Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

The Effect of Parenting Styles for Childrens Behaviour on Using Gadget at Revolution Industry Avanti Vera Risti Pramudyani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.520

Abstract

This study aims to know of understanding of authoritative parenting style and affected the children behaviour while using a gadget. This is qualitative with data collection from an interview, observation, and document. Analysis of the data used by Miles and Huberman. The subject is parents and their children lived at Yogyakarta. This result is the parents with authoritative parenting can classify, analyze, comparing, and evaluate their parenting style. With those understanding gives the effect on children when the children used gadget at home such as show discipline and follow the parent's rules; the children have critical thinking and independent using the gadget. Even though authoritative parenting identical with gives freedom, they have to give limit time for children to use a gadget, 6 - 7 hours in a week. Another recommendation does not give the children a gadget even though a gadget is one of the basic need for communication.
Pembelajaran humanistik Maslow dan Rogers: Implikasi SN DIKTI selama Pandemic Covid-19 Avanti Vera Risti Pramudyani; Prima Suci Rohmadheny; Sodiq Aziz Kuntoro
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1117

Abstract

Pembelajaran student center menekankan partisipasi aktif mahasiswa selama proses interaksi, tetapi Pandemic Covid-19 merubah prosesnya menjadi daring. Perubahan bentuk interaksi dan penyesuaian tujuan pembelajaran harus mengutamakan penerapan karakteristik SN DIKTI. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran tentang implementasi karakteristik pembelajaran di Prodi PG PAUD selama pandemic dengan student center. Penelitian survey cross sectional ini melibatkan mahasiswa aktif (n=54). Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner berbantuan Google Form. Data dianalisis secara kuantitatif dan dideskripsikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa penuh kesadaran terlibat aktif bersama dosen merumuskan rencana pembelajaran meliputi capaian, tujuan, metode, indikator, rencana aktivitas pembelajaran, dan prosentase penilaian; serta mahasiswa lebih tertarik untuk menyampaikan gagasan daripada mendengarkan ceramah selama perkuliahan. Aktivitas tersebut belum sepenuhnya pembelajaran aktif, namun merupakan bentuk implementasi dari student center teori pembelajaran humanis menurut Maslow dan Rogers. Pembelajaran student center yang humanis sangat sesuai diterapkan pada masa pandemic karena keterbatasan interaksi langsung, khususnya mengembangkan kemandirian mahasiswa.
Early Childhood Education Teacher's Readiness of Computer Literacy for Facing The 4.0 Industrial Revolution Avanti Vera Risti Pramudyani; Toni Kus Indratno; Prima Suci Rohmadheny
JECCE (Journal of Early Childhood Care and Education) Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jecce.v2i2.1150

Abstract

Facing the 4.0 Industrial Revolution in education is done by preparing human resources that have critical thinking skills and problem solvers, communication and collaborative skills, creativity and innovative thinking, and literacy of Information and communication technology. This research aims to know the extent of teachers at ECE in the of computer literacy based on their duties and responsibilities as educators in the learning process. This research is using the mixing method (quantitative and qualitative) approach with data collection instruments in the form of questionnaires and interviews. Analysis of the data used is a descriptive analysis deduction, namely analyzing and providing an interpretation of the collected data than needed studies. The subject of this study involved 58 professional certified teachers and had participated in training on ICT topics. The results showed that the level of readiness of teachers in the computer literacy on the readiness of supporting factors is to have a laptop and the basic skills of the applications in the form of MS office (words, PPT, Excel) and search engines only to support they working in organizing the learning administration. The teacher should be mastering of ICT as part of computer literacy including research activities, organizing, evaluating, communicating information, and understanding the rules of use of information and communication technology.
Scaffolding on the use of loose parts in post-pandemic learning for age 5-6 years old Fatiya Hanif; Avanti Vera Risti Pramudyani
Journal of Early Childhood Care and Education Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jecce.v6i1.7694

Abstract

Scaffolding in early childhood learning is one of the teachers' efforts in optimizing the development of children to comply with ZPD (Zona Proximal Development). This research aims to know the form of scaffolding performed by teachers in the use of Loose Parts media consisting of four stages, namely exploration, experimentation, creative and building the meaning and purpose of playing during the learning process at Integrated Early Childhood Education (PAUD Terpadu) Aisyiyah Nur’aini unit two Yogyakarta. The method used qualitative descriptive approach. The research subjects were 15 teachers with 4 teachers as informants selected through purposive sampling techniques.  The researchers used triangulation techniques for data validation and Miles and Huberman models for data analysis. The research tools used are an unstructured interview guide, an observation guide, and a documentation guide. Research results show scaffolding on the use of Loose Parts media in learning related exploration stage, experimental stage, creative stage and stage building meaning and play objectives adapted to the objectives of each stage and condition of the child. All these stages are related to each other. Later on this study, it was found that learning at PAUD Terpadu Aisyiyah Nur’aini unit two Yogyakarta began to be directed using learning with the concept of the project, the Reggio Emilia model and mixed with literacy-based learning. With this research, it is hoped that teachers can provide the right scaffolding for the child during play activities so that the child's creativity develops optimally.
IMPLEMENTASI KEGIATAN PEMBIASAAN UNTUK MENANAMKAN KEDISIPLINAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI R.A PERWANIDA IV RADE Desita Sawalia Muslimah; Avanti Vera Pramudyani
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.7.1.41-46

Abstract

Penelitian ini membahas terkait Implementasi kegiatan pembiasaan di R.A Perwanida IV Rade untuk menanamkan kedisiplinan anak usia 5-6 Tahun yang bertujuan untuk mengetahui proses kegiatan pembiasaan yang dilakukan oleh guru secara rutin, spontan dan keteladanan  untuk menanamkan kedisiplinan melalui kegiatan pembelajaran yang dilakukan untuk menanamkan kedisiplinan anak umur 5-6 tahun. Kedisiplinan anak dapat dikembangkan melalui kegiatan pembiasaan yang dilakukan oleh guru yang dapat dilaksanakan dengan menerapkan kegiatan pembiasaan secara rutin, spontan dan keteladanan. Berdasarkan data yang didapat melalui empat guru sebagai subjek penelitian didapatkan hasil bahwa guru mengalami kendala karena kurang dapat memberikan contoh kepada anak untuk dapat datang sekolah tepat waktu, guru kurang tegas dalam menjalankan aturan yang ditetapkan, guru memberikan contoh yang tidak tepat sehingga membuat anak kurang dapat mengerti, lalu beberapa guru membiarkan anak bermain sendiri tanpa adanya pengawasan dan pengarahan serta guru masih mengalami kesulitan untuk dapat mengkondisikan anak di R.A Perwanida IV Rade. Penelitian ini  menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian yaitu guru usia 5-6 tahun sebagai partisipan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria guru mengajar di kelas B usia 5-6 tahun yang terlibat dalam proses penerapan kegiatan pembiasaan untuk menanamkan kedisiplinan anak. Pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi. Peneliti menggunakan triangulasi tektik untuk mengumpulkan data yang beragam dari sumber yang sama. Kemudian data dianalisis menggunakan model Miles dan Huderman dengan langkah analisis data reduction, data display, dan conclusion drawing di R.A Perwanida IV Rade.
Analyzing STEAM project-based learning in PAUD Terpadu 'Aisyiyah Nur'aini unit II Yogyakarta Miftahul Ichlas; Prima Suci Rohmadheny; Dwi Hastuti; Avanti Vera Risti Pramudyani
Journal of Early Childhood Care and Education Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jecce.v6i2.8949

Abstract

Project-based learning enables teacher to guide the learning process and development of various developmental aspects of students. One of them is through the STEAM project with three stages: preparation, development, and conclusion. STEAM is a collaborative learning that facilitates motivation and innovation allowing for students’ creativity. Hence, students can strengthen not only their cognitive aspect. Integrated Early Childhood Education (PAUD Terpadu) ‘Aisyiyah Nur’aini Unit Two Yogyakarta is a pilot school that implements STEAM project-based learning. However, no research has discussed the implementation. Therefore, the present study aims to know, analyze, and describe STEAM project-based learning. The research subjects, or the informants, were four classroom teachers for children aged five to six. The classes implement STEAM project-based learning. The research belongs to a case study with the data collected through interviews, observation, and documentation. The data were analyzed using Miles and Huberman techniques with three stages: data collection, data reduction, and conclusion drawing. The results showed several characteristics of STEAM project-based learning in PAUD Terpadu ‘Aisyiyah Nur’aini Unit Two. It emphasizes the students and provides them with critical and creative thinking and problem-solving through the teachers’ roles.
Pelatihan Guru PAUD Di TK ABA Danunegaran tentang Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pramudyani, Avanti Vera Risti
Jurnal ABDIRAJA Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v7i1.3046

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan nilai-nilai moral anak-anak. Kerangka kerja konseptual UNICEF untuk kurikulum PAUD menekankan aspek perencanaan, kurikulum, tenaga kerja, keterlibatan keluarga dan masyarakat, serta mekanisme penjaminan mutu. Artikel ini berfokus pada peran guru dalam kerangka sumberdaya PAUD untuk mendukung keberhasilan Pendidikan Pancasila, khususnya dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). P5 bertujuan membentuk karakteristik Pelajar Indonesia yang beriman, mandiri, bergotong-royong, berkebinekaan global, bernalar kritis, dan kreatif. Guru PAUD memiliki tanggung jawab dalam merancang pembelajaran, membuat modul, dan memilih elemen P5 untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Proyek Profil Pelajar Pancasila di PAUD memerlukan inovasi melalui media dan teknologi untuk meningkatkan pemahaman nilai-nilai Pancasila. Pembelajaran PAUD yang terstruktur, interaktif, dan multimedia diharapkan dapat membentuk warga negara yang berkualitas dan berkesadaran moral. Diperlukan pelatihan guru untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan fokus pada Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Pelatihan ini menggunakan pendekatan andragogi dan melibatkan mitra PAUD. Hasilnya menunjukkan bahwa proyek P5 PAUD dapat memberikan pengalaman langsung yang sesuai dengan lingkungan sekitar untuk membantu anak-anak memperoleh keterampilan global dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.
BAGAIMANA PERAN GURU MENDORONG SISWA MENJADI WARGA GLOBAL? PEMAHAMAN KERAGAMAN GLOBAL PADA GURU SEKOLAH INDONESIA DAN THAILAND Syifa Siti Aulia; Avanti Vera Risti P; Ratri Nur Hidayati; Yulia Gesti Merkuri; Iqbal Arpannudin
Pro Patria: Jurnal Pendidikan, Kewarganegaraan, Hukum, Sosial, dan Politik Vol 7 No 1 (2024): PRO PATRIA: Jurnal Pendidikan, Kewarganegaraan, Hukum, Sosial dan Politik
Publisher : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, FKIP, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/propatria.v7i1.3263

Abstract

ABSTRACT This research focuses on two schools in Indonesia, Aisyiyah Nur'aini Integrated Preschool and Suan Santi School, both of which have a responsibility to teach character development. Both schools have similar learning environments, both in Indonesia and in Thailand, which has a rich cultural heritage. The partners are also schools that focus on Islamic teachings in ECD. This study highlights the importance of understanding the differences between schools as this is a key goal of education to foster a sense of belonging and diversity. Suan Santi School in Thailand is a school for Muslims as a minority, yet the study shows that the majority of students in this school face threats from Buddhist sects, intimidation and violence. To provide knowledge about global awareness, new knowledge is needed from the teachers. In Indonesian and Thai schools, diversity is a distinctive feature that reflects the multicultural and multiethnic societies in which the schools are located. Students come from different backgrounds, religions and cultures, creating diverse experiences and perspectives within the school community. This research looks at two perspectives: the importance of diversity being taught by teachers, and the importance of embracing global diversity.
Multimodal Literasi dalam Pendidikan Seksual Bagi Anak Usia Dini Pramudyani, Avanti Vera Risti; Ningsih, Tiya Nurfitri; Maharani, Ega Asnatasia
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 2 (2024): May-Agustus 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.691

Abstract

Literasi pendidikan seksual tidak hanya diberikan dalam bentuk kemampuan membaca dan menulis terkait materi akan tetapi, pemahaman akan tanda, makna, simbol, sinyal, kata-kata, objek fisik yang berkaitan dengan pendidikan seksual menjadi bagian dari literasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tentang multimodal literasi pendidikan seksual bagi anak usia dini. Penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenalogis dan melibatkan guru TK dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan didukung wawancara serta dokumentasi yang menggambarkan proses multimodal literasi dalam pendidikan seksual, kemudian terakhir akan divalidasi menggunakan triangulasi teknik dengan metode analisis data, kemudian dilakukan thematic analysis untuk mengidentifikasi pola dari data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukan multimodal literasi yang digunakan berupa symbol, kata-kata, dan objek fisik.  Untuk simbol digunakan pada toilet laki-laki dan Perempuan; sedangkan kata-kata dengan penjelasan, nasehat, berdiskusi, isyarat. Objek fisik berupa media boneka, buku cerita, vidio dan bermain peran terkait pendidikan seksual
Permainan Tradisional Jamuran: Analisis Pengetahuan Guru PAUD Yogyakarta Ditinjau dari Taksonomi Bloom Avanti Vera Risti Pramudyani
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.972

Abstract

Permainan Jamuran adalah permainan tradisional yang popular di PAUD dan sebagian besar guru memahami sebagai permainan yang mengembangkan kemampuan sosial emosional khususnya kemampuan kerjasama. Namun, apabila dikaji permainan ini mampu menjadi media untuk menstimulasi keenam aspek perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pengetahuan guru dalam memanfaatan permainan Jamuran dalam pembelajaran PAUD dikaji dari taksonomi Bloom. Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Instrumen pengumpulan data diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan validasi data menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan, tingkat pengetahuan guru terbagi menjadi tiga level rendah, sedang, dan tinggi. Untuk level rendah guru masih memerlukan pengetahuan lebih banyak tentang permainan Jamuran agar dapat lebih memanfaatkan sarana stimulasi. Sedangkan pada level sedang dan tinggi pengetahuan yang dimiliki cukup sebagai dasar bagi guru untuk mengembangkan permainan Jamuran. Namun diharapkan guru terus meningkatkan kemampuannya agar sesuai dengan perkembangan keilmuan dan kebutuhan anak didik.