Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN METODE PENGECORAN SQUEEZE UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS SEPATU KAMPAS REM KENDARAAN BERMOTOR BERBAHAN ALUMUINUM DAUR ULANG Darmanto Darmanto; Helmy Purwanto; Sri Mulyo Bondan Respati
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepatu kampas rem merupakan salah satu  komponen  kendaraan bermotor yang umur pemakaiannya relatif pendek. Karateristik fisis dan mekanis diperlukan pada sepatu kampas rem yang berbahan aluminium dalam proses pengecoran dan produksinya. Tujuan dari penelitian ini adalah mendisain dan membuat proses pengecoran squeeze dalam produksi sepatu kampas rem dan  mengetahui perbedaan kualitas produksi menggunakan pengecoran squeeze berbahan aluminium daur ulang dengan produk yang beredar dipasaran terhadap struktur mikro dan kekerasan. Paduan di tuang pada temperatur 600 dan 700 oC pada cetakan yang dipanaskan pada temperatur 400oC dan ditekan pada tekanan 125,71 MPa.  Hasil menunjukan bahwa  produksi sepatu kampas rem dapat dibuat secara sederhana dengan menggunakan sistem pengecoran squeeze dan metode ini dapat menghasilkan coran  dengan sedikit porositas  yaitu pada tekanan 125,71 MPa porositas  rata-ratanya adalah 2,04% dan  kekerasan pada  temperatur tuang 600oC sebesar 72,80 BHN,   pada temperatur tuang 700oC adalah 68,53 BH, sedangkan sepatu kampas rem yang beredar di pasaran mempunyai porositas 14,66% dengan kekerasan 90,90 BHN. Sehingga metode ini dapat digunakan oleh industri kecil pengecoran daur ulang untuk membuat sepatu kampas rem.  Kata kunci : sepatu kampas rem, squeeze, industri kecil, alumunium daur ulang
PENGEMBANGAN MEKANISME DAN KUALITAS PRODUKSI SEPATU KAMPAS REM BERBAHAN ALUMUNIUM DAUR ULANG DENGAN METODE PENGECORAN SQUEEZE Darmanto Darmanto; Sri Mulyo Bondan Respati; Helmy Purwanto
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepatu kampas rem merupakan salah satu komponen kendaraan bermotor yang diproduksi melalui proses pengecoran umur pemakaiannya relatif pendek dan dapat mengalami kegagalan. Pengembangan mekanisme pengecoran dilakukan dengan menggunakan sistem hidrolis dua arah untuk sistem penutupan dan pembukaan cetakan maupun pengeluaran coran dari dalam cetakan. Temperatur cetakan dan tekanan squeeze divariasikan untuk mendapatkan kapasitas produksi, spesimen metalografi dan kekerasan dari bahan paduan alumunium silikon daur ulang. Pengamatan dan analisa hasil penelitian menunjukkan mekanisme yang dikembangkan dapat bekerja secara optimal mulai dari penutupan cetakan, pembukaan cetakan dan pelepasan coran dapat dilakukan secara otomatis dengan menggunakan sistem hidrolis. Kecepatan produksi sangat tergantung dari pemanasan cetakan, semakin panas cetakan yang diberikan semakin rendah kecepatan produksi. Pada temperatur cetakan lebih tinggi jumlah porositas menurun, SDAS semakin halus, kekerasan menurun. Penambahanm tekanan squeeze menghasilkan porositas menurun, SDAS semakin halus dan kekerasan meningkat. Kata kunci: mekanisme pengecoran squeeze, alumunium daur ulang, sifat fisis dan mekanis
Effect Alumina of Al-Al2O3 Composite and Squeeze Casting Pressure on Tensile Strength and Microstructure Sri Mulyo Bondan Respati; Saiful Amin; Helmy Purwanto
Proceeding Of The International Seminar and Conference on Global Issues 2016: The 2nd Annual International Seminar and Conference on Global Issues 2016 (ISCoGI 2016)
Publisher : Proceeding Of The International Seminar and Conference on Global Issues

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Squeeze casting or often also called liquid metal forging is a process in which molten metal is inserted in the mold and pressed. This study aims to determine the alumina effect and the pressure effect of squeeze casting  against tensile strength and microstructure of AL-Al2O3 composite. In this study, used a variation of pressure of 100 MPa, 120 MPa, and 140 MPa and weight percent alumina of 5%wt, 10%wt, and 15%wt. The results of this study showed the highest tensile tests on specimens with a mixture of 10%wt alumina and 140 Mpa pressure with an average yield of 215 MPa, as for his dendrite spacing was 17.62 mm. It is revealed that the addition of an alumina to the Al-Al2O3 composite will raise the strength of 10% by weight of alumina. Keywords: squeeze casting, Aluminum, Alumina.
Ballistic Resistance Plates: Review of the Metallurgical Science and Al-Kahf 95-97 Helmy Purwanto; Rudy Soenoko; Anindito Purnowidodo; Agus Suprapto
Proceeding Of The International Seminar and Conference on Global Issues 2016: The 2nd Annual International Seminar and Conference on Global Issues 2016 (ISCoGI 2016)
Publisher : Proceeding Of The International Seminar and Conference on Global Issues

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this paper is to review steel as ballistic resistance plate (armor plate) from modern metallurgical science which has also been revealed in Holly Quran. Steel is one of the metal materials has been widely applied as ballistic resistant materials. A ballistic characteristic is the ability to put a halt projectile at very high velocity. Steel plate has been developed to improve armor material and was still the main choice as a material for armored fighting vehicle (AFV) construction. With the alloying of the steel and heat treatment process can improve hardness, strength, impact resistance and ballistic resistance. Alloying with elements of Nickel (Ni), chromium (Cr), molybdenum (Mo) and manganese (Mn) in the melting process may increase hardness. Heat treatment by quench can maximize hardening and tempering can improve the toughness. The addition of the element “copper (Cu)” by means of heating the steel as adam (boundary walls) are impassable and impenetrable have been demonstrated in Holly Quran Surah Al-Kahf verses 95-97. Keywords: ballistic resistance, alloying, heat treatment, Al-Kahf 95-97 
Analysis Impact Test and Hardness Test on Construction Steel with Quenching Oil SAE 40 Cooling Media at Heat Treatment Temperature Variation 700, 800 and 900 ºC Sri Mulyo Bondan Respati; Mujiyono Mujiyono; Helmy Purwanto
Proceeding Of The International Seminar and Conference on Global Issues Vol 1, No 1 (2015): Proceeding of The International Seminar and Conference 2015
Publisher : Proceeding Of The International Seminar and Conference on Global Issues

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on the market construction steel was heat treatment with oil quenching has been done.The purpose of this experiment to increase the strength of the steel construction.The method was started from the construction steel, heated at a temperature of 700, 800, 900 °C with a holding time of 60 minutes and then cooled rapidly using SAE 40 oil medium at room temperature.Results achieved higher heating temperature the increase the hardness, but the toughness decrease.This shows that the quenching treatment with oil medium will increase the hardness and create brittle.Keywords: Heat treatment, Hardening, Holding Time, Quenching.
ANALISA PENGARUH VARIASI TEMPERATUR TUANG PADA PENGECORAN SQUEEZE TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN PRODUK SEPATU KAMPAS REM DENGAN BAHAN ALUMINIUM (Al) SILIKON (Si) DAUR ULANG Parwening Sabdo Hermawan; Helmy Purwanto; Sri M. Bondan Respati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v9i2.919

Abstract

Pegecoran squeeze adalah pengecoran dengan pengaruh tekanan pada saat pembekuan logam cair dan merupakan  pengabungan antara  proses  pengecoran dan penempaan. Penelitian ini bertujuan  untuk  mempelajari  pengaruh  temperatur  tuang  terhadap  struktur  mikro  dan kekerasan  hasil  pengecoran  squeeze  (squeeze  casting)  pada  aluminium  daur  ulang  sepatu kampas rem  yang beredar di pasaran. Paduan dilebur pada tungku peleburan  kemudian  pada temperatur  600,  700,  dan  800°C  dituang  ke  dalam  cetakan.  Cetakan  dikondisikan    pada temperatur  300°C  dan  spesimen  ditekan  pada  tekanan  squeeze  66,58  MPa.  Sebagai pembanding  dilakukan  pengecoran  tuang tanpa tekanan.  Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengecoran  squeeze  mampu  mengurangi  cacat  porositas  sebesar  30,  5%,  struktur  silikon semakin  halus,  meningkatkan  dan  meratakan  distribusi  kekerasan  Brinell.  Penambahan temperatur tuang tidak signifikan terhadap kenaikan nilai kekerasan.Kata kunci: pengecoran squeeze, temperatur tuang, struktruk mikro, kekerasan
PENGARUH TEGANGAN PELAPISAN NIKEL PADA TEMBAGA DALAM PELAPISAN KHROM DEKORATIF TERHADAP KETEBALAN, KEKERASAN DAN KEKASARAN LAPISAN Musa Assegaff; Helmy Purwanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v13i2.2031

Abstract

Tembaga mempunyai ketahanan korosi yang cukup baik, tapi pada kondisi dimana terdapat bahan pengkorosifnya  tembaga akan teroksidasi membentuk oksida sehingga penampilannya kurang menarik dan berpengaruh terhadap kekerasan tembaga tersebut.  Untuk mengatasi hal ini dapat dilakukan  dengan proses pelapisan menggunakan metode electroplating. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh variasi tegangan listrik terhadap ketebalan, kekekrasan dan kekasaran pada permukaan dari lapisan chrome electroplating pada permukaan tembaga. Dalam penelitian ini variasi tegangan yang digunakan adlah 3V, 6V dan 7,5V dan suhu 40o selama 30 menit.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan lapisan krom pada tegangan 4V, 6V, dan 7,5 V adalah 7,19 μm, 10,1μm, dan 18,4μm. Kekerasan dan kekasaran row material adalah 101,5 VHN dan 0,42 μm.  Hasil kekerasan pada tegangan 3V, 6V, 7,5V berturut-turut adalah 101,5 VHN, 132,8VHN, 165,47 VHN, dan 166,9 VHN. Sedangkan hasil kekasaran pada tegangan 3V, 6V, 7,5V berturut-turut adalah 0,42μm, 046μm, 0,51μm, dan 0,53μm. Kemudian dapat disimpulkan bahwa ketebalan, kekerasan, dan kekasaran permukaan akan meningkat seiring dengan naiknya tegangan listrik pada proses elektroplating.Kata kunci : pelapisan, elektroplating khrom dekoratif, dan tegangan pelapisan nikel.
PENGARUH KECEPATAN PUTAR TOOL MILLING PADA FRICTION STIR WELDING (FSW) TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIK MATERIAL ALUMUNIUM Irwan Hardiansyah Kosasi; Helmy Purwanto; Muhammad Dzulfikar
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 16, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v16i1.3351

Abstract

Pengelasan merupakan teknik penyambungan logam permanen dengan cara melelehkan logam sehingga sifat fisik dan mekanik logam mengalami perubahan. Salah satu metode pengelasan yang dapat mengurangi pembentukan cacat las, deformasi, dan mengurangi terbentuknya asap pengelasan adalah pengelasan friction stir welding (FSW). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecepatan putaran pada proses pengelasan friction stir welding (FSW) terhadap struktur mikro, kekerasan, kekuatan tarik. Material 99,06 Al 0,2 Si 0,1Cu 0,06 Ni 0,18 Zn. divariasi kecepatan tool 600 rpm, 900 rpm, 1500 rpm dan menggunakan feed rate 15mm/menit. Hasil dari pengamatan mikro terlihat perbedaan antara daerah logam induk, HAZ dan daerah pengelasan (Nugget).Pada daerah logam induk partikel ukurannya lebar sedangkan pada HAZ ukurannya kecil dan terlihat agak kasar karena dipengaruhi efek panas dari gesekan tool saat pengelasan dan partikel daerah pengelasan (Nugget) terlihat halus. Hasil nilai kekerasan tertinggi terdapat pada bagian logam induk dengan putaran tool 1500 rpm sebesar 28 HRB sedangkan nilai kekerasan terendah terdapat pada bagian pengelasan (Nugget) sebesar 9 HRB dengan putaran tool 900 dan 1500 rpm. Pada proses pengujian tarik nilai tertinggi terdapat pada raw material sebesar 227,02 Mpa sedangkan nilai pengujian tarik terendah terjadi pada putaran 1500 rpm dengan nilai sebesar 128,05 MPa. Kata kunci: alumunium, feed rate, friction stir welding, putaran tool
ANALISA PENGARUH VARIASI TEMPERATUR CETAKAN PADA SEPATU KAMPAS REM BERBAHAN PADUAN ALUMINIUM SILIKON (Al-Si) DAUR ULANG DENGAN PENAMBAHAN UNSUR TITANIUM (Ti) 0,059% Artisa Endar Kurniawan; Helmy Purwanto; Sri Mulyo Bondan Respati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v10i2.1061

Abstract

Pegecoran squeeze adalah pengecoran dengan pengaruh tekanan pada saat pembekuan logam cair dan merupakan pengabungan antara pengecoran dan penempaan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh temperatur cetakan terhadap struktur mikro dan kekerasan serta kapasitas atau kecepatan produksi hasil pengecoran squeeze (squeeze casting) pada aluminium daur ulang sepatu kampas rem. Paduan dengan penambahan unsur titanium (Ti) 0.059% dilebur pada tungku peleburan pada temperatur 700°C, dan dituang dengan variasi temperatur cetakan (cetakan tanpa pemanasan, 200⁰C, 300⁰C, 400⁰C) dan dengan tekanan squeeze 194 MPa. Hasil pengujian menunjukkan pengecoran squeeze dengan variasi temperatur cetakan bahwa semakin tinggi temperatur cetakan jumlah porositas semakin rendah yaitu pada temperatur cetakan 400⁰C bagian tepi spesimen jumlah porositas rata-rata sebesar 1,39% dan bagian tengah spesimen sebesar 1,58%. Temperatur cetakan semakin tinggi yaitu pada temperatur 400⁰C jumlah dendrit sedikit dan SDAS semakin halus. Temperatur cetakan melebihi dari temperatur 400⁰C maka kekerasan semakin menurun dan waktu pendinginan sepatu kampas rem semakin lama saat pelepasan coran. Kata kunci: coran, dendrit, pengecoran squeeze, SDAS, spesimen.
ANALISIS LAJU KOROSI PADA PLAT BAJA LAMBUNG KAPAL DENGAN UMPAN ANODA KORBAN ALUMINIUM Ngatmin Ngatmin; Helmy Purwanto; Indah Riwayati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v15i2.3085

Abstract

Co-Authors . Suyitno Abdul Latif Abdul Wahid, Muhammad Agus Suprapto Agus Suprapto Ahmad Adib AHMAD ADIB Aji Topan Asmoro Ananto, Reza Ardian Andika Dwi Putra Anindito Purnowidodo Anindito Purnowidodo Anjis Ahmad Soleh Anwar, Mohammad Zainul Artisa Endar Kurniawan Assyifa Khairunnisa Aufa Fahmazida Bajar Sulistiyo Bayu Fredo Wicaksono Darmanto Darmanto Darmanto Darmanto Darul Iman Dergo Nurhadi Diah Ayu Lestari Dwi Setyo Agus Dwi Setyo Agus Prakoso Eka nur Khalish, Yahdi Erika Febiana Lasifa Habibul Mujtabah Hadi Nasbey Harsono Harsono Hawari, Rizal Ihsan Fauzi Ilham Fakhrudin Imam Syafaat Indah Hartati Irvan Sovian Irwan Hardiansyah Kosasi Irwanto Irwanto Jaenal Arifin Jamhari Jamhari Kuat Hasan Lutfi Aris Sasongko Luthfiyah Harum Pratiwi M. N. Habibiy M. Yusrul Niam A Mahendra, Isa Meta Liftyastuti Miftah Azizi Miftakhul Huda Miharja Awan Jaya Mochamat Sobirin Moh Hendri Priyono Mohamad Lasno Mufidin, Wahid Muh. Aris Yahya, Muh. Aris Muhamad Hafid Falihurrozan Muhammad Dzulfikar Muhammad Ilhammudin Muhammad Rafi Najib Muhammad Syaiful Nurkholiq Mujiyono Mujiyono Mulyonorejo - Musa Assegaff Mustagfirin Nesia Ursulla Endarhadi Ngatmin Ngatmin Nugroho, Agung Nur Kholis Nur Kholis Nur Kholis Nyoto Lestari Pangestu, Wahyu Adi Parwening Sabdo Hermawan Prawibowo, Hartanto Prio Tri Iswanto Pungkas Prayitno Rahmatulloh, Salim Renan Subantoro Reza Ardian Ananto Rifky Ismail Rita Dwi Ratnani Rudy Soenoko Rudy Soenoko Rusman Rusman Saiful Amin SM Bondan Respati SM Bondan Respati Sri M. Bondan Respati Sri M. Bondan Respati Sri Mulyo Bondan Respati Sugeng Prasojo Sugeng Priyono Sugiarto Sugiarto Sumidi Sumidi Suntari Suntari Suwardiyono Suwardiyono Ulin Nuha Wahid, Muhammad Abdul Wahyu Kheren Sabyantoro Wicaksono, Burhanuddin Yudhi Purnama Zainal Abidin