Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peran Kepala Sekolah sebagai Agen Perubahan dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi Pendidikan: Studi Kasus Manajemen Perubahan di SMAN 1 Siluq Ngurai, Kabupaten Kutai Barat Friska Umi Puspita Sari; Irmawati; M. Guntur; Warman; Dwi Nugroho Hidayanto; Muhammad Amir Masruhim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36323

Abstract

This study aims to analyze the principal’s role as a change agent in improving organizational performance at SMAN 1 Siluq Ngurai, Kutai Barat Regency. Employing a qualitative approach with a case study method, the research explores the processes, strategies, and dynamics of change through in-depth interviews, observations, and document analysis. The findings reveal that the principal implemented several key strategies, including administrative digitalization, regular teacher training, the establishment of a collaborative culture, and data-driven school governance. The results indicate significant improvements in administrative efficiency, enhanced teacher pedagogical competence, and strengthened instructional innovation. Furthermore, the school’s organizational performance scores increased consistently from 2021 to 2024, demonstrating the principal’s success in embedding change within the school’s culture and management system. This study confirms that visionary and adaptive change leadership is essential for successful educational transformation, particularly in schools located in resource-limited areas.
FILOSOFI HUMAN CAPITAL DAN PEMBERDAYAAN SEBAGAI FONDASI PENGEMBANGAN SDM PENDIDIKAN Bambang Setiono; Supriyadi; Anggy Hanggara; Muhammad Amir Masruhim; Warman; Dwi Nugroho Hidayanto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36364

Abstract

This study aims to analyze the philosophy of Human Capital and empowerment as strategic foundations for developing human resources (HR) in education. Using a systematic literature review of 42 recent scholarly sources, the study identifies that Human Capital strengthens educational personnel capacity through the development of knowledge, skills, and professional competence, while empowerment activates this capacity through autonomy, participation, intrinsic motivation, and organizational support. The findings reveal that integrating both approaches enhances educator performance, creativity, and innovation, while also strengthening educational organizational culture. The integrative Human Capital–Empowerment model developed in this study highlights that the quality of education is significantly influenced by the synergy between capacity building and empowerment mechanisms. This research offers theoretical contributions to educational management and practical recommendations for designing effective and sustainable HR development strategies in educational institutions.
Menimbang Etika Kecerdasan Buatan: Sebuah Telaah Filosofis tentang Implementasi AI dalam Manajemen Sekolah Catur Prida Retnivia; Krista Alisa Meyliani; Pratisa Martha Sari; Warman; Muhammad Amir Masruhim; Dwi Nugroho Hidayanto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36494

Abstract

The rapid development of artificial intelligence (AI) presents significant opportunities for improving school management, yet simultaneously raises ethical concerns related to privacy, digital equity, and accountability. This study aims to analyze the readiness for AI implementation in school management across East Kalimantan using a mixed-methods approach that combines empirical dataset analysis with a philosophical review grounded in deontology, utilitarianism, and virtue ethics. The dataset consists of 30 schools and includes variables related to infrastructure readiness, such as the number of computers, internet availability, and AI usage levels (None–High). The findings indicate that 66.67% of schools have internet access; however, AI adoption remains relatively low, with most schools categorized as Low or Medium. These results highlight that infrastructure inequality can create digital injustice in AI deployment. The philosophical analysis emphasizes the need for comprehensive ethical policies, including data protection, algorithmic auditing, and human oversight, to ensure that AI implementation is fair and responsible. The study recommends a phased approach to AI adoption, enhanced technological literacy among educators, and strengthened data governance to ensure AI supports humanistic values and educational equity.
KEPEMIMPINAN REFLEKTIF KEPALA SEKOLAH DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA KONFLIK ANTAR PEGAWAI: KAJIAN FILSAFAT PENDIDIKAN DAN TEMUAN LAPANGAN DI SMKN 14 SAMARINDA Rihadini Triyoga; Hermuna; Wahyu Setyaningrum; Warman; Muh. Amin Masrumin; Dwi Nugroho Hidayanto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37143

Abstract

Konflik di sekolah merupakan fenomena alamiah yang muncul dari interaksi manusia yang memiliki perspektif, kepentingan, dan karakter berbeda. Dalam perspektif filsafat pendidikan, konflik bukan sekadar persoalan teknis, tetapi ekspresi dari dinamika relasional dan proses memaknai pengalaman. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kepemimpinan reflektif kepala sekolah dalam pengambilan keputusan pada konflik antarpegawai di SMKN 14 Samarinda melalui pendekatan filosofis dan temuan empiris. Pendekatan filsafat pendidikan Dewey mengenai refleksi serta filsafat dialogis Buber digunakan untuk membaca praktik kepemimpinan dalam konteks nyata. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur dan studi kasus berdasarkan wawancara dengan kepala sekolah, dua guru, dan satu tenaga kependidikan. Hasil menunjukkan bahwa konflik yang terjadi bersifat ringan dan terutama berkaitan dengan pembagian tugas dan miskomunikasi. Kepala sekolah menyelesaikan konflik melalui klarifikasi faktual, dialog mediatif, coaching personal, dan penyusunan komitmen bersama. Analisis menunjukkan bahwa praktik kepemimpinan kepala sekolah sejalan dengan prinsip refleksi filosofis, dialog humanistik, dan pengambilan keputusan berbasis nilai. Temuan ini menegaskan bahwa gaya kepemimpinan demokratis dan komunikatif efektif menciptakan harmoni kerja di sekolah kejuruan. Kata kunci: kepemimpinan reflektif, konflik antarpegawai, filsafat pendidikan, pengambilan keputusan
RELEVANSI VISI-MISI SEKOLAH DAN PERAN KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI SDN 017 SAMARINDA UTARA Nur Nabilla Sarah; Indri; Sulaiman; Warman; Muh. Amir Masruhim; Dwi Nugroho
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37535

Abstract

Penelitian ini berawal dari urgensi keterpaduan visi dan misi sekolah dalam membentuk karakter peserta didik, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar. SDN 017 Samarinda Utara dipilih sebagai lokasi kajian karena pelaksanaan nilai-nilai karakter dalam Kurikulum Merdeka masih menunjukkan perbedaan antar guru dan keterlibatan orang tua yang belum berjalan secara konsisten. Tujuan penelitian adalah menelaah tingkat keselarasan antara visi-misi sekolah dengan praktik pendidikan karakter yang diterapkan dalam pembelajaran, lingkungan sekolah, dan kegiatan ekstrakurikuler, sekaligus mengidentifikasi hambatan serta strategi penguatannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis dokumen, observasi lapangan, serta wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa visi–misi sekolah telah diwujudkan melalui sejumlah praktik pendidikan karakter, seperti pembiasaan 5S, kegiatan yang mengacu pada Profil Pelajar Pancasila, penilaian sikap, serta aktivitas kerja sama baik di dalam kelas maupun dalam kegiatan luar kelas. Lingkungan fisik sekolah turut mendukung internalisasi nilai karakter melalui keberadaan poster, slogan, dan media visual lainnya. Meskipun demikian, beberapa tantangan masih dijumpai, antara lain ketiadaan instrumen evaluasi karakter yang baku, tingkat pemahaman visi–isi yang belum merata di antara pendidik, serta keterlibatan orang tua yang masih kurang optimal. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merekomendasikan sejumlah penguatan, seperti penyelenggaraan pelatihan guru secara berkelanjutan, pengembangan rubrik penilaian karakter yang terukur, pengintegrasian nilai-nilai karakter ke dalam asesmen, serta penguatan program parenting guna meningkatkan kolaborasi sekolah dan keluarga. Secara keseluruhan, visi-misi SDN 017 Samarinda Utara terbukti relevan dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik.