Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

AKTIVITAS ANTINEFROLITIASIS EKSTRAK ETANOL DAUN SAMBUNG NYAWA [Gynura procumbens (LOUR.) MERR.] PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) Evalina Tarigan, Rida; Mayanti, Tri; Andry, Muhammad; Surbakti, Chemayanti
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 33 No. 1 (2023): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v33i1.1908

Abstract

Gynura procumbens is a diuretic plant that has been used traditionally to cure kidney stones. In order to determine the calcium levels in the rats' kidneys, the anti-nephrolithiasis activity of male white rats was tested in this study.This research method was carried out experimentally in a laboratory which included sampling, plant identification, making simplicia, making ethanol extract of sambung nyawa leaves, characteristics of simplicia, phytochemical screening, administering animal test preparations, then the data was analyzed using the Anova test. Oral administration of succulent leaf extract is done at three different doses: 50, 100, and 200 mg/kg bw. A positive control is provided with Batugin elixir, which is 0.54 mL/125 g BW and induced at a volume of 7.5 mL/125 g BW/day using ethylene glycol 0.75% and ammonium chloride 2%. The study's findings demonstrated that, with a kidney stone inhibitor percentage of 31.71%, the ethanol extract of Sambung Nyawa leaves at a dose of 200 mg/kg BW was more successful in preventing the formation of kidney stones than doses of 50 mg/kg BW and 100 mg/kg BW. This proves that the ethanol extract from Sambung Nyawa leaves can be an alternative way to prevent kidney stones. The conclusion is that the ethanol extract of Gynura procumbens L. leaves has antinephrolithiasis activity in male white rats, especially at a dose of 200 mg/kg BW. It also reduced calcium oxalate levels in mice induced by ethylene glycol and ammonium chloride.
Identifikasi dan Kandungan Rhodamin B Pada Terasi Yang Beredar Di Beberapa Pasar Mayang Sari; Rida Evalina Tarigan; Friska Asnita Sari Simarmata
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 9: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i9.10297

Abstract

Warna sebagai daya tarik terbesar untuk menikmati makanan setelah aroma. Pewarna dalam pangan dapat meningkatkan penerimaan konsumen terhadap suatu produk. Rhodamin B merupakan zat warna sintetik yang umum digunakan sebagai pewarna tekstil. Rhodamin B dapat menyebabkan iritasi saluran pernafasan, iritasi kulit, iritasi pada mata, iritasi pada saluran pencernaan, keracunan, gangguan hati dan dapat menyebabkan kanker. Dalam penelitian ini, untuk mengetahui dan mengidentifikasi zat kimia rhodamin B pada sampel terasi yang beredar di Pasaran Kota Medan 2023. Pengujian pada terasi yang beredar di kota Medan dengan cara uji KIT, KLT dan spektrofotometri UV-Vis. Dari 20 sampel terasi yang diuji terdapat 8 sampel yang positif mengandung rhodamin B dengan KIT hasilnya terbentuk cincin warna merah keunguan, uji KLT dengan nilai Rf 0,78-0,86 dan hasil kadar rhodamin B dari 8 sampel yaitu A1: 0,0164 mg/kg, A5: 0,0605 mg/kg, l A7: 0,0522 mg/kg,: 0,0525 mg/kg, A11: 0,0492 mg/kg, A17: 0,0348 mg/kg, A18: 0,0776 mg/kg dan A19: 0,0863 mg/kg.
Bakti Sosial Pengobatan Gratis Dan Penyuluhan Personal Hygiene Anak Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Medan Januariana, Neni Ekowati; Maryanti, Endang; Tarigan, Rida Evalina; Aisyah, Siti
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 4 No 1 (2025): Edisi Januari 2025 - Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v4i1.1604

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi tentang personal hygiene dan pengobatan gratis kepada anak-anak dan remaja yang ada di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Medan sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan, memelihara kebersihan diri, pencegahan penyakit, meningkatkan percaya diri serta menciptakan kenyamanan dan keindahan di lingkungan LPKA. Metode yang digunakan adalah berupa penyuluhan tentang personal hygiene, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis kepada anak-anak atau remaja.Kegiatan ini terlaksana dengan baik bahkan para peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti acara tersebut dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan gratis pada gigi, mulut dan kulit serta pemberian obat terkait penyakit tersebut.Dari kegiatan pengabdian masyarakat ini anak-anak dan remaja memperoleh manfaat yang sangat banyak selain ilmu pengetahuan juga ketrampilan dalam melakukan personal hygiene yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari agar terhindar dari penyakit dan lebih produktif. Disarankan kepada petugas Lapas agar lebih memperhatikan personal hygiene anak-anak dan remaja yang menjadi asuhannya sehingga terhindar dari penyakit tersebut dan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang personal hygiene sebaiknya dilakukan secara berkelanjutan.
Analisis Escherichia coli dan Zat Kimia pada Minuman Es Jagung Khairani , Tetty Noverita; Fitri , Khairani; Tarigan, Rida Evalina; Khairani, Cut; Natasya, Alfa
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 3 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i3.1079

Abstract

The addition of inappropriate food additives (BTM) such as artificial sweeteners, and synthetic dyes which are added intentionally by food vendors is one of the problems that cause food not suitable for consumption because it can cause health problems. The purpose of this study was to analyze the dyes, sweeteners and E.coli in corn ice drinks sold in Pakam. The study design uses qualitative laboratory analysis. The population in this study is the corn ice traders in the city of Lubuk Pakam, amounting to 5 traders. The sample consisted of 5 traders who were in the Regent's Office, Galang Street, Segangular Field, Labu Beach and Ahmad Dahlan Street. The work procedure is by checking the coloring agent, sweetener and Escerichia coli examination. The results of laboratory tests revealed that the coloring agents in samples A and E contained Tartrazine and in samples B, C and D contained Tartrazine and Sunset Yellow, sweeteners were found in samples C and E and in samples A, B and D were not found to contain artificial sweeteners and 5 samples (100%) showed a total value of escerichia coli <3 APM / ml per ml sample. The conclusion in this study is that corn ice drinks sold in the city of Lubuk Pakam use coloring agents and sweetening agents that are permitted based on the Republic of Indonesia Ministerial Regulation No. 033 of 2012 and containing Escerichia coli of <3 APM / ml are still within the allowed limits in accordance with the Indonesian National Standard (SNI) and the Head of Indonesian National Drug and Food Control Agency Regulation No. HK.00.06.1.52.4011.
Pembuatan Sabun Cuci Tangan Cair sebagai Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Desa Bandar Klippa Tarigan, Rida Evalina; Ginting, Evi Ekayanti; Sari, Melia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 3, No 2 (2022): Edisi Juli
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v3i2.5592

Abstract

COVID-19 dapat menyebar melalui percikan dari hidung atau mulut yang keluar saat penderita COVID-19 batuk, bersin atau berbicara. Percikan-percikan tersebut dapat menempel di benda dan permukaan lainnya di sekitar seperti meja, gagang pintu, dan jika bersalaman atau pegangan tangan. Orang dapat terinfeksi dengan menyentuh benda atau permukaan tersebut, kemudian menyentuh mata, hidung, atau  mulut. World Health Organization (WHO) menganjurkan masyarakat untuk mencuci tangan sedikitnya kurang lebih selama 20 detik dan melakukan cuci tangan secara benar yaitu membersihkan area permukaan tangan, punggung tangan serta sela-sela jari secara menyeluruh. Sabun cair cuci tangan dapat membunuh bakteri, virus dan kuman penyakit sehingga mencegah terinfeksi COVID-19. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah pembuatan sabun cuci tangan cair sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di masyarakat. Metode dari pengabdian masyarakat ini adalah dengan pemberikan pengetahuan melalui ceramah dan demonstrasi cara pembuatan sabun cuci tangan cair sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Hasil dari pengabdian masyrakat ini masyarakat di desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang sudah mampu membuat sabun cuci tangan cair sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di masyarakat. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat di Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang mampu membuat sabun cuci tangan cair sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di masyarakat.
Kadar Rhodamin B Bumbu Tabur Balado Di Beberapa Pasar Di Kota Medan Secara Spektrofotometri UV-VIS Sari, Mayang; Tarigan, Rida Evalina; Nabila, Aqilah Sarah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5: April 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i5.3363

Abstract

Rhodamin B merupakan pewarna sintetis berbentuk serbuk kristal, berwarna hijau atau ungu kemerahan, tidak berbau dan dalam larutan akan berwarna merah terang berpendar. Rhodamin B zat kimia beracun mengkonsumsi Rhodamin B dengan jumlah yang cukup besar dan berulang-ulang akan menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, iritasi pada kulit, iritasi pada mata, iritasi pada pencernaan, keracunan, gangguan fungsi hati dan kanker hati. Untuk mengidentifikasi kadar rhodamin B pada bubuk balado yang beredar di pasaran Kota Medan. Dilakukan penelitian analitik eksperimental yaitu untuk melihat ada atau tidaknya zat pewarna makanan Rhodamin B pada bubuk balodo yang beredar di pasaran Kota Medan Sumatera Utara dengan cara uji KIT, KLT dan spektrofotometri Uv-Vis. Hasil penelitian dari 26 sampel bubuk balado yang diuji hanya terdapat 8 sampel yang positif mengandung rhodamin B dengan KIT hasilnya terbentuk cincin warna merah terang/tua, uji KLT dengan nilai Rf 0,62-0,66 dan hasil kadar rhodamin B dari 8 sampel yaitu B3: 0,0817 mg/kg, sampel B7: 0,09916 mg/kg, sampel B8: 0,0426 mg/kg, sampel B9: 0,0626 mg/kg, sampel B10: 0,09573 mg/kg, sampel B11: 0,0767 mg/kg, sampel B14: 0,0552 mg/kg dan sampel B24: 0,0914 mg/kg.
Sosialisasi Manajemen Penggunaan Obat Generik Pada Siswa SMK Kesehatan Swasta Imelda Medan Shufyani, Fahma; Evalina Tarigan, Rida; Manaharawan Siregar, Syati
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i1.775

Abstract

Sediaan obat yang beredar di masyarakat tersedia dalam bentuk generik dan merek dagang (paten). Obat merek dagang adalah obat yang dipasarkan pertama kali oleh produsen yang menemukan senyawa aktif obat tersebut melalui proses riset. Obat-obat ini umumnya dilindungi oleh paten yang berkisar 20 tahun sejak senyawa obatnya ditemukan dan dipatenkan. Selama dalam perlindungan paten, obat jenis ini tidak boleh dibuat oleh produsen lain, kecuali ada perjanjian khusus. Obat tersebut relatif baru dan masih dalam masa paten, sehingga belum ada dalam bentuk generiknya dan yang beredar adalah merek dagang dari pemegang paten. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan Sosialisasi Manajemen Penggunaan Obat Generik Pada Siswa SMK Swasta Kesehatan Imelda Medan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memperkenalkan diri terlebih dahulu, menjelaskan tujuan dari manajemen penggunaan obat generik, memberikan infomasi, mengedukasi serta membagikan brosur tentang penggunaan obat generik dan memberikan tanya jawab setelah dilakukan sosialisasi tentang manajemen penggunaan obat generik. Sasaran pelaksanaan kegiatan adalah siswa dan siswi di SMK Swasta Kesehatan Imelda Medan  sejumlah 39 orang. Kegiatan berlangsung lancar dan siswa memahami edukasi yang diberikan.
Edukasi Bahaya Bahan Kimia Obat di Dalam Obat Tradisional Pada Siswa Sekolah Menengah Kesehatan Imelda Evalina Tarigan, Rida; Efendy, Ismail; Maryanti, Endang; Putri, Nurlita; Masitah, Putri
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i1.785

Abstract

Obat tradisional adalah ramuan atau bahan yang telah digunakan secara turun temurun untuk pengobatan. Bahan-bahan ini dapat berupa bahan tumbuhan, hewan, mineral, sediaan sarian (galenik), atau campuran dari bahan-bahan tersebut.. Namun tidak sedikit produsen obat tradisional yang tidak bertanggung jawab dalam memasarkan produknya menambahkan bahan kimia obat kedalamnya dengan tujuan berkhasiat secara instan. Hal ini sangat berbahaya karena bahan kimia obat  tidak hanya memiliki efek samping, tetapi juga harus dikonsumsi dalam dosis tertentu untuk menghindari toksisitas. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 007 Tahun 2012, obat tradisional tidak boleh mengandung bahan kimia obat yang merupakan hasil isolasi atau sintetik  berkualitas berkhasiat obat, narkotika atau psikotropika, dan bahan lain yang berdasarkan pertimbangan kesehatan dan berdasarkan penelitian yang membahayakan kesehatan. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi bahaya bahan kimia obat didalam obat tradisional pada Siswa SMK Imelda Medan. Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 20 November 2023 di SMK  Imelda yang terletak di Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. Peserta merupakan siswa SMK  Imelda Medan. Metode kegiatan ini berupa edukasi bahaya bahan kimia obat didalam obat tradisional di SMK  Imelda Hasil kegiatan nilai pre-test peserta adalah 61,75, hasil nilai rerata post-test peserta adalah,75,9, hal ini meunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta tentang bahaya BKO didalam obat tradisional meningkat
Edukasi Manajemen Penggunaan Tanaman Herbal Dari Manfaat Bunga Telang dan Kembang Sepatu Dalam Penyembuhan Luka Pada Siswa SMK PAB-3 Medan Estate Shufyani, Fahma; Manaharawan Siregar, Syati; Evalina Tarigan, Rida
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i2.962

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi siswa mengenai manajemen penggunaan tanaman herbal, khususnya bunga telang (Clitoria ternatea) dan kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis), dalam penyembuhan luka. Bunga telang mengandung senyawa flavonoid, antosianin, dan tanin yang berfungsi sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan antibakteri. Sementara itu, kembang sepatu mengandung senyawa fenolik, flavonoid, dan asam organik yang memiliki efek anti-inflamasi dan mempercepat proses penyembuhan luka. Melalui program edukasi terstruktur, termasuk proyek sains, workshop, dan penggunaan media digital, siswa diharapkan dapat memahami dan mengaplikasikan manfaat tanaman herbal ini dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam penggunaan tanaman herbal untuk pengobatan luka, serta kesadaran akan pentingnya penggunaan obat alami yang ekonomis dan aman. Edukasi ini juga memberdayakan siswa untuk memanfaatkan sumber daya alam sekitar, memperbaiki kualitas kesehatan, dan mengurangi ketergantungan pada obat kimia. Sasaran pelaksanaan kegiatan adalah siswa dan siswi di SMK Swasta Kesehatan Imelda Medan  sejumlah 40 orang. Kegiatan berlangsung lancar dan siswa memahami edukasi yang diberikan.
Implementasi Metode Analisis Simultan Obat Multikomponen di Sekolah Menengah Kejuruan PAB 3 Medan Estate Evalina Tarigan, Rida; Efendy, Ismail; Maria, Dulce; Moraliza Lubis, Devi
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v4i2.965

Abstract

Pendidikan kejuruan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk tenaga kerja yang terampil dan siap menghadapi tuntutan industri. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PAB 3 Medan Estate, sebagai salah satu lembaga pendidikan kejuruan, berupaya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program inovatif. Salah satu upaya penting dalam konteks ini adalah pengembangan keterampilan siswa dalam analisis simultan obat multikomponen. Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode analisis simultan obat multikomponen di SMK PAB 3 Medan Estate sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksananakan pada tanggal 22 Mei 2024, di SMK PAB 3 Medan Estate, sebagai peserta adalah siswa SMK PAB 3 Medan Estate sebanyak 40 orang. Metode kegiatan ini terdiri dari tahap awal, tahap implementasi dan tahap evaluasi. Hasil evaluasi kegiatan nilai mean (rata-rata) post-test (73,25) lebih tinggi daripada nilai rata-rata pre-test (59,63), hal ini menunjukkan peningkatan kompetensi siswa setelah implementasi metode analisis simultan obat multikomponen. Median nilai post-test (75) juga lebih tinggi daripada median nilai pre-test (60), hal ini menunjukkan pergeseran nilai ke arah yang lebih tinggi. Implementasi metode analisis simultan obat multikomponen meningkatkan kompetensi siswa di SMK PAB 3 Medan Estate.