Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PEMBERDAYAAN DESA BINAAN SENTRA PENGHASIL JAGUNG DAN DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN JAGUNG UNTUK PENURUNAN STUNTING DI DESA TODDOPULIA A. Rizki Amelia AP; Nuraeni Nuraeni; Sumiaty Sumiaty; Reski Putra Praja
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.%p

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang dipengaruhi oleh rendahnya asupan gizi dan belum optimalnya pemanfaatan potensi pangan lokal. Desa Toddopulia sebagai sentra penghasil jagung memiliki potensi besar untuk mendukung perbaikan gizi masyarakat melalui diversifikasi produk olahan jagung yang bernilai gizi dan ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan produk olahan jagung sebagai upaya pemberdayaan desa sekaligus mendukung penurunan stunting. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi mengenai stunting,gizi,peningkatan produksi jagung dan pengolahan jagung menjadi pangan yang bergizi, pelatihan pengolahan jagung menjadi berbagai produk pangan, pendampingan kelompok masyarakat dalam penerapan teknik pengolahan, serta evaluasi melalui observasi dan penilaian peningkatan pengetahuan serta keterampilan peserta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting dan pemanfaatan jagung sebagai pangan bergizi, meningkatnya keterampilan peserta dalam menghasilkan produk olahan jagung yang lebih beragam, serta terbentuknya kelompok masyarakat yang mampu mengembangkan produk secara berkelanjutan. Program ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan lokal bergizi dan membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga. Pemberdayaan berbasis potensi desa melalui diversifikasi olahan jagung berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan, perbaikan gizi, dan percepatan penurunan stunting di Desa Toddopulia. 
Emotional Intelligence and Spiritual Intelligence on Job Satisfaction Among Nurses Nurfadillah Nurfadillah; Nurmiati Muchlis; Sumiaty Sumiaty
Advances in Economics & Financial Studies Vol. 4 No. 3 (2026): June - September
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/aefs.v4i3.1044

Abstract

Purpose: This study analyzes the partial and collective relationships between the dimensions of emotional intelligence and spiritual intelligence and nurses’ job satisfaction. Research Method: This quantitative study employed a cross-sectional analytical observational design. The sample consisted of 88 nurses from the inpatient ward at Labuang Baji Regional General Hospital in Makassar, selected through total sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using simple and multiple linear regression. Results and Discussion: Self-motivation and transcendental awareness are positively associated with job satisfaction. Empathy and critical existential thinking have negative coefficients in the multiple model. However, their directions are opposite to those in the bivariate results, suggesting the possibility of suppression or model instability. The other dimensions do not show significant partial associations. Collectively, all dimensions are significantly related to job satisfaction and account for 56.8% of its variance, though causality cannot be established. Implications: Hospitals can integrate the development of spiritual motivation and capacity into professional training programs, along with improvements in working conditions. Multicenter, longitudinal studies with construct validation and control for confounding factors are needed. Originality: This study examines, in an integrated manner, the relationship between nine emotional and spiritual dimensions and job satisfaction among nurses in public hospitals.