Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

CORRELATION BETWEEN VITAMIN D LEVELS AND PEDIATRIC ANTHROPOMETRY STATUS IN NEONATES Sari, Tri Elina; Muslimin, Muslimin; Radityo, Adhie Nur; Pratiwi, Rina
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 9 No. 1 (2022): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.89 KB) | DOI: 10.36408/mhjcm.v9i1.627

Abstract

Background: Problems of vitamin D deficiency is now starting to become a concern in the world because 1 million people worldwide have vitamin D deficiency and nearly 50% have vitamin D insufficiency. Vitamin D deficiency is more common in neonates which can increase the risk of low birth weight and also effect on baby length, head circumference. Aim: Understanding the correlation between vitamin D levels and anthropometric status in neonates.Method: This study used an observational analytic study with a cross sectional approach. The research sample was neonates at term. The data from questionnaires and direct anthropometric measurements on neonates who came to delivery room and pediatric polyclinic of the Diponegoro National Hospital, Semarang and Dr. Kariadi General Hospital, Semarang. The data normality test used the Saphiro-Wilk test. Correlation test between vitamin D levels and anthropometric status using the Pearson test, and test levels of vitamin D with nutritional status (WHZ, WAZ, HAZ) using the Spearman test.Results: Median (min-max) neonatal vitamin D levels were 12.12 (6.09 - 19.52). There was no significant correlation between vitamin D levels and neonatal age, neonatal anthropometric status, maternal sun exposure and neonatal diet type. This is influenced by several other factors that are consistent with the theory such as neonatal nutrition, genetics, time and length of sun exposure, poor dietary intake.Conclusion: There was no significant correlation between vitamin D levels and weight, body length, height, nutritional status of WHZ, WAZ, HAZ in neonates.
Pengetahuan Remaja Mengenai Kesehatan Reproduksi Di Posyandu Remaja RT 002 RW 023 Nusukan Banjarsari Surakarta Puspita Dewi, Wiwik; Puspita Sari, Tria; Pratiwi, Rina
Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian Vol. 19 No. 1 (2021): Jurnal PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS PKU Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26576/profesi.v19i1.84

Abstract

Pengetahuan seseorang tentang kesehatan reproduksi sangat penting, karena jika seseorang tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang kesehatan reproduksi, mereka akan mengabaikan kesehatan reproduksinya dan membahayakan dirinya sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional. Populasi yang diambil dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini didapatkan karakteristik responden sebagian besar berusia antara 15-19 tahun, pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja cukup. Dalam hal ini dapat dikatakan masih perlunya tindak lanjut dalam memberikan informasi atau pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja.
Implementasi Kurikulum Pengetahuan Agama Dan Pengetahuan Umum di Pondok Pesantren Modern Ulul Albab Makassar Wandawari, Andi; Ansar, Ahlun; Ningsih, Dewi Ayuh; Arismunandar, Arismunandar; Pratiwi, Rina
Sanskara Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 01 (2025): Sanskara Pendidikan dan Pengajaran (SPP)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/spp.v3i01.489

Abstract

Implementasi kurikulum pengetahuan agama dan pengetahuan umum di Pondok Pesantren Modern Ulul Albab Makassar dengan fokus pada integrasi kedua aspek pendidikan tersebut. Penelitian kualitatif deskriptif digunakan, dan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen yang melibatkan kiai, ustaz, santri, alumni, dan orang tua santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren ini berhasil mengintegrasikan pendidikan agama dan umum secara seimbang, menerapkan pendekatan holistik dalam kurikulum yang memungkinkan santri mengembangkan karakter, keterampilan, dan pengetahuan yang relevan dengan tantangan dunia modern. Fasilitas yang memadai dan manajemen kolaboratif antara pimpinan pesantren juga berkontribusi pada terciptanya lingkungan belajar yang kondusif. Dengan demikian, Pondok Pesantren Modern Ulul Albab dapat dijadikan contoh bagi pesantren lainnya dalam menciptakan generasi yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan global.
Analisis Multiperspektif terhadap Peran IoT dalam Meningkatkan Efisiensi Rantai Pasok Judijanto, Loso; Mardiah, Ainil; Pratiwi, Rina
Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jbmws.v4i01.2039

Abstract

Internet of Things (IoT) telah muncul sebagai teknologi transformatif dalam manajemen rantai pasokan, menawarkan peningkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam hal efisiensi, visibilitas, dan pengambilan keputusan. Studi ini menyajikan tinjauan literatur sistematis terhadap 15 dokumen ilmiah yang bersumber dari database Scopus untuk menganalisis peran IoT dalam meningkatkan kinerja rantai pasokan. Temuan utama menyoroti aplikasi IoT dalam pelacakan waktu nyata, pemeliharaan prediktif, manajemen inventaris, dan optimalisasi logistik. Studi ini juga mengidentifikasi manfaat yang signifikan, termasuk pengurangan biaya, peningkatan pengalaman pelanggan, dan pengambilan keputusan yang lebih baik. Namun, tantangan seperti interoperabilitas, keamanan data, dan skalabilitas tetap ada, sehingga membatasi adopsi secara luas. Tren yang muncul seperti integrasi IoT dengan blockchain, kecerdasan buatan, dan komputasi edge menawarkan solusi yang menjanjikan untuk tantangan-tantangan ini. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga bagi organisasi dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan potensi IoT sambil mengatasi hambatan yang terkait.
Vitamin D3 and seizure frequency in children with epilepsy using polypharmacy Aprilyani, Setya Puspa Dewi; Putranti, Alifiani Hikmah; Sareharto, Tun Paksi; Rahmadi, Farid Agung; Pratiwi, Rina
Paediatrica Indonesiana Vol. 65 No. 2 (2025): March 2025
Publisher : Indonesian Pediatric Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/pi65.2.2025.122-8

Abstract

Background Children with epilepsy usually need vitamin D administration, primarily due to the effects of antiepileptic drugs (AEDs). The use of AEDs, particularly polypharmacy, can reduce serum 25(OH)D levels. Vitamin D improves the function of neurotransmitters furthermore boosting the seizure threshold. There has been relatively little study investigating the effects of vitamin D3 treatment on seizure frequency. Objective To compare seizure frequency before and after administering vitamin D3 to the children with epilepsy who used polypharmacy.  Methods Sixteen children with epilepsy and polypharmacy, aged 2-18 years, from the Pediatric Neurology Clinic, Dr. Kariadi Hospital, Semarang, were studied using a quasi-experimental approach with one group pretest-posttest. The vitamin D3 was given orally for two months with different dosages according to age andsubjects’ pretest serum 25(OH)D levels. Children with vitamin D insufficiency or deficiency were giventherapy dosage, and the normal vitamin D status were given supplementation dosage.Seizure frequency, serum 25(OH)D levels, and vitamin D status were assessed before and after treatment. Results Seizure frequency was significantly lower after vitamin D treatment for the entire group compared to pre- administration (P=0.019). For subjects with hypo-vitamin D levels pre-treatment, median seizure frequency was significantly decreased following normalization of vitamin D levels at one month (P=0.016) and two months (P=0.018) of vitamin D treatment. Using mean data, seizure frequency also significantly decreased at one month and at two months post-treatment. Conclusion Vitamin D3 administration is associated with an increase in serum 25(OH)D levels, as well as a decrease in seizure frequency. Vitamin D3 administration can significantly reduce seizure frequency in epilepsy patients undergoing polypharmacy who are vitamin D deficient.
Analysis of stool SCFA levels in weaning infants, the timing of weaning, and dietary intake Leliana, Vidya; Sareharto, Tun Paksi; Pratiwi, Rina
Paediatrica Indonesiana Vol. 65 No. 4 (2025): July 2025
Publisher : Indonesian Pediatric Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/pi65.4.2025.279-85

Abstract

Background Short-chain fatty acids (SCFA) are metabolites of polysaccharides that cannot be digested by microbiota. Differences in SCFA profiles depend on infant diet and intestinal microbiota. The timing of weaning period from breast milk or formula to solid foods affects the transitional microbiome of the gut. Indonesian Pediatric Society recommend the weaning period at at 6 months old. Objective To analyze for differences in stool SCFA levels in weaning infants according to timing of weaning to introductory solid foods and dietary intake. Methods This cross-sectional study was conducted from February to August 2023 in Semarang Primary Health Care Unit. Subjects were infants aged 4-6 months, who underwent fecal SCFA laboratory analysis consisting of acetate, propionic, butyric, and valeric acids, and total SCFA levels, as well as carbohydrate, protein, lipid, and fiber intake assessment through a 3-day food recall processed with Nutrisurvey software of subjects who transitioned to solids before 6 months vs. at 6 months of age. We compared stool SCFA levels in the two groups using T-test analysis. Results Of 50 infants, 23 children (46%) started weaning from breast milk or formula to food at 6 months of age, and 27 children (54%) started weaning before 6 months of age. In this study, there were no significant differences in SCFA levels between those who started at 6 months and before 6 months (P>0.05). There was a weak positive correlation (r = +0.281) between protein intake and propionic acid level (P=0.0481) in all subjects. Conclusion There is no significant difference in SCFA level between starting the weaning period at 6 months and before. However, there is a positive correlation between protein intake and propionic acid, when the analysis was done on all subjects.
Analisis Multiperspektif terhadap Peran IoT dalam Meningkatkan Efisiensi Rantai Pasok Judijanto, Loso; Mardiah, Ainil; Pratiwi, Rina
Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jbmws.v4i01.2039

Abstract

Internet of Things (IoT) telah muncul sebagai teknologi transformatif dalam manajemen rantai pasokan, menawarkan peningkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam hal efisiensi, visibilitas, dan pengambilan keputusan. Studi ini menyajikan tinjauan literatur sistematis terhadap 15 dokumen ilmiah yang bersumber dari database Scopus untuk menganalisis peran IoT dalam meningkatkan kinerja rantai pasokan. Temuan utama menyoroti aplikasi IoT dalam pelacakan waktu nyata, pemeliharaan prediktif, manajemen inventaris, dan optimalisasi logistik. Studi ini juga mengidentifikasi manfaat yang signifikan, termasuk pengurangan biaya, peningkatan pengalaman pelanggan, dan pengambilan keputusan yang lebih baik. Namun, tantangan seperti interoperabilitas, keamanan data, dan skalabilitas tetap ada, sehingga membatasi adopsi secara luas. Tren yang muncul seperti integrasi IoT dengan blockchain, kecerdasan buatan, dan komputasi edge menawarkan solusi yang menjanjikan untuk tantangan-tantangan ini. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga bagi organisasi dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan potensi IoT sambil mengatasi hambatan yang terkait.
Analysis of the Relationship Between E-Commerce Business and Technology-Based Accounting Information Systems with Company Audit Needs Darmiono, Darmiono; Pratiwi, Rina
West Science Information System and Technology Vol. 2 No. 01 (2024): West Science Information System and Technology
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsist.v2i01.815

Abstract

This study explores the relationship between E-commerce business operations, Technology-Based Accounting Information Systems (AIS) adoption, and corporate audit needs through a quantitative analysis approach. Drawing on data collected from 234 participants representing E-commerce firms and audit professionals, the study employs Structural Equation Modeling (SEM) with Partial Least Squares (PLS) to analyze the relationships among key variables. The findings reveal significant positive associations between E-commerce characteristics and Technology-Based AIS adoption, as well as between Technology-Based AIS adoption and corporate audit needs. Furthermore, mediation analysis demonstrates that Technology-Based AIS adoption partially mediates the relationship between E-commerce characteristics and corporate audit needs. Additionally, moderation analysis indicates that firm size and industry type moderate these relationships, with larger firms and those in technology-intensive industries exhibiting stronger associations. These findings underscore the importance of technological innovation and organizational context in shaping audit readiness and effectiveness within E-commerce environments.
Peningkatan Manajemen Usaha dan Inovasi Literasi Pemasaran Digital pada Kelompok Usaha Kuliner Warung Sakinah, Telaga Murni Cikarang Barat Kabupaten Bekasi Sari, Hastuti Indra; Rahmadiana, Rahmadiana; Pratiwi, Rina; Mulyadi, Mulyadi
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i2.79638

Abstract

Abstrak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial dan literasi pemasaran digital bagi pelaku usaha kuliner anggota Kelompok Warung Sakinah, yang berlokasi di Telaga Murni, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Permasalahan utama yang dihadapi kelompok ini meliputi lemahnya pencatatan keuangan, strategi pemasaran yang masih konvensional, dan rendahnya pemanfaatan media digital untuk promosi usaha. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif terhadap 15 anggota pelaku usaha kuliner mitra, di mana mitra dilibatkan secara aktif pada setiap tahapan, mulai dari sosialisasi, pelatihan manajemen usaha, pelatihan literasi digital, hingga pendampingan lapangan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan pengelolaan usaha dan pemasaran digital. Sebanyak 80% peserta mampu menyusun business plan dan melakukan pencatatan keuangan mingguan, sementara 90% peserta telah memiliki akun bisnis aktif di media sosial dan rutin mempublikasikan konten promosi. Dampak positif juga terlihat dari peningkatan omzet kelompok sebesar 20–30% setelah penerapan strategi digital. Partisipasi aktif mitra menjadi faktor kunci keberhasilan kegiatan, ditandai dengan terbentuknya Tim Digital Warung Sakinah sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan program. Kegiatan ini membuktikan bahwa peningkatan kapasitas manajerial dan literasi digital melalui pendekatan partisipatif dapat memperkuat daya saing dan keberlanjutan UMKM kuliner lokal. Model pemberdayaan ini juga berpotensi untuk direplikasi pada kelompok usaha serupa di wilayah lain dalam rangka mempercepat transformasi digital sektor UMKM di Kabupaten Bekasi.Kata kunci: Literasi digital; Manajemen usaha; UMKM kuliner; Pemasaran digital; Pemberdayaan masyarakat.