Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

CULTURAL ACCULTURATION OF CHINESE: ETNOGRAPHIC STUDY IN BANJARMASIN Muhammad Rezky Noor Handy; Mutiani Mutiani; Muhammad Adhitya Hidayat Putra; Jumriani Jumriani; Akhmad Munaya Rahman
JURNAL SOCIUS Vol 10, No 1 (2021): JURNAL SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v10i1.9013

Abstract

Kedatangan dari orang Cina ke Indonesia termasuk ke Banjarmasin hingga sekarang membaur sekaligus juga mempertahankan kebudayaan mereka sampai sekarang dengan akukturasi kebudayaan antara orang Tionghoa dengan Banjar sendiri hingga sekarang. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Hubermen dengan cara reduksi data, display data dan kesimpulan/verifikasi. Proses akulturasi kebudayaan orang Tionghoa di Banjarmasin dan menetap di wilayah yang sekarang bernama Pacinan sudah sejak lama dan budaya-budaya Tionghoa Pacinan Banjarmasin bertahan hingga sekarang yang didapatkan oleh peneliti antara lain Religi seperti perayaan Imlek, Cheng Beng, Tiong Kuan, Tarian Barongsai, sistem mata pencaharian hidup, bahasa dan lainnya.The arrival of the Chinese to Indonesia, including to Banjarmasin until now, has blended and at the same time preserved their culture until now with the cultural structure between the Chinese people and the Banjar itself until now. This research uses a research method using a qualitative approach to data collection through observation, interviews, and documentation studies. Data were analyzed using Miles and Hubermen models by data reduction, data display, and conclusion/verification. The process of acculturation of Chinese culture in Banjarmasin and settled in the area now called Pacinan has been a long time and Chinese culture of Banjarmasin Pacinan survives until now obtained by researchers including religions such as Chinese New Year Celebration or Imlek, Cheng Beng, Tiong Kuan, Barongsai dance, economic system livelihood, language and more.
LIVELIHOOD ASSETS OF FISH FARMERS IN TIWINGAN LAMA VILLAGE Faisal Arif Setiawan; Karunia Puji Hastuti; Akhmad Munaya Rahman; Eva Alviawati
JURNAL SOCIUS Vol 10, No 2 (2021): JURNAL SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v10i2.10290

Abstract

During 2019 the Riam Kanan Reservoir had a decrease in water level due to drought. As a result, the income of fish farmers has decreased. This study aims to determine the livelihood assets of fish farmers as long as the pond does not provide maximum income. The research sample is fish farmers as many as 90 respondents. Livelihood Asset Questionnaire refers to DFID. The results showed that the livelihood assets of fish farmers had natural capital of 66, physical capital of 62, human capital of 42, financial capital of 14, and social capital of 11. Attention to financial and social capital needed to be increased to reduce social vulnerability in fish farming families.
Activities at Van Der Pijl Park as Social Studies Learning Resources Riska Anita; Ersis Warmansyah Abbas; Akhmad Munaya Rahman; Bambang Subiyakto; Ismi Rajiani
The Kalimantan Social Studies Journal Vol 4, No 1 (2022): THE KALIMANTAN SOCIAL STUDIES JOURNAL, OCT 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kss.v4i1.3710

Abstract

Pembelajaran kontekstual merupakan kegiatan yang mengajak peserta didik melihat dunia nyata di sekitar sekolah dan luar sekolah. Pembelajaran yang hanya terfokus pada satu sumber dan di satu setting tempat saja membuat peserta didik merasa jenuh. Sebagai salah satu alternatif yang dapat dilakukan guru adalah melibatkan tempat wisata sebagai sumber belajar IPS. Sejalan dengan pemanfaatan lingkungan dengan pembelajaran IPS maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan taman Van Der Pijl sebagai sumber belajar IPS. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode deskriptif dan data yang didapatkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pemanfaatan taman van der pijl sebagai sumber belajar IPS dilakukan dengan melihat aktivitas yang ada di taman seperti interaksi sosial, aktivitas jual beli, taman sebagai pusat pertumbuhan dan taman hijau di kota Banjarbaru yang bisa dijadikan sumber belajar IPS.
Kecerdasan Ekologis Perajin Tanggui di Bantaran Sungai Barito Mutiani Mutiani; Akhmad Munaya Rahman; Nina Permatasari; Ersis Warmansyah Abbas; Muhammad Adhitya Hidayat Putra
PAKIS (Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial) Vol 1, No 1 (2021): PAKIS, March 2021
Publisher : Pendidikan IPS FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.958 KB) | DOI: 10.20527/pakis.v1i1.3207

Abstract

Isu lingkungan selalu menjadi isu kritis di kehidupan masyarakat. Ragam cara dilakukan untuk memberikan kesadaran lingkungan. Satu bentuk kesadaran lingkungan diimplementasikan dalam kerangka kecerdasan ekologis. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan kecerdasan ekologis dari perajin tanggui di bantaran sungai Barito. Pendekatan kualitatif dan metode studi kasus digunakan dalam penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur bersama perajin, dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa kecerdasan ekologis perajin tanggui dapat dilihat melalui aktivitas ekonomi. Aktivitas tersebut adalah produksi tanggui sejak pemilihan bahan utama yakni pohon nipah hingga pengayaman. Pada proses produksi, perajin mengoptimalkan daun nipah semaksimalkan mungkin sehingga tidak ada yang terbuang. Kedua, distrbusi menggunakan perahu bermotor (klotok). Aktivitas produksi dan distribusi tanggui oleh perajin menjadi rutinitas keseharian. Oleh karena itu, kecerdasan ekologis sudah menjadi bagian dari kehidupan perajin. 
Peningkatan Kecerdasan Ekologis Siswa SD melalui Komik Edukasi Berbasis Kearifan Lokal sebagai Sumber Belajar (Studi Etnosains Masyarakat Banjar dan Baduy) Suhartono Suhartono; Mutiani Mutiani; Akhmad Munaya Rahman; M. Adhitya Hidayat Putra; Cici Murniasih
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to: (1) describe the local wisdom of the Banjar community on the banks of the Martapura River, Banjarmasin City and the hinterland of Baduy-Banten; (2) Describe the strategies for increasing the ecological intelligence of students through educational comics as a learning resource. The longterm objective of this research is to build the character of the nation (Nation and Character Building). Through exploring the values ​​of the life of the Banjar people on the banks of the Martapura river, Banjarmasin city and the Baduy-Banten tribe. The value of life of the Banjar and Baduy people who consider the river as a source of livelihood is very potential in shaping identity as a cultured nation through the transformation of character education. The research method used a qualitative approach with ethnoscience study methods. The research subjects were the community, community leaders, students and teachers. The research location is on the banks of the Martapura river, Banjarmasin city and the interior of the Baduy tribe of Banten. The uniqueness referred to is the pattern of life and interaction of people who rely on rivers and land. Collecting data by means of observation, interviews and document studies/ethnoscience. This research is also intended to obtain information about local materials which include local wisdom, local potential and local environmental problems. The results of this study indicate that there are 9 identified local materials that can be used as learning resources, namely the category of local wisdom which includes the habits of the people living at home as a place to live; the community's habit of storing their crops in a shroud; and the custom of the people to protect the river as a source of water for their daily needs. The category of potential/local environmental resources includes the freshwater aquaculture pond ecosystem; tree nurseries, biodiversity, rice field ecosystems; and waste treatment. The results of this study can be a reference for teachers in carrying out thematic learning of local wisdom and can be used as a reference in developing textbooks in the form of educational comics that are sourced from local materials.
Community Preparedness in Facing Flood Disaster in Martapura Timur District, Banjar Regency Saifullah Saifullah; Deasy Arisanty; Parida Angriani; Nefy Farista; Akhmad Munaya Rahman
The Innovation of Social Studies Journal Vol 4, No 2 (2023): The Innovation of Social Studies Journal, March 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/issj.v4i2.7769

Abstract

This study is to examine community preparedness as an effort to mitigate flood disasters. Research related to community preparedness in dealing with disasters is needed to manage disasters in the future. Thus, this is the first step in building a disaster-aware community. So that when a disaster occurs, the community has the attitude and ability to understand how to prepare for a flood disaster. This type of research is quantitative, with data analysis used with quantitative descriptive methods. Data collection is used by directly collecting the results of questionnaires prepared in advance to the public and collecting documents related to research variables using survey methods. The research was conducted in Martapura Timur District, Banjar Regency. This study analyzes the community s preparedness data in dealing with floods by using data analysis of the percentage of community preparedness to face flood disasters. Community preparedness is calculated based on an interval classification of community preparedness scores based on five parameters: knowledge and attitudes, policies and guidelines, emergency response plans, disaster warning systems, and the ability to mobilize resources. The results of the scoring analysis regarding community preparedness in dealing with flood disasters in Martapura Timur district show that the highest answer score is mainly between the 8-15 interval with a frequency of 192 research respondents with a percentage of 56% of the total 344 research respondents. These results show that community preparedness in facing flood disasters is low.
Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Kelapa Sawit Di Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan Muhammad Ariq Rifki; Deasy Arisanty; Muhammad Muhaimin; Karunia Puji Hastuti; Aswin Nur Saputra; Akhmad Munaya Rahman
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpg.v10i1.15067

Abstract

Kecamatan Padang Batung merupakan kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan kawasan Pengembangan Agropolitan dengan Komoditi unggulan Kelapa Sawit yang mengalami penurunan produksi. Penurunan Produksi kelapa sawit terus terjadi setiap tahunnya. Tujuan dari Penelitian ini adalah menganalisis tingkat kesesuaian lahan menganalisis faktor-faktor yang mendorong dan membatasi kesesuaian lahan untuk tanaman kelapa sawit di Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penelitian ini dilakukan pada 16 satuan lahan  di Kecamatan Padang batung dengan 23 sampel. Hasil penelitian menyatakan kesesuaian lahan aktual di Kecamatan Padang Batung terdiri dari 3 Kelas yaitu Cukup Sesuai (S2) Sesuai Marginal (S3) dan Kelas Tidak Sesuai Pada Saat Ini (N1) dengan faktor penghambat media perakaran (r), ketersediaan air (w), tingkat bahaya erosi (e), hara tersedia (n), bahaya banjir (b), dan retensi hara (f). Hasil kesesuaian potensial terdapat 2 kelas kesesuaian lahan potensial untuk tanaman kelapa sawit  di kecamatan padang batung yaitu cukup sesuai (S2)  dan Sesuai Marginal (S3) dengan faktor penghambat media perakaran (r), tingkat bahaya erosi (e), hara tersedia (n), dan resistensi hara (f). Kelas kesesuaian lahan potensial dicapai apabila dilakukan usaha-usaha perbaikan pada lahan.
Meningkatkan Pengetahuan Mitigasi Bencana Pada Anak Usia Sekolah Melalui Media Game Edukasi “Utas-Gana” di Desa Pindahan Baru Eva Alviawati; Karunia Puji Hastuti; Parida Angriani; Akhmad Munaya Rahman; Muhhamad Muhaimin
Carmin: Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Borneo Research and Educatin Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.834 KB) | DOI: 10.59329/carmin.v1i2.41

Abstract

This counselling and demonstration were conducted to analyze the improvement of disaster mitigation abilities in school-age children through the educational game media "UTAS-GANA" in the New Transfer Village, Rantau Badauh District, Batola Regency. The method used in this activity uses lecture and demonstration methods. This activity was held on Monday, March 7, 2021, in the Village of New Transfer, Rantau Badauh District, Batola Regency. The counselling and demonstrations show an increase in disaster mitigation abilities in school-age children. This activity uses media in the form of an educational game UTAS-GANA (snake and ladder-disaster alert). The learning process about disasters will be well recorded in students' long-term memory.
Pelatihan Pembuatan Alat Early Warning System (EWS) Sederhana Untuk Meningkatkan Pemahaman Kesiapsiagaan Bencana Banjir Rob Sidharta Adyatma; Deasy Arisanty; Akhmad Munaya Rahman; Faisal Arif Setiawan
Carmin: Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Borneo Research and Educatin Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.382 KB) | DOI: 10.59329/carmin.v2i2.69

Abstract

Desa Sungai Lumbah, Barito Kuala merupakan desa yang terdampak banjir rob. Dalam menghadapi ancaman bencana banjir rob, kesiapsiagaan adaah hal yang penting dan menjadi kunci keselamatan. Sistem peringatan dini merupakan salah satu bentuk kesiapsiagaan (pra bencana). Kegiatan ini menggunakan pendekatan Rural Participatory Appraisal (RPA). Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama bulan Juli 2022, dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Masyarakat yang mengikuti kegiatan ini terdiri atas masyarakat yang bermukim di Desa Sungai Lumbah yang rawan terhadap banjir rob. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di Desa Sungai Lumbah berupa pelatihan pembuatan alat early warning system sederhana, dan kemudian dilakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat pemahaman penduduk mengenai alat early warning system ini. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Masyarakat berlatih membuat alat early warning system sederhana untuk meningkatkan kesiapsiagaan mereka terhadap bencana banjir rob. Alat ini akan memberikan alarm ketika terjadi kenaikan muka air yang ada disekitar mereka, sehingga masyarakat bisa waspada dan melakukan berbagai tindakan penyelamatan, misalnya meletakan hasil panen mereka dan barang-barang berharga lainnya ketempat yang lebih tinggi. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan pengetahuannya dan kesiapsiagaannya dalam menghadapi bencana. Hal ini dibuktikan dengan tingkat pemahaman dan pengetahuan mereka yang meningkat setelah dilakukan pelatihan.
Pengaruh Kemampuan Literasi Informasi Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X SMAN 10 Banjarmasin Rahman, Akhmad Munaya; Alviawati, Eva; Anggriani, Parida; Aristin, Nevy Farista; Setiawan, Faisal Arif; Simbolon, Dini Maryani
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v3i1.1728

Abstract

Abstrak Siswa yang sering menghabiskan waktu luang mereka di media sosial dan video game daripada belajar di tempat perpustakaan adalah permasalahan di balik penelitian ini. Pengaruh tersebut diakibatkan peserta didik yang kurang memahami literasi, hal ini dimungkinkan mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi apakah terdapat pengaruh kemampuan literasi informasi terhadap hasil belajar peserta didik kelas X SMAN 10 Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pengumpulan data primer berupa kuisioner dan sekunder berupa hasil belajar peserta didik. Populasi penelitian ini adalah 212, 132 sampel diambil menggunakan tabel Krejcie dan Morgan dan sampling proporsional digunakan untuk menentukan ukuran sampel. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana. Arah pengaruh kemampuan literasi informasi terhadap hasil belajar dapat dikatakan positif karena hasil persamaan regresi linier dasar menunjukkan bahwa koefisien regresinya positif. Nilai signifikansi ditentukan oleh nilai signifikansi yang dicapai diketahui bahwa (Sig.) lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel literasi informasi berpengaruh terhadap variabel hasil belajar. Implikasi pada penelitian ini adalah literasi informasi memampukan peserta didik untuk lebih paham tentang literasi dan meningkatkan hasil belajar peserta didik. Kata Kunci: Literasi, Literasi Informasi, Hasil Belajar