Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

PENCEGAHAN CORONA VIRUS DISEASE 19 (COVID-19) PADA PEDAGANG PASAR HELVETIA KELURAHAN HELVETIA TENGAH Damanik, Elsarika; Simanjuntak, Yunida Turisna; Wiratma, Dicky Yuswardi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa Situasi : Sejak ditetapkannya Indonesia mengalami pandemik Covid-19 oleh World Health Organitation (WHO), termasuk diantaranya Sumatera Utara. penulis menemukan masih banyak para pedagang pasar kaki lima yang mengabaikan pemakaian masker sebagai salah satu upaya dalam pencegahan Covid-19. Tujuan Pengabdian : untuk melaksanakan upaya pencegahan Covid-19, mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 pada pedagang pasar Helvetia. Solusi Permasalahan : Kegiatan pengabdian ini akan berfokus pada para pedagang pasar Helvetia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pedagang pasar kaki lima dalam upaya minimal pencegahan Covid-19 melalui kegiatan sosialisasi pembagian masker secara gratis. Target adalah peningkatan kesadaran para pedagang pasar Helvetia Tengah tentang pentingnya pemakaian masker sampai dengan tata cara menggunakan masker kain secara benar dan dampaknya apabila tidak menggunakan masker. Lokasi : Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Pasar Helvetia Kelurahan Helvetia Tengah Kota Medan. Luaran Kegiatan : Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan perilaku sadar dalam menggunakan masker pada pedagang pasar Helvetia sebagai upaya meminimalkan penularan Covid-19. Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat ini akan dipublikasikan di journal pengabdian masyarakat. Kesimpulan : Kegiatan penyuluhan dan pembagian masker gratis kepada 200 orang yang dilakukan di kawasan Pasar Helvetia Kelurahan Helvetia Tengah sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya Covid-19. Saran : Kegiatan pengabdian masyarakat tentang pencegahan Corona Virus Disease 19 (Covid-19) pada pedagang pasar Helvetia Kelurahan Helvetia Tengah tahun 2020 melalui edukasi dan pembagian masker kepada masyarakat menjadi tugas semua pihak. Tugas penting ini perlu menjadi perhatian, guna memutus rantai penyebaran Corona di masyarakat yang jumlah kasusnya terus meningkat.
DISINFEKTAN RUMAH IBADAH DAN PENDIDIKAN KESEHATAN PENCEGAHAN COVID-19 DI MESJID AR-RIDHO JALAN BUDI LUHUR LINGKUNGAN I KELURAHAN DWI KORA Wiratma, Dicky Yuswardi; Sinarsi, Sinarsi; Marpaung, Jon Kenedy
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 adalah penyakit yang menginfeksi saluran pernapasan yang diakibatkan oleh virus SARS-Cov-2. Virus ini umumnya menyebar melalui kontak fisik dan percikan (droplets) dari batuk, bersin, dan saluran pernapasan seperti hidung dan mulut. Bahkan saat ini WHO telah mengumumkan bahwa penyebaran dari Covid-19 dapat melalui udara. Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mencegah penularan Covid-19, salah satunya tidak bepergian ke daerah pandemi virus, menjalan kan PHBS, mencuci tangan setelah bepergian keluar rumah, menyemprotkan cairan disinfektan ke barang-barang yang beresiko menularkan virus. Mesjid Ar-Ridho Jalan Budi Luhur Lingkungan I salah satu tempat ibadah umat muslim yang tetap melaksanakan kegiatan peribadahan meskipun terjadi pandemi, oleh karena itu diperlakukan kegiatan yang dapat memutus rantai penularan salah satunya dengan penyemprotan disinfektan di lingkungan mesjid khususnya di dalam ruangan ibadah. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan sebagai langkah untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah penularan Covid-19 di lingkungan Mesjid Ar-Ridho. Kegiatan ini dilakukan dengan metode mengunjungi lokasi bersama lurah, masyarakat dan pengurus mesjid, melakukan penyemprotan dan diakhiri dengan foto bersama. Hasil penelitian ini di respon baik karena dapat mencegah penyebaran virus Covid-19. Berdasarkan hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa penyemprotan ini memiliki pengaruh yang baik terhadap pencegahan virus Covid-19 di lingkungan sekitar mesjid Ar-Ridho.
PENCEGAHAN ANEMIA MELALUI PEMBERIAN SUPLEMEN ZAT BESI PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BANDAR KHALIPAH KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Wiratma, Dicky Yuswardi; Sinarsi, Sinarsi; Marpaung, Jon Kenedy
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan ketika jumlah sel darah merah atau konsentrasi zat pengangkut oksigen dalam darah (Hb) tidak mencukupi. Anemia defisiensi zat besi (Fe) adalah salah satu masalah yang pada umumnya di alami oleh ibu hamil, dikarenakan selama kehamilan terjadi adanya peningkatan energi dan disebabkan pertumbuhan janin yang semakin berkembang, perubahan komposisi kandungan juga mempengaruhi metabolisme pada tubuh. Zat besi dan anemia juga memiliki hubungan yang berkesinambungan dengan angka kesakitan pada ibu hamil. Perdarahan karena anemia menjadi faktor utama dalam kematian ibu yaitu sebesar 31,25%. Penyuluhan ini masih dibutuhkan mengingat masih banyak ibu hamil yang belum mengetahui manfaat dari zat besi. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai manfaat dari zat besi dan pencegahan anemia defisiensi besi pada ibu hamil yang akan dilaksanakan di lingkungan Puskesmas Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Metode kegiatan ini dilakukan dengan cara survey lokasi dan melakukan pertemuan dengan Kepala Puskesmas beserta staff, memberikan penyuluhan, melakukan pemeriksaan Hb dan diakhiri dengan memberikan suplemen zat besi serta foto bersama. Hasil kegiatan ini disambut dengan baik dan antusias oleh peserta. Berdasarkan hasil kegiatan ini dapat disimpulkan kegiatan penyuluhan ini memiliki dampak yang baik dan positif terhadap pencegahan anemia defisiensi besi pada ibu hamil yang ada di lingkungan Puskesmas Bandar Khalipah.
SOSIALISASI KANDUNGAN EKSTRAK ETANOL DAUN MANGKOKAN (Polyscias scutellaria) BERKHASIAT SEBAGAI ANTIBAKTERI Nurbaya, Siti; Wiratma, Dicky Yuswardi; Sitorus, Elly
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis yang mempunyai beranekaragam tanaman, salah satunya tanaman mangkokan (Polyscias scutellaria). Tanaman mangkokan mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, polifonil, lemak. Selain itu, tanaman mangkokan (Polyscias scutellaria) berkhasiat sebagai antibakteri. Salah satunya bakteri yang dapat menimbulkan jerawat. Jerawat muncul pada saat kelenjar minyak kulit terlalu aktif, sehingga pori-pori kulit akan tersumbat oleh timbunan itu bercampur dengan keringat, debu dan kotoran lain, maka akan menyebabkan timbunan lemak dengan bintik hitam diatasnya yang disebut komedo.Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan informasi dan sosialisasi kandungan ekstrak etanol daun mangkokan yang berkhasiat sebagai antibakteri. Hasil kegiatan pelaksanaan program pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan kepada masyarakat ekstrak etanol daun mangkokan yang berkhasiat sebagai antibakteri. Kesimpulan bahwa penyuluhan terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik dari pemerintah setempat Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, masyarakat sekitar mendapatkan informasi serta pengetahuan dan menerapkan informasi tersebut bagi keluarga dan masyarakat lainnya.
KETERAMPILAN DAN EDUKASI KESEHATAN MENTAL KADER POSYANDU REMAJA BAGI ANAK DIDIK PEMASYARAKATAN DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS 1 MEDAN Sinarsi, Sinarsi; Pardede, Jek Amidos; Marpaung, Jhon Kenedi; Wiratma, Dicky Yuswardi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memahami konsep kesehatan tidak pernah dapat dilepaskan dari pengaruh sejarah dan kemajuan kebudayaan. Sepanjang sejarah makna sehat dan sakit ternyata dipengeruhi oleh peradaban. Selain itu tritmen yang dilakukan juga disesuaikan dengan pemahaman terhadap kesehatan tersebut. Budaya Barat dan Timur ternyata memiliki perbedaan yang mendasar mengenai konsep sehat-sakit. Perbedaan ini kemudian memengaruhi system pengobatan di kedua kebudayaan. Akibatnya, pandangan mengenai kesehatan mental juga berbeda. Namun dengan kemajuan teknologi dan komunikasi yang membuat relasi antar manusia semakin mengglobal, pertemuan antara kedua budaya ini tidak lagi dapat dihindari sehingga sekarang ini ditemui berbagai cara penanganan kesehatan yang mencoba mengintegrasikan system pengobatan antara kedua kebudayaan. Kesehatan mental menurut seorang ahli kesehatan Merriam Webster, merupakan suatu keadaan emosional dan psikologis yang baik, dimana individu dapat memanfaatkan kemampuan kognisi dan emosi, berfungsi dalam komunitasnya, dan memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Inti dari kesehatan mental sendiri adalah lebih pada keberadaan dan pemeliharaan mental yang sehat. Akan tetapi, dalam praktiknya seringkali kita temui bahwa tidak sedikit praktisi di bidang kesehatan mental lebih banyak menekankan perhatiannya pada gangguan mental daripada mengupayakan usaha-usaha mempertahankan kesehatan mental itu sendiri. Memahami konsep kesehatan tidak pernah dapat dilepaskan dari pengaruh sejarah dan kemajuan kebudayaan. Sepanjang sejarah makna sehat dan sakit ternyata dipengeruhi oleh peradaban. Selain itu tritmen yang dilakukan juga disesuaikan dengan pemahaman terhadap kesehatan tersebut. Kondisi mental yang sehat pada tiap individu tidaklah dapat disamaratakan. Kondisi inilah yang semakin membuat urgensi pembahasan kesehatan mental yang mengarah pada bagaimana memberdayakan individu, keluarga, maupun komunitas untuk mampu menemukan, menjaga, dan mengoptimalkan kondisi sehat mentalnya dalam menghadapi kehidupan sehari-hari.
PENYULUHAN KEPADA MASYARAKAT DAUN BELUNTAS (Plucea indica Less.) BERKHASIAT SEBAGAI PENCEGAH BAU BADAN Sinaga, Eka Margaret; Purwandari, Vivi; Wiratma, Dicky Yuswardi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bau badan merupakan salah satu masalah yang mengganggu kehidupan sehari-hari. Bau badan dapat diakibatkan beberapa faktor seperti genetik, emosional, makanan, dan berat badan. Keringat apokrin mengandung lemak dan protein, yang apabila di uraikan oleh bakteri akan menimbulkan bau yang tidak enak, bau inilah yang di kenal bau badan. Salah satu alternatif bahan alami yang dapat digunakan untuk mengatasi bakteri bau badan adalah tanaman beluntas. Daun beluntas dapat dikonsumsi oleh masyarakat sebagai obat tradisional. Daun beluntas mengandung senyawa flavonoid dan alkaloid yang berkhasiat sebagai antibakteri. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan informasi dan edukasi daun beluntas (plucea indica less.) berkhasiat sebagai pencegah bau badan. Hasil kegiatan pelaksanaan program pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan kepada masyarakat manfaat daun beluntas (plucea indica less.) berkhasiat sebagai pencegah bau badan. Daun beluntas yang selama ini dijadikan tanaman pagar halaman rumah masyarakat. Daun beluntas memiliki aktivitas antimikroba terhadap berbagai macam bakteri. Cara pemanfaatannya dengan meminum air rebusan daun beluntas atau digunakan sebagai lalapan. Sehingga masyarakat mudah untuk mengkonsumsinya untuk mencegah bau badan menggunakan bahan alami. Kesimpulan bahwa penyuluhan terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik dari pemerintah setempat Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor. Masyarakat sekitar mendapatkan informasi serta pengetahuan dan menerapkan informasi tersebut bagi keluarga.
EDUKASI PENINGKATAN ASAM AMINO PADA TAPE KETAN HITAM DENGAN PENAMBAHAN SARI BUAH NANAS Maimunah, Siti; Sinarsi, Sinarsi; Wiratma, Dicky Yuswardi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tape ketan memiliki kandungan asam amino 3,8 gram/100 gram bahan. Kadar asam amino pada tape ketan masih tergolong rendah, sedangkan asam amino sendiri merupakan zat makanan untuk pertumbuhan tubuh. Buah nanas mengandung enzim bromelin. Enzim ini merupakan salah satu enzim protease yang dapat menghidrolisa protein, oleh karena itu dapat meningkatkan kadar asam amino. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan informasi dan edukasi peningkatan asam amino pada tape ketan hitam dengan penambahan sari buah nanas. Hasil kegiatan pelaksanaan program pengabdian masyarakat dalam bentuk memberikan edukasi dan sosialisasi masyarakat tentang peningkatan asam amino pada tape ketan hitam dengan penambahan sari buah nanas. Semakin tinggi volume sari buah nanas yang ditambahkan maka semakin tinggi pula kadar asam aminonya. Sehingga perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat bahwa penambahan sari buah nanas dapat meningkatkan asam amino pada tape ketan hitam,yang baik bagi kesehatan. Kesimpulan bahwa sosialisasi terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik dari pemerintah setempat Dusun 14 Desa Pematang Johar Kecamatan Labuhan Deli, Sumatra Utara, Indonesia.
Pemanfaatan Evacuation Route Banjir di Kawasan Hulu Das Wampu, Desa Garunggang Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat Hutajulu, Johansen; Wiratma, Dicky Yuswardi; Marpaung, Jon Kenedy
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Wampu merupakan salah satu sumber daya perairan yang dimiliki Kabupaten Langkat di Propinsi Sumatera Utara dengan panjang sungai 105 km, lebar 100 m, dan volume normal 80 km3. Jalur evakuasi adalah jalur penyelamatan yang didesain khusus dengan menghubungkan semua area ke area yang aman sebagai Titik Kumpul penduduk atau masyarakat yang sedang berada di wilayah tersebut. Jalur evakuasi berfungsi untuk mobilisasi penduduk dari ancaman bahaya ke tempat yang lebih aman ketika terjadi bencana. Banjir merupakan suatu keadaan dimana daerah yang biasanya kering (bukan daerah rawa) dapat menjadi penuh dan tergenang oleh air. Banjir juga dapat disebabkan oleh meluapnya air dari permukaan dan volumenya melebihi kapasitas sistem aliran sungai. Tujuan kegiatan penyuluhan ini untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman konsep jalur evakuasi yang baik apabila terjadi bencana khususnya banjir di Kawasan Hulu DAS Wampu, Desa Garunggang Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat. Pelatihan ini dilakukan dengan metode ceramah, praktek dan diakhiri dengan penanaman pohon serta foto bersama. Hasil kegiatan ini menunjukkan peserta memberikan respon positif terhadap penyuluhan ini dilihat dari peran aktif peserta. Berdasarkan hasil kegiatan ini, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memiliki pengaruh positif terhadap pengetahuan dan pengalaman masyarakat serta telah terlaksana sesuai dengan rencana dan tujuan.
Penyuluhan Pencegahan Penyakit Menular HIV-Aids Pada Anak Remaja Di Kelurahan Dwikora Medan Wiratma, Dicky Yuswardi; Purba, Denrison
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan masa dimana terjadinya peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Hal ini dapat dimulai saat terjadinya kematangan seksual pada usia 11 atau 12 tahun sampai dengan usia 20 tahun, yaitu menjelang masa dewasa muda. Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan salah satu virus yang dapat menyerang sel darah putih. Sementara Acquired immune Defiency Syndrome (AIDS) merupakan kelanjutan dari virus HIV yang ditandai dengan munculnya berbagai penyakit Tanpa melihat resiko sebaiknya remaja sudah harus mendapatkan pembelajaran untuk melindungi diri sendiri terhadap infeksi HIV/AIDS dengan mencegah atau mengubah perilaku yang berhubungan dengan resiko HIV. Masyarakat khususnya di Kelurahan Dwikora Medan merupakan salah satu lingkungan yang banyak usia remaja yang belum pernah mendapatkan informasi atau penyuluhan mengenai HIV-AIDS. Tujuan dari kegiatan penyuluhan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman konsep penyakit menular HIV-AIDS pada kelompok remaja di Kelurahan Dwikora Medan. Pelatihan ini dilakukan dengan metode ceramah, praktek dan diakhiri dengan pemberian bingkisan serta foto bersama. Hasil kegiatan ini menunjukkan peserta memberikan respon positif terhadap penyuluhan ini dilihat dari peran aktif peserta. Berdasarkan hasil kegiatan ini, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memiliki pengaruh positif terhadap pengetahuan dan pengalaman masyarakat khususnya remaja yang ada di Kelurahan Dwikora Medan serta telah terlaksana sesuai dengan rencana dan tujuan.
Pemeriksaan Tekanan Darah Dan Kesehatan Paru Di Desa Namo Bintang Kecamatan Pancur Batu Wiratma, Dicky Yuswardi; Purba, Denrison; Mahyudi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pekerjaan yang dilakukan sehari-hari sebaiknya tidak terlepas dari keselamatan kerja. Hal ini sebaiknya dapat lebih diperhatikan serta diiringi bersamaan dengan kesehatan kerja. Desa Namo Bintang adalah salah satu Desa yang ada di Kecamatan Pancur Batu. Pekerjaan sehari-hari masyarakat Desa Namo Bintang mayoritas adalah pengepul sampah, hal ini menyebabkan masyarakat kurang memperhatikan kesehatan diri mereka dan tidak memiliki waktu yang cukup untuk datang ke fasilitas kesehatan. Selain itu masih banyak masyarakat yang merokok serta pola makan yang kurang higienis. Hal ini menjadi alasan utama perlunya dilakukan kegiatan promotif-preventif untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan memberikan pengetahuan, pencegahan dan pelayanan kesehatan tentang penyakit hipertensi dan kesehatan paru pada kelompok masyarakat di Desa Namo Bintang Kecamatan Pancur Batu. Penyuluhan ini dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, pemeriksaan kesehatan dan diakhiri dengan pemberian bingkisan serta foto bersama. Dalam kegiatan pengabdian pemeriksaan kesehatan ini, dapat dilihat peserta memberikan respon yang baik dan positif. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya peserta yang antusias serta berinisiatif untuk memeriksakan kesehatan dirinya pada kegiatan penyuluhan ini. Berdasarkan hasil kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa penyuluhan ini terlaksana dengan baik sesuai harapan terhadap pengetahuan dan kesehatan pada masyarakat yang ada di Desa Namo Bintang Kecamatan Pancur Batu