Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

EDUKASI CUCI TANGAN PADA ANAK USIA SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN HIDUP BERSIH DAN SEHAT Syiddatul Budury; Nunik Purwanti; Nur Hidaayah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1273-1276

Abstract

Pembentukan sikap dan kebiasaaan hidup bersih dan sehat dimulai sejak dini. Pada anak usia sekolah rentan terjadi penyakit yang disebabkan oleh tangan yang terjangkit bakteri, virus atau cacing parasit sehingga tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberi pemahaman tentang pentingnya menerapkan cuci tangan yang benar dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diikuti oleh 20 anak usia sekolah yang aktif belajar Alquran di TPQ An-Nur Banyu Urip Surabaya. Kegiatan dilakukan dengan melakukan pretest pada anak memberikan edukasi dan demonstrasi tentang cuci tangan dilanjutkan dengan praktik cuci tangan pada anak-anak secara bergantian dan posttest. Dari hasil pengukuran 20 anak yang awalnya tidak bisa melakukan cuci tangan setelah kegiatan 20 anak bisa mempraktikkan 6 langkah cara cuci tangan yang benar. Penanaman kebiasaan dan pemberian pemahaman tentang pentingnya cuci tangan akan memunculkan awareness pada anak sehingga akan mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Effectiveness of Grow Me Coaching Model Module on Improving Self Efficacy in Laboratory Learning of Nursing Students Nunik Purwanti; Ayu Isnawati; Siti Nur Hasina
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 2 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i2.5405

Abstract

Laboratory practice is a skill, knowledge, and attitude training exercise designed to help students comprehend professional nursing competencies. Students' capacity to learn the content can be impacted by low levels of self-efficacy. Numerous research have demonstrated that student learning strategies can raise self-efficacy. To increase student self-efficacy, a variety of teaching strategies can be employed; in this study, the model Grow Me coaching module. Research methods: The type of research used is quantitative quasi-experimental research with a nonequivalent control group design approach. The population of this study were all D3 Nursing students in the 3rd semester of the 2024 academic year, totaling 58 students. The research used a simple random sampling method, namely using the Slovin equation with a sample size of 50 students. This study was divided into 2 groups, namely the control group and the mediation group. The variables in this study are the Grow Me Coaching Model Learning Module as the independent variable and student self-efficacy during practicum at the health center as the dependent variable. The research instrument was the Grow Me Coaching Model Module given to students and the GSE questionnaire to measure the level of student self-efficacy. Data examination was carried out using the Wilcoxon Sign Rank test with significance <0.05. Result: Examination of the frequency distribution of respondents based on the level of self-efficacy progress using the Wilcoxon Marked Rank Test in the intervention group obtained a significance value (p) = 0.000 smaller than α = 0.05, while in the control group obtained a significance value (p) = 0.317 greater than α = 0.05, meaning that there is a sufficient influence between the Grow Me Coaching Model Learning Module and increased self-efficacy in learning the infusion installation laboratory in nursing students. Conclusions: The results of this study are the implementation of the coaching module based on the GROW ME model, proven effective in improving the self-efficacy of nursing students in laboratory learning.
PROMOSI KESEHATAN TENTANG HIV/AIDS MELALUI PENDEKATAN PSIKOLOGIS DAN EDUKASI DENGAN METODE I’M PROUD I KNOW (IPIK) PADA MASYARAKAT Erika Martining Wardani; Riezky Faisal Nugroho; Eppy Setiyowati; Muhamad Khafid; Nunik Purwanti
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4401

Abstract

Permasalahan HIV merupakan isu kesehatan serius yang tidak hanya mengancam Indonesia, tetapi juga menjadi perhatian global. Masih banyak masyarakat yang belum memiliki pemahaman memadai mengenai risiko penularan HIV/AIDS, sehingga diperlukan upaya penanganan yang intensif dan berkelanjutan guna menekan laju penyebaran virus tersebut. Kegiatan integrasi antara pengabdian kepada masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai HIV/AIDS melalui pendekatan psikologis dan edukatif. Metode pelaksanaan kegiatan dimulai dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta, dilanjutkan dengan penyampaian materi melalui ceramah, sesi tanya jawab, serta pemutaran video edukatif berjudul I'm Proud I Know yang membahas pencegahan HIV/AIDS. Setelah sesi edukasi selesai, kegiatan ditutup dengan post-test guna mengevaluasi peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pada post-test dibandingkan dengan pre-test, yang menandakan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat setelah mendapatkan intervensi berupa promosi kesehatan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan edukatif dan psikologis melalui metode IPIK (I'm Proud I Know) efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai HIV/AIDS.
EDUKASI POLA HIDUP SEHAT DAN PENGUATAN SELF EFFICACY MELALUI METODE AUDIO VISUAL SEFT UNTUK MENCEGAH KOMPLIKASI DIABETES MELLITUS Nunik Purwanti; Lono Wijayanti; Siti Maimunah; Andikawati Fitriasari; Erika Martining Wardani
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4755

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan kasus yang banyak terjadi terutama di Indonesia. Prevalensinya terus meningkat secara global. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini membekali masyarakat dengan keterampilan mengelola stres dan emosi dengan menggunakan pelatihan SEFT melalui media Audio visual sehingga mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup sehat secara berkelanjutan. Metode pengabdian masyarakat ada tiga tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap persiapan terdiri dari rapat strategi pelaksanaan yang dilakukan dengan melibatkan Ketua RT 17 Desa Kedensari Tanggulangin Sidoarjo beserta Kader Kesehatan untuk membahas mengenai strategi dan perencanaan program pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan, selanjutnya survei lokasi dan persiapan sarana dan prasarana meliputi persiapan tempat pelaksanaan kegiatan, leafleat dan pembuatan video SEFT. Tahap pelaksanaan kegiatan adalah tahap utama dari program pengabdian pada masyarakat. Sasaran kegiatan pada tahap pelaksanaan adalah kader kesehatan dan warga di RT 17 RW 5 Desa Kedensari Tanggulangin Sidoarjo dimana dalam pelaksanaan tim pengabdian masyarakat akan memberikan sosialisasi ke Kader dan warga. Tahap terakhir dari pengabdian masyarakat adalah evaluasi hasil dari kegiatan. Setelah pelaksanaan pemberian edukasi mengenai SEFT pada masyarakat ada perubahan hasil pengetahuan mereka. Hasil dari pengabdian masyarakat di dapatkan bahwa pengetahuan masyarakat sebelum pemberian pendidikan kesehatan dan pelatihan Sebagian besar mempunyai pengetahuan kurang 10 (50%). Setelah pemberian edukasi didapatkan hasil bahwa pengetahuan baik sebanyak 11 (55%), pengetahuan cukup sebanyak 6(30%) dan pengetahuan kurang sebanyak 3 (15%). Terjadinya perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan Kesehatan. Diharapkan dapat dilakukan pengabdian masyarakat dalam bentuk pengelolaan bahan herbal agar masyarakat dapat memanfaatkan bahan yang ada di lingkungan sekitar untuk kesehatan. Kata kunci:Diabetes mellitus, self efficacy, SEFT
Penyuluhan Manfaat Baca Shalawat Dapat Menurunkan Stres Lansia Di RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya Siti Maimunah; Iis Noventi; Nunik Purwanti; Rusdianinseh; Nety Mawarda Hatmanti
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i1.4917

Abstract

Many elderly people experience stress because of the problems they face, family problems, especially children who lack attention, lack patience When taking care of them, there are even those who do not care about the absence of guidance in old age, causing them to have a minimal understanding in the field of religion in the community of RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya there are some people who can recite and lack understanding about religion Method: lecture and question and answer methodto find out the level of knowledge of the respondent can be found by conducting a pre-test in the form of a questionnaire that will be filled out by the respondent to find out the level of knowledge of the respondent about the Stress experienced by the elderly. The pre test is carried out before counseling is given, to find out the increase in respondents' knowledge about the effect of reading prayer on the stress of the elderly can be found by comparing the results of the post test that have been filled in by the respondents after the counseling is carried out with the results of the pre test. The result was that there was an increase in public knowledge because the post test score was higher than the pre-test score