Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Profesionalisme Guru Madrasah dalam Konteks Sosial: Rekonstruksi Peran Guru antara Ekspektasi Sekolah, Kebutuhan Murid, dan Tuntutan Masyarakat Abd. Rahman Saleh; Muhammad Nur Maallah; Suherni Suherni; Muhammad Ikhwan Ahmad
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 5 (2025): Edisi Nopember 2025
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i5.441

Abstract

Profesionalisme guru madrasah merupakan aspek penting dalam pendidikan Islam yang tidak hanya berkaitan dengan kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan guru untuk menyeimbangkan ekspektasi sekolah, kebutuhan murid, dan tuntutan masyarakat. Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk merekonstruksi pemahaman tentang peran guru madrasah dalam konteks sosial yang dinamis. Literatur yang ditinjau mencakup berbagai jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang membahas profesionalisme guru, manajemen madrasah, serta interaksi sosial guru dengan murid dan masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru madrasah dihadapkan pada dilema antara standar akademik yang ditetapkan sekolah, kebutuhan individual murid yang beragam, dan ekspektasi sosial masyarakat yang luas. Profesionalisme guru tercermin melalui kemampuan adaptasi, komunikasi efektif, pengembangan diri secara berkelanjutan, dan implementasi nilai-nilai pendidikan karakter. Kajian ini menegaskan pentingnya dukungan institusional, pelatihan berkelanjutan, dan kolaborasi dengan komunitas untuk meningkatkan efektivitas guru madrasah. Dengan pendekatan rekonstruksi peran, guru tidak hanya menjadi pengajar tetapi juga fasilitator sosial yang mampu menyeimbangkan tuntutan akademik dan sosial. Penelitian ini menyarankan strategi pengembangan profesionalisme guru madrasah yang kontekstual, berbasis kebutuhan murid, serta responsif terhadap dinamika masyarakat. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi pengambil kebijakan pendidikan Islam, kepala madrasah, dan guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.
Penilaian Kecerdasan Spiritual Sebagai Pendekatan Interdisipliner Dalam Pendidikan Islam Abd. Rahman Saleh; Andi Fitriani Djollong; Muhammad Ikhwan Ahmad; Suherni Suherni; Sukriati
Jurnal Kajian Pendidikan dan Cakrawala Pembelajaran Vol. 1 No. 4 (2025): Edisi Nopember 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jakap.v1i4.477

Abstract

Spiritual intelligence is a crucial dimension in shaping students' character and personality, balancing intellectual, emotional, and spiritual aspects. In the context of Islamic education, assessing spiritual intelligence serves as a strategic instrument for measuring the success of a learning process that focuses not only on cognition but also on values ​​of faith, morality, and social sensitivity. This study, a literature review, aims to examine the concept of assessing spiritual intelligence as an interdisciplinary approach in Islamic education. The analysis was conducted through a review of various current scientific sources related to spiritual intelligence theory, interdisciplinary paradigms, and principles of Islamic educational evaluation. The results indicate that assessing spiritual intelligence can be conducted through the integration of psychological, educational, and Islamic theological dimensions, prioritizing affective, reflective, and contextual approaches. The application of this assessment model encourages students to internalize Islamic values ​​in real life. Thus, assessing spiritual intelligence serves not merely as a measuring tool but also as a means of fostering students' character and spirituality. This study recommends the development of an interdisciplinary assessment instrument oriented toward the formation of a perfect human being in modern Islamic education.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Kesadaran Ekologis dan Sikap Peduli Lingkungan Siswa di SDN 158 Mundan Irma Irma; Suherni Suherni; Jupri Jupri; Amaluddin Amaluddin
Jurnal Pendidikan, Kepelatihan, Olahraga, dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/sportika.v1i2.540

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) plays a strategic role in shaping students' character and moral awareness, including ecological awareness and environmental stewardship. This study aims to analyze how PAI can foster ecological awareness and environmental stewardship among students at SDN 158 Mundan. The method used was descriptive qualitative with a case study approach. Data were obtained through lesson observations, interviews with PAI teachers, and student questionnaires. The results indicate that integrating Islamic values ​​into learning materials, such as the concept of caliphate, trust, and environmental stewardship, can increase students' awareness of the importance of environmental protection. Students demonstrate environmentally conscious behavior through simple actions such as keeping the classroom clean, planting plants, and conserving energy. Furthermore, teachers act as role models by implementing environmentally friendly behaviors in schools. These findings confirm that PAI not only teaches rituals and morals but can also shape students' ecological awareness through the instillation and instillation of Islamic values. This study recommends strengthening the PAI curriculum by integrating environmental values ​​and improving teacher training to more effectively implement environment-based learning.