Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PEMBERIAN MODAL USAHA UNTUK PENYEDIAAN PRODUK KEBUTUHAN RUMAH TANGGA RAMAH LINGKUNGAN Putu Yani Pratiwi; Purnamaningsih Purnamaningsih; Nosica Rizkalla; Elissa Dwi Lestari
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 3 (2022): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6160

Abstract

Consumption of household products still produces a lot of packaging waste in the form of sachets or plastic. This is a serious environmental problem because plastic takes hundreds of years to decompose. To reduce the problem of plastic waste, we carry out a Community Service program to increase public awareness through collaboration with Koinpack. Koinpack is a startup company that offers solutions to reduce waste from packaging of household products. Koinpack’s product packaging can be reused. Koinpack provides opportunities for the community to become partners. The purpose of this community service program is to provide business capital (in form of products) to the community to become Koinpack partners and educate consumers about eco-friendly household products and eventually raise awareness to reduce plastic waste. The program is implemented in collaboration with two partners, a housewife who has a home-based business and a BumDes in Tangerang. In addition, socialization was also carried out to the surrounding community regarding this eco-friendly household product solution. The results of this program are providing economic benefits for partners and also increasing public awareness in adopting new innovations in the form of eco-friendly household products. Academically, this program enriches the literature on sustainable consumption.Abstract in bahasaKonsumsi produk kebutuhan rumah tangga masih banyak menghasilkan sampah kemasan dalam bentuk sachet atau plastik. Hal ini menjadi masalah lingkungan yang serius karena plastik membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai. Untuk mengurangi masalah sampah plastik, kami melakukan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui kerjasama dengan Koinpack. Koinpack adalah salah satu perusahaan rintisan yang menawarkan solusi untuk mengurangi sampah dari kemasan produk kebutuhan rumah tangga, dimana kemasan produk Koinpack dapat digunakan ulang (reuse). Koinpack juga membuka peluang bagi komunitas untuk menjadi mitra. Tujuan program PKM ini adalah menyediakan modal usaha (dalam bentuk produk) kepada komunitas untuk menjadi mitra Koinpack dan mengedukasi masyarakat mengenai solusi pembelian produk kebutuhan rumah tangga yang lebih ramah lingkungan serta membantu menumbuhkan kesadaran untuk mengurangi sampah plastik. Pelaksanaan program dilakukan dengan bekerja sama dengan dua mitra yaitu seorang ibu rumah tangga yang  memiliki usaha rumahan dan sebuah BumDes di Tangerang. Selain itu dilakukan pula sosialisasi kepada masyarakat sekitar mengenai solusi produk rumah tangga ramah lingkungan ini.  Hasil dari pelaksanaan program ini yaitu memberikan keuntungan secara ekonomi bagi mitra dan juga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengadopsi inovasi baru berupa produk rumah tangga ramah lingkungan.  Secara akademis, program ini memperkaya literatur mengenai sustainable consumption.
Pentingnya peralatan otomasi setelah pandemi COVID-19: Kolaborasi internasional antara industri dan akademis Ringkar Situmorang; Yoanita Alexandra; Septi Fahmi Choirisa; Elissa Dwi Lestari
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 2 (2024): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i2.7971

Abstract

Nilfisk adalah salah satu produsen peralatan kebersihan profesional terkemuka di dunia. Mereka memproduksi peralatan otomasi untuk banyak bisnis industri, seperti pertanian, otomotif, perhotelan, dan banyak lainnya. Selanjutnya, peralatan otomasi menjadi sangat diminati di industri perhotelan karena dapat membantu menjaga jarak sosial dan juga menegakkan protokol kesehatan. Ide inilah yang mencetus mengadakan seminar internasional pengabdian kepada masyarakat yang terdiri dari praktisi industri, profesional hotel, dan akademisi. Acara ini mendapatkan sambutan yang luar biasa dari beberapa hotel, sekolah kejuruan dan universitas di wilayah kota Tangerang. Ada 87 peserta yang datang untuk berbagi ilmu dan keterampilan di acara seminar ini. Seminar internasional ini disambut baik oleh seluruh peserta, yang berharap kedepannya dapat dilanjutkan dengan topik yang berbeda.
PELAKSANAAN SURVEY LITERASI KEBENCANAAN UNTUK MEMETAKAN TINGKAT PENGETAHUAN KEBENCANAAN MASYARAKAT DESA PANGGARANGAN Nosica Rizkalla; Elissa Dwi Lestari; Irwan Fakhruddin; Albertus Magnus Prestianta; Agus Kustiwa
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 2 (2024): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i2.7988

Abstract

Daerah selatan pulau Jawa merupakan daerah yang rawan gempa dikarenakan oleh aktivitasi tektonik dan vulkanik yang cukup aktif di area ini. Salah satu daerah yang merupakan zona merah dan dikhawatirkan akan terkena dampak yang cukup berat jika gempa megathrust yang diprediksikan terjadi adalah Lebak Selatan. Salah satu langkah untuk meminimalisir efek dan korban jiwa dari bencana gempa dan tsunami adalah membekali warga di area zona merah dengan pengetahuan mengenai mitigasi bencana. Sayangnya, pengetahuan warga, khususnya warga di zona merah mengenai mitigasi bencana masih kurang. Program PKM ini dilakukan dengan cara melakukan pre-survey kepada responden yang tinggal di area zona merah. Hasil dari pre-survey ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk penyusunan materi sosialisasi dan campaign agar dapat semakin meningkatkan pemahaman warga mengenai mitigasi bencana Kata Kunci : Bencana Alam; Gempa Bumi; Tsunami; Mitigasi Bencana; Literasi Kebencanaan
WASTE BANK ESTABLISHMENT AS A FORM OF SUSTAINABLE ENTREPRENEURSHIP IN SERDANG WETAN VILLAGE Putu Yani Pratiwi; Elissa Dwi Lestari; Purnamaningsih Purnamaningsih; Nosica Rizkalla; Arko Djajadi
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 1 (2023): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i1.7991

Abstract

According to data from the National Waste Management Information System 43.3% of the waste produced by the community comes from household waste. This figure makes households the largest source of waste generators. In South Tangerang city area, data from the South Tangerang Environmental Service shows that the waste generated by the people of South Tangerang city is 1000 tons every day. With the high volume of waste produced, household waste management has become an important thing to do so that waste is not just thrown away in the landfill. Serdang Wetan Village, which is one of the villages supported by Multimedia Nusantara University, currently does not have a waste bank, so the aim of the current Community Development Program is to establish a Waste Bank in Serdang Wetan Village. The program began with household waste management training to housewives in Serdang Wetan Village, then continued to form a WhatsApp group as a medium of information and communication. Every 2 weeks, the residents bring their clean household waste to the waste bank. This program has succeeded in raising public awareness about sorting waste, reducing waste entering the landfill, eliminating the habit of burning waste, and also providing additional income for the Serdang Wetan Village-Owned Enterprise (BumDes).