Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH HUMAN CAPITAL, TALENT MANAGEMENT TERHADAP ORGANIZATIONAL PERFORMANCE YANG DI MEDIASI OLEH ORGANIZATIONAL INNOVATION PADA BANK BCA DI JAKARTA Yeny Rahman Putri Lawati; Dita Oki Berliyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Human Capital dan Talent Management terhadap Organizational Performance dengan mediasi Organizational Innovation. Studi ini melibatkan 215 responden yang merupakan karyawan Bank BCA di Jakarta, dengan mayoritas responden berjenis kelamin wanita, berusia 20–30 tahun, berpendidikan D3/S1, dan memiliki pengalaman kerja 1–5 tahun. Penelitian menguji tujuh hipotesis dengan hasil yang bervariasi. Human Capital terbukti memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Organizational Innovation, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap Organizational Performance, baik secara langsung maupun melalui mediasi Organizational Innovation. Talent Management juga memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Organizational Innovation, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap Organizational Performance, baik secara langsung maupun melalui mediasi Organizational Innovation. Selain itu, Organizational Innovation sendiri tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Organizational Performance. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun Human Capital dan Talent Management berkontribusi terhadap inovasi organisasi, keduanya tidak secara langsung maupun tidak langsung meningkatkan kinerja organisasi. Studi ini memberikan wawasan penting bagi pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam konteks perbankan, serta menekankan pentingnya mengevaluasi kembali peran inovasi organisasi dalam mendukung kinerja organisasi.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUH EMPLOYEE PERFORMANCE PADA KARYAWAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN Adifa Khairunisa; Dita Oki Berliyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.692

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Organizational Commitment, Competency terhadap Employee Performance yang di mediasi oleh Organizational Citizenship Behavior pada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Data dikumpulkan dari 175 responden karyawan Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta dengan menggunakan tekink pengumpulan data yang digunakan Snowball Sampling. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan mencari rata-rata dan untuk pengujian hipotesis menggunakan SEM AMOS. Sebelumnya instrument telah diuji dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitas dimana seluruh pernyataan valid dan reliabel, serta dilakukan pengujian model dengan Goodness of Fit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Organizational Commitment memiliki pengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behaviour, Organizational Commitment memiliki pengaruh positif terhadap Employee Performance, Competency memiliki pengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behaviour, Competency tidak memiliki pengaruh terhadap Employee Performance, Organizational Citizenship Behaviour memiliki pengaruh positif terhadap Employee Performance. Sedangkan untuk peran mediasi, Organizational Citizenship Behaviour dapat memediasi secara parsial pengaruh Organizational Commitment terhadap Employee Performance, dan Organizational Citizenship Behaviour juga dapat memediasi secara parsial pengaruh Competency terhadap Employee Performance. Implikasi manajerial dalam penelitian, pihak manajemen dapat mengambil langkah strategis untuk meningkatkan Organizational Commitment karyawan, yang pada akhirnya berdampak positif pada kinerja mereka.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INNOVATIVE WORK BEHAVIOR PADA KARYAWAN INDUSTRI PERBANKAN BCA DI JAKARTA Syarif Aqil Hibatullah; Dita Oki Berliyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ethical leadership terhadap innovative work behavior dengan mediasi psychological well-being dan psychological safety. Responden penelitian terdiri dari 125 karyawan Bank BCA di Jakarta, mayoritas perempuan berusia 24-34 tahun, berpendidikan terakhir S1, dengan masa kerja 1-5 tahun, dan sebagian besar bekerja di cabang di Jakarta Timur. Penelitian menguji tujuh hipotesis, di mana lima hipotesis didukung dan dua hipotesis tidak didukung. Hasil analisis menunjukkan bahwa ethical leadership memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap innovative work behavior serta psychological well-being. Namun, ethical leadership tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap psychological safety. Selain itu, psychological well-being tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap innovative work behavior dan tidak berperan sebagai mediator hubungan antara ethical leadership dan innovative work behavior. Sebaliknya, psychological safety tidak memiliki pengaruh langsung terhadap innovative work behavior tetapi berperan sebagai mediator penuh dalam hubungan antara ethical leadership dan innovative work behavior. Temuan ini menekankan pentingnya peran ethical leadership dalam mendorong perilaku kerja inovatif dengan memperhatikan aspek psychological safety di lingkungan kerja.
PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN KARYAWAN HOTEL BINTANG 3 DI JAKARTA Wiradanu Aji Pamungkas; Dita Oki Berliyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.698

Abstract

Penelitian ini bertujuan buat menganalisis dampak Human Resource Development Practices, Job Satisfaction, Employee engagment terhadap Organizational Commitment pada Hotel di Jakarta. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensus terhadap karyawan Hotel di Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Samp dan AMOS. Hasil menunjukkan bahwa Human Resource Development Practices, Job Satisfaction, Employee engagment terhadap Organizational Commitment berpengaruh positif yang diolah dengan menggunakan SPSS versi 25. Implikasi bagi manajer SDM yaitu diharapkan dapat meningkatkan kinerja yang dilakukan oleh pemimpin untuk meningkatkan kualitas kepada karyawan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EMPLOYE RETENTION PADA INDUSTRI MANUFAKTUR DI JAKARTA UTARA Yosfandrik Nur Hamzah; Dita Oki Berliyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan penilaian kinerja serta keseimbangan kerja dan kehidupan (work-life balance) terhadap retensi karyawan, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Responden penelitian ini sebanyak 176 karyawan industri manufaktur di Jakarta Utara, yang mayoritas adalah wanita berusia 18-24 tahun dengan pendidikan terakhir SMA/sederajat dan lama kerja kurang dari 1 hingga 5 tahun. Analisis data dilakukan dengan pengujian tujuh hipotesis, di mana empat hipotesis didukung dan tiga hipotesis tidak didukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan. Kompensasi dan penilaian kinerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Keseimbangan kerja dan kehidupan memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Kompensasi dan penilaian kinerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan. Keseimbangan kerja dan kehidupan memiliki pengaruh positif terhadap retensi karyawan. Kepuasan kerja berperan sebagai mediator penuh dalam hubungan antara kompensasi dan penilaian kinerja terhadap retensi karyawan. Kepuasan kerja juga memediasi sepenuhnya hubungan antara keseimbangan kerja dan kehidupan terhadap retensi karyawan. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi pengelolaan sumber daya manusia yang mencakup kompensasi yang adil, penilaian kinerja yang efektif, serta keseimbangan kerja dan kehidupan untuk meningkatkan kepuasan dan retensi karyawan di industri manufaktur.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SALESPERSON CREATIVITY PADA PERBANKAN DI JAKARTA Ilham Nanda Syaputra; Dita Oki Berliyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi Salesperson Creativity pada sektor perbankan di Jakarta. Fokus utama adalah pengaruh Leadership Humility dan Responsible Leadership terhadap Salesperson Creativity dengan Knowledge Sharing sebagai variabel mediasi. Penelitian ini melibatkan 175 responden karyawan perbankan di Jakarta, mayoritas berjenis kelamin wanita, berusia 18-24 tahun, berpendidikan terakhir SMA/sederajat, dan memiliki masa kerja antara 1 hingga 5 tahun. Terdapat tujuh hipotesis yang diuji, di mana enam hipotesis didukung dan satu hipotesis tidak didukung. Hasil analisis penelitian ini adalah sebagai berikut: Leadership Humility berpengaruh positif dan signifikan terhadap Knowledge Sharing. Leadership Humility berpengaruh positif terhadap Salesperson Creativity. Responsible Leadership berpengaruh positif terhadap Knowledge Sharing. Responsible Leadership tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Salesperson Creativity. Knowledge Sharing berpengaruh positif terhadap Salesperson Creativity. Knowledge Sharing memediasi hubungan positif antara Leadership Humility dan Salesperson Creativity. Knowledge Sharing memediasi hubungan positif antara Responsible Leadership dan Salesperson Creativity. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya kepemimpinan yang rendah hati dan bertanggung jawab dalam meningkatkan kreativitas tenaga penjualan, dengan berbagi pengetahuan sebagai faktor mediasi yang signifikan. Strategi yang mendukung peningkatan Knowledge Sharing dapat memperkuat dampak positif dari kepemimpinan terhadap kreativitas tenaga penjualan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WELL-BEING PADA KARYAWAN SEKTOR PUBLIK DI JAKARTA Haikal Arrayyan; Dita Oki Berliyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi well-being pada karyawan sektor publik di Jakarta, dengan fokus pada pengaruh High Commitment Work System (HCWS) dan Ethical Leadership yang dimediasi oleh Organizational Support. Penelitian ini melibatkan 211 responden karyawan sektor publik, yang mayoritas berjenis kelamin wanita, berusia antara 24 hingga 34 tahun, berpendidikan terakhir SMA/sederajat, dan memiliki masa kerja antara 1 hingga 5 tahun. Lokasi kerja terbanyak adalah bank di Jakarta Timur. Terdapat tujuh hipotesis yang diuji, dengan hasil lima hipotesis didukung dan dua hipotesis tidak didukung. Hasil analisis dapat dirangkum sebagai berikut High Commitment Work System tidak berpengaruh positif terhadap well-being. Ethical Leadership berpengaruh positif terhadap well-being. Ethical Leadership Behavior tidak memiliki pengaruh terhadap Psychological Safety. High Commitment Work System berpengaruh positif terhadap Organizational Support. Organizational Support berpengaruh positif terhadap well-being. High Commitment Work System berpengaruh positif terhadap well-being dengan dimediasi oleh Organizational Support. Ethical Leadership berpengaruh positif terhadap well-being dengan dimediasi oleh Organizational Support. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya peran kepemimpinan etis dan dukungan organisasi dalam meningkatkan well-being karyawan sektor publik. Meskipun High Commitment Work System tidak berpengaruh langsung terhadap well-being, efek positif dapat tercapai melalui mediasi dari Organizational Support.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TURNOVER RETENTION KARYAWAN GENERASI Z DI BIDANG DIGITAL MARKETING DI JAKARTA Laura Agriza; Dita Oki Berliyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Job Resources, Job Demand, Employee Engagement, terhadap Employee Turnover Intention. Penelitian dilakukan pada 200 karyawan hotel bintang tiga di Jakarta, yang mayoritas berjenis kelamin Laki - laki, berusia 23-27 tahun, berpendidikan terakhir S1, dan memiliki masa kerja 1-5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memiliki antara Job Demand terhadap Employee Turnover Intention yang di mediasi oleh Employee Engagment memiliki pengaruh negatif. Selain itu, sementara Job Demand terhadap Employee Turnover Intention yang di mediasi oleh Employee Engagment. Temuan ini menegaskan pentingnya untuk menjaga tingkat terjadinya kecenderungan karyawan untuk berhenti di kalangan generasi Z dari perusahaan.
The Influence of Servant Leadership on Job Performance Mediated by Job Satisfaction, Employee Engagement, and Organizational Citizenship Behavior Among Lecturers of Private Higher Education Institutions in West Java Yus Jayusman; Bahtair Usman; Dita Oki Berliyanti
International Journal of Economics and Management Sciences Vol. 2 No. 4 (2025): November : International Journal of Economics and Management Sciences
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ijems.v2i4.1061

Abstract

Objectives: This study aims to analyze the direct and indirect effects of Servant Leadership on lecturers’ Job Performance through the mediating variables of Job Satisfaction, Employee Engagement, and Organizational Citizenship Behavior (Organizational Citizenship Behavior). The study also seeks to identify which mediating variable has the strongest influence in explaining the relationship between leadership and performance among lecturers in private universities. Methodology: This study applies a causal quantitative approach using a survey method with a sample of 155 lecturers from Information Technology study programs at private universities in West Java. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) to test ten research hypotheses and evaluate the mediating effects among variables. Findings: The results show that Servant Leadership has a positive influence on Job Satisfaction, Employee Engagement, and Organizational Citizenship Behavior, but does not directly affect Job Performance. Among the mediators, only Organizational Citizenship Behavior significantly mediates the relationship between Servant Leadership and Job Performance, indicating that lecturers’ voluntary behavior plays a key role in improving performance. In contrast, Job Satisfaction and Employee Engagement do not act as significant mediators. Conclusion: The findings highlight that leadership effectiveness in higher education depends on fostering Organizational Citizenship Behavior rather than relying solely on satisfaction or engagement. The study introduces the concept of Emphatic Leadership, which emphasizes empathy, accountability, and humility as essential values for leaders in academic environments. This approach offers practical insights for developing participative and humanistic leadership models to enhance lecturers’ academic performance.
Faktor-faktor yang mempengaruhi Work Family Conflict di Industri Perhotelan Jakarta Imaad Athallah Zayyan; Dita Oki Berliyanti
Astina: Jurnal Ekonomi Utama Vol 3 No 3 (2024): Jurnal Ekonomi Utama (Juria)
Publisher : CV. Astina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55903/juria.v3i3.201

Abstract

This research aims to analyze the influence of Supervisor Bullying, Perceived Organizational Support, Social Support, Work Overload, and Work Stressors on Work Family Conflict (WFC) in the Jakarta hotel industry. This research uses quantitative methods with a survey research approach, where data is collected through online questionnaires filled out by 240 hotel industry employees in Jakarta. The sampling technique used was purposive sampling. The questionnaire used consisted of 48 items representing six research variables. Data analysis was carried out using descriptive statistics and Structural Equation Modeling (SEM) with SPSS version 25. The research results showed that Work Overload had the greatest influence on Work Family Conflict. Supervisor Bullying and Work Stressors were proven to have a positive and significant influence on Work Family Conflict, while Perceived Organizational Support and Social Support did not show a significant influence. These findings provide insight into the factors that influence the balance between work and family life of employees in the hospitality industry.