Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Problematika Pembelajaran Online di Masa Pandemi Covid-19 Nicky Rosadi
Duconomics Sci-meet (Education & Economics Science Meet) Vol 1 (2021): Merdeka Belajar dan Tantangan Ekonomi dalam Menyongsong Era Society 5.0
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.329 KB) | DOI: 10.37010/duconomics.v1.5300

Abstract

This study aims to analyze the problems of online learning during the Covid-19 pandemic. The methods used in this research are ex post facto and survey methods. The result is that online learning is not about what applications teachers use to teach their students. Teachers should not be busy debating which platform is better than another. However, teachers should realize that the most important thing is to apply teaching principles. Teaching is a process of making someone who doesn't know knows. The interaction between teachers and students is the key to conveying information. This information delivery room must be appropriate and easily accessible so that meetings between teachers and students can occur and give birth to neat and good interactions. In other words, a virtual study room must be highly accessible. In addition, the delivery of this interaction also needs to be arranged in such a way that students do not feel forced or forced to "eat" information from their teachers. Study time management needs to be applied in the implementation of online learning during this covid-19 pandemic. Based on the research conducted, it is known that interaction, accessibility, and time management really need to be considered in the application of online learning during the Covid-19 pandemic.
Analisis Kesiapan Pelajar dalam Pembelajaran Tatap Muka Pascapandemi Covid-19 Mutia Dila Kemala; Nicky Rosadi
Duconomics Sci-meet (Education & Economics Science Meet) Vol 2 (2022): Implementing Education and Economic Standard Throughout ASEAN Nations
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1039.866 KB) | DOI: 10.37010/duconomics.v2.5923

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kesiapan pelajar dalam mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan penerapan prokes yang akan dilaksanakan secara offline disekolah.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dan survei data online yang didapat melalui Google Form. Dalam penelitian ini data survei berjumlah 69 pelajar SMA sederajat, kemudian dari data tersebut menghasilkan presentase penyajian data sesuai dengan analisis yang diambil dalam beberapa aspek data yaitu, jenjang pendidikan, perizinan orang tua, kesiapan pelajar dalam mengikuti PTM, vaksinasi yang sudah dilakukan oleh pelajar, kekhawatiran pelajar terhadap penularan covid-19, kepatuhan pelajar terhadap perokol kesehatan dengan membawa masker dan hand sanitizer, serta kepemilikan aplikasi akun peduli lindungi. Jika dilihat dari persentase respon pelajar hasil yang didapat dari penelitian ini adalah pelajar siap mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan penerapan prokes. Dikarenakan sudah banyaknya pelajar yang menerapkan prokes ke sekolah serta sudah banyaknya pelajar yang melakukan vaksinasi. Namun, pemerintah tetap harus mengadakan soasialiasi terhadap pelajar agar berkuangnya angka kekhawatiran akan tertular virus covid-19.
Eksistensi Ragam Inlis dalam Komunikasi Digital di Threads: an Instagram App Nicky Rosadi
PROPAGANDA Vol 3 No 2 (2023): PROPAGANDA: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/prop.v3i2.1232

Abstract

This study aims to reveal the existence of a variety of inlis in digital communication in the Threads: an Instagram app. The method used in this study is a qualitative method with descriptive analysis techniques. The object in this research is the conversation that occurs in Threads. The results of this study indicate that the existence of various inlis occurs and cannot be avoided. As with previous studies, the existence of this variety of inlis is always indicated by the use of short writing and the use of emoticons as a substitute for gestures. Based on the research that has been done, the writer concludes that the use of various inlis has become an option in conversations in cyberspace. For this reason, the authors suggest that people who socialize in cyberspace can better understand the use of this new variety in order to create harmonious communication and avoid miscommunication in cyberspace.
ANALISIS PENERIMAAN JUMLAH PAJAK HOTEL DAN JUMLAH PAJAK RESTORAN DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PENDAPATAN ASLI DAERAH DKI JAKARTA Mahartika, Ade; Utami, Ai Annisa; Rosadi, Nicky; Zahrudin, Zahrudin
JABE (Journal of Applied Business and Economic) Vol 10, No 4 (2024): JABE (Journal of Applied Business and Economic)
Publisher : UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jabe.v10i4.24613

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat efektivitas dan kontribusi pajak hotel dan restoran terhadap PAD (Pendapatan Asli Daerah) Provinsi DKI Jakarta. Penelitian dilakukan di Badan Pendapatan Keuangan Daerah DKI Jakarta. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu menganalisis data realisasi pajak hotel dan restoran tahun 2021-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pajak hotel persentase kontribusi terbesar berada di tahun 2022 sebesar 3,26% dan perentase terendah 2021 sebesar 2,09%. Untuk pajak restoran memiliki rata-rata kontribusi 6,31% dimana kontribusi sebesar 7,43% di tahun 2022 dan dan terendah sebesar 5,19% di 2021. Sedangkan tingkat evektifitas dari pajak hotel dan pajak restoran pada tahun 2021-2022 sudah sangat efektif karena secara keseluruhan tingkat efektivitas mencapai persentase lebih dari 100%
Simplifikasi Pembuatan Esai Opini Mahasiswa melalui Teknik Penulisan Argumentasi Induktif Rosadi, Nicky; Utama, Wahyu
Nitisara: Jurnal Ilmu Bahasa Vol 1, No 2 (2023): Nitisara: Jurnal Ilmu Bahasa
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/ntsr.v1i2.2626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan simplifikasi pembuatan esai opini mahasiswa melalui teknik penulisan argumentasi induktif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Subjek dalam penelitian ini ialah mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Penulisan Ilmiah. Adapun yang menjadi objek dalam penelitian ini yaitu persepsi mahasiswa terkait proses pembuatan esai opini setelah mereka memiliki pengetahuan terkait teknik penulisan argumentasi induktif. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa teknik penulisan argumentasi induktif dapat mempermudah mahasiswa dalam memahami proses pembuatan esai opini. Hal ini dibuktikan dengan nilai survei yang menunjukkan dari 287 mahasiswa, sebanyak 130 (45,3%) mahasiswa mengaku setuju teknik penulisan argumentasi induktif dapat mempermudah mereka dalam pembuatan esai opini. Sebanyak 113 (39,4%) mahasiswa bahkan menyatakan sangat setuju bahwa teknik penulisan argumentasi induktif dapat mempermudah mereka dalam pembuatan esai opini. Melalui teknik penulisan argumentasi induktif, mahasiswa memiliki gambaran terkait proposisi substantif esai opini mereka. Proposisi substantif yang dimaksud meliputi: 1) pendahuluan, 2) pemaparan bukti/fakta/data, dan 3) penutup yang berisi argumentasi/opini/pendapat/pernyataan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa sebenarnya kerumitan dalam penulisan ilmiah terjadi karena tidak adanya gambaran pola/struktur kompositif (proposisi substantif) pada karya ilmiah yang hendak dibuat. Pengedukasian terkait proposisi substantif terhadap karya ilmiah yang hendak dibuat menjadi hal yang perlu dilakukan serta perlu menjadi perhatian bagi para pengajar sebelum meminta peserta didiknya membuat sebuah karya ilmiah.
Kontribusi Kurikulum Merdeka dalam Upaya Peningkatan Kemampuan Literasi di Indonesia Rosadi, Nicky; Megayanti, Windi
Nitisara: Jurnal Ilmu Bahasa Vol 2, No 1 (2024): Nitisara: Jurnal Ilmu Bahasa
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/ntsr.v1i2.3101

Abstract

This research aims to discuss the contribution of the Kurikulum Merdeka to efforts to increase literacy skills in Indonesia. The method used in this research is a qualitative method using a literature review. The object of this study is the contribution of the Kurikulum Merdeka to efforts to increase literacy skills in Indonesia. Based on the studies conducted, it is known that there are several Kurikulum Merdeka programs that contribute to efforts to improve literacy skills. These programs are in the form of (1) Cross-Curriculum Literacy; (2) Learning Indonesian; (3) The Role of Teachers and Literacy Programs; (4) Extensive Reading Program; and (5) The Importance of Local Wisdom and Contextual Learning. Therefore, it can be concluded that the implementation of the Kurikulum Merdeka is an important step in efforts to improve the quality of education in Indonesia, especially in terms of literacy skills. Even though the results cannot be seen immediately, it is hoped that with more flexible and contextual learning strategies, Indonesian students' literacy skills will improve over time.
Kontribusi Kurikulum Merdeka dalam Upaya Peningkatan Kemampuan Literasi di Indonesia Rosadi, Nicky; Megayanti, Windi
Nitisara: Jurnal Ilmu Bahasa Vol 2, No 1 (2024): Nitisara: Jurnal Ilmu Bahasa
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/ntsr.v1i2.3101

Abstract

This research aims to discuss the contribution of the Kurikulum Merdeka to efforts to increase literacy skills in Indonesia. The method used in this research is a qualitative method using a literature review. The object of this study is the contribution of the Kurikulum Merdeka to efforts to increase literacy skills in Indonesia. Based on the studies conducted, it is known that there are several Kurikulum Merdeka programs that contribute to efforts to improve literacy skills. These programs are in the form of (1) Cross-Curriculum Literacy; (2) Learning Indonesian; (3) The Role of Teachers and Literacy Programs; (4) Extensive Reading Program; and (5) The Importance of Local Wisdom and Contextual Learning. Therefore, it can be concluded that the implementation of the Kurikulum Merdeka is an important step in efforts to improve the quality of education in Indonesia, especially in terms of literacy skills. Even though the results cannot be seen immediately, it is hoped that with more flexible and contextual learning strategies, Indonesian students' literacy skills will improve over time.
Simplifikasi Pembuatan Esai Opini Mahasiswa melalui Teknik Penulisan Argumentasi Induktif Rosadi, Nicky; Utama, Wahyu
Nitisara: Jurnal Ilmu Bahasa Vol 1, No 2 (2023): Nitisara: Jurnal Ilmu Bahasa
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/ntsr.v1i2.2626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan simplifikasi pembuatan esai opini mahasiswa melalui teknik penulisan argumentasi induktif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Subjek dalam penelitian ini ialah mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Penulisan Ilmiah. Adapun yang menjadi objek dalam penelitian ini yaitu persepsi mahasiswa terkait proses pembuatan esai opini setelah mereka memiliki pengetahuan terkait teknik penulisan argumentasi induktif. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa teknik penulisan argumentasi induktif dapat mempermudah mahasiswa dalam memahami proses pembuatan esai opini. Hal ini dibuktikan dengan nilai survei yang menunjukkan dari 287 mahasiswa, sebanyak 130 (45,3%) mahasiswa mengaku setuju teknik penulisan argumentasi induktif dapat mempermudah mereka dalam pembuatan esai opini. Sebanyak 113 (39,4%) mahasiswa bahkan menyatakan sangat setuju bahwa teknik penulisan argumentasi induktif dapat mempermudah mereka dalam pembuatan esai opini. Melalui teknik penulisan argumentasi induktif, mahasiswa memiliki gambaran terkait proposisi substantif esai opini mereka. Proposisi substantif yang dimaksud meliputi: 1) pendahuluan, 2) pemaparan bukti/fakta/data, dan 3) penutup yang berisi argumentasi/opini/pendapat/pernyataan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa sebenarnya kerumitan dalam penulisan ilmiah terjadi karena tidak adanya gambaran pola/struktur kompositif (proposisi substantif) pada karya ilmiah yang hendak dibuat. Pengedukasian terkait proposisi substantif terhadap karya ilmiah yang hendak dibuat menjadi hal yang perlu dilakukan serta perlu menjadi perhatian bagi para pengajar sebelum meminta peserta didiknya membuat sebuah karya ilmiah.
Perumusan Standar Penulisan Artikel Ilmiah berdasarkan SNI ISO 215:2014 di STEI Napala, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Rosadi, Nicky; Megayanti, Windi; Adawiyah, Robiatul; Utama, Wahyu; Cahyo, Ismail Dwi
PUNDIMAS: Publikasi Kegiatan Abdimas Vol 2 No 3 (2023): PUNDIMAS: Publikasi Kegiatan Abdimas
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/pnd.v2i3.1464

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan standar penulisan artikel ilmiah berdasarkan SNI ISO 215:2014 di STEI Napala, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode partisipatif dalam bentuk focus group discussion (FGD). Adapun mitra dalam kegiatan ini ialah STEI Napala, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hasil dalam kegiatan ini menunjukkan perlunya sebuah standar dalam penulisan artikel ilmiah. Hal ini didasarkan karena artikel ilmiah yang dimaksud akan dipergunakan sebagai syarat kelulusan di STEI Napala, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Perumusan standar ini menjadi penting karena pada akhirnya akan menjaga kualitas dan mutu lulusan di STEI Napala, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Adapun yang menjadi sumber rujukan standar dalam penulisan artikel ilmiah ini yaitu berdasarkan SNI ISO 215:2014.
Pemberdayaan Siswa Melalui Pelatihan Pemasaran Berbasis Media Sosial Sonani, Nia; Megayanti, Windi; Adawiyah, Robitaul; Rosadi, Nicky
Celebes Journal of Community Services Vol. 5 No. 1 (2026): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan siswa melalui peningkatan kompetensi pemasaran digital berbasis media sosial sebagai respons terhadap rendahnya literasi pemasaran dan pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan kewirausahaan sekolah. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu analisis kebutuhan, pelatihan terstruktur, dan pendampingan implementatif dengan menggunakan pendekatan experiential learning dan project-based learning. Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa meskipun siswa memiliki intensitas penggunaan media sosial yang tinggi, kemampuan mereka dalam membuat konten promosi dan memahami strategi pemasaran masih sangat terbatas. Melalui pelatihan yang mencakup penguatan konsep digital marketing, pembuatan konten kreatif, serta penggunaan fitur bisnis dan analitik pada platform media sosial, siswa menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, keterampilan teknis, serta kemampuan membaca performa unggahan. Implementasi lapangan menghasilkan puluhan konten promosi yang ditayangkan di media sosial dan memperoleh peningkatan engagement serta jangkauan audiens. Temuan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis pengalaman dan proyek nyata sangat efektif dalam membentuk keterampilan pemasaran digital siswa, sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan di sekolah. Secara keseluruhan, PKM ini membuka peluang pengembangan program pemberdayaan digital lanjutan melalui pendampingan berkelanjutan, pembentukan tim kreatif siswa, serta integrasi digital marketing ke dalam kegiatan ekstrakurikuler maupun kurikulum keterampilan.