Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Sosialisasi Dan Pelatihan Sistem Informasi Pemasaran Digital Umkm Desa Olele Kecamatan Kabila Bone Padiku, Indhitya R; Abdilah, Tajjudin; Hadjaratie, Lilyan; Dai, Roviana H; Lahinta, Agus; Yusuf, Rampi; Yassin, Rocmat Mohammad Thohir; Zakaria, Alfian; Dangkua, Eka Vickraien; Muthia, Muthia; Ahaliki, Budiyanto; Polin, Muchlis; Pakaya, Nikmasari; Takdir, Rahman
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v10i2.8314

Abstract

Olele Village is one of the villages in Kabila Bone District, Bone Bolango Regency which has various potentials, especially marine tourism potential and other goods. However, if assessed in terms of the use of information technology, these potentials would need be better managed by utilizing information technology for digital publications or marketing. This community service activity aims to facilitate the community and village government in managing and promoting the potential and marketing of natural resources or human resources in Olele Village. In addition, this activity also aims to facilitate village officials in managing population administration through the implementation of a village information system. The method used in this activity is socialization and training for village officials and the community. The community service activities were conducted successfully and well appreciated by the village government and the community.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) PEMETAAN DAN ANALISIS DAERAH PERTANIAN DI KABUPATEN GORONTALO Budiyanto Ahaliki
Jurnal Technopreneur (JTech) Vol 4 No 2 (2016): JURNAL TECHNOPRENEUR (November)
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.515 KB) | DOI: 10.30869/jtech.v4i2.65

Abstract

Kabupaten Gorontalo merupakan salah satu kabupaten agraris yang terletak di Provinsi Gorontalo yang bergerak dibidang sektor pertanian. Sebagai daerah agraris maka mata pencaharian utama penduduk Kabupaten Gorontalo adalah dibidang sektor pertanian. Analisa dan pemetaan potensi unggulan daerah sektor pertanian sangat diperlukan, karena dengan diketahuinya potensi unggulan dibidang sektor pertanian dapat diprediksi persebaran lahan pertanian dan hasil panen dimasing-masing Kecamatan dan sebagai rekomendasi pemanfaatan lahan pertanian yang sesuai.Penelitian ”Sistem Informasi Geografis (SIG) Pemetaan dan Analisis Daerah Pertanian di Kabupaten Gorontalo” bertujuan untuk memetakan dan menganalisis kembali ragam potensi unggulan hasil pertanian dibeberapa kecamatan di Kabupaten Gorontalo, yang terdiri dari beberapa kriteria yaitu Struktur Peruntukan Lahan, Intensitas Pemanfaatan Lahan, Tata Bangunan, Sistem Sirkulasi dan Jalur Penghubung, Sistem Ruang Terbuka dan Tata Hijau, Tata Kualitas Lingkungan, Sistem Prasarana dan Utilitas Lingkungan dan Pelestarian Bangunan dan Lingkungan. Penelitian ini dibuat dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) yang memungkinkan untuk mencari solusi alternatif optimal serta pengembangan teknologi terkini terkait dengan metode dan sajian informasi.Hasil akhir dari penelitian ini berupa SIG berbasis web yang diharapkan mampu menjadi sumber referensi/rujukan yang mudah diakses oleh stakeholder terkait dengan pertanian, memberikan gambaran ragam potensi unggulan pertanian yang dimiliki khususnya kecamatan-kecamatan yang memiliki potensi lahan yang sesuai, memberikan gambaran kuantitas pemanfaatan lahan pertanian yang telah dipakai, dan dapat dijadikan sebagai pedoman dalam menyusun kebijakan pengembangan daerah unggulan dibidang sektor pertanian ditingkat daerah maupun nasional.
Analisa Dan Visualisasi Hasil Kuesioner Pertanyaan Terbuka Menggunakan Elasticsearch Dan Kibana Muchlis Polin; Nikmasari Pakaya; Budiyanto Ahaliki
Jurnal Sistem Informasi Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jsi.v14i2.18418

Abstract

Penggunaan kuesioner online untuk pengumpulan data saat ini semakin lazim. Secara umum, pertanyaan dalam kuesioner bisa dibagi menjadi pertanyaan terbuka ataupun pertanyaan tertutup. Jenis data yang dihasilkan oleh kuesioner pun bisa bermacam-macam, sehingga teknik analisis yang digunakan harus disesuaikan dengan data yang ada. Permasalahan yang ditemui adalah pada sulitnya analisis jawaban pertanyaan bebas berupa teks, terutama untuk kuesioner dengan jumlah responden yang banyak. Data teks ini perlu di analisis dan dipresentasikan sedemikian rupa sehingga topik-topik ataupun temanya bisa dieksplorasi dengan mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi analisis dan visualisasi data teks pada jawaban kuesioner pertanyaan bebas. Sehingga hasil kuesioner yang telah dikumpulkan dapat dianalisis lebih cepat serta divisualisasikan dengan mudah. Untuk itu dibuatlah sebuah sistem berdasarkan framework Capture Understand Present (CUP) dengan menggunakan bahasa pemrograman Python. Pada tahapan Capture, data harus melewati proses preprocessing dimana terjadi pembersihan dan pemrosesan awal data. Pada tahapan Understand, data yang telah dibersihkan akan dianalisis menggunakan sebuah algoritma topic modelling, yaitu GSDMM. Pada tahapan Present, hasil analisis kemudian disimpan menggunakan Elasticsearch dan divisualisasikan menggunakan dashboard Kibana. Visualisasi yang dibuat bersifat interaktif, sehingga memudahkan pengguna dalam mengeksplorasi hasil analisis data.
SISTEM INFORMASI KOPERASI BERBASIS GIS DI TELUK TOMINI Zidan Fazriansyah Motota; Salahudin Olii; Budiyanto Ahaliki
Diffusion: Journal of Systems and Information Technology Vol 3, No 2 (2023): July 2023
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/diffusion.v3i2.20467

Abstract

Abstrak Pelayanan jasa simpan pinjam pada koperasi di Gorontalo pada saat ini masih diproses secara manual yang dapat menyebabkan pekerjaan menjadi kurang efektif dan tidak efisien, tidak adanya pemetaan persebaran lokasi dan kurangnya informasi yang lengkap terhadap koperasi sehingga masyarakat yang ingin mencari informasi mengenai koperasi sangat sedikit dan sulit ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi koperasi berbasi GIS dengan menggunakan motode waterfall model, yaitu analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian dan pemeliharaan. Hasil dari penelitian ini berupa pemetaan sebaran koperasi di wilayah Teluk Tomini yaitu Kab. Pohuwato, Kab. Boalemo, Kab. Bone Bolango, Kab. Gorontalo dan Kota Gorontalo. Informasi yang lengkap memudahkan masyarakat umum dalam mencari informasi koperasi. Didalam sistem ini menyajikan informasi berupa profil koperasi, titik koordinat lokasi koperasi berada, pendaftaran anggota, hingga informasi mengenai simpan pinjam anggota. Kata Kunci :  Sistem Informasi Geografis, Koperasi, Teluk Tomini
EVALUASI TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA SIM-RS MENGGUNAKAN METODE EUCS DI RSUD PROF. DR. H. ALOEI SABOE KOTA GORONTALO Azrul A. Aswad; Roviana H. Dai; Budiyanto Ahaliki
Diffusion: Journal of Systems and Information Technology Vol 2, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/diffusion.v2i2.13432

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM-RS) Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo dan memberikan rekomendasi agar sistem berjalan lebih baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah End-User Computing Satisfaction (EUCS) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini melibatkan sebanyak 34 orang sebagai responden yang merupakan pegawai administrasi dan programmer di rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengguna untuk seluruh variabel EUCS berada pada kategori puas dan sangat puas yang menandakan bahwa pengguna sudah merasa puas sehingga perlu dipertahankan. Sehingga direkomendasikan untuk melihat dari segi hardware seperti pengecekan perangkat komputer apabila ada perangkat yang sudah usang dan perlu diganti, atau dari segi brainware seperti meninjau kemampuan operator dalam mengoperasikan sistem atau melakukan pelatihan penggunaan sistem kepada operator
Penerapan TAM dalam Evaluasi Penerimaan Aplikasi P-Care BPJS Pada Puskesmas di Kabupaten Gorontao Utara Gobel, Jimilin; Dai, Roviana; Ahaliki, Budiyanto
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 14 No. 2 (2025): The Indonesian Journal of Computer Science
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v14i2.4102

Abstract

P-Care BPJS is a web-based management information system that can be accessed through a web browser with the address https://pcarejkn.bpjs-kesehatan.go.id/eclaim/ which generally functions to check the validity of BPJS membership data. However, in its use, there was an inconvenience when using the P-Care BPJS application where the patient's social data entry failed, causing the P-Care BPJS officer to double-enter the patient's social data. Another problem found in the form of slow application performance when used which results in the length of work time and service response time by P-Care BPJS officers. This research was conducted to find out how far the acceptance of the existing P-Care BPJS application at Puskesmas in North Gorontalo district and what factors can affect user acceptance. This research uses descriptive quantitative methods and uses the TAM Model to measure user acceptance, the results of the analysis show that the P-Care BPJS application has been well received by users with an acceptance of 80.6.
Pengembangan Aplikasi Multimedia Peta Kawasan Torosiaje Panu, Mohamad Fiqriansyah; Hadjaratie, Lillyan; Padiku, Indhitya R; Mulyanto, Arip; Ahaliki, Budiyanto; A, Hermila
Journal Automation Computer Information System Vol. 5 No. 2 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jacis.v5i2.118

Abstract

Desa Torosiaje merupakan permukiman terapung di Teluk Tomini, Provinsi Gorontalo, yang dihuni oleh Suku Bajo. Keunikan budaya dan potensi wisatanya belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan media informasi yang menarik dan informatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi multimedia peta kawasan Torosiaje berbasis animasi 3D sebagai media informasi interaktif. Metode yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC), yang terdiri dari enam tahapan: concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Hasil dari penelitian ini berupa video animasi 3D yang menampilkan elemen-elemen penting kawasan Torosiaje. Uji kelayakan dilakukan oleh dua ahli media dengan menggunakan instrumen penilaian berbasis skala Likert. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi ini memperoleh nilai rata-rata sebesar 98%, yang dikategorikan sebagai “sangat layak”. Temuan ini menunjukkan bahwa media berbasis animasi 3D efektif untuk mendukung promosi dan penyampaian informasi wisata berbasis lokal.
Digitalisasi Desa: Pemberdayaan Ekonomi Lokal di Kecamatan Bokat Kabupaten Buol Olii, Salahudin; Aneta, Yanti; Zakaria, Alfian; Ahaliki, Budiyanto; A., Hermila
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v13i2.17908

Abstract

In 1999 the Buol area became a district which was a division of the Buol-Toli-Toli district, the Buol district was split based on Law no. 51 of 1999, and ratified on September 16, 1999 and inaugurated on November 27, 1999, on behalf of the Minister of Home Affairs, namely Governor H.B Paliuju. Abdul Karim Mbouw was inaugurated in Jakarta as the first acting Buol district head on 12 October 1999. Buol District has 11 sub-districts and 115 Villages/Kelurahan. The territory of Buol Regency consists of a land area with a land area of 4,043.57 km2. One of the sub- districts in Buol district is Bokat sub-district. Bokat District has the potential for Marine Economy and plantations which are a source of income for the community. The marine potential has a tourist attraction and an abundant variety of fish, while the potential for plantation agriculture is in the form of copra, cloves, durian, nutmeg and other seasonal crops. The economic activities that have been carried out by the Bokat community so far in uncovering the potentials that still exist in traditional patterns, the use of technology has not been used. One of the applications of ICT is the creation of a village website which includes related tourism potential and agricultural and plantation potential. Management of village administration and sub-district administrative area violations. Therefore, ICT can be a solution to the problem of accessing various sources of information that are affordable, relevant and reliable by business actors in increasing economic potential (Madukwe 2006). By conducting training and mentoring programs on the application of ICT to the coastal communities of Tomini Bay, especially in the Bokat sub-district, Buol district, it is hoped that it will be able to boost the economy of the local community. Thematic KKN which raises the title of developing information technology towards Digital Village is a solution in the era of technological development and being able to compete for the industrial economy 4.0Keywords: TIK; Buol; Digital Village. AbstrakPada tahun 1999 wilayah buol menjadi kabupaten yang merupakan pemekaran dari kabupaten buol-toli-toli, kabupaten buol dimekarkan berdasarkan Undang undang No. 51 tahun 1999, dan disahkan pada tanggal 16 september tahun 1999 dan diresmikan pada tanggal 27 november tahun 1999, atas nama Mentri Dalam Negeri yaitu Gubernur H.B Paliudju. Abdul Karim Mbouw dilantik di jakarta sebagai pejabat bupati Buol pertama pada tanggal 12 oktober tahun 1999. Kabupaten Buol memiliki 11 kecamatan dan 115 Desa/Kelurahan. Wilayah Kabupaten Buol terdiri atas wilayah daratan dengan luas wilayah daratan 4.043,57 km2. Salah satu Kecamatan yang ada di kabupaten Buol yaitu Kecamatan Bokat. Kecamatan Bokat memiliki potensi Ekonomi Kelautan dan pertanian perkebunan yang menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat. Potensi laut memiliki daya tarik wisata dan ragam ikan yang berlimpah, sedangkan potensi pertanian perkebunan berupa tanaman kopra, cengkeh, durian, buah pala dan tanaman musiman lainnya. Kegiatan ekonomi yang dilakukan selama ini oleh masyarakat Bokat dalam mengekspos potensi-potensi yang ada masih pada pola traditional, penggunaan teknologi belum digunakan. Salah satu penerapan TIK adalah pembuatan website desa yang didalamnya memuat terkait potensi pariwisata dan potensi pertanian, perkebunan. Pengelolaan administrasi desa dan pemetaan wilayah administrasi kecamatan. Oleh karena itu TIK dapat menjadi solusi untuk masalah mengakses berbagai sumber informasi yang terjangkau, relevan, dan dapat diandalkan oleh para pelaku usaha dalam meningkatkan potensi ekonomi (Madukwe 2006). Dengan melakukan program pelatihan dan pendampingan terhadap penerapan TIK kepada masyarakat pesisir teluk tomini khususnya dikecamatan Bokat kabupaten Buol diharapkan mampu mendorong perekonomian Masyarakat setempat. KKN Tematik yang mengangkat judul pengembangan teknologi informasi menuju Desa Digital menjadi solusi dalam perkembangan era teknologi dan mampu bersaing dibidang perekonomian industri 4.0.Kata Kunci: TIK; Buol; Desa Digital.
Assessing The Community Practices and Perceptions on Waste Sorting in Urban Indonesia: A Case Study in Gorontalo City Maryati, Sri; Ahaliki, Budiyanto; Bau, Rahmat Taufik R.L; A, Hermila; Engelen, Adnan; Juniarti, Gita; Indrawan, Indrawan
Geographica: Science and Education Journal Vol 7, No 1 (2025): June
Publisher : USN Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/gsej.v7i1.2495

Abstract

This study examines the practices and perceptions of urban residents regarding household waste sorting in Gorontalo City, Indonesia.  This study involved 400 household respondents, covering eight sub-districts and 50 urban villages within Gorontalo City. Five key dimensions were assessed including knowledge of environmental and economic benefits, individual motivation, preferences for sorting incentives, perceived difficulty, and actual sorting habits. Data were analyzed using descriptive quantitative techniques with tabulation and percentage analysis. The findings reveal that 73.75% of respondents are aware of the benefits of waste sorting. However, only 32.75% are motivated by environmental awareness, while others are constrained by limited facilities or habitual barriers. Incentive preferences show that 41.25% of respondents favor financial compensation, while 42% prefer improved access to sorting infrastructure. In terms of perceived difficulty, 48.5% consider waste sorting easy, but 37.5% find it moderately difficult and 14% perceive it as difficult. Ultimately, only 12.75% of respondents consistently sort their waste, 39.75% do so occasionally, and 47.5% never engage in sorting. These findings highlight a significant knowledge action gap and underscore the need for integrated policy strategies that combine education, infrastructure development, and incentive-based community engagement to foster sustainable household waste sorting behavior.
POTENSI MAGGOT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI KOTA GORONTALO Engelen, Adnan; Maryati, Sri; Ahaliki, Budiyanto; RL Bau, Rahmat Taufik; A, Hermila; Juniarti, Gita; Indrawan, Indrawan
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 9 No 1 (2025): Journal Of Agritech Science -Mei
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v9i1.1469

Abstract

Pengelolaan sampah organik menjadi tantangan utama di banyak kota, termasuk Kota Gorontalo, akibat meningkatnya volume limbah seiring pertumbuhan penduduk dan konsumsi. Pendekatan tradisional seringkali tidak efektif, sehingga diperlukan solusi inovatif yang ramah lingkungan dan berorientasi pada ekonomi sirkular. Salah satu pendekatan yang potensial adalah pemanfaatan larva lalat tentara hitam (Black Soldier Fly/BSF) atau maggot dalam menguraikan sampah organik. Maggot memiliki kemampuan mendegradasi limbah organik dengan cepat dan efisien, sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi seperti pakan ternak dan pupuk organik. Melalui studi pustaka, ditemukan bahwa model pengelolaan sampah berbasis maggot telah berhasil diterapkan di berbagai daerah dengan dampak positif terhadap pengurangan volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA), peningkatan kualitas lingkungan, serta penciptaan peluang ekonomi lokal. Di Kota Gorontalo, pendekatan ini berpotensi diimplementasikan melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha. Edukasi publik dan pengembangan infrastruktur pengolahan menjadi elemen penting untuk menunjang keberhasilan program ini. Studi ini menekankan bahwa pengelolaan sampah organik menggunakan maggot tidak hanya mendukung prinsip ekonomi sirkular, tetapi juga memberikan solusi strategis bagi pengurangan pencemaran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Rekomendasi kebijakan dan dukungan lintas sektor menjadi faktor kunci dalam merealisasikan pengelolaan sampah berkelanjutan di Gorontalo, sekaligus menjadi contoh praktik baik bagi wilayah lain di Indonesia.