Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Keterampilan Sosial Teman Sebaya terhadap Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VII dan VIII di SMP Negeri 25 Kota Jambi Triyanti Triyanti; Rasimin Rasimin; Rully Andi Yaksa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.303 KB)

Abstract

Motivasi belajar adalah suatu dorongan kehendak yang menyebabkan seseorang melakukan suatu perbuatan untuk mencapai tujuan tertentu, adapun unsur yang mempengaruhi motivasi belajar adalah kondisi lingkungan siswa bisa dalam berbentuk kondisi alam, lingkungan tempat tinggal, pergaulan teman sebaya, serta kehidupan kemasyarakatan. Keterampialn sosial adalah kemampuan seseorang dalam beradaptasi secara baik dengan lingkungan dan menghindari konflik saat berkomunikasi baik secara verbal dan nonverbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari keterampilan sosial terhadap motivasi belajar pada siswa di kelas. Agar penelitian ini tidak menyimpang dengan yang dimaksud maka dibatasi dalam motivasi belajar dilihat dari ketertarikan, perasaan senang, keterlibatan belajar anak, sedangkan untuk keterampilan sosial dibatasi dengan menjalin hubungan, menyatakan pendapat, dan kemampuan manajemen diri. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif expost-facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII dan VIII SMP Negeri 25 Kota Jambi sebanyak 373 siswa. Penarikan sampel di ambil sebanyak 101 orang Teknik pengambilan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu Random Sampling dengan acuan Intrapolasi sebagai penentu persen.
Penerapan Metode Jigsaw untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa di SMA Negeri 3 Kota Jambi Rimata Deby Pratiwi; Akmal Sutja; Rully Andi Yaksa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.951 KB)

Abstract

Siswa yang aktif belajar akan menunjukkan keterlibatannya di dalam proses bimbingan yang diberikan Guru BK. Namun sebaliknya, siswa yang tidak aktif belajar dalam proses bimbingan akan ditunjukkan rendahnya keterlibatan dalam proses bimbingan. Kenyataannya, keaktifan siswa masih tergolong rendah. Hal ini ditunjukkan dengan kurangnya keterlibatan siswa dalam mempersiapkan mengikuti proses bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki penerapan metode jigsaw sehingga dapat ditemukan cara yang paling efektif dan efisien untuk meningkatkan keaktifan siswa. Penelitian ini dibatasi pada permasalahan Penerapan Metode Jigsaw Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa di SMA Negeri 3 Kota Jambi. Metode Jigsaw adalah metode pembelajaran kooperatif dimana siswa membentuk kelompok kecil dimana siswa memiliki ketergantungan dan saling bekerja sama serta memiliki tanggung jawab untuk mempelajari materi bagiannya masing-masing. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Layanan (PTL) dengan penerapan metode jigsaw. Subjek penelitian ini siswa/siswi sebanyak 8 orang siswa berdasarkan ketentuan dari Guru BK dengan kriteria antara lain siswa yang belum melakukan aktifitas belajar seperti berpendapat, bertanya, menjawab dan terlibat secara penuh dalam proses bimbingan yang diberikan Guru BK. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Penelitian dilakukan sebanyak 3 siklus. Berdasarkan hasil yang didapat setelah pelaksanaan siklus satu (I) maka peningkatan keaktifan siswa terjadi sebanyak 53%, kemudian pada pelaksanaan siklus dua (II) peningkatan keaktifan siswa terjadi sebanyak 60% sedangkan pada siklus ketiga (III) peningkatan keaktifan siswa terjadi sebanyak 86%. Hendaknya setelah dilakukan perbaikan dalam tindakan ini dapat meningkatkan keaktifan siswa dengan metode jigsaw di mana siswa mampu lebih mengekspresikan dirinya kepada orang lain, lebih aktif dan dapat efektif lagi menjalani kehidupan sehari-harinya.
Pengaruh Penggunaan Gadget terhadap Perilaku Sosial Siswa di Smp Negeri 7 Muaro Jambi Mella Fitria Hanita; Rasimin Rasimin; Rully Andi Yaksa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.026 KB)

Abstract

Kemajuan teknologi adalah suatu hal yang tidak dapat kita hindari, Karena seiring perkembangan zaman dan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi akan selalu muncul. Inovasi-inovasi teknologi pun diciptakan oleh manusia dengan maksud mempermudah aktivitas manusia dan diterapkan dalam kehidupan sehari- hari manusia yang sekarang menjadi sebuah keharusan untuk mempunyai atau menguasai teknologi, dengan teknologi semua aktivitas manusia yang rumit menjadi mudah. Berdasarkan hasil dari observasi yang dilakukan dilapangan mendapatkan kesimpulan bahwa perilaku sosial siswa SMP Negeri 7 Muaro Jambi tergolong cukup rendah. Perilaku sosial tersebut diamati melalui indikator selama di sekolah yang juga diperhatikan oleh guru bimbingan konseling. Jenis penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari kelas VII A- VII F yang berjumlah 189. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 128 dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan metode Expost-facto. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara menyebarkan angket kepada responden, kemudian dianalisis menggunakan persentase (%). Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan gadget pada siswa SMPN 7 Muaro Jambi memperoleh hasil persentase sebesar 67,10% hal ini menunjukan kategori tinggi yang artinya penggunaan gadget memiliki peran yang tinggi bagi siswa SMPN 7 Muaro Jambi. Perilaku siswa di SMPN 7 Muaro Jambi memperoleh hasil persentase sebesar 65,80% hal ini menunjukan kategori tinggi yang artinya perilaku siswa memiliki peran yang tinggi bagi siswa SMPN 7 Muaro Jambi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa terdapat pengaruh yang cukup kuat dan signifikan antara penggunaan gadget terhadap perilaku siswa di SMPN 7 Muaro Jambi.
Pengaruh Layanan Informasi Studi Lanjut Terhadap Minat Masuk Perguruan Tinggi Peserta Didik di Kelas XII SMA Negeri 8 Muaro Jambi Susiana Susiana; Akmal Sutja; Rully Andi Yaksa
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3650

Abstract

Abstract Further studies are continuing schools of higher education a connection after graduating from a current higher education or school. Many factors cause students to decide not to continue their studies, namely external and internal factors. This study aims to reveal the effect of advanced study information services on students' interest in entering college in class XII at SMA Negeri 8 Muaro Jambi. The population in this study of class XII at SMA Negeri 8 Muaro Jambi. This sample was taken using a purposive sampling technique 30 students of class XII at SMA Negeri 8 Muaro Jambi This type of research is quantitative with a pre-experimental approach. The results of this study indicate that in general the interest in entering college of class XII students before being given treatment is at a moderate level with a percentage of 55.41%, which means that the interest of these students needs to be increased. And also in general the interest in entering college of class XII students after being given treatment is at a high level with a percentage of 72.59%, which means there is an increase in students' interest in going to college. The results also show that based on the results of hypothesis testing, it is known that the significance value is 0.000 <0.05 and the value of Tcount > Ttable or 6.128 > 2.042. It can be concluded that information services for advanced studies have an effect on increasing interest in entering college for class XII students at SMA Negeri 8 Muaro Jambi.
Pengaruh Intensitas Gadget Terhadap Kemampuan Mengelola Emosi Anak Di Desa Pematang Gajah Tiyas Raka Ningsih; Nelyahardi Gutji; Rully Andi Yaksa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3051

Abstract

Hasil wawanca peneliti pada orangtua anak yang berada di Desa Pematang Gajah Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi, Berdasarkan pengamatan, banyak dari anak usia remaja yang telah memiliki gadget sendiri. Gadget tersebut dibawa saat bermain. Ketika sudah mengoperasikan gadget waktupun akan terlupa. Sehingga ada orang tua yang rela menjemput anaknya untuk pulang, ada juga yang telah memiliki kesadaran untuk pulang ke rumah saat waktu yang telah ditentukan oleh orang tuanya dan ada juga yang sampai sore tidak dicari orang tuanya. Kemudian peneliti mengamati bebrapa rumah penduduk telah dipasang wifi. Hal tersebut menjadikan anak lebih memilih di rumah dibandingkan bermain dengan teman sebayanya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Ex post facto. Penelitian ini berusaha mengkaji sejauh mana “Pengaruh Intensitas gadget Terhadap Kemampuan Mengolah Emosi Anak di Desa Pematang Gajah”Sampel pada penelitian ini yaitu seluruh anak yang berusia 13-15 tahun dengan intensitas yang tidak normal yakni penggunan gadget lebih dari 2 jam setiap hari di Desa Pematang Gajah yang berjumlah 43 anak.. Berdasarkan hasil penelitian jumlah nilai bobot yang diperoleh adalah sebesar 1442 dengan besarnya nilai persentase rata-rata yang diperoleh adalah 65,56%. Dengan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa intensitas gadget berada pada tingkatan yang sedang. jumlah nilai bobot yang diperoleh adalah sebesar 1930,70 dengan besarnya nilai persentase rata-rata yang diperoleh adalah 64,36%. Dengan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa variable kemampuan mengelola emosi berada pada kategori yang sedang. pada α = 0,05, maka dengan dk, untuk uji dua pihak t 0,95 = 1,6829 mudah dilihat bahwa 5,670801> 1,6829 maka variable intensitas gadget berpengaruh terhadap kemampuan mengelola emosi. Simpulan penelitian ini yaitu terdapat Pengaruh Intensitas gadget Terhadap Kemampuan Mengelola Emosi Anak di Desa Pematang Gajah.
Pengaruh Kepercayaan Diri terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMA Adhyaksa I Jambi Poppi Lestari; Nelyahardi Gutji; Rully Andi Yaksa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3214

Abstract

Persoalan remaja yang ada dilingkup sekolah sangat beragam tapi sebagian besar mencakup kegiatan belajar mengajar. Motivasi sangatlah berperan penting terutama dalam kegiatan belajar seorang siswa, dengan adanya motivasi maka siswa akan lebih cepat dalam memahami dan mempelajari setiap materi yang diajarkan selama proses belajar mengajar berlangsung. Kepercayaan diri seorang siswa dapat menumbuhkan motivasi dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan pengaruh kepercayaan diri terhadap motivasi belajar siswa. Pada penelitian ini akan membahas tentang motivasi belajar siswa. Kepercayaan diri dalam penelitian ini merujuk pada pendapat Ghufron yaitu: keyakinan akan kemampuan diri, optimis, objektif, bertanggung jawab dan rasional. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS di SMA Adhyaksa I Jambi dengan jumlah sampel 80 siswa. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Data diambil menggunakan angket secara langsung turun ke lapangan yang terdiri dari pernyataan variabel kepercayaan diri (X) dan pernyataan motivasi belajar (Y). Kemudian data diolah menggunakan SPSS versi 2.0. Pengaruh kepercayaan diri terhadap motivasi belajar siswa di SMA Adhyaksa I Jambi sebesar 0,239 atau 23,9 % dengan kategori sedang atau cukup kuat. Setiap penambahan 1% nilai kepercayaan diri sebagai variabel (X) maka motivasi belajar siswa (Y) akan menurun sebesar 0,446 dan begitupun sebaliknya. Dilihat pada tabel ANOVA diketahui Sig 0,002. Jadi 0,002 <0,05 hal ini dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh variabel kepercayaan diri secara signifikan terhadap variabel motivasi belajar siswa.
Pengaruh Penyesuaian Diri Siswa terhadap Hasil Belajar Siswa di SMA N 10 Muaro Jambi Puspa Kumala Sari; Nelyahardi Gutji; Rully Andi Yaksa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3218

Abstract

SMA N 10 Muaro Jambi khususnya kelas X memiliki karekteristik yang berbeda, dimana dimasa covid-19 sistem pembelajaran dilaksanakan melalui daring, khususnya kelas X siswa yang baru pindah dari jenjang pendidikan menegah pertama ke pendidikan menegah atas atau SMA sangatlah berbeda, pada saat ini cara belajar yang berbeda guru yang menjadi tenaga pengajar juga berbeda, sehingga disini siwa diharuskan memiliki penyesuaian diri yang baik dan tidak dapat di pisahkan sejak dari lahir seperti percaya diri, kemampuan atau dorongan pada dirinya dan begitu pula dengan belajar Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Ex post facto. Dengan demikian, maka pada penelitian ini akan diungkap keadaan subjek/lapangan sebagaimana adanya, dengan menganalisa data-data yang ada dilapangan tentang penyesuaian diri siswa dengan hasil belajar siswa di SMA N 10 Muaro Jambi. Jadi berdasarkan teknik pengambilan sampel proportional atau berimbang, jumlah sampel untuk penelitian pada siswa kelas X di SMA N 10 Muaro Jambi sebanyak 71 siswa. Berdasarkan hasil penelitian jumlah nilai bobot yang diperoleh adalah sebesar 1958 dengan besarnya nilai persentase rata-rata yang diperoleh adalah 73%. Dengan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa variabel penysuaian diri siswa berada pada tingkatan yang sedang. dengan dk, untuk uji dua pihak t 0,95 = 1,6672 mudah dilihat bahwa 2,292141> 1,6672 maka variable penyesuaian diri siswa berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Simpulan penelitian ini yaitu terdapat Pengaruh Penyesuaian Diri Siswa terhadap Hasil Belajar Siswa di SMA N 10 Muaro Jambi
Identifikasi Perilaku Bullying Verbal Dalam Hubungan Pertemanan Di Desa Simpang Terusan Kabupaten Batang Hari Dhara Rizfinanda Sapta Ningrum; Rasimin Rasimin; Rully Andi Yaksa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3376

Abstract

remaja identik dengan masa sekolah karena para siswa pada umumnya mudah terpengaruh akan hal-hal yang menjadi populer pada masanya serta memiliki kecenderungan untuk melakukan hal-hal diluar dugaan yang kemungkinan dapat merugikan dirinya sendiri dan orang lain, salah satunya melakukan tindakan perundungan. Perundungan merupakan padanan dari bullying. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) perundungan atau rundung adalah mengganggu, mengusik terus-menerus, mengusik, menimpa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan study literatur yang diartkan penelitian ini dilakukan memperoleh hasil dari berbagai rujuan, referensi atau penelitian terdahulu mengenai topik yang dibahas dalam penelitian metode kualitatif dengan pendekatan induktif yang mana dilakukan dengan analisa data yang mendalam dan melalui pemikiran yang berkaitan dengan teori yang disajikan juga dapat diteliti secara bertahap setiap kali mendapat data baru. Hasil pada penelitian ini yakni perilaku bullying verbal bahwa bentuk perilaku bullying yang sering terjadi yaitu verbal. Dampaknya korban merasa marah, sedih, tertekan, terpojok, malas pergi ke sekolah, bermusuhan dengan teman dan menyimpan rasa dendam terhadap pelaku. Bullying verbal dapat memberikan dampak buruk bagi korban dan pelakunya. Dampak bagi korban seperti kepercayaan diri yang rendah, tidak dapat berinteraksi dan bersosialisasi dengan baik, mudah marah, dan cenderung menjadi pemurung. Bullying memiliki dampak fisik dan psikologis, secara fisik Sullivan (dalam Damayanti dkk, 2000:27) “menjelaskan bahwa perilaku bullying diantaranya adalah dampak yang mengakibatkan sakit secara fisik seperti patah tulang, gigi rusak, gagar otak, luka dimata bahkan kerusakan otak permanen”. Perilaku bullying yang dirasakan olehkorban akan memberikan dampak yang tidak baik bagi perkembangan korban.
Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Kemandirian Belajar Siswa di SMPN 5 Kota Jambi Ruth Claudia Novianty Pandiangan; Nelyahardi Gutji; Rully Andi Yaksa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4311

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya suatu bentuk kondisi yang dimana siswa kurang mampu bertanggung jawab terhadap kewajibannya dalam belajar seperti siswa tidak menyelesaikan tugas dengan tepat waktu, siswa sering menumpuk tugas dan terlambat dalam mengumpulkan tugas yang diberikan oleh bapak/ibu guru. Kemandirian belajar terjadi disebabkan oleh berbagai macam faktor, salah satunya yaitu lingkungan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan kualitas lingkungan keluarga siswa, untuk mengungkapkan kualitas kemandirian belajar siswa dan untuk mengungkapkan pengaruh lingkungan keluarga terhadap kemandirian belajar siswa kelas VIII di SMPN 5 Kota Jambi. Sampel dalam penelitian adalah siswa kelas VIII di SMPN 5 Kota Jambi. Lingkungan keluarga yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu mengenai cara orangtua mendidik, relasi antar anggota keluarga, suasana rumah, keadaan ekonomi keluarga dan kemandirian belajar yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu bertanggung jawab dalam belajar, berbuat aktif dan kreatif dalam belajar dan mampu memecahkan problem belajar. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan expost-facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMPN 5 Kota Jambi dengan jumlah 355 orang siswa, jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 82 orang siswa. Penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan uji normalitas, uji linearitas dan uji analisis regresi sederhana dengan bantuan program SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan (1) Secara umum kualitas lingkungan keluarga siswa kelas VIII di SMPN 5 Kota Jambi berada dalam kategori baik (81%). (2) Secara umum kualitas kemandirian belajar siswa kelas VIII di SMPN 5 Kota Jambi berada dalam kategori baik (70%). (3) Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh antara lingkungan keluarga terhadap kemandirian belajar siswa kelas VIII di SMPN 5 Kota Jambi, didapatkan r square sebesar 0,240 atau 24% dengan kategori penafsiran cukup kuat memberikan pengaruh. Hendaknya guru BK dan orangtua siswa dapat bekerjasama untuk membimbing dan meningkatkan kemandirian belajar siswa. Kata kunci : Lingkungan Keluarga, Kemandirian Belajar
Hubungan Antara Kebiasaan Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 21 Batang Hari Marisyah Damayanti; Rasimin; Hera Wahyuni; Siti Amanah; Rully Andi Yaksa; Fitriana
Jurnal Paramaedutama Vol 1 No 1 (2023): Paramaedutama
Publisher : PT. Nafatima Gresik Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan belajar yang efektif dan efisien diperlukan oleh setiap orang dalam aktivitas belajarnya karena sangat berpengaruh terhadap pemahaman dan hasil belajar yang akan mereka raih. Berdasarkan fenomena yang ada di lapangan setiap siswa menunjukkan kebiasaan belajar yang berbeda-beda sehingga kemampuan siswa dalam belajar dan menerima pembelajaran pun juga akan berbeda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan belajar dengan hasil belajar siswa di SMP N 21 Batang Hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling dan jumlah keseluruhannya yaitu 89 siswa. Untuk mengetahui ketepatan dan kesahihan instrumen ini dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data penelitian ini yaitu uji normalitas, uji linearitas, uji hipotesis dan uji korelasi pearson product moment dengan bantuan program SPSS 24.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Secara umum tingkatan kebiasaan belajar di SMP N 21 Batang berada dalam kategori tinggi dengan perolehan persentase sebesar 84%. (2). Tingkatan hasil belajar siswa di SMP N 21 Batang Hari. (3). Hasil penelitian ini menyatakan terdapat hubungan antara kebiasaan belajar dengan hasil belajar siswa di SMP Negeri 21 Batanghari. Hubungan tersebut dibuktikan dari hasil nilai sig 0.019< 0.05 yang menunjukkan adanya hubungan antara kedua variabel, serta dibuktikan dari hasil r hitung korelasi sebesar 0,248.