Claim Missing Document
Check
Articles

Model Waterfall Pada Sistem Informasi Pemantauan dan Rekapitulasi Tagihan Vendor Januar Rama Fitra; Kresna Ramanda; Arief Rusman
Swabumi Vol 10, No 1 (2022): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika Kota Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/swabumi.v10i1.11553

Abstract

Permasalahan pemantauan riwayat transaksi jual beli antara suatu perusahaan dengan vendor tidak dilakukan dengan efektif, sehingga menimbulkan kasus pembayaran berulang yang dapat merugikan sebuah perusahaan. Permasalahan utama adalah tidak ada pemantauan atau rekapitulasi terhadap semua transaksi yang pernah dilakukan. Sistem informasi pemantau tagihan vendor dibutuhkan untuk penyelesaian masalah tersebut. Model Waterfall diterapkan dalam pengembangan sistem informasi, dimulai dari menganalisa kebutuhan sistem informasi, kemudian membuat sebuah desain baik berupa antarmuka pengguna maupun desain basis data, melakukan pengembangan sistem dengan media bahasa pemrograman yang menerjemahkan desain dengan komputer, proses ujicoba dan perawatan merupakan tahapan terakhir yang dilakukan pada metode pembuatan sistem informasi pemantau tagihan vendor. Membuat sebuah proses bisnis yang baik sehingga secara tidak langsung akan membantu memudahkan proses pemantauan. Masih terdapat beberapa fitur yang harus dilakukan perbaikan. Sistem informasi mampu melakukan pemantauan terhadap faktur jual beli mana saja yang sudah diproses maupun yang belum. Selain itu juga, sistem informasi menghadirkan sebuah fitur upload dokumen dan laporan seluruh riwayat transaksi
Prediksi Kelahiran Prematur Menggunakan Algoritma Neural Network Kresna Ramanda - STMIK Nusa Mandiri Jakarta
Bianglala Informatika Vol 5, No 1 (2017): Bianglala Informatika 2017
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/bi.v5i1.791

Abstract

ABSTRACT - Preterm labor, defined as delivery in pregnant women with 20-36 weeks' gestation. Research related to preterm birth has been done by researcher that is by using method of neural network. However, the study only presents the results of sensitivity and specificity. The results of research using neural network method in predicting preterm birth have accuracy value that resulted is still less accurate and only limited to present about result of sensitivity and spesifisitas. In this research, the model of neural network algorithm is used to get the architecture in predicting the preterm birth and give accurate accuracy value on the data set of RS Sumber Waras patient and the data set of RS Cipto Mangunkusumo. After testing, the result is neural network algorithm yield 94,60% accuracy for data set Rs Cipto mangunkusumo, 96,40% for Sources data set of sane, 91,33% for whole set data and AUC value equal to 0,973 For data set Rs Cipto mangunkusumo, 0.982 for Sources data set of sane, 0.953 for the whole set data.Keywords: Premature Birth, Neural network, Algorithm. ABSTRAK - Persalinan prematur, didefinisikan sebagai persalinan pada wanita hamil dengan usia kehamilan 20 – 36 minggu. Penelitian yang berhubungan dengan kelahiran prematur sudah pernah dilakukan oleh peneliti yaitu dengan menggunakan metode neural network. Namun penelitian tersebut hanya manyajikan tentang hasil sensitivitas dan spesifisitas. Hasil Penelitian yang menggunakan metode neural network dalam memprediksi kelahiran prematur mempunyai nilai akurasi yang dihasilkan masih kurang akurat dan hanya sebatas menyajikan tentang hasil sensitivitas dan spesifisitas. Dalam penelitian ini dibuatkan model algoritma neural network untuk mendapatkan arsitektur dalam memprediksi kelahiran prematur dan memberikan nilai akurasi yang lebih akurat pada data set pasien RS Sumber Waras dan data set RS Cipto Mangunkusumo. Setelah dilakukan pengujian maka hasil yang didapat adalah algoritma neural network menghasilkan nilai akurasi sebesar 94,60% untuk data set Rs Cipto mangunkusumo , 96,40% untuk data set RS Sumber waras , 91,33% untuk data set keseluruhan   dan nilai AUC sebesar 0,973 untuk data set Rs Cipto mangunkusumo , 0,982 untuk data set RS Sumber waras , 0,953 untuk data set keseluruhan. Kata Kunci : Kelahiran Prematur, Neural network,Algoritma.
Model Global Extreme Programming Pada Sistem Informasi Akademik MTs Al Muddatsiriyah Tri Juliyanto; Arief Rusman; Kresna Ramanda
Paradigma Vol 22, No 1 (2020): Periode Maret 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.144 KB) | DOI: 10.31294/p.v22i1.7022

Abstract

Dalam dunia pendidikan, sistem informasi yang terkomputerisasi sangat dibutuhkan untuk membantu dalam proses belajar mengajar dan dalam mengolah data-data yang terkait di lingkungan pendidikan seperti pengolahan data akademik. Hal tersebut menandakan bahwa, seiring dengan berkembangnya teknologi informasi sekarang ini. Secara tidak langsung, sekolah di tuntut harus mampu mengimbanginya demi mencakup keberhasilan dalam kegiatan proses pembelajaran di sekolah. Sehingga, informasi hasil pembelajaran tidak lagi hanya dapat dilakukan di sekolah saja. Tetapi, juga dapat dilakukan dimana saja yang di dukung dengan media web menggunakan jaringan internet. Pada tahapan proses pengembangan sistem ini, penulis menggunakan model global extreme programming untuk mengutamakan fleksibelitas terhadap perubahan-perubahan yang terjadi selama pengembangan. Berdasarkan hasil dan pembahasan mengenai penerapan model global extreme programming pada Sistem Informasi Akademik Mts Al Muddatsiriyah. Bahwa, Model global extreme programming yang diterapkan pada sistem informasi akademik Mts Al Muddatsiriyah,  memberikan tahapan yang jelas dalam membangun sebuah sistem. Sehingga memudahkan pihak terkait dalam perancangan sistem hingga pemeliharaannya.
Implementasi Analytical Hierarchy Process Dalam Pemilihan Arduino Board Kresna Ramanda; Susanto Susanto; Arief Rusman
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer) Vol 10, No 1 (2021): MARCH
Publisher : ISB Atma Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32736/sisfokom.v10i1.1034

Abstract

Internet Of Things (IoT) is one of the trends that is in demand to carry out various automation and control of devices or machines easily anytime and anywhere, the existing Internet Of Things (IoT) devices are of various kinds according to the needs of the One of the users is the Arduino Board. Arduino is a microcontroller board based on the ATmega328P microchip which is used to control various electronic components. Analytical Hierarchy Process is applied in the selection of Arduino board in data calculation and analysis with the addition of Expert Choice software. Primary data collection is by suggesting the criteria used as variables in the assessment. Primary data is obtained from questionnaire data that has been filled in by each respondent. Giving weight of the assessment based on each respondent's data according to the criteria consisting of Cost, Clock Speed, Flash Memory, SRAM, Connectivity, and the number of input / output pins. The result of this study is that the connectivity criteria is the most important criterion for respondents for the Arduino Board assessment, which is 34.2%. For the priority order for the alternative Arduino board, the first is ESP32 of 25.6%, ESP12F of 20%, MCU v3 Node of 19.9%, WEMOS D1 mini of 18.9%, Mega rev3 of 9.9% and the last is uno R3 of 5.7%.
Penerapan Metode Waiting Line Pada Pelayanan Antrian Pelanggan Jasa Ekspedisi Kresna Ramanda; yunita yunita
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer) Vol 8, No 1 (2019): MARET
Publisher : ISB Atma Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.928 KB) | DOI: 10.32736/sisfokom.v8i1.586

Abstract

Permasalahan yang terjadi saat ini adalah banyak perusahaan jasa pengiriman barang yang mengalami peningkatan permintaan jasa pengiriman barang, yang mengakibatkan terjadinya antrian pelayanan pelanggan. Permasalahan antrian pelayanan pelanggan ini tentunya dapat mengakibatkan ketidaknyamanan para pelanggan dalam menggunakan jasa pengiriman mereka. Berdasarkan permasalahan yang terjadi, untuk itu penggunaan metode Waiting Line diterapkan untuk mengevaluasi pelayanan yang lebih baik pada perusahaan jasa pengiriman barang. Dalam pelayanan terhadap pelanggan yang ingin melakukan transaksi pengiriman barang ,dipisah menjadi 2 bagian.yakni pendataan barang yang dilakukan oleh pelanggan pada sistem yang sudah berbasis website maupun mobile. Dan verifikasi transaksi pengiriman barang  yang dilakukan oleh petugas. Sehingga pekerjaan petugas hanya pada proses verifikasi , yang nantinya pelayanan terhadap pelanggan menjadi lebih cepat. Hasil lain yang didapatkan pada penelitian ini adalah meningkatkan efektifitas pelayanan terhadap pelanggan sehingga diharapkan meningkatnya kedatangan pelanggan yang akan melakukan proses transaksi pengiriman barang. 
Evaluasi Keberhasilan Aplikasi Qlue Menggunakan Model ITPOSMO Kresna Ramanda; Muhammad Hilman Fakriza; Nico Dias Palasara
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer) Vol 8, No 2 (2019): SEPTEMBER
Publisher : ISB Atma Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.155 KB) | DOI: 10.32736/sisfokom.v8i2.624

Abstract

Kegagalan pada sebuah sistem informasi e-goverment sering terjadi dikarenakan sistem informasi e-goverment tersebut dibuat kurang memperhatikan beberapa keadaan yang terjadi pada saat sekarang ini. Dengan kata lain kegagalan tersebut dihasilkan karena ketidakmampuan mengimbangi kesenjangan antara realitas yang sekarang dihadapi dengan rancangan yang dibuat pada aplikasi e-goverment tersebut. Aplikasi Qlue merupakan sistem informasi yang dibuat oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk memfasilitasi masyarakat dalam melaporkan maupun memberikan informasi permasalahan yang terjadi disekitarnya. Laporan tersebut dapat di awasi dan dapat ditindaklanjuti langsung oleh dinas-dinas terkait yang berada di lingkungan pemerintah provinsi DKI Jakarta. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan aplikasi Qlue dalam sisi sistem informasi , dibutuhkan penelitian terkait aplikasi Qlue menggunakan model ITPOSMO. Beberapa penelitian terdaulu menghasilkan bahwa ITPOSMO merupakan model yang baik untuk menilai kesenjangan yang terdapat dalam pemanfaatan e-government. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuisioner terhadap responden dilingkungan masyarakat provinsi DKI Jakarta. Hasil perhitungan kesenjangan terhadap design and actuality dengan menggunakan model ITPOSMO terhadap aplikasi Qlue pada dimensi Technology mendapatkan nilai gap score terkecil, yakni 5,34. Kemudian dimensi Objective and Value bernilai 5,43 , dimensi Information bernilai 5,57 , dimensi Process bernilai 5,87 , dimensi Staffing and Skills bernilai 5,91 dan yang mendapatkan nilai gap score terbesar adalah dimensi Management and Structure dengan nilai 7,39. Berdasarakan hasil analisa evaluasi keberhasilan aplikasi Qlue yang diterapakan pada wilayah provinsi DKI Jakarta,  dapat dinyatakan kemungkinan gagal. Menurut perhitungan overall rating didapatkan nilai 35,52. Hasil tersebut masuk dalam kategori 29 – 42. Mungkin gagal total, atau mungkin juga menjadi kegagalan parsial kecuali diambil tindakan untuk menutup kesenjanganyang terjadi antara desain dan realita.
Penerapan Metode Profile Matching Dalam Menentukan Calon Karyawan Terbaik Indara Bala Dewa; Kresna Ramanda; Yunita Yunita
Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer) Vol 11, No 1 (2022): MARET
Publisher : ISB Atma Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32736/sisfokom.v11i1.1343

Abstract

Proses rekrutmen karyawan pada PT Alva Karya Perkasa masih menggunakan metode konvensional yang dinilai kurang efektif dalam pencarian kandidat terbaik untuk suatu posisi yang dibutuhkan. Untuk itu dibutuhkan sebuah penunjang keputusan yang diharapkan dapat memberikan penilaian tambahan dan efisiensi proses rekrutmen karyawan. Metode Profile Matching merupakan proses penilaian kompetensi yang dilakukan dengan membandingkan nilai administrasi, psikologi dan wawancara antara satu pelamar dengan yang lainnya. PT. Alva Karya Perkasa mengatur persentase untuk menghitung bobot, antara lain 10% administrasi, 30% psikotes, 30% wawancara dan 30% wawancara user. Hasil akhir dari total perhitungan adalah untuk menentukan peringkat dari masing-masing pelamar berdasarkan nilai yang lebih besar. Semakin besar nilai yang diperoleh pelamar, semakin besar peluang pelamar menempati posisi. Sistem informasi rekrutmen karyawan dengan menggunakan metode profile matching bisa membantu proses seleksi karyawan dan keputusan penerimaan karyawan dengan cepat.
Rancang Bangun Sistem Informasi Service Center Pada PT. Catur Sukses Internasional Jakarta Kresna Ramanda; Arief Rusman - STMIK Nusa Mandiri Jakarta; Rosliana Agustin - AMIK BSI Jakarta
Indonesian Journal of Networking and Security (IJNS) Vol 7, No 2 (2018): IJNS April 2018
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.127 KB) | DOI: 10.55181/ijns.v7i2.1503

Abstract

Abstraksi - Dengan majunya teknologi yang menuntut kecepatan dan ketepatan dalam mengolah data serta informasi yang cepat dan akurat, maka penggunaan komputer akan membantu meningkatkan pelaksanaan kegiatan pekerjaan, terutama dalam pengolahaan data yang akan menghasilkan informasi yang cepat dan akurat, tanpa menyita banyak waktu, tenaga dan biaya. Pada PT. Catur Sukses Internasional yang melayani jasa service barang elektronik memiliki permasalahan dalam pengolahaan data dan informasi ke pelanggan. Oleh karena itu penulis membuat sistem informasi service center untuk customer berbasis web. Sistem ini dibuat agar mempermudah customer dalam mendapatkan informasi. Sistem informasi Website Service Center ini dibuat oleh penulis mengunakan web editor yaitu, Adobe Dreamweaver CS5, karena metode klik dan drag mepermudah merancang website dengan cepat, menarik dan interaktif. Penggunaan database MySQL pada website ini didasarkan pada keunggulan yang dimiliki MySQL untuk menangani jutaan user secara bersamaan dan mampu menampung lebih dari ribuan record dan sangat cepat mengeksekusi data. Dari hasil yang didapatkan dalam menjalankan sistem informasi ini yaitu dapat menghasilkan informasi yang cepat dan akurat dan dapat dimanfaatkan oleh pelanggan dalam memperoleh informasi pelayanan. Kata kunci : Sistem Informasi, Service Center, Website Abstraksi - Dengan majunya teknologi yang menuntut kecepatan dan ketepatan dalam mengolah data serta informasi yang cepat dan akurat, maka penggunaan komputer akan membantu meningkatkan pelaksanaan kegiatan pekerjaan, terutama dalam pengolahaan data yang akan menghasilkan informasi yang cepat dan akurat, tanpa menyita banyak waktu, tenaga dan biaya. Pada PT. Catur Sukses Internasional yang melayani jasa service barang elektronik memiliki permasalahan dalam pengolahaan data dan informasi ke pelanggan. Oleh karena itu penulis membuat sistem informasi service center untuk customer berbasis web. Sistem ini dibuat agar mempermudah customer dalam mendapatkan informasi. Sistem informasi Website Service Center ini dibuat oleh penulis mengunakan web editor yaitu, Adobe Dreamweaver CS5, karena metode klik dan drag mepermudah merancang website dengan cepat, menarik dan interaktif. Penggunaan database MySQL pada website ini didasarkan pada keunggulan yang dimiliki MySQL untuk menangani jutaan user secara bersamaan dan mampu menampung lebih dari ribuan record dan sangat cepat mengeksekusi data. Dari hasil yang didapatkan dalam menjalankan sistem informasi ini yaitu dapat menghasilkan informasi yang cepat dan akurat dan dapat dimanfaatkan oleh pelanggan dalam memperoleh informasi pelayanan. Kata kunci : Sistem Informasi, Service Center, Website Internasional, penulis masih menemukan adanya s
Sistem Informasi Manajemen Proyek Berbasis Web Kresna Ramanda - STMIK Nusa Mandiri Jakarta
Indonesian Journal of Networking and Security (IJNS) Vol 6, No 4 (2017): IJNS Oktober 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.465 KB) | DOI: 10.55181/ijns.v6i4.9

Abstract

ABSTRACT - Abstract - In the era of globalization now this , information technology more advanced .Every moving company in the field of contractor really need applications that can help perform management control of the projects undertaken .This research aims to analyse the effectiveness of the project management application in order to assist the company in presenting information about the project being worked nor information officers and client .Methods used method waterfall is considering a system that still uses a tool processing data that is simple as microsoft excel , ranging from record-keeping data , data storage until with preparing reports .Allowing the occurrence of error in record-keeping and less akuratnya report made .The results of this analysis namely stated that the application is the best solution to overcome problems that there are , so that the achievement of an activity that is effective and efficient. Keywords : Web base Application,Project Management ,Information System. ABSTRAKSI - Pada era globalisasi sekarang ini, teknologi informasi yang semakin maju. Setiap perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor sangat membutuhkan aplikasi yang dapat membantu manajemen melakukan kontrol terhadap proyek-proyek yang dikerjakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan aplikasi manajemen proyek dalam rangka membantu perusahaan dalam menyajikan informasi mengenai proyek yang sedang dikerjakan ataupun informasi petugas dan klien. Metode yang digunakan adalah metode waterfall mengingat sistem yang masih menggunakan alat pengolahan data yang sederhana seperti Microsoft Excel, mulai dari pencatatan data, penyimpanan data sampai dengan pembuatan laporan. Sehingga memungkinkan terjadinya kesalahan dalam pencatatan serta kurang akuratnya laporan yang dibuat. Hasil dari analisis ini yaitu menyatakan bahwa aplikasi ini merupakan solusi yang terbaik untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada, agar tercapainya suatu kegiatan yang efektif dan efisien dalam menunjang aktifitas proyek.
Siventasa (Sistem Informasi Inventaris Aset) Dengan QR Code Pada STIKes Muhammadiyah Tegal Firda Kharismatus Silpa; Arief Rusman; Kresna Ramanda
Bianglala Informatika Vol 10, No 2 (2022): Bianglala Informatika 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/bi.v10i2.12560

Abstract

Abstrak  - STIKes Muhammadiyah Tegal merupakan perguruan tinggi swasta di daerah Kabupaten Tegal Jawa Tengah. Permasalahan dalam sistem administrasi yang diterapkan di STIKESMU masih mengandalkan sistem manual dengan pencataan secara rutin di dalam buku besar. Diperlukan adanya sebuah sistem yang dapat mengolah data inventaris aset yang ada pada STIKes Muhammadiyah Tegal untuk mengurangi potensi kesalahan yang dapat terjadi. Dengan dibuatnya sistem informasi inventaris aset diharapkan dapat membantu staf administrasi dalam mengelola, menyimpan, mempercepat dalam pendataan dan cheking barang, mengurangi resiko barang hilang dan rusak, dan mencetak laporan inventaris aset dengan qr code secara online. Adapun metode yang digunakan dalam pembuatan sistem ini yaitu metode Rapid Application Development (RAD). Dengan adanya sistem yang terkomputerisasi ini diharapkan bagian administrasi dapat mengelola data inventaris aset secara cepat dan tepat dan dapat mencari data inventaris dengan mudah tanpa harus mencari data dalam buku besar. Memudahkan bagian administrasi dalam mengelola data inventaris asset. Mengurangi kehilangan dan kerusakan data inventaris asset.Kata Kunci : Sistem Informasi, Inventaris Aset, Qr Code. Abstract  - STIKes Muhammadiyah Tegal is a private university in the Tegal Regency, Central Java. Problems in the administrative system implemented at STIKESMU still rely on a manual system with regular recording in the ledger. It is necessary to have a system that can process asset inventory data at STIKes Muhammadiyah Tegal to reduce the potential for errors that can occur. With the creation of an asset inventory information system, it is hoped that it can assist administrative staff in managing, storing, accelerating data collection and checking of goods, reducing the risk of lost and damaged goods, and printing asset inventory reports with an online qr code. The method used in making this system is the Rapid Application Development (RAD) method. With this computerized system, it is hoped that the administration department can manage asset inventory data quickly and precisely and can search for inventory data easily without having to search for data in the general ledger. Facilitate the administration in managing asset inventory data. Reduce loss and damage to asset inventory data.Keywords: Information system, Inventaris Asset, Qr Code.