Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persepsi Atas Informasi Akuntansi Keuangan Serta Keberhasilan dalam Mengelola Perusahan Kecil dan Menengah (Studi Empiris Pada UMKM Industri Makanan di Wonosobo) Imam Ariono; Bambang Sugiyanto
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 1 No 1 (2018): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v1i1.215

Abstract

In order to overcome the problem of economic inequality and social inequality, a strategic step is grow and develop small businesses that have the characteristics of, among others, technology is simple, and is able to absorb the labor force so as to realize equal opportunity to strive and income distribution. In addition, small businesses are sub sectors of economic activity plays an important role in strengthening macroeconomic structure. In the Indonesian economy, the role and contribution of entrepreneurs on the scale of small and medium enterprises is very large, not only in terms of employment which exceeds 90%, but its contribution to GDP Indonesia more than 50%, (Ministry of Cooperatives and SMEs 2014). This study aims to prove the influence of attitude, personality, motivation, experience the perception of entrepreneurs on financial and accounting information to prove the influence of employers' perception on the use of financial accounting information to business success. Research was conducted on SME food industry in Wonosobo regency. Sampling of the population using purposive sampling method The samples in this study using purposive sampling technique is a technique take samples with specific criteria. The number of samples in this study were 45 SME food. The analysis tool used is multiple linear regression. The results of this study indicate that the attitude positive effect on the perception of entrepreneurs on the use of financial accounting information. Personality positive effect on the perception of entrepreneurs on the use of financial accounting information. Motivation positive effect on the perception of entrepreneurs on the use of financial accounting information. Experience positively affects the perception of entrepreneurs on the use of financial accounting information. Perception of entrepreneurs on the use of financial accounting information positive effect on business success. Keywords : Attitude, personality, motivation, experience, education, perception of financial accounting information, business success
Akulturasi Budaya Kubur Tempayan Dan Megalitik: Studi Kasus Situs Muara Betung, Sumsel Bambang Sugiyanto
Berkala Arkeologi Vol 22 No 1 (2002)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.024 KB) | DOI: 10.30883/jba.v22i1.845

Abstract

Budaya megalitik yang tersebar di Indonesia, mempunyai satuan waktu (kronologi) perkembangan antara 2500 SM - abad-abad pertama masehi. Beberapa situs megalitik yang terdapat di Sumatra, Jawa, Sulawesi, Ambon, Nusa Tenggara dan Papua, hampir semuanya cenderung memperlihatkan budaya megalitik yang mandiri. Hanya beberapa situs tertentu yang memperlihatkan karakter budaya yang lain, seperti : Gilimanuk, yang memperlihatkan adanya budaya penguburan yang berbeda antara kubur megalitik, kubur tempayan dan kubur tanpa wadah (langsung). Kemudian situs Lambanapu di Nusa Tenggara juga memperlihatkan temuan kubur campuran antara kubur tempayan dan kubur langsung tanpa wadah. Pada umumnya dalam tradisi megalitik terdapat satu kebeasan dalam memilih wadah kubur yang akan dipergunakan. Hal ini terlihat dari berbagai jenis dan bentuk kubur megalitik yang ditemukan, mulai dari menhir, peti kubur batu, waruga, kalamba, temu gelang, dan dolmen. Pada prinsipnya semua wadah kubur batu itu dapat dipergunakan sesuai dengan keinginan dan kemampuan, yang juga disesuaikan dengan ketersediaan bahan baku di lingkungan mereka.
Perubahan Nilai Dan Makna Baluntang Dampaknya Terhadap Pemeliharaan Dan Pelestarian BCB (Kasus di Wilayah Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan) Bambang Sugiyanto
Berkala Arkeologi Vol 25 No 1 (2005)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (987.456 KB) | DOI: 10.30883/jba.v25i1.905

Abstract

Changes in the value and meaning of Baluntang can occur due to several factors, such as the incorporation of old beliefs (Kaharingan) in Hinduism. This amalgamation had an impact on their behavior towards old traditional rituals. Even though in reality they still carry out the old traditional rituals, the implementation of these ceremonies is merely routine as a manifestation of their respect for their ancestors. With such conditions and backgrounds, in their hearts there is a considerable inner conflict between respecting their ancestors and obeying the new religious teachings.
PERUBAHAN NILAI DAN MAKNA BALUNTANG DAMPAKNYA TERHADAP PEMELIHARAAN DAN PELESTARIAN BCB (KASUS DI WILAYAH KABUPATEN TABALONG KALIMANTAN SELATAN) Bambang Sugiyanto
Berkala Arkeologi Vol. 25 No. 1 (2005)
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30883/jba.v25i1.905

Abstract

Changes in the value and meaning of Baluntang can occur due to several factors, such as the incorporation of old beliefs (Kaharingan) in Hinduism. This amalgamation had an impact on their behavior towards old traditional rituals. Even though in reality they still carry out the old traditional rituals, the implementation of these ceremonies is merely routine as a manifestation of their respect for their ancestors. With such conditions and backgrounds, in their hearts there is a considerable inner conflict between respecting their ancestors and obeying the new religious teachings.
AKULTURASI BUDAYA KUBUR TEMPAYAN DAN MEGALITIK: STUDI KASUS SITUS MUARA BETUNG, SUMSEL Bambang Sugiyanto
Berkala Arkeologi Vol. 22 No. 1 (2002)
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30883/jba.v22i1.845

Abstract

Megalithic culture that spreads in Indonesia, has a unit of time (chronology) of development between 2500 BC - the first centuries AD. Several megalithic sites found in Sumatra, Java, Sulawesi, Ambon, Nusa Tenggara and Papua, almost all tend to show independent megalithic culture. Only certain sites show other cultural characteristics, such as: Gilimanuk, which shows a different burial culture between megalithic graves, jar burials and burials without containers (direct). Then the Lambanapu site in Nusa Tenggara also shows mixed burials between jars and burials without a container. In general, in the megalithic tradition there is one freedom in choosing a burial container to use. This can be seen from the various types and forms of megalithic burials found, ranging from menhirs, stone cists, waruga, kalamba, stone circles, and dolmen. In principle, all the burial containers can be used according to their wishes and abilities, which are also adjusted to the availability of raw materials in their environment.
Pengembangan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Model Merdeka-Belajar Berorientasi Kearifan Lokal Untuk Mahasiswa Calon Guru PAUD Bambang Sugiyanto; Yurita Erviana
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v10i2.52369

Abstract

Pembiasaan kepada para calon guru PAUD untuk selalu memasukan unsur kearifan lokal dalam menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kaidah kurikulum merdeka belajar, sehingga internalisasi nilai luhurnya selalu melekat disetiap perkembangan AUD. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana cara penyusunan perangkat pembelajaran model merdeka belajar yang berorientasi pada karifan lokal untuk mahasiswa calon guru. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian pengembangan yang dikembangkan dengan menggunakan model Borg & Gall. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni mahasiswa calon PAUD. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan Survey kebutuhan awal, FGD, angket, dan self assessment. Data yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis dengan Teknik pengolahan data secara kualitatif untuk mendeskripsikan hasil dari FGD, quisioner hasil wawancara. Sedangkan pengolahan data kuantitatif untuk mendiskirpsikan hasil dari survey kebutuhan awal dan angket dengan skala Likert. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa uji skala luas prosentase ketercapaiannya adalah rata-rata 92%, yang menunjukkan bahwa pengembangan penyusunan perangkat pembelajaran model merdeka belajar berorientasi kearifan lokal untuk mahasiswa calon guru PAUD layak untuk dikembangkan dan dinyatakan valid oleh tiga validator serta efektif untuk diterapkan dengan hasil pada serta praktis digunakan.
Filosofi Bayani “Udud Dulu”: Sebuah Potret Rhythmic Kehidupan Robingun Suyud El Syam; Bambang Sugiyanto
Journal of Creative Student Research Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Creative Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jcsrpolitama.v1i2.1437

Abstract

Telah banyak peringatan tentang bahaya merokok, bahkan setiap kemasan rokok pabrikan wajib mencantumkan dampaknya. Realitasnya, perokok tidak berkurang. Artikel ini hadir untuk mengungkap bagaimana fenomana itu terjadi melalui penyelaman udud dalam filosofi bayani. Melalui penelitan kualitatif dengan pendekatan library research, disimpulkan: bahwa udud bagi para pencintanya merupakan kebutuhan bukan gaya hidup. Bagi mereka setiap hisapan udud dapat melahirkan ide dan sarana hadirnya kenyamanan hidup. Secara komunal rokok menjadi perekat persaudaraan dan pertemanan. Dalam bingkai filosofis bahan udud tembakau asal kata ‘iki tambaku’ (ini obatku). Udud berasal dari kata ‘uwale yen didudud’ (lepasnya jika ditarik secara perlahan). Maka udud mampu melepas stres serta membatu rileksnya pikiran, sehingga inspirasi mudah hadir, muncul ide brilian, jiwa seni muncul dan bisa menyelesaikan problem hidup. Sisa udud disebut ‘tegesan’ mengacu maneges karso marang Gusti pangeran (menghadap kepada Gusti Yang Maha Kuasa). Saat udud sudah ada, harus dinyalakan dengan api, mengacu ‘Urip Iku Urup’ (Hidup itu Nyala). Manusia dilahirkan ke dunia untuk saling menolong, memberi dan membantu sesama tanpa rasa pamrih, disinilah hidup terasa bermanfaat.
Implementasi Penggunaan Alat Peraga Dalam Pembelajaran Qiroati Untuk Meningkatkan Kemampuan Tahsin Siswa TPQ Hidayatul Ulum Dusun Siyono Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo Farida Putri Afriyani; Robingun Suyud El Syam; Bambang Sugiyanto
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5146

Abstract

Keberhasilan pembelajaran bergantung pada kemampuan guru dalam merancang dan mengelola proses belajar secara efektif. Dalam pembelajaran al-Qur’an, diperlukan pendekatan inovatif seperti penggunaan alat peraga agar peserta didik lebih mudah memahami bacaan. Penelitian ini mengkaji penerapan alat peraga dalam metode Qiroati dan pengaruhnya terhadap kemampuan tahsin siswa di TPQ Hidayatul Ulum, Dusun Siyono, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, dengan pendekatan kuantitatif melalui metode quasi experiment dan desain non-equivalent control group. Data diperoleh melalui pre-test dan post-test pada kelompok eksperimen yang menggunakan alat peraga dan kelompok kontrol yang tidak. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan kartu bacaan panjang-pendek (mad) secara klasikal dan individual meningkatkan kemampuan tahsin secara signifikan, terlihat dari kenaikan nilai rata-rata kelas eksperimen dari 25,0 menjadi 50,9 dengan skor N-Gain 0,34 (kategori sedang), sedangkan kelas kontrol hanya 0,10 (kategori rendah). Uji Independent Sample T-Test juga menunjukkan signifikansi 0,000 < 0,05, menandakan perbedaan signifikan antara kedua kelompok.
Upaya Guru Akidah Akhlak Dalam Mengembangkan Kesadaran Beragama Peserta Didik MAN 2 Wonosobo Amalia Rizka Khasanah; Robingun Suyud El Syam; Bambang Sugiyanto
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5176

Abstract

Artikel ini bertujuan mendeskripsikan konsep pembelajaran akidah akhlak di MAN 2 Wonosobo serta mengetahui upaya guru akidah akhlak dalam mengembangkan kesadaran beragama peserta didik. Riset menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dari data observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian di analisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pembelajaran akidah akhlak menekankan pada penanaman nilai keimanan, pembentukan karakter, dan pengembangan perilaku terpuji melalui pendekatan integratif antara teori dan praktik, pembelajaran dikaitkan kehidupan sehari-hari siswa, mengunakan metode diskusi, tanya jawab, serta pemberian contoh konkret oleh guru. Pembelajaran mesti didukung pembiasaan ibadah, penanaman nilai toleransi, dan penguatan motivasi spiritual. Upaya guru dalam mengembangkan kesadaran beragama dilakukan melalui pembiasaan ibadah rutin, keteladanan, pengunaan metode kontektual dan partisipatif, serta pendekatan individual dan kelompok. Upaya tersebut didukung lingkungan sekolah yang religius, kompetensi dan dedikasi guru, serta partisipasi aktif orang tua dan masyarakat. Disisi lain, latar belakang beragam, kurangnya motivasi siswa, serta minimnya keretlibatan orang tua menjadi penghambat dalam pembinaan nilai keagamaan.
Strategi Pembelajaran Afektif Dalam Membentuk Generasi Qur’ani Di SMP Negeri 1 Pandanarum Triastati; Faisal Kamal; Bambang Sugiyanto
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran afektif dalam membentuk generasi Qur'ani di SMP Negeri 1 Pandanarum, Banjarnegara. Penelitian ini difokuskan pada tiga aspek, yaitu: (1) tantangan yang dihadapi dalam penerapan strategi pembelajaran afektif; (2) efektivitas strategi tersebut dalam membentukgenerasi Qur’ani; dan (3) dampak penerapannya terhadap pembentukan generasi Qur'ani. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran afektif terbukti cukup efektif dalam membentuk karakter peserta didik yang religius dan berakhlak mulia. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman guru, pengaruh negatif media sosial, serta minimnya keterlibatan orang tua.