Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Latihan Multiple Jump terhadap Kemampuan Menendang Bola dalam Permainan Sepak Bola Pada Siswa Putra Kelas VII Mulyadi Mulyadi; Anhar Anhar
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v12i2.837

Abstract

Masalah pokok penelitian ini adalah berkenaan dengan kemampuan menendang bola dalam permainan sepak bola, dimana yang menjadi inti masalah adalah; adakah pengaruh latihan multiple jump terhadap kemampuan menendang bola dalam permainan sepak bola pada siswa putra kelas VII SMPIT Insan Kamil Kota Bima, Berdasarkan permasalahan yang ada, maka yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan multiple jump terhadap kemampuan menendang bola dalam permainan sepak bola pada siswa putra kelas VII SMPIT Insan Kamil Kota Bima, Penelitian ini dirancang menggunakan rancangan penelitian dengan menggunakan pola single group pre-test post-test design. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik tes dengan jenis tes adalah perbuatan (performance). Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan teknik statistik deskriptif inferensial, dinyatakan ada pengaruh yang signifikan latihan multiple jump terhadap kemampuan menendang bola dalam permainan sepak bola pada siswa putra kelas VII SMPIT Insan Kamil Kota Bima. Hal ini dibuktikan melalui penghitunga data hasil tes kemampuan menendang bola diketahui memiliki nilai thitung = 4,437 > ttabel = 2,052 pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil ini, maka dapat disimpulkan bahwa latihan multiple jump memiliki pengaruh untuk meningkatkan kemampuan menendang bola dalam permainan sepak bola pada siswa putra kelas VII SMPIT Insan Kamil Kota Bima.
Pengaruh Model Latihan Menggunakan Karet terhadap Kecepatan Tendangan Depan Atlet Perguruan Beladiri Pencak Silat Nurul Husna Indonesia Anhar Anhar; Setiawan Bipa; Mulyadi Mulyadi
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v13i1.967

Abstract

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh model latihan menggunakan karet terhadap kecepatan tendangan depan atlet perguruan beladiri pencak silat Nurul Husna Indonesia Kota Bima. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen designs dengan bentuk one-group pre-test – post-test design dengan populasi sampel sebanyak 10 atlet. Pengumpulan data menggunakan test tendangan depan selama waktu 1 menit, pengukuran serta data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa model latihan menggunakan karet berpengaruh terhadap hasil kecepatan tendangan depan, hal ini dapat terlihat dengan n = 10 dan taraf nyata 0,05 didapatkan nilai t hitung sebesar 21, 490 dan nilai t table sebesar 2,262. Dengan demikian Ha diterima, Ho ditolak. Artinya ada pengaruh yang signifikan pada model latihan menggunakan karet terhadap kecepatan tendangan depan atlet perguruan beladiri pencak silat Nurul Husna Indonesia Kota Bima. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model latihan menggunakan karet efektif dalam meningkatkan kecepatan tendangan depan pencak silat. Dari model latihan tersebut terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil kecepatan tendangan depan atlet perguruan beladiri pencak silat Nurul Husna Indonesia Kota Bima.
Analisis Komponen Daya Tarik Desa Wisata Olahraga Rabwan Satriawan; Furkan Furkan; Ewan Irawan; Mulyadi Mulyadi; Anhar Anhar
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i1.1728

Abstract

Desa Wisata Sambori merupakan salah satu program dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bima. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komponen daya tarik dari Desa Sambori Kabupeten Bima. Penelitian ini dilatabelakangi oleh adanya pengaruh komponen daya tarik dari suatu daerah pariwisata terhadap peningkatan jumlah wisatawan. Sehingga diperlukan adanya peningkatan kualitas komponen daya tarik wisata demi mengembangkan pariwisata agar berdaya saing dan berdaya guna bagi warga lokal serta meningkatkan jumlah wisatawan. Metode penelitian yang digunakna dalam penelitian ini adalah kualitatatif dengan pendekatan studi kasus, yaitu memberikan gambaran atau penjelasan yang tepat secara objektif terkait permasalahan dengan wawancara dan observasi serta berdasarkan studi literatur dari dokumen-dokumen, Undang-undang, dan dari internet yang berdasarkan pada masalah yang diteliti. Fokus penelitian ini berdasarkan dimensi komponen daya tarik wisata yang berlandasakan pada empat komponen dasar, yaitu : Atraksi (Attraction), Aksebilitas (Accesibilities), Amenitas (Amenities) dan Ancillary Services. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen daya tarik pariwisata oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bima melalui program Desa Wisata Sambori dengan menerapkan empat komponen yaitu Atraksi (Attraction), Aksebilitas (Accesibilities), Amenitas (Amenities) dan Ancillary Services dapat dikatakan sudah memiliki daya tarik pariwisata secara umum. Hal ini karena tiga komponen daya tarik pariwisata di Desa Wisata Sambori sudah terpenuhi hanya saja masih terdapat satu kekurangan di komponen aksebilitas yang perlu lebih ditingkatkan lagi kualitasnya dalam rangka meningkatkan daya tarik pariwisata Desa Wisata Sambori.
KARAKTERISASI PEMBELAJARAN LITERASI DASAR SISWA KELAS AWAL SESUAI DENGAN LEVEL KEMAMPUAN Sri Rahmawati; Mulyadi Mulyadi; Syarifudin Syarifudin
Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/aksara.v10i1.1483

Abstract

This study aims to describe the characteristics of basic literacy learning for early grade students based on ability level, also known as TaRL (Teaching at the Right Level). The subjects were 15 third-grade students at Rompo Elementary School. The test instruments consisted of an initial diagnostic test and a progress test during the learning process. The results showed that the first-level group's characteristics were introducing children to the smallest components of literacy skills: sounds and letters, and distinguishing the various phonetic variations of these letters. In Group B, students developed reading fluency through regular reading practice, building mastery of texts, and beginning to understand unusual letter combinations and pronunciations. Group C read together in small groups and answered a series of questions about the text, deduced the meaning of unfamiliar words, and moved from simple to complex concepts. Students were encouraged to practice writing daily, reading, and evaluating each other's work to strengthen their ability to spot common spelling, grammar, and punctuation errors
PENGUATAN KAPASITAS FASILITATOR DAERAH (FASDA) DALAM GERAKAN LITERASI-NUMERASI DASAR BERBASIS KARAKTER DAN INKLUSI SOSIAL Taufikurrahman Taufikurrahman; Syarifudin Syarifudin; Nurrahmah Nurrahmah; Mulyadi Mulyadi; Abd. Haris
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.6308

Abstract

Kemampuan literasi dan numerasi dasar merupakan fondasi penting dalam membangun kecakapan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pembentukan karakter peserta didik. Namun, hasil asesmen nasional dan temuan lapangan menunjukkan bahwa capaian literasi–numerasi siswa sekolah dasar di Kabupaten Bima masih tergolong rendah, terutama di wilayah dengan keterbatasan sumber daya pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas Fasilitator Daerah (Fasda) dalam mengimplementasikan pembelajaran literasi–numerasi dasar berbasis karakter dan inklusi sosial melalui Program GEMAR Literasi Kabupaten Bima. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan capacity building dengan tiga tahapan utama, yaitu pelatihan konseptual dan praktis, pendampingan dan refleksi lapangan di sekolah mitra, serta lokakarya berbagi praktik baik. Kegiatan ini melibatkan 14 Fasda dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Bima. Evaluasi dilakukan melalui pretest–posttest, observasi, dan wawancara reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi Fasda pada aspek literasi–numerasi dasar, fasilitasi pembelajaran berbasis karakter, dan penerapan prinsip inklusi sosial. Selain itu, Fasda mampu mengembangkan praktik literasi kontekstual yang mengintegrasikan kearifan lokal masyarakat Bima. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas Fasda berbasis karakter dan inklusi sosial efektif dalam membangun ekosistem literasi–numerasi yang adaptif dan berkelanjutan.