Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENERAPAN TEKNIK DEBATTABLE DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 KABUPATEN GOWA Nurcholis, Nurcholis; Anzar, Anzar
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 3, No 2 (2023): WAHANA LITERASI: Journal of Language, Literature, and Linguistics
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v3i2.60743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan kemampuan menulis karangan argumentasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kab. Gowa dengan menerapkan teknik debattable. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah control group posttest-only design yang merupakan rancangan eksperimen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X C yang berjumlah 40 orang dan kelas X B yang berjumlah 40 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes tertulis yang terdiri dari pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif statistik inferensial parametrik dengan bantuan program sistem SPSS versi 15 windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji hipotesis hasilnya dapat dilihat pada perhitungan analisis data yang dikemukakan terdahulu, bahwa kelompok kontrol yang tidak menggunakan teknik debattable dalam keterampilan menulis karangan argumentasi hanya mencapai nilai rata-rata (67,75). Sedangkan keterampilan menulis karangan argumentasi siswa kelompok eksperimen setelah menggunakan teknik debattable mencapai (82.00). Dalam hal ini terbukti, bahwa siswa yang menggunakan teknik debattable memeroleh nilai yang tinggi dibanding dengan siswa yang tidak menggunakan teknik debattable dalam menulis karangan argumentasi. Artinya, teknik debattable efektif digunakan dalam menulis karangan argumentasi.
Implikasi Hukum Terhadap Terdakwa Yang Tidak Didampingi Penasihat Hukum Berdasarkan Pasal 56 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 Pada Putusan Sela Nomor 143/Pid.Sus/2019/Pn Yyk Anzar, Anzar; Agustri, Wival
Journal of Lex Theory (JLT) Vol. 4 No. 2 (2023): Journal of Lex Theory (JLT)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jlt.v4i2.1571

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis implikasi hukum terhadap tersangka/terdakwa yang tidak didampingi penasihat hukum berdasarkan Pasal 56 KUHAP ayat (1) pada Putusan Sela Nomor 143/PID.SUS/2019/PN YYK juncto Putusan Nomor 72/PID.SUS/2019/PT YYK serta kaitannya dengan ne bis in idem; (2) untuk mengetahui dan menganalisis sanksi terhadap penyidik yang tidak memberikan penasihat hukum bagi tersangka sebagaimana termuat dalam Putusan Sela Nomor 143/PID.SUS/2019/PN YYK Juncto Putusan Nomor 72/PID.SUS/2019/PT YYK. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) surat dakwaan tidak sah dan penyidik melakukan perbuatan melanggar hukum. Berdasarkan pasal 76 KUHP Perkara ini tidak melekat asas ne bis in idem; (2) penyidik kepolisian melakukan pelanggaran kode etik berdasarkan pasal 10 ayat (1) huruf a angka 1 juncto Pasal 10 Ayat (2) huruf a dan huruf g Peraturan Kepolsian Nomor 7 Tahun 2022 dan dapat dikenakan sanksi berupa sanksi etika atau sanksi administratif berdasarkan pasal 107 huruf a dan b, pasal 108 ayat (1) huruf a, b, c, dan pasal 109 huruf a, b, c, d, dan e Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022. The research objective is to analyze the legal implications for suspects/defendants who are not accompanied by legal counsel based on Article 56 of the Criminal Procedure Code paragraph (1) in Interim Decision Number 143/PID.SUS/2019/PN YYK in conjunction with Decision Number 72/PID.SUS/2019/PT YYK and relation to ne bis in idem; (2) to find out and analyze sanctions against investigators who do not provide legal advice to suspects as contained in Interim Decision Number 143/PID.SUS/2019/PN YYK Juncto Decision Number 72/PID.SUS/2019/PT YYK. The results of this research show that: (1) the indictment is invalid and the investigator committed an unlawful act. Based on Article 76 of the Criminal Code, this case does not adhere to the principle of ne bis in idem; (2) Police investigators violate the code of ethics based on Article 10 paragraph (1) letter a number 1 in conjunction with Article 10 Paragraph (2) letters a and letter g Police Regulation Number 7 of 2022 and may be subject to sanctions in the form of ethical sanctions or administrative sanctions based on article 107 letters a and b, article 108 paragraph (1) letters a, b, c, and article 109 letters a, b, c, d, and e Police Regulation Number 7 of 2022.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Tipe Script Terhadap Kemampuan Berkomunikasi Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V UPTD SDN 178 Barru Rahma, Sulistia; Akib, Tasrif; Anzar, Anzar
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol 4 No 02 (2024): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v4i02.5128

Abstract

The main problem in this research is that learning activities are still focused on the teacher, students lack focus in learning and often complain of being bored in learning, resulting in low communication skills in Indonesian language subjects. This research aims to determine the effect of the script type cooperative learning model on communication skills in class V Indonesian language subjects at UPTD SDN 178 Barru. This type of research is Quasi Experimental Design research and is a quantitative type of research. The sample in this study was 10 students. Data collection techniques were carried out using learning results tests and observation sheets. The data analysis technique in this research is descriptive data analysis technique and T-Test. The results of the research show that communication skills in Indonesian language subjects before implementing the script type cooperative learning model in the pretest with an average score of 67. Meanwhile in the posttest it increased with an average score of 83. Results of t-test analysis on the influence of the script type cooperative learning model on the learning outcomes of student participants showed that the significance value obtained was good, namely the influence of the script type cooperative learning model on communication skills in Indonesian language subjects (Sig = 0.012) was smaller than the alpha value set, namely 0.05 (0.012 < 0.05 ). Based on the results obtained, it can be concluded that Ho is rejected and H1 is accepted which states that there is an influence of the Script Type Cooperative Learning Model on Students' Communication Ability in Class V Indonesian Language Subjects at UPTD SDN 178 Barru
PkM Sinergisitas Akademisi dengan Gakkumdu Bawaslu di Sulawesi Selatan dalam Penanganan Dugaan Tindak Pidana Pemilihan Akbar, Amal; Anzar, Anzar; Ulviani, Maria; Asnidar, Anin; Sumarni, Sumarni; Noviana, Nina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v2i2.5523

Abstract

Gakkumdu merupakan sentra penegakan hukum yang terdiri dari unsur Badan Pengawas Pemilu, unsur Kepolisian, dan unsur Kejaksaan. Meskipun demikian Sentra Gkkumdu Bawaslu membutuhkan disiplin ilmu lain dalam menganalisis alat bukti laporan dugaan pelanggaran aturan. Seperti, disiplin ilmu hukum, disiplin ilmu digital forensik, disiplin ilmu linguistik forensik, serta disiplin ilmu lainnya dalam konsep analisis penangangan kolaboratif sehingga Sentra Gakkumdu dapat melaksanakan proses penyelidikan laporan dugaan pelanggaran pemilu secara objektif. Keterlibatan akademisi pada penegakan aturan tersebut merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Metode Pelaksanaan PkM dalam bentuk kerjasama dengan beberapa Bawaslu di Sulawesi Selatan mengadopsi pendekatan PAR (Participatory Action Research) yang menekankan aspek kolaborasi, keterlibatan aktif, dan tindakan bersama yang dilakukan oleh para kolaborator untuk mendefinisikan sebuah masalah. Implementasi PAR melibatkan serangkaian langkah yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, analisis, dan tindakan berkelanjutan. Perencanaankegiatan diawali dengan proses identifikasi terhadap laporan dugaan pelanggaran tindak pidana pemilihan yang masuk ke Sentra Gakkumdu Bawaslu yang didasarkan pada berkas nomor palporan dan ditindaklanjuti oleh Sentra Gakkumdu Bawaslu dengn permintaan Ahli Bahasa kepada Ketua LP3M Universitas Muhammadiyah Makassar menerbitkan surat tugas. Oleh karena itu, pelapora PkM ini disusun berdasarkan landasan administrasi surat tugas. Pada kegiatan ini, para akadmisi berperan ahli bahasa sebagai Consulting Expert (Memberikan Konsultasi) dan berlanjut menjadi Testifying Expert (bersaksi di pengadilan) jika proses hukum terkait alat bukti yang dianalisis berlanjut ke tahap berikutnya.
Pengaruh Penggunaan Metode Montessori Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SD Negeri 51 Toli-Toli Kabupaten Pangkep Nirmalasari Nirmalasari; Munirah Munirah; Anzar Anzar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 2: Februari 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i2.3075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode montessori terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri 51 Toli-Toli Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen (Pre-experimental design). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian Onegroup Pretest-Posttest Design. Prosedur penelitian meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan penyelesaian. Teknik pengumpulan data berupa tes dan observasi. Teknik analisis data berupa analisis statistik deskriptif dan inferensial uji-t (t-test). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri 51 Toli-Toli Kabupaten Pangkep sebanyak 28 orang yang terdiri dari 12 laki-laki dan 16 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Montessori berpengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri 51 Toli-Toli Kabupaten Pangkep. Terbukti dengan hasil analisis statistik deskriptif yang menunjukkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode Montessori mengalami perubahan yang lebih baik daripada sebelum diterapkannya metode Montessori. Hasil analisis statistik inferensial menggunakan rumus uji t (t-test), diketahui bahwa nilai t Hitung yang diperoleh adalah 26,77 dengan frekuensi db = 28 - 1 = 27, pada taraf signifikansi 0,05 (5%) diperoleh t 0,05 = 2,05183. Jadi, t Hitung > t Tabel atau Hipotesis nol (H0) ditolak dan Hipotesis Alternatif (H1) diterima. Hal ini membuktikan bahwa ada pengaruh dalam penggunaan metode Montessori terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 SD Negeri 51 Toli-Toli Kabupaten Pangkep.
Penerapan Pendekatan Integratif untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa pada Kelas IV SDN 45 Pappaka Reskiati Reskiati; Aliem Bahri; Anzar Anzar
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1350

Abstract

Keterampilan membaca pemahaman siswa di kelas IV SDN 45 Pappaka umumnya belum optimal, dengan banyak siswa yang kesulitan menyampaikan pendapat atau gagasan dari sebuah wacana. Gejala yang terlihat adalah ketidakmampuan siswa untuk tenang atau gugup ketika diminta menjelaskan isi wacana, serta kesulitan dalam memilih kata yang tepat. Keterampilan membaca pemahaman dipengaruhi oleh faktor internal seperti kemampuan fisik dan nonfisik siswa, serta faktor eksternal seperti peran guru, materi, media pengajaran, dan kondisi tempat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa melalui penerapan pendekatan integratif di kelas IV SDN 45 Pappaka, serta untuk mengevaluasi efektivitas penerapannya. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 24 siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan, di mana nilai rata-rata kelas pada siklus I mencapai 67,80% (ketuntasan klasikal 60%-69%), dan meningkat menjadi 82,91% pada siklus II (ketuntasan klasikal 70%-84%). Penelitian ini dinyatakan berhasil pada siklus II karena telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75, dengan persentase ketuntasan klasikal yang sangat baik.