalah Gabungan Olahraga Tradisional Indonesia yang didisain menjadi satu kesatuan sehingga menjadi permainan baru yang unik, menarik dan menyenangkan. Inovasi permainan Goara-Goara yang terdiri dari 7-8 permainan/olahraga tradisional seperti rangku alu, balap karung, lompat tali bertahap, suda manda/engklek, egrang bambu, boy boyan dan yang terakhir panjat bambu (bisa dimainkan bisa tidak). Pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan melalui 3 tahap, yaitu: 1) mensosialisasikan permainan Goara- Goara melalui media sosial dan dibagikan ke pihak panitia pelatihan, 2) Pelatihan permainan Goara-Goara dilaksanakan selama 32 Jam, 3) Penyelenggaraan kompetisi Goara- Goara antar peserta pelatihan dan Siswa SMA se Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan pelatihan dan kompetisi goara-goara ini terselenggara dan didanai oleh oleh pemerintah daerah Pulang Pisau Melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata. Jumlah Peserta pelatinan ini sebanyak 100 orang yang terdiri dari 61 peserta guru olahraga dan penggiat olahraga serta 39 peserta SMA/SMK.
PELATIHAN DAN KOMPETISI GOARA-GOARA TINGKAT INTERNASIONAL DI UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA TAHUN 2026 Slamet Santoso; Shodiq Hutomono; Teguh Andibowo; Teguh Santosa; Erik Teguh Prakoso; Faridha Isnaini
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7085

Abstract

Technological advancements should be leveraged to revitalize traditional games, making them more engaging and ensuring their preservation for future generations. However, technology can also negatively impact traditional games, as children today often no longer play them. Driven by a passion for culture, academics have felt compelled to preserve local wisdom and traditional games. Efforts to conserve and reintroduce these nearly extinct traditional games have taken the form of international-level training sessions and competitions for "Goara-Goara." Goara-Goara is a composite of Indonesian traditional sports and games, integrated into a single, unique, engaging, and enjoyable new game. This innovative game incorporates seven to eight traditional activities, such as *rangku alu* (bamboo dance), sack racing, progressive jump rope, *suda manda* (hopscotch), bamboo stilts, *boy-boyan* (ball-and-tile game), and—optionally—bamboo climbing. The project was implemented in three stages: 1) promoting Goara-Goara via social media and sharing information with training organizers; 2) conducting a 10-hour Goara-Goara training session; and 3) hosting an international Goara-Goara competition. Participants hailed from 11 countries—Bangladesh, Afghanistan, Pakistan, Sudan, Yemen, the Philippines, The Gambia, Uganda, Timor-Leste, Japan, and Indonesia—with a total of 175 participants. These training and competition activities were organized and funded by the UTP Institute for Research and Community Service, in collaboration with the Office of International Affairs and with support from the UTP PPG FKIP (Teacher Professional Education Program).
Implementasi Kurikulum Merdeka dan Minat Belajar Matematika: Analisis Regresi Prakoso, Erik Teguh; Istiqomah
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 4 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i4.6811

Abstract

This study aims to describe the peer acceptance of non-disabled students towards students with disabilities at Padang State University and Andalas University. This study uses a quantitative approach with a descriptive design. The research sample consisted of 100 non-disabled students selected using a purposive sampling technique, with 54 respondents from Padang State University and 46 respondents from Andalas University. Data were collected using a questionnaire and analyzed descriptively through the mean value, standard deviation, frequency, and percentage. The results showed that the level of peer acceptance of non-disabled students towards students with disabilities was in the high category with an average score of 103.96. This finding indicates that non-disabled students who became respondents in the study have a positive level of acceptance towards students with disabilities. Practically, the results of this study can be input for universities in strengthening an inclusive campus culture by increasing disability literacy and creating a learning environment that supports positive interactions between students.
SURVEY TINGKAT KARDIORESPIRASI DAN TEKNIK DASAR BERMAIN SEPAK BOLA SSB PUTRA KALIBOTO Erik Teguh Prakoso; Dimas Wahyu Nugroho; Bima Nur Rozzaq; Tri Waluyo Basuki; Rheynaldi Paundra Perdana
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7136

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui: 1) Untuk mengetahui hasil tingkat kardiorespirasi atlet SSB Putra Kaliboto. Tujuan ini akan dicapai dengan mengukur dan menganalisis indikator tingkat kardiorespirasi. 2) Untuk mengetahui keterampilan teknik dasar atlet SSB Putra Kaliboto. Tujuan ini akan dicapai dengan mengamati dan menganalisis teknik dasar bermain sepak bola, seperti control, passing, dan dribbling. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel ini adalah 35 atlet SSB Putra Kaliboto Tahun 2025 berdasarkan (Teknik Total Sampling). Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 25 April dan 26 April Tahun 2025. Teknik pengumpulan data melalui tes di mana data didapatkan dari tes kardiorespirasi dan tes teknik dasar sepak bola. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan: 1) Hasil tes kardiorespirasi dengan menggunakan VO2max SSB Putra Kaliboto dikategorikan kurang, terdapat 2 atlet (5,71%)yang mendapatkan nilai sangat baik, 11 atlet (31,43%) yang mendapatkan nilai baik, 14 atlet (40%) yang mendapatkan nilai kurang, dan 8 atlet (22,86%) yang mendapatkan nilai kurang sekali. 2) hasil tes David Lee SSB Putra Kaliboto dikategorikan baik, terdapat 2 atlet (5,71%) yang mendapatkan nilai sangat baik, 13 atlet (37,14%) yang mendapatkan nilai baik, 11 atlet (31,43%) yang mendapatkan nilai cukup, 7 atlet (20%) yang mendapatkan nilai kurang, dan 2 atlet (5,71%) yang mendapatkan nilai kurang sekali.