Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PENYULINGAN MINYAK AKAR WANGI (Java Vetiver Oil) MENGGUNAKAN ALAT PENYULING SISTEM KUKUS DAN UAP Intan Aprilia; Sarifah Nurjanah; Ahmad Thoriq; Boy Macklin Pareira Prawiranegara
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.602 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v9i1.1565

Abstract

Minyak akar wangi merupakan salah satu komoditi ekspor Indonesia. Harga minyak akar wangi sangat dipengaruhi oleh mutu minyak hasil penyulingan. Terdapat dua jenis proses penyulingan akar wangi yaitu penyulingan secara kukus dan uap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha dan mengetahui analisis sensitivitasnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Parameter kelayakan usaha yang digunakan berdasarkan indikator NPV, IRR, BCR, dan PP Hasil analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa penyulingan secara kukus didapatkan NPV sebesar Rp. 745.265.697; IRR sebesar 6,8%; BCR sebesar 1,08 dan PP 15 bulan, sedangkan penyulingan dengan uap didapatkan NPV sebesar Rp 2.154.170.341; IRR sebesar 7%; BCR sebesar 1,15; dan PP 15. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kapasitas output pada penyulingan minyak akar wangi dengan sistem kukus sebesar 67,2 kg/bulan diproyeksi dapat menurun hingga mencapai 61,6 kg/bulan. Sedangkan harga jual diproyeksikan dapat menurun mencapai Rp. 1.760.000. Kapasitas output pada penyulingan minyak akar wangi dengan sistem uap sebesar 62,4 kg/bulan diproyeksi dapat menurun hingga mencapai 61,6 kg/bulan. Sedangkan harga jual diproyeksikan dapat menurun mencapai Rp. 2.950.000.
KAJIAN KEBUTUHAN ENERGI SPESIFIK DAN KAPASITAS KERJA MESIN PENGERING GABAH BERBAHAN BAKAR KAYU (Studi Kasus di Kelompok Tani Wargi Mekar, Desa Tegal, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat) Wahyu Kristian Sugandi; Boy Macklin P; Ahmad Thoriq; Fikrialdis Rifki
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 10, No 1 (2021): Maret
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v10i1.16-25

Abstract

Grain (Oryza sativa L) drying process is generally still done traditionally by direct sunlight. The drying process has several disadvantages such as it can only be done when sunlight is available, a longer drying time, a large area, requirement. An alternative that could be done to dry the grain in addition to using traditional drying was to use a grain dryer machines with do Wargi Mekar Farmer at Kerawang. There are several fuels that are used as heat sources for rice drying machines, one of them is firewood. This study aimed to measure the actual capacity of the wood-fired grain dryer, and also to analyzed the efficiency of drying and specific energy consumption to dry the grain. The research method used is descriptive analysis research method, namely data collection, data processing and data analysis. Research resulted that grain drying using a grain dryer as much as 761 kg.hr-1 . The yield of dry grain is 89.77%, and the value of weight loss is 10.33%. The moisture content of the material after drying is 13.06% wet basis. The drying efficiency in the process was 17.19% and the specific energy consumption was 15,318.24 KJ / Kg water vapor. Keywords: efficiency energy, grain drying, specific energy consumption
Penentuan Strategi Prioritas Untuk Meningkatkan Kualitas Umkm Soto Ayam Surabaya “Mbak Srie” Menggunakan Analytical Hierarchy Process Alfando Putrantyo Wiratama; Roni Kastaman; Boy Macklin Pareira Prawiranegara
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.30

Abstract

Usaha mikro kecil dan menengah semakin berkembang di Indonesia. Berdasarkan data yang bersumber dari (Badan Pusat Statistik, 2016) jumlah usaha mikro kecil non pertanian berjumlah 26.073.689 unit Berkembangnya usaha mikro kecil menengah mengakibatkan persaingan yang ketat. Kualitas merupakan hal yang penting bagi pelaku usaha agar dapat bersaing. Kepuasan pelanggan dapat ditentukan berdasarkan kualitas yang diberikan untuk pelanggan. Soto Ayam Surabaya “mbak SRie” merupakan salah usaha mikro yang bergerak dalam jasa penyedia makan restoran atau warung makan yang memiliki permasalahan mengenai kualitas yang diberikan untuk pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang diprioritaskan guna meningkatkan kualitas dari Soto Ayam Surabaya “mbak SRie” dengan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan menggunakan software ExpertChoice. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan pemilik usaha dihasilkan 8 strategi yang dapat dipertimbangkan. Hasil kombinasi antara pemilik pertama dan kedua dengan menggunakan metode AHP dan software ExpertChoice didapatkan strategi prioritas berupa memulai digitalisasi dengan nilai bobot sebesar 0,308, memperbaiki kemasan dengan nilai bobot sebesar 0,206 dan merencanakan mendapatkan sertifikat halal dengan nilai bobot sebesar 0,122.
ANALISIS PROSES DAN KELAYAKAN USAHA PRODUKSI TEPUNG PATI AREN DI KECAMATAN RANCAKALONG, KABUPATEN SUMEDANG, JAWA BARAT Ahmad Thoriq; Rizky Mulya Sampurno; Boy Macklin Pareira Prawiranegara; Muhamad Lukman Firdaus Faturohman
Jurnal Industri Hasil Perkebunan Vol 17, No 2 (2022): Jurnal Industri Hasil Perkebunan
Publisher : BBSPJI Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33104/jihp.v17i2.7182

Abstract

Tepung pati aren merupakan bahan baku bihun, sohun, mie dan bakso. Secara umum tahapan prosesnya sama dengan pengolahan pati sagu namun terdapat perbedaan mekanisme kerja pada beberapa tahapan proses yang dipengaruhi oleh kebiasaan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses dan kelayakan usaha produksi tepung pati aren kering. Penelitian ini menggunakan kombinasi metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan produksi tepung pati aren kering yaitu membelah log batang aren, pemarutan, pengadukan empulur hasil parutan, pemisahan serat kasar, penyaringan empulur halus, pengendapan, pengemasan pati basah, pengeringan dan pengemasan tepung pati kering. Kapasitas produksi pabrik yaitu 3.295 kg/hari dengan rendemen tepung pati basah sebesar 12,95% dan tepung pati kering sebesar 7,11%. Biaya produksi tepung pati kering yaitu sebesar Rp25.293.606 perbulan dan harga pokok produksi sebesar Rp4.153 perkg. Pada suku bunga 14%/tahun diperoleh nilai NPV Rp1.043.249.431, BCR 1,63, IRR 29,30% dan PBP pada bulan ke-4.
Bantuan Teknis Perencanaan Dinding Penahan Tanah Pada Warga di Area Rentan Longsor Yogina Lestari Ayu Situmorang; Boy Macklin Pareira Prawiranegara
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v5i1.649

Abstract

West Bandung Regency is one of the areas that frequently experiences landslides and landslides. Residents of Cililin Village, which is part of it, have concerns that the slope due to open excavation close to residential houses will have the potential for landslides but do not yet understand how to plan appropriate slope reinforcement. This service activity aims to review the stability of the excavation slopes around residents' houses and then plan a retaining wall that meets safe and stable technical rules. A field survey was carried out to measure the slope geometry and observe the situation around the area. Then slope stability modeling is carried out with input of slope geometry and soil property data. From the analysis results, it was obtained that the slope safety factor value was 1,518, exceeding the minimum safety factor of 1.5, so it was considered quite safe. However, this value is considered low considering that Cililin District is at high risk of landslides. Therefore, additional reinforcement of the slopes was made with earth retaining walls made of rock material. Planning for retaining walls is made of 4 types of varying dimensions. The size of the retaining wall varies, from a width of 3-4.5 m, and a height of 5.5 – 7.5 meters according to the height of each trap. From the planned dimensions, the overall safety factor against overturning, shearing and soil bearing capacity exceeds 1.5, the slope is declared safe. It is hoped that this service activity can become a reference for residents in making retaining walls to strengthen structures on similar slopes.
Aeroponic Plant House System Using Direct Seeding in the Seedling Phase to Improve the Growth and Quality of Kangkung (Ipomoea aquatica Forssk.) Prawiranegara, Boy Macklin Pareira; Sugandi, Wahyu Kristian; Akbar, Rafly Januar; Situmorang, Yogina Lestari Ayu
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19028/jtep.011.3.307-317

Abstract

The purpose of this research is to analyze a plant house based aeroponic system using direct seed planting (tabela) during the seedling phase to demonstrate uniform growth and increase the production of water spinach (Ipomoea aquatica Forssk). The study was conducted at the Soil and Water Engineering Laboratory, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Padjadjaran. The data collected included measurements of uniformity, survival rate, and production of water spinach (Ipomoea aquatica Forssk) during a 10-day observation period in February 2023. The study utilized a comparative-analytic method. The results of the study showed that the plant house method aeroponic system using direct seed planting is more efficient compared to the float system in terms of electricity usage, water usage, and energy cost. Additionally, the aeroponic system showed better growth uniformity in water spinach. Therefore, the plant house based aeroponic system using direct seed planting during the seedling phase can be an effective and efficient alternative for increasing the production of water spinach with uniform quality. The study concludes that this system is more effective and efficient in increasing the production of water spinach.
Analisis Rantai Pasok Berkelanjutan Pada Produk Limbah Kopi dengan Pendekatan Sirkular Ekonomi di Perusahaan Lestari Kopi, Kabupaten Garut Renovan, Aslam Putra; Prawiranegara, Boy Macklin Pareira; Situmorang, Yogina Lestari Ayu; Sugandi, Wahyu Kristian
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji potensi pengembangan rantai pasok berkelanjutan untuk limbah kopi dengan pendekatan sirkular ekonomi di Perusahaan Lestari Kopi, KabupatenGarut. Melalui analisis value chain, limbah kopi, termasuk kulit kopi, kulit tanduk, dan ampas kopi, dapat dimanfaatkan menjadi produk baru seperti pupuk organik cair, teh cascara, dan bio-briket. Pupuk organik cair menunjukkan margin keuntungan tertinggi di antara produk-produk tersebut. Metode penelitian deskriptif digunakan dalam pengumpulan data dari Agustus 2023 hingga Februari 2024, dengan survei pengamatan langsung di Sub DAS Cikamiri. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah kopimenghasilkan sistem ekonomi yang berkelanjutan dengan tidak adanya limbah yang terbuang. Dengan menerapkan praktik sirkular ekonomi, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi sumber daya dan menciptakan nilai tambah ekonomi darilimbah kopi. Rekomendasi termasuk terus mengembangkan produk-produk berbahan dasar limbah kopi, diversifikasi produk, serta kolaborasi dengan pihak terkait untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan. Penelitian ini memberikankontribusi pada pemahaman praktis tentang potensi ekonomi limbah kopi dan pentingnya penerapan sirkular ekonomi dalam mengelola limbah.Kata kunci: Limbah Kopi, Rantai Pasok Berkelanjutan, Sirkular Ekonomi, Perusahaan Lestari Kopi, Potensi Produk Limbah Kopi
Inovasi Ekonomis Pengolahan Bio-Briket Berbahan Limbah Ampas Kopi untuk Meningkatkan Pendapatan Petani di Pedesaan Garut Ihsan, Daffa Aufa; Prawiranegara, Boy Macklin Pareira; Asdak, Chay; Sugandi, Wahyu Kristian
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan bio-briket dari limbah ampas kopi sebagai solusi ekonomi di daerah pedesaan Garut, khususnya di Sub DAS Cikamiri, Desa Tanjungkarya. Metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini, yang berlangsung dari Juli 2023 hingga Februari 2024, dengan pengumpulan data melalui survei pengamatan langsung di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan briket melalui 17 tahapan operasi memungkinkan pemanfaatan limbah ampas kopi dan serbuk gergaji kayu menjadi produk bernilai tinggi. Selain itu, analisis biaya produksi menunjukkan harga pokok produksi pertahun sebesar Rp19.489.996, dengan kapasitas produksi mencapai 2880 kg per tahun. Berdasarkan perhitungan harga pokok produksi dan pendapatan bersih, usaha bio-briket berbahan limbah ampas kopi ini menunjukkan keuntungan yang layak dengan nilai Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1,77. Kesimpulannya, pengembangan bio-briket dari limbah ampas kopi memiliki potensi yang besar dalam mengurangi limbah, meningkatkan pendapatan petani, dan mendukung ketahanan energi di daerah pedesaan Garut.Kata kunci: Bio-briket, Limbah ampas kopi, Potensi ekonomi, Daerah pedesaan, Garut.
Analisis Ekonomi Pengolahan Limbah Ceri Kopi Menjadi Teh Cascara Dengan Metode Pengeringan Yang Berbeda: Studi Kasus di Sub DAS Cikamiri, Desa Cisarua, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut Prawiranegara, Boy Macklin Pareira; Asdak, Chay; Nugroho, Chrismaria Putri; Widyasanti, Asri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi teh cascara dari limbah kulit ceri kopi dalam menurunkan jumlah limbah dan nilai ekonomisnya di Sub DAS Cikamiri, Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif denganpengumpulan data survei dan observasi langsung di lapangan dari bulan November 2023 hingga Januari 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan limbah kulit ceri kopi menjadi teh cascara mampu menurunkan jumlah limbah hingga 90%,dengan lima kali produksi yang menghasilkan 1,5 ton limbah kulit ceri kopi, dimana 10% dapat diolah menjadi produk teh cascara. Selain itu, analisis nilai ekonomi menunjukkan bahwa baik pengeringan menggunakan sinar matahari maupun Fooddehydrator menghasilkan nilai B/C ratio yang positif, menunjukkan bahwa pengolahan teh cascara merupakan investasi yang menguntungkan secara ekonomis. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa pengolahan limbah kulit ceri kopi menjadi teh cascara adalah solusi yang efektif dalam mengurangi limbah dan menciptakan produk bernilai ekonomis. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah meningkatkan kesadaran konsumen tentang manfaat teh cascara dan investasi dalam infrastruktur pengolahan yang lebih efisien. Dengan demikian, praktik pengelolaan limbah di daerah produsen kopi dapat ditingkatkan untuk mendukung keberlanjutanlingkungan dan ekonomi lokal.Kata kunci: Teh Cascara, Limbah Kulit Ceri Kopi, Pengurangan Limbah, NilaiEkonomis, Pengolahan Berkelanjutan
Analisis Eko-Efisiensi Pupuk Cair dari Limbah Kopi di Sub DAS Cikamiri, Desa Tanjungkarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut Wilaya, Shalvina Salsa; Prawiranegara, Boy Macklin Pareira; Situmorang, Yogina Lestari Ayu; Sugandi, Wahyu Kristian
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pupuk organik cair yang diproduksi dari limbah kulit dan ampas kopi dalam menurunkan dampak lingkungan serta jumlah limbah kopi di Sub DAS Cikamiri, Desa Tanjungkarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pengumpulan data dilakukan melalui survei pengamatan langsung. Struktur dan pengolahan data meliputi analisis Life Cycle Assessment (LCA), eco-cost, Net ValueProduct (NVP), Eco-Efficiency Index Product (EEI), dan Eco-Efficiency Ratio Product (EER). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi pupuk organik cair dari limbah kopi memiliki nilai indeks eko-efisiensi lebih dari 1, menandakan keberlanjutan danketerjangkauan produk tersebut secara lingkungan. Selain itu, mampu menurunkan jumlah limbah kopi hingga 80%, dari 1,5 ton menjadi 1,2 ton. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya penerapan teknologi produksi yang ramah lingkungan untukmengelola limbah industri kopi serta dukungan kebijakan yang lebih lanjut dalam mendorong penggunaan limbah kopi sebagai bahan baku alternatif. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi upaya menjaga keberlanjutanlingkungan dan ekonomi dalam industri kopi.Kata kunci: Limbah kopi, Pupuk organik cair, Analisis Siklus Hidup (LCA), Ekoefisiensi, Keberlanjutan lingkungan