Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ASESMEN KELAIKAN FUNGSI STRUKTUR GEDUNG MASJID AL FALAH ARENG-ARENG JUNREJO BATU Suhariyanto, Suhariyanto; Sabrina, Nabila Ayu; Purwitasari, Kartika; Maisarah, Fauziah Shanti Cahyani Siti; Rochman, Taufiq; Raharjo, Bobby Asukmajaya
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8927

Abstract

Asesmen kelayakan fungsi struktur Gedung Masjid Al Falah Areng-areng Junrejo Batu bertujuan untuk mengevaluasi kondisi struktural bangunan yang mengalami kerusakan pada beberapa elemen, terutama di sekitar kubah, yang berpotensi mengancam keselamatan dan kenyamanan jamaah. Proses asesmen melibatkan pemeriksaan teknis yang dilakukan oleh ahli forensic dan ahli struktural untuk menilai tingkat kerusakan dan penyebabnya, serta merancang solusi perbaikan yang sesuai. Selain itu, asesmen ini juga mempertimbangkan kelayakan teknis, ekonomi, sosial, dan hukum terkait pelaksanaan perbaikan. Berdasarkan assessment yang dilakukan dapat disampaikan hal-hal sebagai berikut kubah seharusnya menumpu pada balok ring kubah, tetapi yang terbangun kubah menumpu pada pada balok dan pelat di luar balok ring kubah, ditemukan beberapa defect/failure pada balok dan  plat atap di sekitar kubah, getaran terjadi pada  sebagaian  lantai 2 ketika dibebani orang yang meloncat, ditemukan beberapa defect/failure pada balok dan  plat atap di sekitar kubah, getaran terjadi pada  sebagai lantai 2 ketika dibebani orang yang meloncat. Gedung terasa bergetar  jika terdapat truck yang melalui jalan di depan masjid. Hasil loading test: pada beban 0 sampai dengan sekitar 150 kg/m2 maka balok ring, pelat dan balok berada pada Daerah I (daerah Elastis), pada beban  sekitar 150 kg/m2 sampai 350 kg/m2 maka balok ring, pelat dan balok berada pada Daerah II (daerah Retak), setelah beban  350 kg/m2 maka balok ring, pelat dan balok atap masuk pada Daerah III  (daerah baja lelah atau beon pecah), lendutan tetap terjadi ketika dilakukan unloading sampai dengan beban uji 0. Tindak lanjut selanjutnya adalah melakukan analisis dan penyusunan rencana perbaikan atau perkuatan struktur yang mengalami defect.
Study of WF Profile Analysis as a Compression Element Reviewed Based on the Weight to Strength Ratio Using the LRFD Method Kharisma Nur Cahyani; Yoganata, Yehezkiel Septian; Khusniah, Rif’atul; Purwitasari, Kartika
International Journal Science and Technology Vol. 4 No. 3 (2025): November: International Journal Science and Technology
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/ijst.v4i3.2407

Abstract

This study investigates the efficiency of WF steel profiles as compression members by evaluating the strength-to-weight ratio using the Load and Resistance Factor Design (LRFD) method. The analysis was conducted on seven variations of WF profiles made of ASTM A36M steel (Fy = 250 MPa, Fu = 450 MPa). The primary parameters considered were axial compressive capacity and profile weight, which were used to determine the strength-to-weight ratio as an indicator of material efficiency. This study contributes to existing research by integrating a systematic strength-to-weight–based evaluation to support optimal WF profile selection beyond conventional strength verification. The results indicate that the strength-to-weight ratio ranges from 592.15 to 611.31, with the highest value obtained for profile 300.300.9.14. In contrast, the maximum compressive capacity of 260,599 kg was achieved by profile 300.300.11.17. Overall, WF profiles with 300×300 dimensions demonstrate superior performance compared to 250×250 profiles in terms of both strength and efficiency. The findings suggest that profile selection may be adapted to design priorities, emphasizing either material efficiency or maximum load-carrying capacity.