Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Assessing The Community Practices and Perceptions on Waste Sorting in Urban Indonesia: A Case Study in Gorontalo City Maryati, Sri; Ahaliki, Budiyanto; Bau, Rahmat Taufik R.L; A, Hermila; Engelen, Adnan; Juniarti, Gita; Indrawan, Indrawan
Geographica: Science and Education Journal Vol 7, No 1 (2025): June
Publisher : USN Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/gsej.v7i1.2495

Abstract

This study examines the practices and perceptions of urban residents regarding household waste sorting in Gorontalo City, Indonesia.  This study involved 400 household respondents, covering eight sub-districts and 50 urban villages within Gorontalo City. Five key dimensions were assessed including knowledge of environmental and economic benefits, individual motivation, preferences for sorting incentives, perceived difficulty, and actual sorting habits. Data were analyzed using descriptive quantitative techniques with tabulation and percentage analysis. The findings reveal that 73.75% of respondents are aware of the benefits of waste sorting. However, only 32.75% are motivated by environmental awareness, while others are constrained by limited facilities or habitual barriers. Incentive preferences show that 41.25% of respondents favor financial compensation, while 42% prefer improved access to sorting infrastructure. In terms of perceived difficulty, 48.5% consider waste sorting easy, but 37.5% find it moderately difficult and 14% perceive it as difficult. Ultimately, only 12.75% of respondents consistently sort their waste, 39.75% do so occasionally, and 47.5% never engage in sorting. These findings highlight a significant knowledge action gap and underscore the need for integrated policy strategies that combine education, infrastructure development, and incentive-based community engagement to foster sustainable household waste sorting behavior.
POTENSI MAGGOT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI KOTA GORONTALO Engelen, Adnan; Maryati, Sri; Ahaliki, Budiyanto; RL Bau, Rahmat Taufik; A, Hermila; Juniarti, Gita; Indrawan, Indrawan
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 9 No 1 (2025): Journal Of Agritech Science -Mei
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jasc.v9i1.1469

Abstract

Pengelolaan sampah organik menjadi tantangan utama di banyak kota, termasuk Kota Gorontalo, akibat meningkatnya volume limbah seiring pertumbuhan penduduk dan konsumsi. Pendekatan tradisional seringkali tidak efektif, sehingga diperlukan solusi inovatif yang ramah lingkungan dan berorientasi pada ekonomi sirkular. Salah satu pendekatan yang potensial adalah pemanfaatan larva lalat tentara hitam (Black Soldier Fly/BSF) atau maggot dalam menguraikan sampah organik. Maggot memiliki kemampuan mendegradasi limbah organik dengan cepat dan efisien, sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi seperti pakan ternak dan pupuk organik. Melalui studi pustaka, ditemukan bahwa model pengelolaan sampah berbasis maggot telah berhasil diterapkan di berbagai daerah dengan dampak positif terhadap pengurangan volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA), peningkatan kualitas lingkungan, serta penciptaan peluang ekonomi lokal. Di Kota Gorontalo, pendekatan ini berpotensi diimplementasikan melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha. Edukasi publik dan pengembangan infrastruktur pengolahan menjadi elemen penting untuk menunjang keberhasilan program ini. Studi ini menekankan bahwa pengelolaan sampah organik menggunakan maggot tidak hanya mendukung prinsip ekonomi sirkular, tetapi juga memberikan solusi strategis bagi pengurangan pencemaran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Rekomendasi kebijakan dan dukungan lintas sektor menjadi faktor kunci dalam merealisasikan pengelolaan sampah berkelanjutan di Gorontalo, sekaligus menjadi contoh praktik baik bagi wilayah lain di Indonesia.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN (SPK) PENERIMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) MENGGUNAKAN METODE PROFILE MATCHING Paputungan, Agil Alvito; Dai, Roviana; Ahaliki, Budiyanto
Diffusion: Journal of Systems and Information Technology Vol 5, No 1 (2025): January 2025
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/diffusion.v5i1.26929

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan suatu program penanggulangan kemiskinan yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) jika mereka memenuhi persyaratan yang terkait dengan upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), yaitu pendidikan dan Kesehatan.Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana mengembangkan sistem pendukung keputusan penerima Program Keluarga Harapan berbasis sistem informasi geografis menggunakan metode Profile Matching,Penelitian ini bertujuan untuk sebuah sistem pendukung keputusan penerima Program Keluarga Harapan berbasis sistem informasi geografis menggunakan metode Profile Matching.sistem ini dapat mencegah terjadinya kekeliruan dalam penyaluran bantuan program keluarga harapan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan sistem FAST (Framework for the Application of Systems Technique), penelitian ini menghasilkan sistem pendukung keputusan Penerima Program Keluarga Harapan berbasis sistem informasi geografis menggunakan metode Profile Matching. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat membantu dan mempermudah Dinas Sosial Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dalam proses seleksi calon penerima bantuan PKH yang lebih akurat dan cepat, sehingga dapat meminimalisir kesalahan pengambilan kebijakan dalam program tersebut
Analisis Manajemen Risiko dan Keamanan Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT) Universitas Negeri Gorontalo Menggunakan Framework NIST SP 800-30 Jovano, I Putu; Padiku, Indhitya R.; Ahaliki, Budiyanto
Diffusion: Journal of Systems and Information Technology Vol 5, No 1 (2025): January 2025
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/diffusion.v5i1.29060

Abstract

AbstractIntergrated Academic Information System (SIAT) is an information system developed by State University of Gorontalo that has been used to simplify academic processes. Developed since 2005, this information system has faced various risks in which their likelihood and impact need to be identified. This study aimed to ascertain means of risk and security management analysis of Intergrated Academic Information System (SIAT) in State University of Gorontalo using NIST SP 800-30. This study used qualitative analysis technique with descriptive approach. The results of this study disclosed that: (1) 4 moderate level risk, 12 low level risk, and 10 very low level risk has been discovered, the four moderate risks are: phising attacks, the sending of malware to the information system, the exploit of zero-day attacks, and brute-force attacks (2) The exploit of zero-day attacks, and brute-force attacks have very high likelihood; phising attacks and the sending of malware to the information system have high likelihood. These four risks have moderate level impact, (3) the proposed risk control recommendations are: providing training, counseling, socialization related to IT Security to SIAT' personnel/admins to prevent phising and malware attacks, providing informations about links that potentially be a phising links in SIAT main page, performing security assessment periodically, performing log activity checking periodically to detect anomaly activities, reducing the wrong password inputs limits to three, and locking the user's account if the login attempt has exceed the limit.Keywords : Risk and Security Management Analysis; NIST SP 800-30; Intergrated Academic Information System; Risk.AbstrakSistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT) merupakan sistem informasi yang dikembangkan oleh Universitas Negeri Gorontalo yang digunakan untuk mempermudah proses bidang akademik. Sejak dikembangkannya SIAT sejak 2005, sistem informasi ini menghadapi berbagai risiko yang perlu diidentifikasi kemungkinan terjadi dan dampak dari risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara analisis manajemen risiko dan keamanan Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT) menggunakan NIST SP 800-30. Penelitian ini menggunakan Teknik kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) ditemukan 4 risiko dengan tingkat risiko menengah, 12 risiko dengan tingkat risiko rendah, dan 10 risiko dengan tingkat risiko sangat rendah, 4 risiko menengah tersebut berupa adanya serangan phishing, pengiriman malware ke dalam sistem informasi organisasi, dimanfaatkannya kelemahan menggunakan zero-day attack, dan Serangan percobaan login brute force. (2) dimanfaatkannya kelemahan menggunakan zero-day attack, dan Serangan percobaan login brute force memiliki kemungkinan yang sangat tinggi; dan adanya serangan phishing, dan pengiriman malware ke dalam sistem informasi organisasi memiliki kemungkinan yang tinggi. Keempat risiko memiliki tingkat dampak menengah (3) peneliti merekomendasikan kontrol risiko berupa memberikan pelatihan, penyuluhan, atau sosialiasi terkait keamanan TI kepada personil/admin SIAT untuk mencegah serangan phishing dan malware, menyediakan informasi terkait tautan yang berpotensi phishing pada halaman utama SIAT, melakukan asesmen keamanan SIAT secara berkala, melakukan pengecekan log aktivitas secara berkala untuk pendeteksian aktivitas anomali, memperkecil batas kesalahan penginputan password menjadi 3, dan mengunci akun pengguna jika percobaan login melewati batas.Kata kunci : Analisis manajemen risiko dan keamanan, NIST SP 800-30, Sistem Informasi Akademik Terpadu, Risiko.
Sistem Informasi Geografis Daerah Irigasi di Provinsi Gorontalo Berbasis Web Djafar, Dzikriansah; Takdir, Rahman; Ahaliki, Budiyanto
Diffusion: Journal of Systems and Information Technology Vol 5, No 1 (2025): January 2025
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/diffusion.v5i1.30228

Abstract

Abstract  Irrigation areas are water supply areas designed to regulate the distribution and use of water efficiently to support activities in the agricultural sector. Management of irrigation areas cannot be separated from the existence of an irrigation information system as regulated in government regulations. This research raises the problem of limited accessibility of information regarding irrigation areas in Gorontalo Province, this is important for monitoring agricultural conditions. This research aims to increase the accessibility of information about irrigation areas through the use of a website-based Geographic Information System, with a focus on mapping the components of irrigation areas using LineString, Polygon and Coordinates and being able to carry out spatial analysis. The RAD (Rapid Application Development) method is used in GIS developments, with fast iteration to build the system. The result of this research is a Geographic Information System for the Irrigation Areas of Gorontalo Province which can facilitate the management and mapping of irrigation area data in Gorontalo Province. Keywords: Information System, Website, Irrigation Area, Gorontalo, Rapid Application Development. Abstrak Daerah irigasi merupakan wilayah pemasok air yang dirancang untuk mengatur distribusi dan penggunaan air secara efisien untuk dapat menunjang aktifitas pada sektor pertanian. Pengelolaan daerah irigasi tidak luput dari adanya sistem informasi irigasi sebagaimana telah diatur dalam peraturan pemerintah. Penelitian ini mengangkat masalah terhadap keterbatasan aksesibilitas Informasi mengenai Daerah irigasi di Provinsi Gorontalo, hal ini penting untuk pemantauan kondisi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas informasi tentang daerah irigasi melalui pemanfaatan Sistem Informasi Geografis berbasis website, dengan fokus pada pemetaan komponen-komponen pada daerah irigasi dengan menggunakan LineString, Polygon, dan Koordinat serta dapat melakukan analisis spasial. Metode RAD (Rapid Appication Development) digunakan dalam pengembangan-pengembangan GIS, dengan iterasi cepat untuk membangun sistem. Hasil dari penelitian ini yakni sebuah Sistem Informasi Geografis Daerah Irigasi Provinsi Gorontalo yang dapat memudahkan dalam pengelolaan dan pemetaan data daerah irigasi di Provinsi Gorontalo.
Penerapan Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Internet Gateway Ongku, Sriwahyuni A.; Latief, Mukhlisulfatih; Kadim, Ahmad Azhar; Suhada, Sitti; Olii, Salahudin; Ahaliki, Budiyanto
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 5, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v5i2.33198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan media pembelajaran pada materi Internet gateway dan mengetahui apakah penerapan media pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukan bahwa Materi Internet gateway dapat di terapkan dengan menggunakan media pembelajaran berbasis youtube, dapat dilihat dari persentase kelayakan media mencapai mencapai 96% atau masuk kategori sangat layak, sedangkan untuk presentase kelayakan materi mencapai 80% atau masuk kategori layak. Media pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman siswa dan mendapat respon positif dari siswa dilihat dari hasil pembagian kuisioner dengan tingkat kepuasan sebesar 86% dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek kognitif maupun psikomotorik. Adapun sebelum penerapan media pembelajaran, presentase hasil belajar pra-siklus siswa yaitu sebesar 58%. Sementara itu, pada presentase ketuntasan hasil belajar kognitif siswa meningkat sebesar 33% dari siklus I 61% ke siklus II mencapai 94% Sedangkan pada aspek psikomotorik, presentase ketuntasan siswa meningkat 26% dari siklus I 68% pada siklus II meningkat mencapai 94%.
Analisis Pola Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Distribusi Infrastruktur Persampahan di Kota Gorontalo Maryati, Sri; Ahaliki, Budiyanto; Bau, Rahmat Taufik R.L; A, Hermila; Engelen, Adnan
Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi Vol 4, No 1 (2025): Geosfera : Jurnal Penelitian Geografi
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/geojpg.v4i1.34654

Abstract

Urban waste is a complex environmental issue, particularly in mid-sized cities like Gorontalo City, where the increase in generation is disproportionate to the capacity of management infrastructure. This study aims to analyze household waste management patterns and evaluate the distribution of waste infrastructure. A descriptive quantitative approach was used through a stratified sampling survey of 400 households in nine sub-districts. The results showed that 46.5% of respondents rely on Government Environmental Agency services, while 15% still burn waste and 6.3% dispose of it in rivers or vacant lots. Thirty-three percent of respondents assessed irregular collection, with service disparities clearly visible between central and outlying sub-districts. An analysis of infrastructure distribution revealed uneven distribution of recycling waste management units, with Kota Selatan sub-district lacking such facilities. Community suggestions emphasized the addition of fleets, segregated recycling waste management units, education, waste banks, and the use of digital technology. This study concluded that successful waste management is determined not only by technical aspects but also by regulations, institutions, education, and community participation.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN POTENSI LIKUEFAKSI DI PROVINSI GORONTALO Paputungan, Febrianti; Abdillah, Tajjudin; Ahaliki, Budiyanto; H. Dai, Roviana
Insect (Informatics and Security): Jurnal Teknik Informatika Vol. 11 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/insect.v11i2.4811

Abstract

This research discusses the development of a Geographic Information System (GIS) using a prototype-based method for mapping liquefaction potential in Gorontalo Province. Liquefaction is a geological phenomenon that occurs when soil loses its strength due to earthquake tremors, potentially causing severe damage to infrastructure and buildings. The main objective of this study is to provide spatial information related to areas at risk of liquefaction by utilizing web-based GIS technology. The system was designed through the stages of the prototype method, starting from communication, data collection, rapid design, initial prototype development, to evaluation and refinement based on user feedback. The research focused on Gorontal City, covering 48 villages, where disaster parameters such as wave, vibration, ground cracks, land subsidence, landslides, and liquefaction were the main concerns. The system evaluation was conducted using the System Usability Scale (SUS) method on 10 respondents, consisting of practitioners in the fields of geophysics and disaster management. The test results showed an average score of 73, which was categorized as Acceptable with a grade of C, and the user satisfaction level was in the Good category based on the adjective rating scale. The majority of users stated that the system was easy to understand, the interface navigation was intuitive, and the interactive map visualization feature was very helpful in the analysis process. Overall, the results of this study indicated that the developed system was not only capable of visualizing liquefaction potential spatially but also had a good level of acceptance and usability among users. This system was considered effective and suitable for use as a tool in disaster mitigation planning, spatial management, and risk-based decision-making for land disasters in Gorontalo Province.
Pengembangan Sistem Informasi Geografis Berbasis Web untuk Pendataan Kelompok Rentan dan Koordinasi Relawan Pakaya, Nikmasari; Syafiullah, Zaiem Athif; Tuloli, Mohamad Syafri; Takdir, Rahman; Ahaliki, Budiyanto; Dwinanto, Arif
Jambura Journal of Informatics VOL 7, N0 2: OKTOBER 2025 (IN PRESS)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jji.v1i2.32455

Abstract

The manual process of collecting and distributing aid for persons with disabilities at Yayasan Putra Mandiri Gorontalo had faced challenges, including inefficiency, data inaccuracy, and weak coordination. These problems had impacted the accuracy and effectiveness of aid distribution. This study had offered a solution through a centralized web-based Geographic Information System (GIS) that integrated data, volunteer management, and location mapping. The contribution of this study was a system design that improved data accuracy and aid distribution effectiveness. The research used the Waterfall model, consisting of requirement analysis, system design with UML, implementation using PHP and MySQL, and black-box and white-box testing. The results showed that the system successfully performed CRUD operations, displayed interactive maps, and facilitated structured coordination. White-box testing indicated that the program logic complied with cyclomatic complexity. This system had supported better data quality and operational efficiency. The study concluded that the developed system was effective for managing aid distribution and could be further enhanced with automatic notification features
Sistem Informasi Geografis (SIG) Analisis Metode Saw Dalam Pemetaan Lokasi Sarana Prasarana Kawasan Permukian Kumuh Di Kota Gorontalo Berbasis Web Sig Ahaliki, Budiyanto
Jurnal Teknologi Informasi Indonesia (JTII) Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Teknologi Informasi Indonesia (Mei)
Publisher : JURNAL TEKNIK INFORMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jtii.v3i1.183

Abstract

Abstract— Penanganan Permukiman Kumuh di Kota Gorontalo merupakan bentuk program kerja dari Pemerintah Kota Gorontalo dalam rangka upaya peningkatan kualitas kawasan perkotaan tanpa permukiman kumuh. Hasil data peninjauan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Gorontalo tahun 2016, terdapat 5 titik kawasan permukiman kumuh yang tersebar di 5 Kelurahan yaitu Kelurahan Biawu/Biawao, Kelurahan Limba B, Kelurahan Bugis, Kelurahan Ipilo dan Kelurahan Siendeng. Masalah yang dihadapi oleh Pemerintah Kota Gorontalo dalam menangani masalah permukiman kumuh adalah belum adanya konsep penanganan kawasan permukiman kumuh dan pengelompokkan database kumuh berbasis spasial. Sehingga Pemerintah Kota Gorontalo sulit dalam mengambil keputusan penanganan kawasan permukiman kumuh. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan dianalisa konsep penanganan dan pengelompokkan database berdasarkan undang-Undang No.1 tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman yaitu dengan menggunakan 2 pola yaitu Pola Pencegahan dan Pola Peningkatan Kualitas. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan metode analisis survey lapangan dengan pembagian kawasan permukiman kumuh Berat, Kumuh Sedang dan Kumuh Ringan serta penerapan metode SAW untuk melihat nilai bobot dari masing masing kriteria. Hasil analisa menggunakan Kedua Pola ini akan dibuatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis WEB. Analisa Pola menggunakan 7 komponen yaitu komponen Bangunan Gedung, Jalan Lingkungan, Drainase Lingkungan, Air Minum, Air Limbah, Persampahan, Pengamanan Kebakaran. Sistem analisa berbasis WEB SIG ini akan membantu Pemerintah Kota Gorontalo dalam pengambilan kebijakan penanganan kawasan permukiman kumuh.