Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ANALISIS PERILAKU EROSI PADA DASAR SUNGAI BAGIAN HILIR BANGUNAN GROUNDSILL Fauzi, Mukh ”˜Allaam; Pratikso, Pratikso; Rochim, Abdul
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol. 29 No. 2 (2024): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v29i2.6163

Abstract

Local scour is the erosion of soil at the riverbed, often occurring due to changes inflow type that become concentrated, influenced by river morphology or the presenceof structures within the river. The hydraulic jump caused by flood discharge at thegroundsill structure of the Gung River leads to local scour downstream of thestructure. Insufficient mitigation of local scour downstream of the groundsill canresult in long-term damage to the structure itself. This study was conducted toanalyze the potential scour depth using empirical methods and modeling with HECRASsoftware. The analysis considers rainfall data over the past five years in theGung River Watershed (DAS) and soil particle diameters obtained from soilinvestigations in 2022. The analysis of scour depth, taking into account a 50-yearrainfall event and followed by flood discharge analysis for a 50-year return period(Q50), yielded a design discharge for analyzing local scour depth using the Laceymethod, with a depth of 7.95 m. Through modeling with HEC-RAS version 6.5, theresulting local scour depth was found to be 8.2 m.
EVALUASI STABILITAS LERENG DAN DINDING PADA PELAKSANAAN KONSTRUKSI BANGUNAN PELIMPAH BENDUNGAN JRAGUNG JAWATENGAH Miftachul Anwar; Pratikso, Pratikso; Hermin Poedjiastoeti
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 11: April 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Planning for the construction of the Jragung Dam began in 1976 by the Directorate General of Water Resources through the Pemali Juana River Area Center (BBWS) which will be built in Semarang Regency, Central Java Province. The research and planning of the Jragung Dam that has been carried out includes a feasibility study (FS) studied by Engineering Consultants Inc. (ECI). Denver, Co. USA (1976), Final Design reviewed by P.R.C. Engineering Consultants, Inc. Englewood, Colorado, USA. (1979), Detailed Design was done by (PT. Indra Karya Branch-1 Malang (2015) and Detail Engineering Design (DED) were carried out by PT. Indra Karya (Persero) in 2019. The purpose of this study is to know, evaluate and recommend the design on the slopes and walls of overflow buildings with the geological conditions at the research site, and the analysis is carried out with the help of geo5 v20 software using the Morgentern-price method. Stability analysis is focused on the analysis of slope stability and stability of overflow building walls, Construction engineering modeled with the help of Geo5 v20 software is the reference in this study. The condition of the rocks at the research site is 3 types of units, namely clay units, sandstone units and kollovial soil units. The slope slope is certified design is 1:08, and results in landslides during construction. Slope flattening on the slope of overflow buildings is very necessary so that the implementation of construction can be carried out. Referring to the Central research institute of electric power industry (CIREPI), the classification of rocks is obtained with a unit class D to CL. The slope stability analysis of the certified design received a safety factor (FK) of 1.4 < 1.5 and the stability of the wall obtained a FK of 1.29 < 1.5 safety factors that are less qualified according to SNI 8640:2017 concerning geotechnical design requirements, so it is necessary to make design changes. The design change was made by flattening the slope slope to 1:1, from the change in the slope the analysis was carried out with the stability results of FK 1.61 > 1.5 and on the walls of the overflow building obtained the stability results of FK 1.62 > 1.5 safety factor value was met. Construction engineering on certified designs and design changes in overflow buildings, that is, in locations where there are rocks with D to CL classification unit conditions, cannot be done using a 1:08 slope design, because the condition of rocks with D to CL classification has high weathering. In this study, it is hoped that when designing a slope with the condition of D to CL classification rocks should be done at least at a slope of 1:1, the problem in this study is a reference for designing a slope slope for the future so that it can be applied properly and minimize the occurrence of landslides when construction is carried out.
Pengaruh Penerapan Aplikasi Safetyculture Dalam Meningkatkan Mutu Pemeliharaan Jalan Tol Koswara, Dede; ., Pratikso; Rochim, Abdul
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 7.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor konstruksi merupakan penopang perekonomian dan mendorong pembangunan infrastruktur serta percepatan pembangunan global. Meskipun konstruksi merupakan salah satu sektor terbesar, produktivitasnya hanya meningkat sekitar 1% per tahun dalam dua dekade terakhir, jauh lebih rendah dari sektor lainnya. Proyek jalan tol penting bagi pertumbuhan ekonomi karena mendukung konektivitas dan efisiensi logistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan SafetyCulture terhadap pemeliharaan jalan tol dalam kota dan Prof. Dr. Ir. Sedyatmo Jakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitiaan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen pretest-posttest without control group. Waktu penelitian berlangsung dari Bulan Maret- Oktober 2024. Sampel 37 dari 41 responden diambil secara purposive sampling. Uji statistik menggunakan uji t berpasangan. Rata-rata mutu sebelum penerapan adalah 103,38 (72,08%) dan sesudahnya 142,51 (98,96%). Ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan aplikasi SafetyCulture terhadap kualitas pemeliharaan jalan tol (p=0,000). Diharapkan Pemangku kepentingan jalan tol dapat lebih berfokus pada peningkatan penggunaan teknologi dalam operasi sehari-hari. Penting untuk melakukan evaluasi periodik terhadap efektivitas teknologi yang digunakan, sehingga dapat terus memperbarui dan meningkatkan sistem berdasarkan pengaplikasiannya.
Kehilangan Daya Dukung Tanah pada Lereng Galian Dalam Akibat Berkurangnya Dukungan Lateral Arga, Muthia Azizah Putu; Putri, Ananda Aurellie Surya; ., Pratikso; Karlinasari, Rinda
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 3, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjaga kestabilan tanah dalam pekerjaan galian pada suatu lereng sangat pentingkarena akan berpengaruh pada keselamatan dan keberhasilan suatu konstruksi.Semakin dalamnya galian dapat mengakibatkan berkurangnya dukungan lateral padatanah yang menempatkan lereng galian dalam pada kondisi kritis. Selain kedalamangalian, kondisi kritis pada lereng galian dalam juga dapat dipengaruhi oleh jenis tanahdan ketinggian muka air tanah. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhberkurangnya dukungan lateral terhadap daya dukung tanah. Pada penelitian inidilakukan analisis kondisi kritis pada lereng galian dengan kedalaman 83 meter agardapat diketahui kemungkinan terjadinya kelongsoran akibat hilangnya daya dukungtanah dengan bantuan program Plaxis 2D v20. Analisis yang dilakukan berupaperbandingan diagram mohr-coloumb pada dua titik pantau yang ditentukanberdasarkan incremental deviatoric strain dengan ketinggian muka air yang berbeda.Hasil dari analisa tersebut menunjukan bahwa kondisi mendekati kritis lereng galian 83meter dari titik pantau 1 permodelan dengan muka air rendah terletak pada galiandengan kedalaman 30 meter dan muka air tinggi terletak pada galian 83 meter,sedangkan untuk titik pantau 2 permodelan muka air rendah dan muka air tinggikondisi mendekati kritis terjadi pada galian sedalam 75 meter. Selain itu ketinggianmuka air tanah yang berbeda dan kondisi tanah yang merupakan tanah yang mudahmengalami pelapukan juga mempengaruhi berkurangnya dukungan lateral pada lerenggalian dalam.Kata Kunci : Lereng; Daya Dukung Tanah; Dukungan Lateral.
Analisis Perbandingan Daya Dukung Pondasi Tiang Pancang Dan Bored Pile Dengan Metode Mayerhoff, Metode Aoki & De Alencar, Metode Resse And Wright, Dan Program Plaxis V.8.6 (Studi Kasus Gedung Kantor Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung) Furqon, Achmad; ., Pratikso; Karlinasari, Rinda
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 3, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Langkah awal menghitung berat total gedung sebenarnya 5 lantai danperbandingan redisan gedung 7 lantai dengan nilai maksimum pondasi denganSAP2000. Hasi penelitian ini beban pondasi pada gedung 5 lantai terbesar dariSAP2000 sebesar 7402,97 kN dan pada gedung 7 lantai sebesar 10333,45 kN.Daya dukung Aksial pondasi Gedung perencanaan awal 5 lantai dengan tiangpancang 40 cm × 40 cm dan jumlah 7 tiang pancang dengan (Qg) sebesar 7948,49kN, beban Lateral (Hg) sebesar 138,88 kN, defleksi (yo) sebesar 7,638 mm,penurunan tiang kelompok (Sg) sebesar 0,094 mm, dan Pada gedung 7 lantai tiangpancang diameter 70 cm dan jumlah 6 tiang pancang dengan (Qg) sebesar10436,5 kN, beban Lateral (Hg) sebesar 138,88 kN, defleksi (yo) sebesar 9,03 mm,penurunan tiang kelompok (Sg) 0,078 mm dan pondasi Bored Pile dengan MetodeResse And Wright (Qg) sebesar 10386,29 kN, beban Lateral (Hg) sebesar38278,80 kN, defleksi (yo) sebesar 5,84 mm, penurunan tiang kelompok (Sg) 0,094mm dan PLAXIS V.8.6 Besarnya konsolidasi tanah itu sendiri selama 20 tahunterjadi deformasi sebesar 0,250 mKata Kunci: Tiang Pancang, Bored Pile, SAP2000, PLAXIS V.8.6, Konsolidasi.
ANALISIS DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN PONDASI TIANG BOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE MAYERHOFF, REESE & O'NEIL DAN PROGRAM PLAXIS 8.6 (Studi Kasus Proyek JalanTol Solo-Yogyakarta STA 8+689) Muharifin, Eko; Thoifurrohman, Ova; ., Pratikso; Arief, Rifqi Brlyant
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 3, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan infrastruktur transportasi menjadi fokus utama pemerintahIndonesia dalam meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di tingkatregional dan global. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji daya dukung danpenurunan pondasi pada Jembatan STA. 8+689 Proyek Jalan Tol Kulon Progomenggunakan metode Mayerhof, Reese & O'Neil, serta analisis dengan programPLAXIS 8.6. Data lapangan diperoleh melalui pengumpulan langsung dan datasekunder termasuk gambar shop drawing, nilai Standart Penetration Test (SPT),dan hasil uji Pile Driving Analyzer (PDA). Analisis dilakukan dengan mengolahdata lapangan secara sistematis, termasuk investigasi tanah, identifikasi jenistanah, dan estimasi daya dukung tiang pondasi. Hasil analisis gaya pada jembatanmenggunakan MIDAS CIVIL 2022 memberikan pemahaman tentang gaya-gayayang bekerja pada struktur jembatan. Selain itu, perhitungan penurunan tiangtunggal dan kelompok dilakukan menggunakan Metode Mayerhof dan Reese &O'Neil, serta menggunakan program PLAXIS 8.6. Hasil analisis menunjukkanbahwa beban maksimum pada pondasi jembatan adalah 79264.940 kN, dengandaya dukung kelompok tiang pondasi sebesar 57538.80 kN (metode Mayerhof) dan50518.39 kN (metode Reese & O'Neil). Penurunan pondasi tiang bor berkisarantara 0,057 m hingga 0,095 m, dengan pengurangan penurunan oleh PLAXIS 8.6menjadi 0,086 m. Analisis keselamatan pondasi menunjukkan bahwa konstruksijembatan aman untuk dilaksanakan.Kata Kunci: Infrastruktur Transportasi, Proyek Jalan Tol, Daya DukungPondasi, Penurunan Pondasi, Metode Analisis
ANALISA KOMPARASI DAYA DUKUNG SPUN PILE DENGAN MANUAL, PDA TEST DAN ALL PILE Saputra, Aditiya Lutfi; Azza, Muhammad Farid; ., Pratikso; Fitriyana, Lisa
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 3, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perencanaan bangunan sangat penting untuk memperhatikan struktur fondasi sepertipada proyek Jalan Tol Semarang - Demak Paket 1A yang berlokasi Kec. Genuk, KotaSemarang, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan daya dukung lateral,aksial dan penurunan dari fondasi tiang spun pile.Metodologi penelitian ini menggunakan aplikasi SAP 2000 untuk menghitung pembebanan.Untuk mengitung daya dukung fondasi menggunakan metode manual yaitu Metode Mayerhof,Tomlinson, Resse & Wright dikomparasi dengan software Allpile dan hasil uji PDA Test.Dalam Analisa daya dukung fondasi spun pile dengan diameter 100 cm yang dihitung secaramanual, diperoleh nilai daya dukung tiang tunggal (Qu) sebesar 9501,238 kN, nilai daya dukungijin tiang tunggal (Qall) sebesar 3800,495 kN dan daya dukung ijin tiang kelompok 68549,05kN. Daya dukung Lateral pada fondasi menggunakan Metode Broms pada tiang tunggal ujungbebas sebesar 23,181 kN sedangkan tiang ujung jepit sebesar 45,216 kN. Analisa penurunanyang terjadi akibat beban aksial pada fondasi secara manual di dapat nilai penurunan total0,0232 m dengan batas nilai penurunan yang diijinkan yaitu 0,1 m. Analisa penurunan fondasimenggunakan hasil PDA Test diperoleh sebesar 0,02 m dan analisa penurunan fondasimenggunakan program Allpile sebesar yaitu 0,0687 m.Kata Kunci: Axial; Lateral; Manual; Tol Semarang – Demak.
Analisis Balik Kapasitas Lateral Fondasi Berdasarkan PDA (Pile Drive Analyzer) Test Giffari, Muhammad Naufal; ., Pratikso; Karlinasari, Rinda
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 2, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode yang dipakai pada kajian ini menggunakan aplikasi Allpile, Hasil PDATest dan perhitungan statik yaitu rumus metode Davisson, metode Chin danmetode Davisson untuk daya dukung aksial serta metode Broms untuk daya dukunglateral. Interpretasi bebani untuk mendapatkan besarnya beban ultimitmenggunakan metode Davisson, Chin dan Mazurkiewicz. Pada metode Davissonbeban ultimit sebesar 232 ton, pada metode Chin beban ultimit sebesar 244 ton,pada metode Mazurkiewicz beban ultimit sebesar 232 ton.Kata Kunci: Fondasii Spun pile pile, daya dukungi fondasi
TIPE SUDUT CHAMFER DALAM PERKERASAN PAVING DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN FINITE ELEMENT METHOD Muttaqien, Abied Rizky Putra; Pratikso, Pratikso; Mudiyono, Rachmat
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 15 No 1 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i1.7811

Abstract

Paving adalah salah satu jenis material yang sering digunakan dalam konstruksi jalan. Jenis perkerasan ini terdapat chamfer yang merupakan desain geometris. Sudut chamfer berpengaruh signifikan terhadap performa dan stabilitas permukaan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara variasi sudut chamfer dengan penurunan permukaan jalan, variasi sudut yang digunakan dalam penelitian ini ada 4, yaitu: 300, 450, 600, dan 750 dengan jarak antar paving 3 mm. Penelitian ini penting dilakukan supaya dapat diketahui model sudut chamfer terbaik yang memiliki pengaruh signifikan terhadap penurunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis FEM dengan perangkat lunak PLAXIS 3D. Metode tersebut digunakan untuk memodelkan interaksi antara paving dengan roda di atasnya, sementara variasi chamfer dievaluasi untuk mengukur dampaknya terhadap penurunan permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paving dengan sudut chamfer 750 memiliki pengaruh yang paling signifikan dalam pembebanan. Perbedaan sudut chamfer yang lebih besar secara nyata mempengaruhi respons paving terhadap beban. Dengan memperhatikan pergeseran arah Z, ditemukan bahwa terjadi penurunan hingga 7.441E-3 cm, yang merupakan penurunan terbesar dibanding dengan lainnya. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa sudut chamfer memberikan peran penting dalam kualitas perkerasan paving, meskipun mutu paving sangat baik, sudut chamfer yang cukup besar dapat menyebabkan penurunan signifikan pada permukaan jalan.
Literature Study of the Sustainability Model of Transportation Facilities and Infrastructure in the Management of Public Transportation with the Concept of Inter-Regional Cooperation (Case in the City and District of Bogor) Syaiful, Syaiful; Pratikso, Pratikso; Wiwoho Mudjanarko, Sri
ASTONJADRO Vol. 12 No. 2 (2023): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v12i2.14114

Abstract

Traffic in the city of Bogor is relatively high. With this level of density, the city of Bogor is classified as the second most congested city after DKI Jakarta. Achieving the process of transporting passengers and goods as optimally as possible in a certain space and time taking into account several factors such as safety, comfort, smoothness, time efficiency and costs according to these needs. The balance and needs of transportation facilities and infrastructure in achieving its goals is the real movement of each user. The main objective of this study is to formulate a model for the sustainability of transportation facilities and infrastructure in the management of public transport with the concept of inter-regional cooperation. The originality/novelty in the research is a) the handling of the model of sustainability of transportation facilities and public transport transportation infrastructure in the two regions of Bogor regency and Bogor city, b) the sustainability of the public transport management model with the concept of inter-regional cooperation, namely Bogor regency and Bogor city in reducing congestion between the two buffer city. The methods used are survey methods, interviews and studies of expert opinions. This concept is called MODEL SUSTAIN-SARPRASKOKABO_2023. By referring to this initial concept, it is hoped that a balanced and sustainable traffic pattern in Indonesia will soon be realized.