Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

The Power of TikTok in Influencing MSME Consumer Impulse Buying Behavior Aloysius Rangga Aditya Nalendra; slamet Heri Winarno; Agus Priadi
Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 14 No. 1 (2026): June (2026)
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jmdk.v14i1.17187

Abstract

This study examines the influence of Social Media Marketing, Electronic Word of Mouth (E-WOM), and Flash Sale on Impulse Buying, with Perceived Value as a mediating variable, among consumers of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) on TikTok. A quantitative approach was adopted, drawing on survey data from 196 active TikTok users residing in North Bekasi who had purchased MSME products via TikTok Shop or the live-streaming feature. Respondents were selected via purposive sampling, and the sample size was determined using the Lemeshow formula. The findings demonstrate that Social Media Marketing, E-WOM, and Flash Sale each exert a positive and significant effect on both Perceived Value and Impulse Buying. Perceived Value, in turn, significantly predicts Impulse Buying and fully mediates the relationship between the three marketing stimuli and impulsive purchase behavior. These results indicate that TikTok-based digital marketing strategies can meaningfully enhance consumers' perceived value and, consequently, stimulate impulse buying for MSME products. Theoretical and managerial implications are discussed in the context of social commerce and MSME digital transformation.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN DATA DIGITAL MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN BANK DATA MENGGUNAKAN GOOGLE DRIVE BAGI KELOMPOK PKK RW 01 CIBUBUR Aloysius Rangga Aditya Nalendra; Agus Priadi
Jurnal Prinsip Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Juni : Jurnal Prinsip Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jppm.v2i1.868

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut organisasi masyarakat untuk mengelola data dan informasi secara lebih efektif dan efisien. Namun, pengelolaan data pada PKK RW 01 Cibubur masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kesulitan pencarian data, risiko kehilangan dokumen, duplikasi arsip, dan kurang efektifnya proses penyusunan laporan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota PKK dalam mengelola data digital melalui pelatihan pembuatan bank data berbasis Google Drive. Kegiatan melibatkan 20 anggota PKK RW 01 Cibubur denga metode pendidikan masyarakat, pelatihan, konsultasi, dan pendampingan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta pada seluruh indikator yang diukur. Pemahaman tentang manajemen data digital meningkat dari 34% menjadi 93%, kemampuan membuat struktur folder dan bank data digital meningkat dari 21% menjadi 93%, kemampuan mengunggah dan mengelola dokumen meningkat dari 21% menjadi 93%, serta kemampuan mengatur hak akses dan berbagi dokumen meningkat dari 18% menjadi 90%. Selain itu, kegiatan ini berhasil menghasilkan satu sistem bank data digital terpusat yang terdiri atas enam kategori arsip utama. Tingkat kepuasan peserta mencapai 93%, menunjukkan bahwa pelatihan sesuai dengan kebutuhan mitra dan efektif dalam meningkatkan literasi digital serta kualitas tata kelola organisasi.
Strategi Brand Kopi Lokal: Faktor-Faktor Penentu Keputusan Pembelian Konsumen Kopi Kenangan Aloysius Rangga Aditya Nalendra; Slamet Heri Winarno; Agus Priadi
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perilaku Konsumen, Harga, dan Gaya Hidup terhadap Keputusan Pembelian dengan Kualitas Layanan sebagai variabel intervening pada Kopi Kenangan. Dengan pendekatan kuantitatif dan metode Structural Equation Modeling (SEM), data dikumpulkan dari 300 responden yang merupakan pelanggan Kopi Kenangan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perilaku Konsumen, Harga, dan Gaya Hidup memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Selain itu, Kualitas Layanan terbukti menjadi variabel intervening yang memperkuat hubungan antara variabel-variabel independen dengan Keputusan Pembelian. Implikasi manajerial dari hasil ini mencakup pentingnya peningkatan kualitas layanan, penyesuaian strategi harga yang kompetitif, dan upaya branding yang selaras dengan gaya hidup konsumen modern. Dengan demikian, temuan ini memberikan wawasan bagi Kopi Kenangan untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif dan mempertahankan loyalitas pelanggan.
Penguatan Literasi Digital Melalui Pelatihan Microsoft WordBagi Kader PKK Kelurahan Bambu Apus Agus Priadi; Aloysius Rangga Aditya Nalendra; Enggar Widianingrum; Iwan Supriyanto
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/k5ag4p45

Abstract

Dalam menghadapi tantangan digitalisasi administrasi di tingkat akar rumput, pelatihan penggunaan Microsoft Word bagi kader PKK Kelurahan Bambu Apus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas teknis dan profesionalisme organisasi masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali pengurus dan kader PKK dengan keterampilan dasar dalam penggunaan Microsoft Word untuk menyusun laporan harian dan bulanan secara efektif, rapi, dan sesuai standar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, melibatkan 25 peserta yang mengikuti pelatihan secara tatap muka. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman teori (100%), kemampuan menggunakan fitur dasar Word (92%), serta keterampilan menyusun laporan (98%). Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja administratif PKK, tetapi juga memperkuat literasi digital dan membuka peluang untuk replikasi kegiatan serupa di wilayah lain. Rekomendasi diberikan untuk pelatihan lanjutan dan pendampingan berkelanjutan guna mendukung transformasi digital organisasi masyarakat secara menyeluruh.
Pelatihan Inovasi Promosi Digital Kelompok PKK RW  010 Dengan Menggunakan Capcut Agus Priadi; Iwan Supriyanto; Aloysius Rangga Aditya Nalendra
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qx6gda48

Abstract

Pelatihan Inovasi Promosi Digital berbasis CapCut bagi kader PKK RW 010 Kelurahan Cibubur dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas digital masyarakat pada level komunitas. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas pelatihan melalui analisis pre-test dan post-test serta observasi proses pembelajaran. Metode evaluasi menggabungkan instrumen kuantitatif berbasis skala numerik dan rubrik kualitatif untuk mengukur pemahaman konsep, keterampilan editing, literasi narasi visual, dan kemampuan publikasi. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan, yaitu rata-rata skor peserta naik dari 42,6 menjadi 80,9 atau selisih +38 poin. Seluruh aspek inti mengalami peningkatan konsisten, dengan 100% peserta mencapai skor ≥ 75 pada sebagian besar indikator kompetensi. Dinamika pembelajaran kolaboratif, demonstrasi visual, praktik langsung, serta pendampingan tutor menjadi faktor penentu keberhasilan. Meskipun aspek teknik presentasi/MC menunjukkan capaian sedikit lebih rendah, tingkat kelulusan tetap tinggi, yaitu 92,9%. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan efektif dalam mempercepat adopsi keterampilan digital dan mendorong perubahan pola pikir terkait pentingnya promosi berbasis konten. Rekomendasi lanjutan mencakup pengembangan modul berjenjang, pembentukan mentor internal, dan evaluasi berbasis analitik media sosial untuk memastikan keberlanjutan peningkatan kapasitas.
UTILIZING THE GEOECO-BOOK LEARNING PACKAGE TO IMPROVE ECO-LITERACY OF Z GENERATION STUDENTS IN ELEMENTARY SCHOOLS Erian Fatria; Agus Priadi; Guspri Devi Artanti; Syukra Alhamda
GeoEco Vol 10, No 1 (2024): GeoEco January 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ge.v10i1.82151

Abstract

The issue of environmental damage has become a contemporary issue and a limelight of the world today. To anticipate environmental disasters needed a strategy that can change the paradigm of the community so that people are more literate about the environment and have a high understanding of the importance of the environment. Environmental education exists and is designed to increase students' eco-literacy of environmental problems that occurred during the 21st century and provide efforts in saving the environment. This study aims to determine the geoeco-book learning package to improve the ecoliteracy of alpha generation of elementary school students. Research and Development was chosen by involving 50 students at Cipinang Melayu 04 East Jakarta Elementary School as a randomly selected sample. This geoeco-book learning package refers to the goal of environmental education which emphasizes the process of introducing values and environmental morals by explaining concepts relevant to basic ecological material in order to develop core competence eco-literacy. Data were analyzed using descriptive statistics and t-tests to verify product differences and effectiveness. The results showed that there was an increase in the effective and significant generation of Z generation of students after they learned the learning package. Therefore, even though they are an alpha generation, they have a serious interest in reading and understanding learning packages as products. This is one way to change eco-literacy and expect changes in their attitudes towards the environment that will ultimately be more positive in their environmental behavior.
Edukasi Mengenai Penyakit Berbasis Lingkungan Sebagai Dampak Bencana Perubahan Iklim Erian Fatria; Agus Priadi; Febrian Rahmat Suwandi SN; Fauzi Ashra; Savio Pipo Boytoleny; Sunarti Sunarti
Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Vol 3, No 2: August 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ljpmt.v3i2.26548

Abstract

The background of the implementation of this community service is based on the many incidents of environment-based diseases that occur at every level of society as a result of the phenomenon of climate change. Education about environment-based diseases is a solution that can be offered in the context of anticipating climate change disaster adaptation and mitigation. The purpose of this community service is to provide information to the public regarding climate literacy and the importance of efforts to prevent and overcome various environmental-based disease events. The method in this community service is a quantitative method involving 39 Public Health students at Universitas Prima Nusantara Bukittinggi, who were selected by purposive sampling, after the education is carried out, the group will be given a test instrument to determine student knowledge about environment-based diseases and global climate change. The analysis technique used is a descriptive technique which is carried out to map the knowledge gained by students. The results of this community service are able to provide new knowledge to students related to the incidence of environment-based diseases as an impact of global climate change, by getting the most scores in the good predicate interval (71-85), reaching  46.15% of the total students. And it is concluded that the educational method on environment-based diseases is effective to be given in the context of adaptation and mitigation of climate change disasters. The findings obtained can be taken into consideration for the community on the importance of increasing knowledge in achieving a balance of human quality of life with environmental quality in the context of achieving the 3rd SDGs, namely guaranteed health and well-being and the 13th SDGs, namely climate action.