Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Sosialisasi Peningkatan Pengetahuan Hukum Kesehatan Dalam Mencegah Malpraktek Bagi Kaum Milenial Tarigan, Sylva Flora Ninta; Suma, Juwita; Arsyad, Nikmatisni; Ahmad, Zul Fikar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 2, No 3 (2023): Vol 2, Nomor 3 (2023)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v2i3.21398

Abstract

Pemahaman masyarakat terhadap kelalaian medik (malpraktek) di Indonesia masih lemah. Kenyataan tersebut menyebabkan banyak kasus malpraktek tidak sampai ke meja pengadilan dan selesai dengan jalur mediasi. Pada suatu kondisi terkadang masyarakat mengalami kesulitan tersendiri untuk membedakan mana yang malpraktik, mana yang kelalaian oleh karena itu maka perlu dilakukan sosialisasi bagi kaum milenial untuk mencegah malpraktek. Metode kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan (ceramah) dengan bantuan power point kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab. Tujuan dan manfaat dari pengabdian kepada masyarakat ini telah tercapai sesuai dengan tujuan dan manfaat yang diharapkan yaitu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa kesehatan masyarakat terkait malpraktek, Memahami manfaat mengetahui hukum Kesehatan dan memahami hak dan kewajiban pasien, Memahami dasar hukum Hukum kesehatan. rekomendasi tindak lanjut dari kegiatan ini adalah agar kegiatan ini dapat dilaksanakan pada masyarakat yang lebih luas.
Hubungan Kinerja Petugas Kesehatan Dengan Kejadian Missfile Dokumen Rekam Medis Tarigan, Sylva Flora Ninta; Hadisi, Jahra; Ahmad, Zul Fikar
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 12, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.12.1.61-69.2023

Abstract

Health workers play an important role in the service flow of medical record documents. Therefore, officers must have good performance so as not to experience problems in the service flow of medical record documents. The purpose of this study was to analyze the relationship between the performance of health workers and the incidence of missfile medical record documents. The type of research is analytic observational with cross sectional study design. The population was all health workers totaling 35 people and the sample in this study was 30 people in the work area of the Tilango Health Center, Gorontalo Regency. The sampling technique used purposive sampling. Data were collected using a questionnaire and then analyzed using the chi-square test. The results showed that of performance of health workers mostly in the good category 63.3% and did not missfile medical record documents 53.3%. There is a relationship between the performance of health workers and the incidence of missfile medical record documents (p value = 0.029). It is recommended that the health center further improve and maintain the performance of health workers, especially in carrying out their duties as medical record officers in order to maintain and store medical record documents properly.
Faktor yang Berhubungan Dengan Kinerja Pegawai Puskesmas Mopuya Kabupaten Bolaang Mongondow: Factors Associated with Employee Performance at Mopuya Community Health Center, Bolaang Mongondow Regency Siti Nurviatun; Sylva Flora Ninta Tarigan; Tri Septian Maksum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7418

Abstract

Kinerja pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Capaian kinerja dilihat dari kemampuan instansi untuk mengenali kebutuhan masyarakat, menyusun agenda, prioritas pelayanan dan mengembangkan program pelayanan publik sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Beberapa faktor penyebab diantaranya pengalaman kerja yang berasal dari individu tersebut dan pelatihan kerja yang dapat menunjang pegawai bekerja secara optimal. Tujuan dalam penelitian adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kinerja pegawai Puskesmas Mopuya Kabupaten Bolaang Mongondow. Jenis penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional study. Populasi yaitu seluruh pegawai Puskesmas Mopuya Kabupaten Bolaang Mongondow berjumlah 68 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan selanjutnya dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden terbanyak dengan kinerja baik (54,4%), dengan pelatihan kurang (38,2%) dan pengalaman kerja tingkat mid level (51,5%). Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan antara variabel pelatihan kerja dengan kinerja pegawai p=value (0,064<0,05; r=0,226) dan ada hubungan antara variabel pengalaman kerja dengan kinerja pegawai p=value (0,009<0,05; r=0,314). Disarankan bagi pihak Puskesmas Mopuya Kabupaten Bolaang Mongondow agar lebih rutin mengadakan pelatihan kerja agar pegawai lebih mudah mencapai target capaian yang telah ditetapkan.
Hubungan Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo: The Relationship between the Quality of Health Services and the Satisfaction of Inpatients at the Telaga Community Health Center, Gorontalo district, Gorontalo province Sylva Flora Ninta Tarigan; Rudolf Simatupang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i5.5335

Abstract

Penilaian kualitas pelayanan yang tepat bisa dilakukan dengan mempertimbangkan aspek-aspek kualitas pelayanan: bukti fisik, termasuk fasilitas fisik yang dimiliki (tangible aset), keandalan (reliability) yang merupakan kemampuan untuk secara akurat dan andal memberikan layanan yang dijanjikan. Ketanggapan (responsiveness) adalah kemauan pegawai dalam pemberian pelayanan, jaminan (assurance) adalah kemampuan pegawai dalam hal pengetahuan dalam pemberian pelayanan, keikhlasan (empathy) adalah perhatian yang diberikan oleh penyedia layanan kepada pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kualitas pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien rawat inap di Puskesmas Telaga. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan aplikasi SPSS yaitu uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dan kepuasan pasien rawat inap di Puskesmas Telaga dengan nilai p-value 0,000 < ? (0,05), yang artinya ada hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat inap di Puskesmas Telaga. Kualitas pelayanan kesehatan pasien rawat inap di Puskesmas Telaga mayoritas dinilai baik (48,8%) oleh pasien. Kepuasan pasien rawat inap di Puskesmas Telaga sebagian besar merasa puas dengan pelayanan yang diberikan (39,3%).
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Penyuluhan Kesehatan Pembuangan Sampah yang Benar di Desa Bongohulawa Kabupaten Gorontalo: Increasing Community Knowledge About Health Counseling on Correct Waste Disposal in Bongohulawa Village, Gorontalo District Sylva Flora Ninta Tarigan; Juwita Suma; Rudolf Simatupang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5619

Abstract

Mengevaluasi tingkat pemahaman terhadap isi materi penyuluhan, maka diberikan beberapa pertanyaan terkait isi materi dengan adanya program pengabdian masyarakat yang berupa penyuluhan mengenai manajemen pembuangan sampah yang benar ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan warga tentang pengertian sampah, karakteristik sampah di lingkungan sekitar, pengelolaan sampah, perencanaan pengelolaan sampah yang baik dan benar di Lingkungan sekitar, selain itu diharapkan semakin meningkatkan kesadaran warga kelurahan Bongohulawa akan bahaya yang bisa ditimbulkan akibat tidak membuang sampah ditempatnya.Lebih jauh, diharapkan kegiatan-kegiatan serupa dapat berdampak pada peningkatan kesadaran masyarakat Indonesia khususnya pada warga Bongohulawa
Hubungan Motivasi Kerja dan Hygiene Factor dengan Kepuasan Kerja Pegawai di Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo: Relationship between Work Motivation and Hygiene Factors with Employee Job Satisfaction at the Central City Health Center, Gorontalo City Sylva Flora Ninta Tarigan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i9.6172

Abstract

Upaya yang dilakukan untuk dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah dengan memperhatikan kepuasan kerja dari para pekerjanya. Sukses tidaknya suatu organisasi sangat tergantung dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki karena sumber daya manusia yang berkualitas adalah sumber daya manusia yang mampu berprestasi maksimal. Hal ini dapat terlihat pada sikap pegawai terhadap pekerjaannya, mereka akan bersikap positif bila merasa sudah puas atau akan bersikap negatif bila merasa tidak puas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivator dan hygiene factors dengan kepuasan kerja pegawai di Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif (survei analitik) dengan rancangan cross sectional. Populasi yaitu seluruh pegawai yang berstatus ASN di Puskesmas Kota Tengah sejumlah 45 pegawai. Maka teknik sampel yang digunakan yaitu Total Sampling. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara motivator factor dengan kepuasan kerja pegawai (p value = 0,000) dan ada hubungan yang signifikan antara hygiene factor dengan kepuasan kerja pegawai di Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo (p value = 0,010). Saran untuk pihak Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo, hendaklah membangun kolaborasi yang baik dengan rekan kerja sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif dan mendukung, meningkatkan kepuasan kerja secara keseluruhan serta menyediakan program keseimbangan kerja dan kehidupan untuk membantu pegawai mencapai keseimbangan yang sehat antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Dan untuk pegawai ASN, dapat aktif mengikuti program pengembangan yang ditawarkan oleh Puskesmas sehingga dapat meningkatkan motivasi dan membuka peluang untuk pengembangan karir.
Efektivitas Kulit Jeruk Manis (Citrus Sinensis) dan Daun Kayu Putih (Melaleuca Leucadendra Linn.) Terhadap Penguraian Sampah Styrofoam: Effectiveness of Sweet Orange Peel (Citrus Sinensis) and white Wood Leaves (Melaleuca Leucadendra Linn.) on Decomposition of Styrofoam Waste Farah Fadhila R. Daud; Ulfa Aulia; Sylva Flora Ninta Tarigan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6619

Abstract

Styrofoam merupakan material plastik yang sangat sulit terurai secara alami. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas perasan kulit jeruk manis dan minyak atsiri daun kayu putih sebagai alternatif ramah lingkungan untuk menguraikan sampah styrofoam. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan dua perlakuan, yaitu perasan kulit jeruk manis dan minyak atsiri daun kayu putih, serta satu kelompok kontrol. Pengulangan dilakukan sebanyak tiga kali. Sampel styrofoam dibeli dari salah satu toko plastik yang ada di Kecamatan Kota Tengah. Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-test dan Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi ? = 0,05. Perasan kulit jeruk manis dan minyak atsiri daun kayu putih efektif dalam menguraikan sampah styrofoam. Waktu penguraian tercepat pada perasan kulit jeruk manis dengan konsentrasi 500% dapat menguraikan styrofoam dalam 12 menit, dan waktu penguraian tercepat minyak atsiri daun kayu putih dengan konsentrasi 100% juga membutuhkan waktu 12 menit. Terdapat perbedaan signifikan dalam variasi konsentrasi perasan kulit jeruk manis (p=0,013) dan minyak kayu putih (p=0,046) dalam menguraikan styrofoam. Diharapkan kepada masyarakat agar mengurangi penggunaan styrofoam dan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang potensi penggunaan bahan alami dalam pengelolaan limbah styrofoam.
Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Organizational Citizenship Behaviour (OCB) pada Perawat di Unit Rawat Inap Rsud dr. Hasri Ainun Habibie: The Influence of Job Satisfaction on Organizational Citizenship Behavior (OCB) in Nurses in the Inpatient Unit of Dr. Hasri Ainun Habibie Hospital Verawaty Y. Hamzah; Sylva Flora Ninta Tarigan; Ramly Abudi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6659

Abstract

Kepuasan kerja menggambarkan suatu keadaan puas seseorang dalam pekerjaan mereka, beberapa orang mempunyai kualitas kepuasan kerja yang tidak sama sesuai dengan cara ideal-ideal yang berlangsung pada diri mereka sendiri, perbedaan tersebut disebabkan karena terciptanya perbedaan sikap antara satu individu dengan individu lainnya. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap organizational citizenship behaviour (OCB) pada perawat di unit rawat inap RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain survei analitik menggunakan rancangan penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di unit rawat inap RSUD dr. Hasri Ainun Habibie, kemudian sampel penelitian ini menggunakan total sampling, jadi sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 42 orang perawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap OCB pada perawat di unit rawat inap RSUD dr. Hasri Ainun Habibie dengan nilai uji statistik di dapatkan P-value = 0,000 < ? = 0,05%. Dapat disimpulkan bahwa, kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap organizational citizenship behaviour pada perawat di unit rawat inap RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Disarankan rumah sakit seharusnya lebih meningkatkan penghargaan terhadap kinerja perawat melalui pemberian insentif non-finansial.
Hubungan Faktor Antacedent dan Behavior Dengan Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bagian Produksi di Pt. Davincy Airindo Gorontalo: The Relationship Of Antacedent And Behavior Factors With Work Accidents In Production Workers At Pt. Davincy Airindo Gorontalo Nabila Turani; Sylva Flora Ninta Tarigan; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6670

Abstract

Kecelakaan kerja masih menjadi permasalahan utama di sektor ekonomi dan industri, dimana hal tersebut berdampak fatal terhadap jutaan orang bisa mengalami cedera atau mengalami bahaya serius. Faktor Antacedent dan Behavior merupakan faktor yang dapat memicu terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan penggunaan APD, pengetahuan, safety talk, dan perilaku pada pekerja dengan kecelakaan kerja pada pekerja bagianproduksi di PT. Davincy Airindo Gorontalo. Jenis penelitian dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 70 Pekerja yang dipilih secara total sampling. Analisis data menggunakanuji Fisher’s exact dan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kepatuhan penggunaan APD memiliki (p-value 0,006) dimana p- value <? (0,05), Pengetahuan memiliki (p-value 0,032) dimana p-value <? (0,05), Perilaku memiliki (p- value 0,002) dimana p-value <? (0,05), dan Safety talk (p- value 0,003) dimana p-value <? (0,05). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan penggunaan APD, pengetahuan, perilaku, dan safety talk dengan kecelakaan kerja pada pekerja bagian produksi di PT. Davincy Airindo Gorontalo. Saran bagi perusahaan mengadakan program pelatihan K3 khusus untuk pekerja, Mengefektifkan penerapan safety talk dan Melakukan pengawasan pada pekerja. Saran bagi pekerja diharapkan lebih memperhatikan keselamatan diri dan berperilaku aman agar terhindar dari resiko kecelakaan kerja dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) serta memperhatikan kondisi lingkungan pekerjaan.
Evaluasi Penggunaan Aplikasi Primary Care (P-Care) BPJS Kesehatan Dengan Metode Task Tecnology Fit Pada Petugas Kesehatan Di Puskesmas Se Kota Gorontalo: Evaluation of the Use of the BPJS Kesehatan Primary Care (P-Care) Application Using the Task Technology Fit Method on Health Workers at Community Health Centers in Gorontalo City Vitaloka Pangulu; Sylva Flora Ninta Tarigan; Ramly Abudi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6677

Abstract

P-care adalah sistem informasi pelayanan pasien yang ditujukan untuk pasien BPJS yang berbasis komputer dan dapat diakses secara online. Rumusan masalah bagaimana evaluasi penggunaan aplikasi primary-care (p-care) BPJS kesehatan dengan metode task technology fit pada petugas kesehatan di Puskesmas Se-Kota Gorontalo. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi penggunaan aplikasi primary-care (p-care) BPJS kesehatan dengan metode task technology fit pada petugas kesehatan di Puskesmas Se-Kota Gorontalo.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 43 responden yakni petugas kesehatan yang mengoperasikan p-care di Puskesmas Se-Kota Gorontalo, penelitian ini menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Analisis data disajikan dalam bentuk presentase dan distribusi frekuensi.Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 43 responden karakteristik tugas dalam P-care yang paling banyak yaitu kategori baik 31 (72,1%), dan kategori kurang 12 (27,9%). Karakteristik teknologi kategori mudah 33 (76,7%) dan kategori sulit 10 (23,3%). Kesesuaian tugas-teknologi kategori sesuai 35 (81,4%) dan kategori tidak sesuai 8 (23,3%). Dampak kinerja kategori positif 25 (58,1%) dan kategori negatif 18 (41,9%). Metode TTF kategori baik 24 (55,8%) dan kategori sedang 19 (44,2%). Simpulan metode TTF ditinjau dari karakteristik tugas, penggunaan p-care sudah dilakukan dengan baik, proses input dan output tugas juga sudah terlaksana dan menu-menu yang ada didalam p-care sudah terfasilitasi. Ditinjau dari karakteristik teknologi, p-care sangat membantu pekerjaan serta mudah dipelajari dan fleksibel digunakan dimana saja dan kapan saja. Ditinjau dari kesesuaian tugas-teknologi, penggunaan p-care sudah sesuai dalam menyelesaikan tugas. Ditinjau dari dampak kinerja sebuah sistem, p-care masih dikatakan negatif karena belum dapat meningkatkan efisiensi.