Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Posisi Miring Kiri terhadap Durasi Persalinan Kala I Fase Aktif nuri alfina komariyati; Susanti Pratamaningtyas; Dwi Estuning Rahayu
JURNAL KEBIDANAN Vol. 12 No. 02 (2023): Jurnal Kebidanan Dharma Husada
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35890/jkdh.v12i02.283

Abstract

Salah satu intervensi yang dapat membantu mempercepat kemajuan yakni pemberian posisi miring. Memberikan terapi non-invasif pada ibu yang sedang melahirkan cenderung lebih aman dan memiliki risiko dampak negatif yang lebih kecil jika dibandingkan dengan pemberian terapi yang bersifat invasif. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh posisi miring kiri terhadap durasi persalinan kala I fase aktif pada ibu bersalin. Metode dalam penelitian ini adalah Quasy Eksperimen dengan desain Pretest posttest control group design dengan memberikan posisi miring kiri pada ibu bersalin kala I fase aktif. Besar sampel penelitian ini ditentukan dengan rumus slovin didapatkan sampel berjumlah 60 dengan tehnik pengambilan sampel accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar partograf. Selanjutnya data di analisis dengan analisis univariat menggunakan mean sedangkan analisis bivariat dengan uji Wilcoxon signed-rank test. Dari hasil uji Wilcoxon pada durasi persalinan saat pretest – posttest pada kelompok intervensi menunjukkan hasil signifikan yaitu p value 0.000<(0,05). Sehingga dapat disimpulkan agar penolong persalinan dapat menerapkan posisi miring pada proses persalinan kala I fase aktif sehingga dapat mempercepat durasi persalinan pada ibu bersalin.
GERAKAN PROMOTIF ‘KITA CINTA’ SEBAGAI WUJUD PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM UPAYA MENGELOLA STUNTING DI DESA KAMPUNGBARU TANJUNGANOM NGANJUK Aisyah, Siti; Suryani, Pudji; Rahayu, Dwi Estuning
Jurnal IDAMAN (Induk Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan) Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal IDAMAN (Induk Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/j.idaman.v7i1.3871

Abstract

The purpose of this Community Partnership Program is to socialize the understanding of mothers of toddlers and cadres about stunting management, one of which is the We Love Movement, Forming a community / network of mothers of toddlers about stunting management with the We Love Movement, Evaluating the understanding of toddler mothers about stunting management before and after socializing the We Love Movement. The method used consists of delivering material, questions and answers, games with leaflet media. The duration of the overall activity of this activity will be carried out for 2 months. The participants of mothers under five in Kampungbaru Village were 35 people and 5 cadres. Evaluation is carried out with pre test and post for knowledge and evaluation of our love ferakan which is carried out before and at the end of the activity. Based on the results of the activities that have been carried out in the form of socialization activities of the Kita Cinta Movement for mothers of toddlers totaling 35 people located in Kampungbaru Village, Tanjunganom District, Nganjuk Regency, it was found that before the activity was given, all mothers of toddlers stated that they had never known the activities of the Kita Cinta Movement, Overall the results of the assessment obtained before the activity were: Some of the items asked were several items that received low scores when measuring the understanding of toddler mothers with the following results: no toddler mothers had good understanding, 17Percent of mothers had poor understanding and 83Percent were sufficient. This result increased quite significantly after the socialization activity was carried out, namely with the following results: 68.5Percent good, 25.8 sufficient and 5.7Percent less. The conclusion of the community service activity of the community partnership program for the group of mothers under five is the socialization of the Kita Cinta Movement about parenting children to manage stunting in Kampungbaru Village, Tanjunganom Nganjuk District
Pengaruh Terapi Musik Langgam Jawa, Campursari dan Sape Terhadap Kecemasan Ibu Hamil Aterm di Wilayah Kerja Puskesmas Mojo Wardani, Heni Setiya; Rahayu, Dwi Estuning; Indriani, Ririn
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol. 5 No. 1 (2024): MUHAMMADIYAH JOURNAL OF MIDWIFERY (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.5.1.1-11

Abstract

Latar Belakang: Penyakit psikologis bernama kecemasan kerap menyerang ibu hamil, terutama saat menjelang persalinan. Kecemasan yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada ibu dan janin. Dampak terkait kehamilan antara lain potensi hipertensi, preeklamsia, dan eklampsia. Sementara itu, janin terkena dampaknya karena dapat mengakibatkan perkembangan otak tidak normal dan berujung pada terminasi kehamilan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mengatasi kecemasan pada ibu hamil aterm seperti terapi musik. Musik yang memiliki alunan merdu seperti langgam jawa, campursari dan sape, dipercaya dapat menenangkan. Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terapi musik campursari, sape dan langgam jawa memiliki pengaruh dalam menurunkan kecemasan ibu hamil aterm ataupun tidak. Metode: Desain pra-eksperimental penelitian ini mencakup dua kelompok pretest dan post-test. Dengan menggunakan teknik random sampling, sampel terdiri dari 45 ibu hamil aterm yang dipisahkan menjadi 3 kelompok di wilayah operasional puskesmas Mojo. Uji statistik Wilcoxon Match Paired digunakan dalam metode analisis bivariat. Skala Skrining Kecemasan Perinatal (PASS) adalah alat yang digunakan. Hasil: Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa wanita hamil aterm yang menerima terapi musik mengalami penurunan kecemasan. Terapi musik Langgam Jawa (p-value=0.004, p-value), Campursari (p-value=0.001, p-value), dan Sape (p-value=0.001, p-value) semuanya signifikan secara statistik dalam mengurangi kecemasan pada ibu hamil aterm. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan kecemasan ibu hamil aterm dapat dikurangi dengan menggunakan musik langgam jawa, campursari dan sapen. 
Hubungan kepuasan ibu hamil pada pelayanan ANC dengan minat ANC (The Relationship Between Pregnant Satisfaction ANC Services with ANC Interest) Sendra, Eny; Indriani, Ririn; Rahayu, Dwi Estuning
Public Health and Safety International Journal Vol. 3 No. 02 (2023): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v3i02.374

Abstract

Keteraturan ANC dilihat  melalui frekuensi kunjungan,  namun tidak semua ibu hamil periksa secara rutin. Hal ini dikarenakan pelayanan kesehatan kurang memenuhi harapan, dan persepsi ibu ANC kurang baik. Sekitar 45-86% mendapatkan 7 intervensi pelayanan antenatal, namun 20% hanya mendapatkan 5 intervensi, tanpa tes laboratorium dan temu wicara. Kepuasan pelanggan dipengaruhi  banyak  faktor,  seperti perilaku  petugas,  perasaan  pasien,  mutu  informasi, prosedur perjanjian, waktu tunggu, fasilitas, privacy, pengaturan kunjungan, outcome terapi dan kualitas perawatan. Data bulan Januari sampai Mei 2018 menunjukkan K1 34,9% (424 orang) ANC terpadu 34,89% dari sasaran 1215 ibu hamil. Data K4 Januari sampai Mei 2018 adalah 34,21% (423 ibu hamil) dari  sasaran  1215, ANC  terpadu  sebanyak  34,81%.  Data  K4  2017  belum  mencapai  target cakupan   ANC   terpadu yang mencapai 49,28% dari   target   cakupan   94%. Design penelitian ini adalah Crossectional Design, populasi seluruh ibu dengan ANC terpadu di Puskesmas Blabak Kabupaten Kediri sebanyak 164 orang. Teknik sampling Simple Random Sampling didapatkan sampel 41 ibu hamil. Analisis menggunakan Fisher Exact Test. dengan nilai signifikansi 1 (2 Sided)  dan  0.684  (1  Sided)  yang  keduanya  >  dari  α  0.05  Sehingga  H0  diterima  dan kesimpulan penelitian adalah tidak terdapat hubungan antara kepuasan ibu pada layanan ANC dengan minat ANC.
Efektifitas Terapi Musik Terhadap Pencegahan Postpartum Blues Pada Ibu Primipara Dwi Estuning Rahayu
Journal for Quality in Women's Health Vol. 3 No. 2 (2020): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v3i2.95

Abstract

Periode postpartum tubuh mengalami perubahan fisiologis dan psikologis. Adaptasi psikologis diperlukan untuk pencapaian peran baru sebagai seorang ibu. Sebagian ibu postpartum tidak berhasil menyesuaikan diri dan mengalami postpartum blues pada primipara. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektifitas terapi musik terhadap pencegahan postpartum blues pada ibu primipara. Metode penelitian survei analitik dengan menggunakan The One Group Pretest Posttest Design. Populasi dalam penelitian adalah ibu primipara hari ke 3-10 di wilayah Puskesmas Mojo Kediri. Jumlah sampel 30 orang primipara dengan metode pengambilan purposive sampling. Teknik analisis bivariat paired t-test dan analisis multivariat menggunakan Oneway Anova (α=5%). Instrumen yang digunakan adalah skor Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Terapi musik karawitan (p value=0,001, p value<α), keroncong (p value=0,001, p value<α), dan degung (p value=0,003, p value<α) efektif dalam mencegah postpartum blues pada ibu primipara. Analisis Oneway Anova menunjukkan pvalue karawitan 0,001 = pvalue keroncong 0,001
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP LANSIA DALAM MENGIKUTI KEGIATAN POSYANDU Ardinata, Syanofa Cardia; Titisari, Ira; Rahayu, Dwi Estuning; Sendra, Eny
coba Vol 13 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v13i2.700

Abstract

Pemerintah telah berupaya meningkatkan kesejahteraan lansia melalui pembentukan Posyandu lansia sebagai wadah pelayanan kesehatan. Pemanfaatan Posyandu ini diharapkan dapat dilakukan secara optimal, karena sikap positif lansia dalam mengikutinya sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang dimiliki. Pengetahuan menjadi faktor penting yang membentuk sikap dan partisipasi lansia terhadap layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan lansia tentang Posyandu dengan sikap mereka dalam mengikuti kegiatan Posyandu di Desa Keniten, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian berjumlah 107 lansia, dengan sampel sebanyak 84 orang yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling berdasarkan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dan analisis data dilakukan dengan uji Spearman’s Rho pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap lansia terhadap kegiatan Posyandu (p-value = 0,000 < 0,05). Dengan demikian, hipotesis alternatif (H1) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan pengetahuan lansia dapat mendorong terbentuknya sikap yang lebih positif dalam berpartisipasi pada kegiatan Posyandu. Kata Kunci: pengetahun, sikap, posyandu lansia
PENGARUH MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN WUS MENGENAI KONTRASEPSI MOW DI KELURAHAN BANARAN KECAMATAN PESANTREN 1 KOTA KEDIRI: THE EFFECT OF MOW BOOKLET MEDIA ON FERTILE AGE WOMEN'S KNOWLEDGE REGARDING MOW CONTRACEPTION IN BANARAN VILLAGE, PESANTREN 1 DISTRICT, KEDIRI CITY Dinasti Siswahyuning Dias; Dwi Estuning Rahayu; Eny Sendra; Salwantomo, Lumastari Ajeng Wijayanti
Jurnal Online Dengan Open Journal System Vol 5 No 2 (2025): JMSWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/jmswh.v5i2.2152

Abstract

Metode Operasi Wanita (MOW) memiliki angka kontrasepsi terburuk di Indonesia dibandingkan dengan metode KB lain. Liputan media tentang buklet MOW untuk meningkatkan pengetahuan di kalangan wanita usia subur tentang metode kontrasepsi, karena informasi salah yang tersebar melalui media tentang MOW menyebabkan penggunaannya kurang dimanfaatkan. Mengkaji dampak media buklet MOW terhadap pengetahuan wanita usia subur tentang kontrasepsi MOW merupakan tujuan utama dari penelitian ini. Metode berdasarkan desain one-group pretest-posttest; 55 peserta dipilih secara acak dari kumpulan calon peserta. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dan kualitasnya dinilai menggunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon. Berdasarkan hasil, 87,3% peserta memiliki pemahaman yang baik tentang topik tersebut sebelum mendapatkan buklet MOW, dan 98,2% memiliki pemahaman yang lebih baik setelah menerimanya. Uji statistik menunjukkan bahwa media buklet memengaruhi pengetahuan wanita usia subur tentang kontrasepsi MOW (nilai-p = 0,000) < (p = 0,05). Jadi, buklet membentuk cara wanita usia subur memandang metode MOW sebagai alat kontrasepsi.
The Influence of Progressive Relaxation on Anxiety in Pregnant Women with Hypertension Rosyadah, Ning Arum Nur; Kundarti, Finta Isti; Rahmaningtyas, Indah; Rahayu, Dwi Estuning
EMBRIO: Jurnal Kebidanan Vol 16 No 2 (2024): EMBRIO: Jurnal Kebidanan (NOVEMBER)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.v16i2.9353

Abstract

Hypertensive disorders during pregnancy are a serious issue affecting between 5 percent to 10 percent of all pregnancies globally. Women experiencing hypertension during pregnancy may suffer significant psychological impacts, including anxiety. Progressive muscle relaxation exercises can help reduce muscle tension, enhance feelings of happiness, and alleviate stress and anxiety during pregnancy. The purpose of the study was to determine the effect of progressive relaxation on anxiety in pregnant women with hypertension. The research employed a Quasi-Experimental approach using a pretest-posttest control group design with 60 participants. The participants were split into two groups: the intervention group (30 participants), who received progressive relaxation twice a day for 14 days, and the control group (30 participants), who received standard care. The Paired Sample T-Test revealed a noteworthy reduction in anxiety levels (p equal 0.000) among the intervention group. In contrast, the control group did not exhibit significant alterations in anxiety levels (p equal 0.746) after the treatment. Thus, progressive relaxation proves effective in reducing anxiety levels among pregnant women with hypertension. Future research should consider increasing the frequency and duration of interventions and exploring alternative approaches to further address hypertension issues during pregnancy.
Hubungan Kadar Hemoglobin Terhadap Proses Penyembuhan Luka Post Sectio Caesarea di Rumah Sakit Aura Syifa Kabupaten Kediri Koen, Dorothy Carissa Aditya; Pratamaningtyas, Susanti; Rahayu, Dwi Estuning; Hardjito, Koekoeh
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.390

Abstract

The wound from a sectio caesarea can be at risk of infection if the healing process is compromised. Among the factors that can affect wound healing is low hemoglobin levels, which indicates the presence of anemia. This study is a quantitative observational design and prospective cohort approached. The sample was 48 respondents who were taken by consequtive sampling. Data collection was obtained from patient laboratory results and REEDA observation sheets. Data analysis was carried out using Chi Square statistical test. The results showed a p-value of 0.016 < 0.05, meaning that there is a statistical relationship hemoglobin levels and the post sectio caesarea wound healing process at Aura Syifa Hospital, Kediri Regency. It is suggested that the research site should develop procedures for monitoring hemoglobin levels in normal postpartum and post cesarean section mothers to prevent complications that can hinder the wound healing process. As well as improve education to patients about the importance of nutritional intake, especially iron and protein which aims to maintain optimal hemoglobin levels to support wound healing.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Masa Nifas Terhadap Kunjungan Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Grogol Nurani, Calista Baby Anggun; Titisari, Ira; Sendra, Eny; Rahayu, Dwi Estuning
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.393

Abstract

Abstrak Masa nifas yang biasanya berlangsung enam hingga delapan minggu dimulai setelah plasenta terlepas dan berakhir ketika organ reproduksi kembali ke bentuk sebelum hamil. Selama masa nifas ibu memerlukan perawatan pencegahan serta evaluasi rutin guna mendeteksi, menangani, dan merujuk jika terjadi komplikasi. Proses ini dilakukan melalui kunjungan nifas untuk memastikan kesehatan ibu tetap terjaga. Pengetahuan dan sikap menjadi dua dari sekian banyak variabel yang dapat mempengaruhi kunjungan nifas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kunjungan nifas dengan pengetahuan dan sikap ibu tentang masa nifas. Desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional, menggunakan populasi 78 orang dan sampel sejumlah 44 orang ibu yang memenuhi kriteria inklusi yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Kuesioner pengetahuan dan sikap digunakan sebagai instrumen penelitian. Kemudian data di analisis dengan Chi Square dan didapatkan hasil terdapat hubungan antara pengetahuan tentang masa nifas dengan kunjungan nifas dengan X2 = 10,087 dan p sebesar 0,001 (p<0,05). Serta, terdapat hubungan antara sikap tentang masa nifas dengan kunjungan nifas dengan X2 = 11,026 dan p sebesar 0,001 (p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini, hendaknya tenaga kesehatan memberikan intervensi yang berfokus pada peningkatan pengetahuan dan pembentukan sikap positif agar meningkatkan cakupan kunjungan nifas.
Co-Authors Al Maajid, Putri Anggraeniy, Mayang Eustacia Antono, Sumy Dwi Ardinata, Syanofa Cardia Ari Sandy, Pavita Azra Ayu Safitri, Dwi Azmi, Putri Acacia Fadhilah Budi Susatia Cahyani, Desy Dwi Desi Andrawati Desy Dwi Cahyani Dewi Marianthi Dian Lutfi Rahmawati Diana Sulistyo Rini Diana Sulistyo Rini Dinasti Siswahyuning Dias Dwi Antono, Sumy Dyah Widodo Ekanana Prahitasari ERNA RAHMA YANI Esa Yuliant, Rechi Fadila, Safira Hanin Iffa Putri Fitri Meilia Fitri Meilia Fitri Meilia Fitri Meilia Hanna Salehtra Hardiati Indah Rahmaningtyas Indah Rahmaningtyas Indriani, Ririn Ira Titisari Ira Titisari Jamhariyah Jamhariyah Jihan Salsabila Hermawan Jundiyaturrohman, Salsabila Khammidah, Rysma Dhella Kiswati Kiswati Kiswati Koekoeh Koekoeh Hardjito Koen, Dorothy Carissa Aditya Kundarti, Finta Isti L.A Wijayanti Miftahul Hasanah Mustika Putri Fadelika Ningrum, Fadhliya Ika Nurani, Calista Baby Anggun nuri alfina komariyati Nurlaili, Anis Putri, Alvi Nur Puspita Rahajeng Siti Nur Rahmawati Ramadana, Rima Fitri Ratna Puspita Sari Reni Utami Rima Eka Pratiwi Ririn Indriani Rose, Andiny Rosyadah, Ning Arum Nur Salwantomo, Lumastari Ajeng Wijayanti Selvyra Eka Masturina Sendra, Eny Shintya Okta Rihandhini Sinta Kristianti Siska Woro Andhani Siti Aisyah Siti Asiyah Siti Asiyah Sumy Dwi Antono Sumy DwiAntono Sumy DwiAntono Suryani, Pudji Susanti Pratamaningtyas Triatmi Andri Yanuarini Triatmi Andri Yanuarini Unida, Anya Wardani, Heni Setiya wati, Evi liana Widyani, Bernadita Wijayanti, Lumastari Ajeng Wiranti Dwi Novita Isnaeni Yenika - Anggraeni