Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENERAPAN PRINSIP PERMEABILITAS DALAM ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA PERANCANGAN MIXED-USE DI KAWASAN TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) JUANDA Monifa Sjofian, Daniella; Budi Purnomo, Agus; Inavonna, Inavonna; Bambang Susetyarto, Martinus
Metrik Serial Humaniora dan Sains Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Stasiun Juanda merupakan kawasan strategis yang mempunyai peran penting sebagai titik konektivitas antar moda transportasi umum di Jakarta. Hal ini menjadikan kawasan Stasiun Juanda berpotensi dikembangkan menjadi kawasan Transit Oriented Development (TOD). Intensitas aktivitas yang sering mengalami peningkatan di sekitar stasiun ini menimbulkan berbagai permasalahan terkait dengan sirkulasi pejalan kaki serta kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk atau ketika ada acara besar di sekitarnya. Prinsip permeabilitas sebagai salah satu prinsip dari pendekatan arsitektur kontekstual menjadi prinsip utama yang diterapkan dalam perancangan mixed-use yang terdiri dari transit hub, apartemen, dan kantor di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Juanda. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan prinsip permeabilitas dalam menciptakan konektivitas dan sirkulasi yang baik antara bangunan, ruang publik, dan moda transportasi.
OPTIMALISASI PERMEABILITAS PADA RANCANGAN BANGUNAN TRANSIT HUB DI KAWASAN TOD JUANDA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL Nityasa Kirana, Kinantya; Budi Purnomo, Agus; Wijayanto , Punto; Widiarso , Tulus
Metrik Serial Humaniora dan Sains Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan transit hub dalam kawasan berorientasi transit (Transit Oriented Development/TOD) memiliki peran penting sebagai simpul transportasi dan integrator aktivitas perkotaan. Artikel ini membahas bagaimana optimalisasi aspek permeabilitas diterapkan dalam perancangan Transit Hub di kawasan TOD Juanda dengan pendekatan arsitektur kontekstual. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, memadukan analisis desain proyek tugas akhir dengan teori dan studi preseden. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa permeabilitas, baik fisik maupun visual, berkontribusi besar terhadap kualitas sirkulasi pejalan kaki, konektivitas antar zona fungsi, serta integrasi bangunan dengan lingkungan sekitarnya.
PERANCANGAN PENDOPO DAN MASJID PONDOK PESANTREN TAHFIDZ QUR’AN NAMIRA DI SUBANG, JAWA BARAT Lahji , Khotijah; Budi Purnomo, Agus; Diinal Aziiz, Akhlish
Kocenin Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paper ini bertujuan untuk menjelaskan pembangunan di Pondok Pesantre Tahfidz Qur’an Namira di Subang, Jawa Barat. Belum semua fungsi dari Pondok tersebut dibangun. Pada Saat ini baru di rancang dua Pendopo dan Masjid. Pondok 1 untuk santri pria sedang dalam tahap pembangunan. Rancangan kedua pendopo dan masjid memperhatikan topografi lahan Pondok yang relatif terjal dan sifat tanah berdaya dukung rendah. Agar tak perlu merubah topografi yang terjal kedua pendopo dan masjid dibangun multi-level. Selain itu, sekeliling lahan pendopo dan masjid dibuat retaining-wall yang melingkar. Dengan demikian bangunan pendopo dan masjid tidak lagi rentan terhadap pergerakan tanah.
Optimalisasi Aksesibilitas Jalur Pejalan Kaki Bagi Penyandang Disabilitas (Studi Kasus Jalan Blora dan Jalan Kendal Dukuh Atas) Nugraha, Adam; Budi Purnomo, Agus; Budi H, Nurhikmah
Jurnal Etnik: Ekonomi-Teknik Vol 2 No 10 (2023): ETNIK : Jurnal Ekonomi dan Teknik
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/etnik.v2i10.233

Abstract

Public service is a form of service provided by the service manager, in this case the DKI Jakarta City Government. The government needs to ensure that these services are distributed fairly and equally to meet the needs of all members of society, without exception. One type of public service that must be provided to the community is accessibility services. Accessibility can be obtained through physical access, such as pedestrian paths (sidewalks) for persons with disabilities. In 2019, there were 14,459 individuals with disabilities in DKI Jakarta. Even though the level of mobility in the area is high, it is important to ensure that all residents have adequate accessibility to public facilities. By providing physical infrastructure that is friendly to persons with disabilities, their capabilities can be increased. This study aims to evaluate how Regional Regulation No. 10 of 2011 fulfills the accessibility of public facilities for persons with disabilities in DKI Jakarta. This study is a descriptive case study using a qualitative approach. A survey technique of academic literature in the field of public services is used to find concepts that are relevant to the accessibility of public roads (pedestrian paths) for persons with disabilities. Data was collected by tracing sources and literature from government documents, electronic mass media, journals and books related to this research. In addition, documentation techniques in the field such as taking photos and observations are also used to strengthen the data.