Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pembuatan Mesin Pengering Udang Rebon Guna Meningkatkan Produktivitas Nelayan Kenjeran, Surabaya Hakim, M Hanifuddin; Irmawanto, Rudi; Amaliah M, Sri; Kurniawan, Edi; Alia, Diana; Nurdiansari, Henna
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.18187

Abstract

Udang rebon merupakan hasil tangkapan utama nelayan sukolilo baru, Kenjeran, Surabaya. Saat musim panen, nelayan mampu mendapat udang rebon hingga 150kg/kapal dengan jumlah kapal yang aktif melaut ±30 unit.. Untuk menghasilkan udang rebon yang bagus, perlu proses pengeringan dengan memanfaatkan panas matahari selama 2-3 hari tergantung cuaca. Padahal puncak musim udang rebon terjadi pada saat musim penghujan. Hal ini menjadi kendala, karena nelayan masih sangat ketergantungan dengan panas matahari untuk proses pengeringan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu adanya alat pengering modern. Terdapat dua bagian utama yakni bagian sistem pemanas otomatis dan sistem pengering. Sistem pemanas otomatis menggunakan pemanas infrared berbahan bakar gas LPG dengan pengatur suhu. Bagian kedua yakni sistem pengering menggunakan rak bertingkat, agar dapat menghemat lahan penjemuran. Alat pengering udang rebon menggunakan sumber bahan bakar gas LPG, dengan tujuan untuk menghemat ongkos produksi dibandingkan jika memakai sumber energi listrik. Alat ini mampu mengeringkan udang rebon hingga 50 kg dalam waktu 2.5 jam dengan suhu pemanasan 45-50 derajat celcius.
Evaluating the Reliability of SpO₂ and BPM Readings in Commercial Smartwatches Compared to a Standard Oximeter Wibowo, Kusnanto Mukti; Royan, Royan; Latif, Abdul; Susanto, Fani; Fatiatun, Fatiatun; Irmawanto, Rudi; Che Ani, Norhidayah
Jurnal Teknokes Vol. 18 No. 2 (2025): June
Publisher : Jurusan Teknik Elektromedik, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The advancement of wearable technology has enabled commercial smartwatches to monitor vital health parameters such as blood oxygen saturation (SpO₂) and heart rate (BPM). This study aimed to evaluate the accuracy of SpO₂ and BPM readings from three commercial smartwatches: Realme C2 Pro, Oraimo 2 Plus OSW-32N, and Haylou LS02 Pro by comparing them to a standard medical-grade oximeter (Beurer PO40). A total of 34 participants were recruited, representing a range of skin tones identified using the Fitzpatrick Skin Type Scale (Types I–V). Statistical analyses, including Pearson’s correlation and Bland-Altman plots, were used to assess the relationship and agreement between devices. Results showed that the Realme C2 Pro provided the highest accuracy, with 99.58% for SpO₂ and 98.515% for BPM, while the Haylou LS02 Pro showed the lowest accuracy at 99.24% for SpO₂ and 97.29% for BPM. Bland-Altman analysis revealed small biases and narrow limits of agreement, indicating that the smartwatches produced readings closely aligned with those of the medical device. Despite minor discrepancies, all smartwatches demonstrated strong potential for health monitoring applications. The discussion highlights factors influencing measurement accuracy, including sensor quality, algorithm performance, and user-specific variables such as skin tone. These findings support the role of smartwatches as accessible tools for early health detection and continuous monitoring. Although not intended to replace clinical instruments, properly optimized smartwatches can complement healthcare systems by enabling timely interventions and enhancing disease management.
Analisis Efisiensi Penggunaan Listrik di Gedung Laboratorium Terpadu UMSurabaya Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process Astomo, Reynanda Bagus Widyo; Irmawanto, Rudi
CYCLOTRON Vol 7 No 02 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i02.23554

Abstract

Gedung 6 lantai merupakan salah satu sarana yang cukup banyak mengkonsumsi energi listrik. Dengan banyaknya fasilitas fasilitas yang disediakan guna mendukung kegiatan operasional dalam gedung, maka diperlukan juga beban-beban yang menunjang semua kegiatan dalam suatu gedung bertingkat. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dilakukan audit energi untuk pencapaian efisiensi listrik menggunakan pendekatan AHP (Analytical Hierarchy Process) dengan objeknya berupa Gedung Laboratorium Terpadu, di kampus UMSurabaya. Sehingga dapat diketahui tingkat konsumsi energi di Laboratorium Terpadu UMSurabaya beserta peluang maupun solusi-solusi penghematan yang dapat direkomendasikan kepada pengguna gedung. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan bahwa berdasarkan data tahun 2023, nilai IKE menunjukkan penggunaan energi di laboratorium cukup boros, dengan nilai IKE > 18,5 setiap bulan. Implementasi solusi alternatif yang telah dirancang menggunakan metode AHP menunjukkan pengurangan jam kerja fasilitas dengan skor 0,395 adalah kebijakan yang efektif dan memberikan dampak terbesar terhadap penghematan energi di gedung laboratorium terpadu.
Implementasi Framework Laravel Untuk Pengembangan Website Radio SBFM Full Stack Santosa, Iwan; Aji, A Makmun; Kuswanto, Dwi; Novianti, Triuli; Irmawanto, Rudi
CYCLOTRON Vol 8 No 01 (2025): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v8i01.25527

Abstract

Di era modern ini, popularitas radio tradisional semakin menurun di kalangan masyarakat, terutama dengan kemunculan layanan streaming musik dan podcast yang menawarkan pengalaman lebih interaktif dan fleksibel. Kondisi ini menciptakan tantangan bagi industri radio tradisional untuk tetap relevan di tengah perkembangan era digital. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sebuah website radio streaming yang dirancang untuk mempermudah akses dan meningkatkan minat pendengar. Proses pengembangan dilakukan menggunakan metode Waterfall, yang melibatkan tahapan berurutan seperti analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Teknologi yang digunakan meliputi HTML, CSS, dan JavaScript, dengan framework Bootstrap untuk pengembangan antarmuka (front-end) serta Laravel untuk pengelolaan logika server (back-end). Hasil penelitian ini adalah sebuah platform web radio yang responsif, stabil, dan menarik, diharapkan mampu membangkitkan kembali minat masyarakat terhadap radio dalam format digital yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman.
Pendampingan Digitalisasi Marketing Berbasis Website dan Aplikasi UMKM Klontong di Surabaya Mochamad Mochklas; Halimatus Sa’diyah; Rudi Irmawanto; Irwansyah; Fasiatun
Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat : Edisi Februari 2025
Publisher : LPPM Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51622/pengabdian.v6i1.2544

Abstract

Community service at Klontong UMKM in Surabaya started activities with digital marketing outreach. Next, the Klontong shop will practice marketing strategies through optimizing digital marketing through the marketplace. The aim of this service focuses on assisting the digitalization of marketing based on websites and applications for Klontong UMKM in Surabaya. The expected benefits are that partners are able to adapt and master the applications implemented in service. There are several stages in the implementation method for this service, namely the preparation and socialization stage, training and implementation, and application of technology. Next, a mentoring and evaluation pattern is carried out with the desired service program. The result of dedication is to increase economic independence for Klontong UMKM with marketing techniques that are in line with technological developments. Digital marketing applications make it easier for UMKM grocery stores to reach customers more effectively and widely. The integration between the Warung Kelontong.id website and applications via e-commerce not only increases operational efficiency, but also helps UMKM in analyzing customer data. Keyword: Digital Marketing, Grocery, UMKM, Social Media
PENGEMBANGAN MEDIA APLIKASI KELUARGA HEBAT UNTUK FAMILY INDEPENDENCE DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI POSYANDU INTAN PUTIH KEJAWAN PUTIH TAMBAK Reza Utama, Muhamad; Taufiqur Rohman, M; Hakim, Lukman; Irmawanto, Rudi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i6.2391-2398

Abstract

Stunting merupakan isu kesehatan fundamental yang masih menjadi fokus utama pemerintah, terutama pada anak usia balita. Minimnya  pengetahuan dan kemandirian keluarga dalam pencegahan stunting menjadi tantangan yang memerlukan inovasi dengan memanfaatkan teknologi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian keluarga (Family Independence) dengan pemanfaatan teknologi digital Aplikasi Keluarga Hebat untuk pencegahan stunting. Pengabian ini  dilaksanakan di Posyandu Intan Putih, Kejawan Putih Tambak, Surabaya, dengan metode sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan adalah kader dan ibu binaan posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Platform Inovasi ini  berhasil meningkatkan pemahaman ibu binaan terhadap pencegahan stunting dan pola gizi seimbang secara mandiri. Aplikasi menyediakan fitur edukasi berupa artikel, video, dan kalkulator kesehatan yang memudahkan akses informasi secara real-time.  Pengabdian ini juga memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan kesehatan masyarakat melalui pendekatan digital berbasis partisipatif. Melalui program ini, masyarakat tidak hanya menjadi objek penerima edukasi, tetapi juga menjadi subjek aktif dalam proses belajar dan peningkatan kapasitas kesehatan keluarga.