Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Kesehatan Ibu Hamil dengan Aplikasi Mindfulness Pregnancy Kundarti, Finta Isti; Titisari, Ira; Rahayu, Dwi Estuning
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Juli-September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v4i3.2882

Abstract

Mental health problems during pregnancy can cause complications in pregnancy. In Bandar Lor Village there are still many pregnant women who experience psychological problems. The purpose of this community service is to increase the understanding and skills of pregnancy mindfulness in pregnant women independently through online mindfulness pregnancy applications and hands-on exercises to increase self-empowerment in optimizing their mental health during pregnancy. Community service activities are carried out in 2x meetings with a distance of 2 weeks. Each meeting was held for 4 hours. Training was also given to 50 pregnant women. The skills provided are on how to use the application, and then train pregnant women in practicing mindfulness/meditation which includes mindful breathing awareness, mindfulness eating, loving-kindness meditation, prenatal yoga, body scanning with baby, sitting meditation, mindful walking, and silent meditation. The results of the interviews and post-tests obtained an increase in the understanding and skills of pregnant women regarding the use of mindfulness pregnancy applications, skills in meditation/mindfulness, and improving mental health. Suggestions for further community service activities are to develop wider community empowerment according to health problems that are currently developing in Indonesia.
Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC) pada Ny. “A” Umur 30 Tahun dari Masa Kehamilan Hingga Masa Interval di TPMB Bdn. DS, Pare Fadila, Safira Hanin Iffa Putri; Rahayu, Dwi Estuning; Titisari, Ira; Rahmaningtyas, Indah
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i2.1173

Abstract

Asuhan kebidanan Continuity of Care (CoC) merupakan layanan yang diberikan secara menyeluruh dan berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir, hingga program keluarga berencana. Tujuan dari laporan ini adalah untuk menggambarkan penerapan asuhan CoC pada Ny. A, usia 30 tahun, di TPMB DS, Pare. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan dokumentasi menggunakan format SOAP. Selama kehamilan trimester III, Ny. A mengeluhkan nyeri pada pinggang dan rasa tidak nyaman pada kaki, yang berhasil diatasi melalui edukasi dan senam hamil. Senam hamil terbukti efektif dalam memperkuat serta merilekskkan otot-otot dasar panggul dan dapat menurunkan ketidaknyaman selama masa kehamilan. Proses persalinan berlangsung spontan pada usia kehamilan 39 minggu 4 hari tanpa adanya komplikasi, dengan bayi lahir sehat, berat 3390 gram, panjang 50 cm, dan skor Apgar 7/9. Masa nifas berjalan normal, meskipun terdapat keluhan bengkak pada kaki yang diatasi dengan kompres hangat, latihan senam nifas, dan anjuran posisi tidur yang benar terapi ini membantu memperlancar sirkulasi darah, khususnya di area kaki, sehingga dapat mengurangi terjadinya edema atau pembengkakan pada ekstremitas bawah. Saat kunjungan neonatus, bayi dalam kondisi sehat, telah mendapatkan imunisasi HB0 dan vitamin K, serta edukasi tentang pentingnya penjemuran pagi untuk mencegah terjadinya penyakit kuning pada bayi. Pada masa interval, Ny. A memilih kontrasepsi suntik 3 bulan yang aman untuk ibu menyusui. Secara keseluruhan, asuhan ini menunjukkan bahwa pelayanan kebidanan berkelanjutan sangat penting dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi serta mencegah terjadinya komplikasi.
Improving Sleep Quality in Third Trimester Pregnant Woman: The Effect of Chamomile Aromatherapy Ramadana, Rima Fitri; Antono, Sumy Dwi; Rahayu, Dwi Estuning; Hardjito, Koekoeh
Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional Volume 10 Number 2 Year 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jkkt.v10i2.628

Abstract

Background: Sleep quality during pregnancy decreases significantly as pregnancy progresses. Poor sleep quality can be addressed with various methods, including aromatherapy as a relaxation technique. Chamomile aromatherapy contains compounds that increase gamma-aminobutyric acid (GABA) receptor activity, thereby promoting muscle relaxation and inducing sleepiness. This study aims to assess improvement in sleep quality in third-trimester pregnant women after receiving chamomile aromatherapy.  Methods: This study used a pre-experimental one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 30 participants, all of whom were pregnant women in their third trimester. Data were collected using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire and an observation sheet. The chamomile aromatherapy intervention was administered before bedtime for 14 consecutive days by adding three drops of chamomile essential oil to a humidifier containing 100 ml of water, which was diffused for 10 minutes.  Results: A total of 53.3% of respondents had poor sleep quality before the chamomile aromatherapy intervention, which increased to 53.3% with excellent sleep quality after the intervention. The results of the Wilcoxon Signed-Rank Test showed a statistically significant improvement in sleep quality (p = <0.001). The Wilcoxon Signed Rank Test showed a significant improvement in sleep quality (p = <0.001).  Conclusion: Chamomile aromatherapy significantly improves sleep quality in third trimester pregnant women. Health workers, especially midwives and nurses, should provide education and guidance on the safe use of chamomile aromatherapy.
EFEKTIVITAS MEDIA INTEGRATING CARD TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI BALITA STUNTING USIA 24–59 BULAN Ayu Safitri, Dwi; Antono, Sumy Dwi; Rahmaningtyas, Indah; Rahayu, Dwi Estuning
coba Vol 14 No 1 (2025): November 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i1.889

Abstract

Pendahuluan: Kurangnya pengetahuan ibu tentang gizi anak merupakan salah satu penyebab utama tingginya kasus stunting di Indonesia. Ketidaktahuan terhadap pentingnya zat gizi seperti protein hewani, zat besi, dan vitamin sering kali menyebabkan pemberian makanan yang kurang sesuai, sehingga meningkatkan risiko malnutrisi kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variasi pengetahuan gizi ibu sebelum dan setelah menerima pendidikan kesehatan yang disampaikan melalui media Kartu Integrasi. Metode Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan strategi pra-tes dan pasca-tes pada satu kelompok. Sampel terdiri dari 79 ibu dengan balita, dan 45 peserta dipilih melalui sampling acak sederhana menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari 20 pertanyaan. Validitas kuesioner pengetahuan dievaluasi menggunakan uji korelasi Pearson, dengan nilai r berkisar antara 0,370 dan 0,870 (> Nilai rrtabel: 0,361), sehingga disimpulkan bahwa kuesioner tersebut valid. Hasil uji reliabilitas: uji cronchbach alpha lebihhbesar dari 0,60 yaitu 0,872-0,891, artinya reliabel. Kriteria Inklusi: Ibu yang tidak memiliki gangguan pendengaran dan gangguan penglihatan, dapat berkomunikasi dengan baik serta memiliki handphone. Analisis dilakukan menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil:Uji statistik menunjukkan nilai Asymp. Sig sebesar 0,001 (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaannsignifikan antara pengetahuan ibu sebelum dannsesudah mendapat edukasi menggunakan media Kartu Integrasi. Peningkatan paling terlihat terjadi pada pemahaman tentang makronutrien, mikronutrien, dan dampaknya terhadap pertumbuhan anak. Diskusi: Media Kartu Integrasi terbukti efektif sebagai sarana edukasi untukmmeningkatkan pengetahuannibu mengenai gizi balita. Media ini dapat dimanfaatkan dalam program promosi kesehatan, khususnya dalam mencegah stunting dengan meningkatkan kesadaran gizi di kalangan ibu. Kata Kunci: Pengetahuan, Gizi Balita, Kartu Integrasi
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN PEMERIKSAAN HEPATITIS B Jundiyaturrohman, Salsabila; Wijayanti, Lumastari Ajeng; Titisari, Ira; Rahayu, Dwi Estuning
coba Vol 14 No 1 (2025): November 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i1.872

Abstract

Hepatitis B merupakan penyakit menular yang dapat ditularkan dari ibu ke bayi akibat infeksi virus HBV. Di Kabupaten Kediri, sebanyak 117 ibu hamil terdeteksi positif Hepatitis B, salah satunya disebabkan rendahnya cakupan skrining, terutama di Puskesmas Kunjang. Rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya pemeriksaan menjadi salah satu faktor penyebab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap pemeriksaan Hepatitis B. Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 35 ibu hamil trimester II dan III dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup skala Guttman yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, mencakup 15 item pernyataan untuk variabel pengetahuan dan 15 item pernyataan untuk variabel sikap. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap pelaksanaan pemeriksaan Hepatitis B (p-value = 0,000). Sebanyak 51,4% responden memiliki pengetahuan baik dan sikap positif terhadap pemeriksaan Hepatitis B. Pengetahuan ibu hamil berpengaruh terhadap pembentukan sikap positif dalam menjalani skrining Hepatitis B. Diperlukan upaya peningkatan edukasi kesehatan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan deteksi dini guna mencegah penularan vertikal virus Hepatitis B. Kata Kunci: Ibu Hamil, Hepatitis B, Pengetahuan, Pemeriksaan, Sikap
The Relation of Sleep Quality in Pregnant Mothers with The Incidence of Preeclampsia Miftahul Hasanah; Dwi Estuning Rahayu; Rahajeng Siti Nur Rahmawati
Journal of Ners and Midwifery Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v9i2.ART.p196-204

Abstract

The main focus in pathogenesis of disease is the state of wakefulness with little attention regarding the state of sleep. Whereas, sleep is active condition where metabolism, memory consolidation, tissue restoration and homeostatic balance are maintained. Bad sleep quality had impact on human health, especially caused some complications in pregnancy. This study was aimed to know the relation of sleep quality in pregnant mother with the incidence of preeclampsia in Gambiran Hospital Kediri. Analytical survey method with cross sectional study was performed on 30 respondents who complied inclusion and exclusion criteria. The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) was used in determined sleep quality. The result of Chi Square test with α = 0.05 and df = 1 was clarified that the score of χ2count (8.56) > χ2table (3.841) which meant H0 was rejected and Ha was accepted. Based on the result, there was relation of sleep quality in pregnant mothers with the incidence of preeclampsia in Gambiran Hospital Kediri.
PERBEDAAN INTENSITAS NYERI HAID (DISMENOREA) SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN TEKNIK DEEP BREATHING (TEKNIK NAFAS DALAM) Esa Yuliant, Rechi; Dwi Antono, Sumy; Estuning Rahayu, Dwi
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 1 (2023): Vol 7 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i1.20045

Abstract

Latar belakang: Dismenorea merupakan kondisi nyeri yang ditandai dengan tingkat nyeri yang bervariasi mulai ringan hingga berat. Rasa nyeri yang tidak segera ditangani akan mempengaruhi mental dan fisik individu. Penanganan dismenorea dapat ditangani dengan terapi farmakologis dan terapi non-farmakologis. Salah satu terapi non-farmakologis dalam penanganan nyeri haid yaitu teknik Deep Breathing Relaxation (relaksasi nafas dalam. Tujuan: Penelitian studi literatur ini bertujuan untuk menemukan kajian-kajian yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan intensitas nyeri haid (dismenorea) sebelum dan sesudah diberikan teknik teknik nafas dalam. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Pengumpulan data pada penelitian ini diperoleh dari penelusuran pada pustaka yang terhimpun dalam jurnal-jurnal yang telah terakreditasi yang terdaftar dalam pencarian pada Google Scholar dan Pubmed. Analisis data yaitu dengan menelaah hasil jurnal mulai dari yang sangat relevan, cukup relevan dan relevan diawali dari tahun terbaru sampai yang terdahulu. Hasil: Hasil penelitian ini yaitu terdapat perbedaan intensitas nyeri haid (dismenorea) sebelum dan sesudah diberikan teknik deep breathing (teknik nafas dalam). Kesimpulan: seluruh responden mengalami nyeri haid primer dan klasifikasi nyeri haid yaitu tidak nyeri, nyeri ringan, nyeri sedang, dan nyeri berat.
The Effect of Health Education Through “ASENTIV” Leaflet Media on The Interest of Woman of Childbearing Age in Performing VIA Tests Widyani, Bernadita; Wijayanti, Lumastari Ajeng; Titisari, Ira; Rahayu, Dwi Estuning; Marianthi, Dewi
Journal Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58774/jourkep.v4i2.111

Abstract

Background: The incidence of cervical cancer in Indonesia has increased to 2 per 1,000 population. Low early detection rates are a major contributing factor to the rise in cervical cancer cases. This low coverage is influenced by low interest among women of childbearing age, related to a lack of knowledge, perceived health, and fear of the VIA test. The leaflet "Let's Get Early Detection and Get the VIA Test" is designed as an educational tool that provides information on the importance of early cervical cancer detection and is expected to increase interest in early screening. Purpose: To determine changes in the interests of women of childbearing age before and after being given health education using the leaflet “Let's Get Early Detection and Get the VIA Test”. Methods: The study used a pre-experimental method with a one-group pre-test and post-test design. The sample consisted of 40 female respondents of childbearing age (30–50 years old) at the Sukorame Community Health Center in Kediri City, selected using a simple random sampling technique. Data were collected using a modified questionnaire and tested for validity and reliability. Then, data were analyzed using univariate and bivariate analysis with the Wilcoxon signed-rank test to determine differences in interest before and after health education. Results: There was a significant difference in the interest of women of childbearing age before and after being given health education using the leaflet with a p value = 0.008 (p <0.05). Conclusion:  Health education using the leaflet has shown increased interest in VIA screening among women of childbearing age. These results can serve as a basis for community health centers (Puskesmas) to utilize the leaflet as an educational tool to increase participation in early cervical cancer detection.
The Effect of Peanut Ball on the Duration of Labor in Mothers in the First Stage of Active Labor Anggraeniy, Mayang Eustacia; Kundarti, Finta isti; Titisari, Ira; Rahayu, Dwi Estuning
EMBRIO: Jurnal Kebidanan Vol 17 No 2 (2025): EMBRIO: Jurnal Kebidanan
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.v17i2.10692

Abstract

Indonesia's maternal mortality rate (MMR) and infant mortality rate (IMR) remain relatively high, partly due to prolonged labor that is not managed effectively managed. The peanut ball technique is a non-pharmacological alternative to accelerate labor. This study aims to assess the effect of the peanut ball on labor duration among mothers delivering in the active phase of the first stage. The study employed a quasi-experimental pretest–posttest control-group design. Sixty participants were split into two groups: 30 in the intervention group and 30 in the control group. The intervention group used the peanut ball technique for 120 minutes, while the control group received standard delivery care. Consecutive sampling was used. The study was conducted at Aura Syifa Hospital, Baptist Hospital, and Nirmala Hospital in Kediri. Data were analyzed using the Mann–Whitney test. The results showed that the average labor duration in the intervention group was 150.2 plus minus 60.779 minutes, and the control group was 199.5 plus minus 76.191 minutes, with a p-value of 0.000 (p less than 0.05). The peanut ball technique has been proven effective in accelerating labor. This technique can be implemented as a non-pharmacological intervention in obstetric care.
Relationship between Knowledge Level and Food Menu Selection on Perineal Wound Healing Process. wati, Evi liana; Pratamaningtyas, Susanti; Indriani, Ririn; Rahayu, Dwi Estuning
Health Gate Vol 4, No 1 (2026): January
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kota Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70111/hg4102

Abstract

The postpartum period after childbirth is a critical time for women, where perineal wounds are common and can cause discomfort and risk of infection. Food choices play an important role in wound healing, however, some mother avoid consuming meat, fish, and eggs, believing that these food can slow down the healing process. In reality, tissue regeneration requires adequate nutrition, especially protein. This study explored the relationship between the level of knowledge of food choices and the duration of perineal wound healing. A quantitative approach using a descriptive correlation design with a cross-sectional method was used. The sample consisted of postpartum women with perineal wounds at Aura Syifa Kediri Hospital who were selected by purposive sampling. Data were collected through questionnaire and direct observation and analyzed using the chi-square test to identify the relationship between food choices and perineal wound healing. The results showed that respondents who consumed food rich in protein, vitamins, and minerals healed faster than those who adhered to dietary restrictions. A significant relationship was found between dietary choices and duration of perineal wound healing. A healthy diet is essential to accelerate perineal wound healing, with adequate protein intake helping tissue regeneration. At the same time, consumption of vitamin C and iron support the healing process and boosts the immune system. Therefore, it is important to increase education on balanced nutrition for postpartum women to prevent complications that May hinder recovery.Keywords : Dietary Choices, Perineal Wound, Postpartum 
Co-Authors Al Maajid, Putri Anggraeniy, Mayang Eustacia Antono, Sumy Dwi Ardinata, Syanofa Cardia Ari Sandy, Pavita Azra Ayu Safitri, Dwi Azmi, Putri Acacia Fadhilah Budi Susatia Cahyani, Desy Dwi Desi Andrawati Desy Dwi Cahyani Dewi Marianthi Dian Lutfi Rahmawati Diana Sulistyo Rini Diana Sulistyo Rini Dinasti Siswahyuning Dias Dwi Antono, Sumy Dyah Widodo Ekanana Prahitasari ERNA RAHMA YANI Esa Yuliant, Rechi Fadila, Safira Hanin Iffa Putri Fitri Meilia Fitri Meilia Fitri Meilia Fitri Meilia Hanna Salehtra Hardiati Indah Rahmaningtyas Indah Rahmaningtyas Indriani, Ririn Ira Titisari Ira Titisari Jamhariyah Jamhariyah Jihan Salsabila Hermawan Jundiyaturrohman, Salsabila Khammidah, Rysma Dhella Kiswati Kiswati Kiswati Koekoeh Koekoeh Hardjito Koen, Dorothy Carissa Aditya Kundarti, Finta Isti L.A Wijayanti Miftahul Hasanah Mustika Putri Fadelika Ningrum, Fadhliya Ika Nurani, Calista Baby Anggun nuri alfina komariyati Nurlaili, Anis Putri, Alvi Nur Puspita Rahajeng Siti Nur Rahmawati Ramadana, Rima Fitri Ratna Puspita Sari Reni Utami Rima Eka Pratiwi Ririn Indriani Rose, Andiny Rosyadah, Ning Arum Nur Salwantomo, Lumastari Ajeng Wijayanti Selvyra Eka Masturina Sendra, Eny Shintya Okta Rihandhini Sinta Kristianti Siska Woro Andhani Siti Aisyah Siti Asiyah Siti Asiyah Sumy Dwi Antono Sumy DwiAntono Sumy DwiAntono Suryani, Pudji Susanti Pratamaningtyas Triatmi Andri Yanuarini Triatmi Andri Yanuarini Unida, Anya Wardani, Heni Setiya wati, Evi liana Widyani, Bernadita Wijayanti, Lumastari Ajeng Wiranti Dwi Novita Isnaeni Yenika - Anggraeni