Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL

PROFIL DRUG UTILIZATION (DU) 90% DAN KESESUAIAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEMAM TIFOID DI RS X KABUPATEN WONOGIRI Kusumaningrum, Yunita Dyah; Rachmawati, Ema; Firandi, Adelia; Norcahyanti, Ika
SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/scpij.v10i2.8821

Abstract

Demam Tifoid merupakan infeksi bakteri Salmonella thypi yang memerlukan terapi dengan antibiotik. Penggunaan antibiotik perlu dilakukan dengan bijak supaya efektif untuk penyembuhan infeksi dan mencegah terjadinya resistensi. World Health Organization (WHO) merekomendasikan penggunaan metode Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose (ATC/DDD) untuk menilai kuantitas penggunaan antibiotik dan dapat dikombinasikan dengan metode Drug utilization (DU) 90% untuk menilai segmen obat dengan penggunaan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan antibiotik dengan metode DU 90% pada pasien demam tifoid pada tahun 2020-2022 di RS X Wonogiri dan menganalisis kesesuaian pemilihan antibiotik berdasarkan panduan klinik rumah sakit. Penelitian ini merupakan penelitian observasional menggunakan metode cross sectional dengan pengambilan data secara retrospektif. Data penggunaan antibiotik dianalisis dengan menghitung nilai DDD/100 patient-days dan dilanjutkan menghitung segmen DU 90%. Untuk analisis kesesuaian pemilihan antibiotik dihitung dalam persentase kesesuaian terhadap panduan praktik klinik RS X Wonogiri. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan antibiotik untuk demam tifoid paling tinggi yaitu tiamfenikol dan seftriakson. Antibiotik dengan nilai DDD/100 patient-days tertinggi tahun 2020-2022 adalah tiamfenikol, berturut-turut sebesar 50,80; 56,63; dan 50,95 DDD/100 patient-days. Antibiotik yang masuk ke dalam segmen DU 90% pada tahun 2020-2022 yaitu tiamfenikol, sefriakson, kloramfenikol, sefoperazon, sefotaksim, levofloksasin, dan seftazidim. Kesesuaian penggunaan antibiotik berdasarkan panduan praktik klinik rumah sakit yaitu 76,39% pada tahun 2020, 58,73% pada tahun 2021, dan 71,28% pada tahun 2022
Co-Authors Afifah, Hanin Agnes Jovanka Agung Budi Wirayuda, Tjokorda Agustina, Nur Azizah Akbar, M Raehan Alhafidz, Bagas Millen Amelya Prastica Rahayu Aliong Anditya Arifianto Anis Rohmawati Antonius Nugraha Widhi Pratama Antonius Nugraha Widhi Pratama Aprianti Putri Sujana Aryani, Dhita Evi Astutik, Amelia Windi Bedy Purnama Dawami, Hasbi Deny Haryadi Dhea Nanda Aliefia Dhita Evi Aryani Diana Holidah Elfitri, Beladina Evi Umayah Ulfa Febryanti Sthevanie Firandi, Adelia Firdaus, Fauzan Firdauz, Salma Salsabila Fitriansyah, Ahmad Habib Fransiska Maria C. Fransiska Maria Christianty Gamma Kosala Hazrina, Inasa Husnun, Khoiriyah Haifa Ika Barokah Suryaningsih Ika Norcahyanti Ika Norcahyanti Ika Puspita Dewi, Ika Puspita Inasa Hazrina Indah Yulia Ningsih Khoirotun Nazilah Kurniawan, Eka Cahya Kusumaningrum , Yunita Dyah Lailatul Maghfiroh Machlaurin, Afifah Machlaurin, Afifah Mahmud Dwi Sulistiyo Masito, Dewi Khurmi Muhammad Arzaki Nili Sufianti Ninda Titis Ainorrochma Ningsih, Lidya Prasti Eko Yunanto Pratama , Antonius Nugraha Widhi Pratiwi, Permata Sari Prihwanto Budi Subagijo Pudjoadmojo, Bambang Putri Eka Maryani Putu Harry Gunawan Putu Setia Pratama Ramadhani, Nuril Izzati Farihatur Rikman Aherliwan Rudawan Rimba Whidiana Ciptasari Risnandar, Risnandar S Siswanto Safarin, Arva Adwitya Sagala , Tunggal Panaluan Gabriel Sinta Rachmawati Sinta Rachmawati Supriadi, Muhammad Fadhlan Syahid, Ibadurrahman Tahyudin, Ganjar Gingin Ubaidillah, Rifky Fahrizal Wardhani, Firdha Aprillia Wicaksono, Ayssa Wirasakananda, Dewa Made Aditya Yeni Rahmawati Negara Zaenudin, Mohamad Nor