Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

DETERMINAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA PASIEN UMUR 18-40 TAHUN YANG BERKUNJUNG DI BP GIGI DI PUSKESMAS KELAYAN TIMUR KOTA BANJARMASIN DETERMINANT PREVALENCE OF KARIES Deni Suryanto; Gusti Evi Zaidati; Fahrurazi Fahrurazi
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 4, No 2 (2017): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.133 KB) | DOI: 10.31602/ann.v4i2.1169

Abstract

Research aims to understand determinants associated with dental caries incidence in patients age 18-40 years in dental treatment center at public health center kelayan timur district south banjarmasin. This research is an analytic observation with Cross Sectional design, while the population in this study is all patients who went to dental treatment center at puskesmas Kelayan Timur, during the research that took place from June to July 2012. Sampling in this research is done by accidental sampling technique, where the sample is taken from the respondent or the case that happened to exist at the time of research. Samples in this study were all dental caries patients aged 18-40 years who went to dental treatment center during the study which amounted to 48 people. Data collection by interviewing directly with respondents using questionnaire. Data analysis using Chi Square test. The results of the research is known There is no significant relationship between education and knowledge of respondents with dental caries incidence in patients aged 18-40 years who visited in dental treatment center at Puskesmas Kelayan Timur District Banjarmasin Selatan. There is a significant relationship between the frequency of brushing teeth with dental caries incidence in patients aged 18-40 years who visited the dental treatment center at East Kelayan Health Center Banjarmasin Selatan District
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUIN RAYA KOTA BANJARMASIN TAHUN 2015 Fahrurazi Fahrurazi; Yeni Riza; Siti Iftarul Inayah
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 3, No 1 (2016): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.863 KB) | DOI: 10.31602/ann.v3i1.843

Abstract

Diare merupakan penyakit yang menyebabkan kematian kedua pada anak dibawah 5 tahun. Secara global setiap tahunnya ada sekitar 2 miliar kasus diare dengan angka kematian 1,5 juta pertahun. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin pada tahun 2013 dan tahun 2014, penderita diare pada tahun 2013 adalah sebanyak 11.822, pada tahun 2014 sebanyak 11.623 dan Puskesmas Kuin Raya merupakan urutan pertama dari 26 Puskesmas yang ada di Kota Banjarmasin dengan jumlah penderita diare terbanyak baik pada tahun 2013 dan 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kuin Raya Kota Banjarmasin tahun 2015. Menggunakan metode penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel penelitian sebanyak 79 ibu yang memiliki balita dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Kuin Raya Kota Banjarmasin dengan nilai p = 0,000 < α 0,05. Ada hubungan perilaku CTPS dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Kuin Raya Kota Banjarmasin dengan Nilai p = 0,010 < α 0,05. Disarankan mengadakan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang diare dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan cara penyuluhan kepada masyarakat dalam upaya melakukan pencegahan terhadap penyakit diare.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN PENDIDIKAN IBU BALITA DENGAN KEJADIAN PENYAKIT PNEUMONIA PADA BALITA DI KELURAHAN KERATON KECAMATAN MARTAPURA KABUPATEN BANJAR Miftahul Azizah; Fahrurazi Fahrurazi; Nurul Indah Qoriaty
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 1, No 1 (2014): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.208 KB) | DOI: 10.31602/ann.v1i1.100

Abstract

Pneumonia pada balita merupakan salah satu penyakit berbahaya bagi balita yang dapat menyebabkan kematian dimana salah satu faktor yang menyebabkan tingginya kasus pneumonia adalah kurangnya pengetahuan ibu tentang penyakit pneumonia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan pendidikan ibu balita dengan kejadian penyakit pneumonia pada balita di Kelurahan Keraton Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar tahun 2012. Metode penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang berada di Kelurahan Keraton dengan jumlah sampel sebanyak 94 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel dengan cara accidental sampling. Pengolahan dan analisis data menggunakan program dengan menggunakan uji Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan pendidikan ibu balita dengan kejadian penyakit pneumonia (P value <0,05). Diharapkan agar lebih aktif memberikan penyuluhan tentang Penyakit Pneumonia pada Balita secara terus menerus dan berkesinambungan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya para ibu menjadi lebih baik lagi. Kata kunci : pneumonia, pengetahuan dan pendidikan, balita
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU MENYUSUN TES HASIL BELAJAR MELALUI KELOMPOK KERJA GURU (KKG) MINI DI SDN PAKAPURAN KACIL 2 KECAMATAN DAHA UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Fahrurazi Fahrurazi
Darussalam Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/drs.v21i2.33

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah Guru Kelas SDN Pakapuran Kacil 2 Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan berjumlah 6 orang. Analisis data dilakukan dengan menggali data, mereduksi data, menyajikan data dan menyimpulkan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kegiatan KKG mini aktivitas peneliti mengalami peningkatan. Pada siklus I terlaksana 75% (kriteria baik) meningkat sebesar 12,5% sehingga menjadi 87,5 % (kriteria amat baik). Aktifitas guru dalam melaksanakan penyusunan tes hasil belajar melalui KKG Mini meningkat 22 %. Demikian juga dengan kemampuan menyusun tes hasil belajar dapat meningkat. Pada siklus I rata-rata 50% (kriteria kurang baik) menjadi 100% (kriteria amat baik) di siklus II (meningkat 50%). Bagi guru, hendaknya selalu aktif mengikuti kegiatan KKG agar dapat meningkatkan kemampuan menyusun Tes Hasil Belajar yang baik sesuai Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar sehingga meningkatkan kompetensi profesional. Bagi siswa, hendaknya sungguh-sungguh dalam mengerjakan tes hasil belajar yang tepat untuk mengetahui kompetensi yang dicapainya. Bagi sekolah, hendaknya menggunakan tes hasil belajar yang baik agar dapat digunakan sebagai pedoman pengukuran bagi sekolah untuk mengetahui sudah memenuhi standart atau belum.
ANALISIS PENGETAHUAN MAHASISWA MENGENAI KEKERASAN SEKSUAL DI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNISKA MAB BANJARMASIN TAHUN 2022 Rizki Ramadhani; M. Bahrul Ilmi; Fahrurazi Fahrurazi; Eddy Rahman
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 10, No 1 (2023): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v10i1.9886

Abstract

Kekerasan dan pelecehan seksual merupakan bagian dari diskriminasi seksual, berbagai negara telah membuat peraturan agar tidak lagi terjadi seksisme dan diskriminasi gender dalam dunia pendidikan. Namun sayangnya masih banyak sekali laporan mengenai terjadi pelecehan seksual dalam dunia pendidikan, khususnya di perguruan-perguruan tinggi. Perlu adanya aturan ataupun kebijakan serta wadah aman untuk mencegah dan upaya penanggulangan kekerasan dan pelecehan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat berdasarkan teori pengetahuan dengan menggunakan tingkat pengetahuan di Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin mengenai kekerasan seksual dengan menggunakan teori pengetahuan berdasarkan tingkat pengetahuan yaitu tahu, memahami, aplikasi, analisis, dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fenomenologi dan bersifat Indepth Interview. Proses pengumpulan data dilakukan dengan mewawancarai 11 orang informan. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukan bahwa informan penelitian berdasarkan tingkat pengetahuan tahu masih belum mengetahui pasti mengenai kekerasan dan pelecehan seksual, sedangkan untuk tingkat pengetahuan memahami, aplikasi, analisis, evaluasi sudah cukup mengetahui. Dari hasil penelitian ini diharapkan agar dapat menambah pengetahuan terkait kekerasan dan pelecehan seksual, serta mengharapkan kepada pihak perguruan tinggi untuk dapat membentuk satuan tugas (satgas) kelembagaan perlindungan perempuan juga melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai kekerasan dan pelecehan seksual.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kepatuhan Konsumsi Obat pada Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Irvan Maulana; Fahrurazi Fahrurazi; Eddy Rahman
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 11 No 1 (2020): November
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The disease of tuberculosis is a contagious disease and is increasing every year. The number of cases of tuberculosis in Indonesia in 2016 was 298,128 cases, while in South Kalimantan Province there were 5,147 cases. Tuberculosis (TB) is a chronic infectious disease that can be cured when taking medication regularly. Compliance of tuberculosis patients to take medication may be influenced by the knowledge and attitude of the patient. The purpose of this research is to know the correlation between knowledge and attitude with the compliance of drug consumption in tuberculosis patients in Pekauman Public Health Center Banjarmasin working area in 2018. The design of this study used analytical survey with cross sectional approach. The population is all TB patients in Pekauman Public Health Center Banjarmasin working area from February to June 2018, amounting to 56 people. The sample meets the criteria of 54 people with purposive sampling technique. Data analysis through chi-square test using 95% confidence level. TB patients in Pekauman Public Health Center Banjarmasin working area mostly have good knowledge about tuberculosis amounted to 39 people (72,2%), have positive attitude amounted to 48 people (88,9%), obedient in taking medicine of tuberculosis amounted to 48 people (88 , 9%). There is correlation between knowledge and attitude with compliance of drug consumption in tuberculosis patient in Pekakesmas Banjarmasin working area (p value = 0,000,031). For Pekauman Public Health Center Banjarmasin can improve health education for example by holding group meeting and special routine counseling to TB patient and family, and distributing leaflets / leaflets about TB drug consumption compliance.
Faktor-Faktor Yang Melatarbelakangi Kenakalan Pada Remaja Di Yayasan “Wagas Limpua” Banjarmasin Ivong Rusdiyanti; Fahrurazi Fahrurazi; Septi Anggraeni
Healthy-Mu Journal Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : MBUnivPress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/hmj.v3i1.935

Abstract

Pada setiap tahunnya masih terdapat kasus kenakalan pada remaja. Kasus kenakalan remaja yang ditangani Yayasan Wagas Limpua dari bulan Januari 2016 sampai Maret 2019 yang terbanyak adalah kasus perilaku seks pranikah, NAPZA, dan minum-minuman keras. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi kenakalan remaja di Yayasan Wagas Limpua. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian menggunakan teknik “purposive sampling” yaitu 5 orang klien remaja berusia 13-18 tahun di Yayasan Wagas Limpua. Sebagai informan triangulasinya, antara lain : teman sebaya, guru BK, tokoh masyarakat, dan konselor dari yayasan. Hasil penelitian menunjukkan : pertama, dilihat dari faktor internal bahwa semua informan kunci mengalami krisis identitas dan memiliki kontrol diri yang lemah. Kedua, dilihat dari faktor eksternal sebagian besar informan kunci kurang mendapatkan perhatian dan kurang berkomunikasi dengan keluarga, sebagian besar dari teman nongkrong atau bergaul lebih banyak yang sudah putus sekolah atau anak jalanan, dan sebagian besar informan kunci menggunakan waktu luang untuk bekerja dan sebagian menggunakan waktu luangnya untuk bermain HP. Sedangkan lingkungan tempat tinggal tidak mempengaruhi karena yang mempengaruhinya adalah lingkungan bergaul para remaja tersebut. Diharapkan para remaja dapat merubah perilakunya untuk menjauhi perilaku berisiko yang dapat mempengaruhi status kesehatan remaja utamanya masalah reproduksi.
PEMANFAATAN ZEOLIT NAA DARI KAOLIN SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BESI (FE) PADA LIMBAH CAIR LABORATORIUM Zuryati, Ulul Khairi; Honiar, Ruru; Fahrurazi, Fahrurazi
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v15i1.1049

Abstract

Excessive iron (Fe) content in water caused corrosion and at high amounts are toxic to the human body. One of the laboratory waste water treatment techniques is adsorption method. The adsorbent used in this study was zeolite NaA which was synthesized using kaolin as one of the most abundant minerals in Indonesia. The zeolite obtained was analyzed by FTIR to determine the functional groups. The synthesis of NaA zeolite have been successful indicated by the absorption band appeared in the wavenumber range of 558–546 cm−1 which showed the formation of double ring structure as a characteristic of the NaA zeolite crystal. Optimum pH for adsorption of Fe (II), Fe (III) ions and mixtures in laboratory waste using zeolite NaA is 3. The maximum adsorption capacity of NaA zeolite on Fe (II), Fe (III) ions and laboratory wastewater are 16.00, 18.33, and 6.50 m/g adsorbent. Whereas adsorption equilibrium times for Fe (II), Fe (II), and laboratory deposit waste water were 30, 20, and 10 minutes, respectively.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Karyawan Penyemprotan Kelapa Sawit Di PT. Menteng Kencana Mas Kalimantan Tengah Melina, Ririn; widyarni, Ari; Fahrurazi, Fahrurazi; Ilmi, M. Bahrul
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 10, No 2 (2023): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v10i2.12287

Abstract

PT Menteng Kencana Mas (MKM) adalah anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) yang diakuisisi pada tahun 2015. dan mengoperasikan perkebunan kelapa sawit seluas 1.582.48 hektar. Dengan karyawan dibagian penyemprotan, dibagian pupuk, dibagian panen dibagian operator dan dibagian polinasi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis hubungan stres kerja, kelelahan kerja dan kepemimpinan dengan kinerja karyawan penyemprotan kelapa sawit di PT Menteng Kencana Mas Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan responden sebanyak 40 karyawan penyemprotan kelapa sawit yang diambil secara total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data ini menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan yang memiliki kinerja cukup sebanyak 33 (82,5%) responden, stres kerja sedang sebanyak 29 (72,5%) responden, kelelahan kerja sedang sebanyak 24 (60%) responden, persepsi kepemimpinan baik sebanyak 25 (62,5%) responden. Hasil uji Chi Square didapatkan bahwa ada hubungan stres kerja (p-value=0,000), ada hubungan kelelahan kerja (p-value=0,001) dan tidak ada hubungan kepemimpinan (p-value=0,691) dengan kinerja karyawan penyemprotan kelapa sawit di PT Menteng Kencana Mas Kalimantan Tengah. Disarankan perusahaan dapat memperhatikan atau melakukan penilaian secara berkala tentang gejala-gejala stres dan kelelahan kerja serta memberikan dukungan dan semangat kerja kepada karyawan penyemprotan kelapa sawit guna mendukung peningkatan kinerja karyawan.
MANAJEMEN STRATEGIK & ANALISIS SWOT UNIVERSITAS ISLAM INDRAGIRI PROPINSI RIAU Maimunah, Maimunah; Fahrurazi, Fahrurazi; Dupni, Dupni; Maisah, Maisah
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November 2020)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jemsi.v2i2.390

Abstract

Dalam kajian ini penulis berupaya mengangkat permasalahan yang mempengaruhi manajemen strategi dan analisis SWOT pada Universitas Islam Indragiri Riau. Penulis mencoba mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhinya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan. Selain bersifat kepustakaan, penelitain ini juga bersifat kualitatif deskriptif, dimana penulis memaparkan permasalahan secara apa adanya berdasarkan pada sumber-sumber rujukan otoritatif dalam bidang pendidikan, sesuai teori yang di teliti. Dan hasil menujukan bahwa adanya faktor pendorong dan penghambat dalam menjalankan manajemen strategik. Dimana wilayah ini masih dikategori wilayah baru yang masih perlu penataan,dan pengembangan dari infrastruktural fisik pengorganisasian sistem struktur yang diperlukan untuk jaminan ekonomi sektor publik dan sektor privat sebagai layanan dan fasilitas yang diperlukan agar perekonomian dapat berfungsi dengan baik.