Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Gunung Djati Conference Series

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LAERNING TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI SISTEM SARAF Roseu Ratnasari; Milla Listiawati; Ukit
Gunung Djati Conference Series Vol. 30 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi ke-4 Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kesulitan memahami materi sistem saraf yang berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem saraf. Metode dalam penelitian ini digunakan quasi experimental dengan jenis desain non-equivalent control group menerapkan dua kelas XI MIPA 1 dan XI MIPA 2 dengan subjek penelitian sebanyak 44 siswa. Instrumen ysng digunakan berupa soal pilihan ganda berjumlah 20 item. Analisis data menggunakan SPSS versi 26. Data hasil belajar berupa nilai rata-rata pretest dan postest kelas eksperimen yaitu 36 dan postest 58, sedangkan nilai pretest dan postest kelas kontrol yaitu 38 dan postest 39. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata kelas eksperimen 0.36 dan kelas kontrol 0.03. Uji hipotesis diperoleh signifikansi 0.00 < 0.05, maka dapat disimpulkan model Problem Based Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar pada materi sistem saraf.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EVERYONE IS A TEACHER HERE TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN SIKAP ILMIAH SISWA Fanisa Nadia Nursyahdila; Milla Listiawati; Iwan Ridwan Yusuf
Gunung Djati Conference Series Vol. 30 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi ke-4 Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Pembelajaran Everyone is a Teacher Here (ETH) yang menerapkan pembelajaran biologi dengan pengalaman bisa digunakan untuk keterampilan proses sains yang juga memiliki indikator yang selaras. Keterampilan Proses Sains terbagi menjadi KPS tingkat dasar dan KPS tingkat terintegrasi. KPS dasar terdiri dari beberapa indikator yakni, mengamati, mengklasifikasi, mengkomunikasikan, mengukur, memprediksi, dan menyimpulkan. Keterampilan Proses Sains merupakan salah satu keterampilan yang perlu dimiliki untuk menerapkan sebuah kebiasaan atau habits pada siswa sehingga membentuk keterampilan untuk mampu menyelesaikan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari. Selain KPS, Model Pembelajaran ETH dapat digunakan untuk melihat sikap ilmiah siswa yang juga memiliki indikator serupa dengan KPS Dasar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Everyone is a Teacher Here (ETH) terhadap Keterampilan Proses Sains dan Sikap Ilmiah Siswa. Adapun Metode yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Lembar Observasi, tes, dan angket sikap ilmiah. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh t hitung 7,322 > t tabel 1,673 maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran Everyone is a Teacher Here (ETH) terhadap Keterampilan Proses Sains. Selain itu, skor sikap ilmiah menunjukkan rata-rata 82,65 termasuk dalam kategori Cukup.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING PADA MATERI SISTEM IMUN Ghaisha Hanna Nafisah; Milla Listiawati; Astri Yuliawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 30 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi ke-4 Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Project based learning merupakan salah satu alternatif pembelajaran yang melibatkan peserta didik dalam pemecahan masalah karena memberi peluang peserta didik untuk bekerja secara mandiri dalam menyelesaikan tugasnya dan memberikan kesempatan kepada guru untuk mengelola pembelajaran dengan melibatkan kerja proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan pemecahan masalah menggunakan model project based learning pada materi sistem imun kelas XI MIPA. Metode penelitian yang digunakan yaitu one group pretest-posttest design. Sampel yang dipilih hanya satu kelas yaitu kelas XI MIPA 5 sebanyak 34 siswa. Data yang diperoleh berupa nilai rata-rata keterampilan pemecahan masalah pretest sebesar 40 dan nilai rata-rata posttest sebesar 89 . Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan skor yang diperoleh siswa sebelum pembelajaran dan setelah pembelajaran menggunakan model project based learning. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keterampilan pemecahan masalah siswa menggunakan model project based learning pada materi sistem imun memiliki keterampilan pemecahan masalah yang lebih baik dilihat dari peningkatan nilai rata-rata pretest dan nilai rata-rata posttestnya.
ASSESSMENT KINERJA PETA KONSEP TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR SISTEM (KBS) PADA MATERI SISTEM IMUN Nur Fitriani Hamijaya; Tri Wahyu Agustina; Milla Listiawati
Gunung Djati Conference Series Vol. 30 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi ke-4 Tahun 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman konsep siswa merupakan bagian penting dalam pembelajaran, salah satu keterampilan yang dapat membantu siswa dalam memahami konsep adalah KBS. KBS dapat membantu siswa memahami materi secara konsep dan mampu menghubungkan satu konsep dengan konsep lain. Pemahaman konsep dapat diketahui melalui penugasan pembuatan peta konsep dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja peta konsep terhadap KBS siswa pada materi sistem imun yang menggunakan model discovery learning dan pembelajaran berbasis masalah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang menggunakan dua kelompok siswa dengan diberi perlakuan berbeda, kelompok kelas eksperimen 1 menggunakan model discovery learning dan kelompok eksperimen 2 menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (PBM). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pemberian penugasan peta konsep. Hasil penelitian assessment kinerja produk peta konsep terhadap KBS pada kelas discovery learning memperoleh nilai lebih besar (88%) dengan kriteria tinggi daripada kelas PBM (77%) yang berkriteria sedang.