Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PERAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BAGIPRODUKTIVITAS INDUSTRI KECIL MENENGAH DAN JASAKONSTRUKSI DI BALI I Made Agus Mahendra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) mempunyai banyak pengaruh terhadap faktorkecelakaan kerja yang sangat rentan.Pekerjaan dikatakan aman dan nyaman jika para pekerja yangbersangkutan dapat melakukan pekerjaan dengan menghasilkan produktivitas yang maksimal, baik diindustri kecil menengah maupun industri jasa kostruksi yang rentan terhadap resiko kecelakaan.Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan salah satu aspek perlindungan tenaga kerja yang diaturdalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Dengan menerapkan teknologi pengendaliankeselamatan dan kesehatan kerja, diharapkan tenaga kerja akan mencapai ketahanan fisik, daya kerja,dan tingkat kesehatan yang baik.Unsur yang ada dalam kesehatan dan keselamatan kerja tidak terpakupada faktor fisik, tetapi juga mental, emosional dan psikologi. Studi ini lebih menekankan pada metodekualitatif dengan menerapkan pendekatan deskriptif dan studi literatur. Peran keselamatan danKesehatan kerja industri kecil menengah dan jasa kostruksi di Bali adalah dapat meningkatkan prosesproduksi barang atau jasa,kualitas produksi dan kinerja bagi karyawan. Upaya pencegahan danpengendalian bahaya kerja pada industri kecil menengah dan jasa konstruksi dapat dilakukan denganpenerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) atau ergonomi di tempat kerja. Oleh karena itu, jikasuatu sistem tidak menerapkan K3 atau ergonomi atau menerapkannya tapi masih minimal maka dapatmengakibatkan kecelakan-kecelakaan kerja yang berakibat fatal.
PERANCANGAN KAWASAN PERKOTAAN DI PULAU BALISEBAGAI KONEKTIVITAS INDUSTRI PARIWISATA YANGTERINTEGRASI PADA SISTEM ‘’SMART CITY DEVELOPMENT’’ I Made Agus Mahendra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/bwnv2a78

Abstract

Perencanaan Pengembangan Kawasan kota dapat dijabarkan sebagai proses pengambilan keputusan untuk mewujudkan tujuan-tujuan ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan hidup melalui pengembangan visi tata ruang, strategi dan rencana, dan penerapan seperangkat prinsip-prinsip kebijakan, alat-alat, mekanisme partisipatif kelembagaan, dan prosedur pengaturan.Konektivitas antar kota sangat dibutuhkan untuk sebuah Pulau Bali yang merupakan destinasi Pariwisata Terbaik Di Indonesia. Konektivitas jalur antar Kota yang baik dapat memberikan kontribusi besar Terhadap tujuan Pariwisata di Masing-masing Kota/Daerah. Kedepan Akan menjadi sebuah karya Besar jika Pengembangan Kawasan Perkotaan Di Pulau Bali sebagai konektivitas jalur Industri Pariwisata yang Terintegrasi pada sistem Smart City Development . Smart city merupakan sebuah impian dari hampir semua Negara di dunia baik lingkup provinsi maupun perkotaannya. Dengan Smart City, berbagai macam data dan informasi yang berada di setiap sudut kota dapat dikumpulkan melalui sensor yang terpasang di setiap sudut kota, dianalisis dengan aplikasi cerdas, selanjutnya disajikan sesuai dengan kebutuhan pengguna melalui aplikasi yang dapat diakses oleh berbagai jenis gadget. Melalui gadgetnya,secara interaktif pengguna juga dapat menjadi sumber data, mereka mengirim informasi ke pusat data untuk dikonsumsi oleh pengguna yang lain.
POLA TATA RUANG BALI SEBAGAI IDENTITAS KAWASANPERKOTAAN I Made Agus Mahendra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/29vvj930

Abstract

Tata ruang bali memiliki keunikan dan pola tersendiri. Ini dapat dilihat dari pola tata ruang tradisional bali yang erat kaitannnya dengan adat serta Nilai-nilai luhur budaya Bali, yaitu hal-hal yang dianggap baik dan berharga dalam Keberlanjutan kehidupan masyarakat dan kebudayaan mencakup satu rentangan unsur-unsur abstrak yang terdiri dari Unsur Filosofis, Unsur Nilai,Unsur Konsep,Unsur Norma dan Aturan. Keberadaan kawasan Perkotaan tidak lepas dari identitasnya,Identitas sebuah kawasan merupakan keunikan kondisi, karakteristik dan penciptaan citra (image) dalam pikiran seseorang yang sebelumnya tidak pernah dipahami,Inilah konsep-konsep identitas yang membedakannya dengan kota lainya. identitas dalam setiap kawasan sangat diperlukan bahkan sebagai syarat utama untuk konsep pengembangan dan jati diri sebuah perkotaan.penelitian ini menggunakan metoda kualitatif dengan menerapkan pendekatan deskriptif,Hermeneutik dan studi literature. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Seperti apa pola tata ruang bali yang dapat menjadi identitas kawasan perkotaan.Dari pemahaman tentang penelitian ini , maka diperoleh manfaat dan hasil yang diperoleh pada level konseptual penjelasan tentang pola tata ruang bali dapat digunakan sebagai penanda sebuah identitas kota dalam hal makna dan spirit. kedepannya Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan dalam menentukan pola identitas pengembangan kawasan perkotaan
KONSEP ‘’SMART CITY ’’ DALAM MENCAPAI PARIWISATAYANG BERKELANJUTAN DI DAERAH BALI I Made Agus Mahendra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/5znnzt68

Abstract

Tingginya antusias dan perkembangan pariwisata di Indonesia, khususnya Bali, semakin menarik perhatian publik. Kementerian Pariwisata melaporkan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara pada bulan Januari hingga Desember 2016 mencapai 4 juta. Tahun 2017 ini diharapkan meningkat 25 persen atau 5 juta orang. Budaya Bali terkenal dengan keunikannya dan dikenal sampai level internasional, Keunikan yang dimiliki Bali dari sumber daya alam, adat, budaya, sistem sosial kemasyarakatan sampai pada bentangan struktur topografi dan demografi berperan dalam mengangkat kualitas pariwisata Bali.Sehingga pariwisata berkelanjutan atau ajeg Bali bisa terwujud. Kemajemukan permasalahan pembangunan yang dihadapi daerah Bali saat ini membutuhkan sebuah konsep percepatan pembangunan terdapat ekonomi pintar (smart economy), mobilitas pintar (smart mobility), lingkungan pintar (smart environment), masyarakat pintar (smart people), kehidupan cerdas (smart living) dan pemerintahan pintar (smart governance). Keenam unsur ini merupakan integrasi dari smart city Development smart city juga dirancang untuk meberikan kemudahan bagi pemerintah dan masyarakat dalam mendapatkan informasi. Adapun pengembangan smart city dalam hal pariwisata adalaha menitikberatkan dalam hal ekonomi dan promosi. Diharapkan dengan adanya smart city maka suatu kota dapat mencapai sebuah pariwisata yang berkelanjutan yang bersinergi dengan segala aspek penataan kota di suatu daerah, sehingga smart city ini diolah sedemikian rupa agar dapat mengembangkan dan keberlanjutan sebuah daerah pariwisata.
PENGEMBANGAN KAWASAN PERKOTAAN DI BALI SEBAGAIKONEKTIVITAS INDUSTRI PARIWISATA I Made Agus Mahendra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/ft9gkt77

Abstract

Pengembangan kawasan Perkotaan dewasa Ini Semakin Pesat, berbagai komponen kota menjadi sebuah keberhasilan dalam pengembangan dan penataan Kota terpadu.Perencanaan kota merupakan suatu kegiatan untuk merumuskan suatu kebijakan yang dapat digunakan untuk membuat sebuah rencana kota kedepannya. Perencanaan kota akan menjadi lebih baik, jika terdapat keselarasan dan saling memahami antara kekuatan pemerintah dan swasta yang saling melengkapi satu sama lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan rasionalistik dengan data yang diolah secara kualitatif. Data berupa literatur dan peta dikumpulkan untuk melihat tanda-tanda dan temuan di lapangan. Kemudian menyusun konsepsualisasi teoritik berdasarkan teori-teori yang ada dari variabel penelitian.Perencanaan secara keseluruhan tidak dapat hanya dilakukan oleh satu atau beberapa orang saja melainkan harus secara sinergitas bersama dengan semua pemangku kepentingan.Disisi pemerintahan, perencanaan kota harus sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku bagi daerah perkotaan dan wilayah tertentu, yang berkaitan dengan kesehatan, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat, penggunaan tanah, pembagian persil dan kualitas lingkungan. Perencanaan kota juga harus sesuai dengan budaya dan keadaan sosial masyarakat yang tinggal di dalam kota tersebut. Karena pada hakekatnya perencanaan kota di buat untuk memberikan keamanan,kenyamanan, memberikan kemudahan, bahkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang mendiami kota tersebut. Konektivitas jalur antar Kota yang baik dapat memberikan kontribusi besar Terhadap tujuan Pariwisata di Masing-masing Kota/Daerah. Kedepan Akan menjadi sebuah karya Besar jika Pengembangan Kawasan Perkotaan Di Pulau Bali sebagai konektivitas jalur Industri Pariwisata yang terintegrasi dalam satu buah guideline Perencanaan Kota
Konsep Rumah Tumbuh Ideal Pada Lahan Sempit Di Bali I Made Juniastra; I Made Agus Mahendra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 9 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH VASTUWIDYA VOL 9 NO 1
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/vastuwidya.v9i1.479

Abstract

Kondisi kepadatan penduduk di bali saat ini sangat tinggi, mencapai sekitar 793-798 jiwa/km2 pada tahun 2024-2025. Menjadikannya salah satu wilayah terpadat di indonesia. Pertumbuhan pesat ini disebabkan oleh urbanisasi dan pertumbuhan pariwisata dengan tingkat konsentrasi di kota-kota di Bali. Kepadatan penduduk yang tinggi tersebut secara signifikan menurunkan kemampuan masyarakat untuk memiliki rumah yang layak huni akibat keterbatasan lahan karena melonjaknya harga properti. Kebutuhan lahan yang melampaui ketersediaan lahan memicu kompetisi tinggi, memaksa masyarakat beradaptasi dengan hunian padat atau tidak layak secara fasilitas lingkungan. Masyarakat bali yang sebelumnya mempunyai ciri khas hunian dengan arsitektur tradisional bali dimana rumah dengan bangunan yang terpisah-pisah dengan adanya natah (open space) ditengah dan sanggah di hulu menjadi sangat sulit untuk diwujudkan. Kenaikan harga tanah di bali rata-rata 7-15% per-tahun dan dengan biaya pembangunan yang terus naik setiap tahun semakin sulit dijangkau oleh masyarakat umum yang berpenghasilan upah minimum regional. Oleh karena itu solusi rumah tumbuh mutlak menjadi solusi masa depan. Hunian tumbuh adalah konsep hunian fleksibel yang dibangun bertahap sesuai kebutuhan dan anggaran yang memungkinkan penambahan ruang ke arah vertikal atau horizontal tanpa merombak total struktur dasar.
INTEGRATION OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE IN ARCHITECTURAL DESIGN PROCESS: INNOVATION TOWARDS SMART ARCHITECTURE I Made Agus Mahendra; I Made Juniastra
INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS Vol. 3 No. 6 (2025): JUNE
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) technology has had a significant impact on various fields, including architecture. The integration of AI in the architectural design process is an important innovation that drives the creation of smart architecture, a design approach that combines artificial intelligence to produce adaptive, efficient, and sustainable buildings. This study examines how AI plays a role in designing smart buildings through data analysis, environmental simulation, building form optimization, and design personalization based on user preferences. In addition, it also discusses the challenges faced by architects in adopting this technology, such as the need for new skills, data use ethics, and integration with conventional design software. The results of the study show that AI not only improves the efficiency and accuracy of the design process, but also opens up opportunities to create architectural solutions that are more responsive to user and environmental needs. Thus, the integration of AI is a strategic step in realizing a smarter and more sustainable future architecture.
Analysis of Service Effectiveness For Health Insurance Participants at Kuta Utara Community Health Center, Badung Regency I Gede Sukma Okta Perdana; I Made Agus Mahendra; Ni Luh Putu Widyantari
Journal of Social Research Vol. 4 No. 3 (2025): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v4i3.2467

Abstract

This study aims to analyze the implementation of health services, measure the quality of public services, in this case the quality of services for health insurance participants and know and analyze the extent of the satisfaction level of health insurance participants at the North Kuta Health Center according to the perspective of the customers served. The North Kuta Health Center is a health service in the North Kuta sub-district area by providing health services using health insurance. The implementation of the assessment is measured through various indicators such as service procedures, service requirements, clarity of service officers, discipline of service officers, ability of service officers, speed of service, politeness and friendliness of officers, certainty of service costs, certainty of service schedules, environmental comfort and safety. The research method used is a mixed method between qualitative and quantitative with data collection techniques through questionnaires accompanied by in-depth interviews from respondents/resource persons. The results of the study on  300 respondents to fill out a questionnaire were in accordance with the opinion of each respondent about the services they received from what they got complete with their reasons. As well as interdepth interviews from resource persons conducted for 3 months starting from May to July 2024.  The assessment was very good, but it was necessary to re-evaluate to get better research results, because this study was carried out in a short time and the coverage of the area was relatively small.
Innovation in Sustainable Construction Materials in Green Infrastructure Development I Made Agus Mahendra
Journal of Moeslim Research Technik Vol. 1 No. 5 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/technik.v1i5.1556

Abstract

The construction industry significantly impacts environmental sustainability, prompting the need for innovative materials that minimize ecological footprints. Sustainable construction materials play a crucial role in the development of green infrastructure, aimed at enhancing urban resilience and promoting environmental conservation. This study aims to explore various innovative sustainable construction materials and their applications in green infrastructure projects. It seeks to identify the benefits and challenges associated with these materials in promoting eco-friendly building practices. A comprehensive literature review was conducted, analyzing recent advancements in sustainable construction materials, including recycled materials, bio-based composites, and smart materials. Case studies of successful green infrastructure projects utilizing these materials were examined to assess their effectiveness and sustainability. The findings reveal that innovative materials such as recycled concrete, bamboo, and mycelium composites significantly reduce carbon emissions and resource consumption. Case studies demonstrated improved energy efficiency and reduced waste in projects that employed these materials. Challenges related to cost, availability, and regulatory standards were also identified. The research concludes that the integration of innovative sustainable materials is vital for the advancement of green infrastructure. Emphasizing the benefits of these materials can lead to broader adoption in the construction industry. Future research should focus on overcoming the identified challenges and developing standardized guidelines to facilitate the use of sustainable materials in infrastructure projects
INTEGRASI GENERATIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PROSES PERANCANGAN ARSITEKTUR TROPIS I Made Agus Mahendra; I Made Juniastra; Toddy Hendrawan Yupardhi; Putu Ari Darmastuti
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/abm9ed42

Abstract

Perkembangan Generative Artificial Intelligence telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang desain, termasuk arsitektur. Teknologi ini menawarkan kemampuan untuk menghasilkan berbagai alternatif desain secara cepat, adaptif, dan berbasis data, sehingga berpotensi meningkatkan efisiensi proses perancangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi Generative AI dalam proses perancangan arsitektur tropis serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang muncul dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, buku, dan publikasi akademik yang relevan mengenai Generative AI dan arsitektur tropis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Generative AI mampu mendukung eksplorasi desain yang lebih luas, mempercepat proses konseptualisasi, mengoptimalkan performa bangunan berdasarkan parameter lingkungan, serta membantu pengambilan keputusan desain yang lebih responsif terhadap kondisi iklim tropis. Selain itu, teknologi ini berkontribusi dalam pengembangan desain yang lebih berkelanjutan melalui simulasi dan evaluasi berbagai alternatif rancangan sejak tahap awal. Namun demikian, penerapan Generative AI juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan kualitas data, risiko homogenisasi desain, isu etika terkait hak cipta, serta pentingnya peran arsitek dalam melakukan interpretasi dan validasi hasil yang dihasilkan oleh sistem kecerdasan buatan. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dalam memahami potensi pemanfaatan Generative AI untuk mewujudkan desain arsitektur tropis yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan.