Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Training of Microbe Cell Visualization from Fermentation Food at UPT. Integrated Laboratory UHO Muhamad Azwar Syah; Sapto Raharjo; La Ode Muhammad Iman Sulaiman; Jamili; Nasaruddin
Majalah Pengabdian Indonesia Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Teras Kampus as a member of PT Palem Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69616/maindo.v1i3.236

Abstract

Indonesia has diverse local food commodities that are valuable as a national food source. Microbes serve an important part in food processing, but they can also be harmful and damage food products. The aim of this training is to provide students with skills in understanding microbial cell visualization techniques in food fermentation. Tempeh and the probiotic drink Yakult as sources of fungi and bacteria, respectively, were used in this training. There are four steps for this training consisting of preparation, visualization of mold on tempeh, visualization of bacteria on Yakult as well as training assessment. The findings indicate that students can identify the complex morphology of tempeh mold, which consists of aseptate hyphae, spores, and sporangiophores that sustain the sporangium. Moreover, they exhibited a bacil shape as the morphology of bacteria from Yakult under a light microscope with 400x magnification. Bacterial staining is recommended to visualize bacteria more clearly than without staining. This occurs because bacteria are smaller than mold and have a more translucent hue. The findings of the activity assessment revealed that participants were able to follow the instruction well. This is demonstrated by success indicators in displaying mold morphology, which includes hyphae, sporangiophores, sporangia, and spores. Participants were also able to identify the structure of rod-shaped bacterial organisms, known as bacilli.
PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TERINTEGRASI KKN TEMATIK DI TENGAH PENDEMI COVID-19 MELALUI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI KOMPLEKS PERUMAHAN Raharjo, Sapto; Lestari, Lina; Nur, Adrian Rahmat
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i1.129

Abstract

Pandemi Covid-19 masih menghantui Indonesia dan dunia, belum diketahui kapan akan berakhir. Berbagai pelemahan aktivitas masyarakat dilakukan untuk mencegah penularan lebih lanjut. Di tengah kondisi tersebut, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) harus terus dijalankan. Merujuk pada protokol kesehatan, program pengabdian masyarakat terintegrasi KKN tematik telah dilaksanakan untuk periode semester genap 2019-2020. Ada dua tujuan, pertama, memperkenalkan bentuk-bentuk pemanfaatan sumber daya alam kepada peserta didik; kedua, memberikan contoh kepada masyarakat tentang budidaya ikan dengan Keramba Jaring Apung (KJA). Program KKN Tematik melibatkan dosen dari FMIPA, dan 30 (tiga puluh) mahasiswa dari berbagai program studi di UHO. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) bulan, Juni-Juli 2020. Tema yang dipilih adalah pemanfaatan sungai di Perumahan Taman Sari Kahyangan Kendari untuk budidaya ikan. Metode implementasinya adalah praktek langsung di lapangan dan sosialisasi kepada masyarakat. Pekerjaan di lapangan meliputi: pembuatan dua buah keramba masing-masing 3 x 3 x 3 m3; penaburan benih Mujair dan Nila masing-masing 500 dan 250 ekor; dan memberi makan ikan 3 kali sehari selama 4 (empat) bulan. Penyuluhan tentang budidaya ikan air tawar ditujukan kepada petugas kebersihan perumahan. Selama mengikuti program, semua mahasiswa dapat menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Diakhir kegiatan dilakukan pemanenan ikan, hasilnya diserahkan kepada petugas kebersihan
Format Baru Kuliah Kerja Nyata Berbasis Disiplin Ilmu Mahasiswa di Tengah Pandemi Covid-19 Raharjo, Sapto
TRI DHARMA MANDIRI: Dissemination and Downstreaming of Research to the Community (Journal of Community Engagement) Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : SMONAGENES Research Center, Univeritas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2021.001.02.94

Abstract

Selama ini pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) baik tematik maupun reguler melibatkan mahasiswa dari berbagai latar belakang disiplin ilmu. Kenyataan di lapangan seringkali perbedaan latar belakang menyebabkan keterlibatan para mahasiswa menjadi tidak maksimal. Pada tahun 2021, pengabdi melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi KKN tematik dengan format baru. Metode yang diterapkan adalah fokus kepada satu tema yakni tanaman nilam, namun memandangnya dari berbagai sisi. Program pengabdian kepada masyarakat terintegrasi KKN tematik ini diikuti oleh mahasiswa dari empat program studi di lingkungan Universitas Halu Oleo (UHO) yaitu Agribisnis, Kimia, Akuntansi, dan Manajemen. Pengabdi membuat formulasi sedemikian rupa supaya setiap mahasiswa dapat bekerja di lapangan sesuai dengan kompetensinya. Dalam suasana pendemi Covid-19 ini, pengabdi membagi mahasiswa menjadi empat kelompok yaitu Agribisnis A untuk mempraktekkan ilmunya dalam hal pembibitan, penanaman, pemupukan, dan penyemprotan hama; Agribisnis B untuk melakukan sosialisasi penggunaan peralatan mesin pencacah daun dan batang nilam; Kimia untuk mempelajari proses penerapan destilasi dalam penyulingan dan uji kualitas produk minyak nilam; Ekonomi untuk menghitung biaya produksi dan pemasaran minyak nilam. Hasilnya, mahasiswa dapat bekerja dan belajar sesuai dengan disiplin ilmunya masing-masing.
Briquettes Of Activated Corncob Charcoal Burning Characteristics Raharjo, Sapto; Lestari, Lina; Saleh, Ismail; Nyoman Sudiana, I; Dewi, Anita
Journal of World Science Vol. 2 No. 3 (2023): Journal of World Science
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jws.v2i3.249

Abstract

This study aims to find out and analyze the characteristics of briquettes in burning activated corn charcoal. The preparation procedure of this study includes material collection, carbonization, crushing, sifting through an 80-mesh sieve, activation, merging with adhesives, compaction, and drying. Sago powder is used as an adhesive with a mass ratio of 9:1. After being heated separately at 550°C and 650°C for 30 minutes and 20 minutes, the samples were compressed at various pressures. Another difference in compaction pressure also leads to similar results. Untreated corn cob briquettes reach their maximum temperature before activated corn cob briquettes. At an activation value of 550°C for 30 minutes and a compaction pressure of 70.33 kg/cm2, the highest combustion temperature was 528°C. In this study, it can be identified characteristics that can improve the burning efficiency of corn charcoal. This research has implications for better combustion efficiency, can reveal factors that affect combustion efficiency.
Production and Characterization of Microwave-Activated Palm Kernel Shell (Elaeis Guineensis Jacq.) Activated Charcoal Lestari, Lina; Raharjo, Sapto; Sudiana, I Nyoman; Ode Rusman, La; Manikam, Siti
Journal of World Science Vol. 3 No. 9 (2024): Journal of World Science
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jws.v3i9.1184

Abstract

Research has been conducted on the production and characterization of activated charcoal of palm kernel shells (Elaeis Guineensis Jacq.) by microwave. This study aims to determine the efficiency of charcoal production and its quality after microwave activation so that the test results can provide information that palm kernel shells can be utilized as raw material for making briquettes as an alternative fuel. The experimental stages include drying of palm kernel shells, carbonization with a carbonization reactor, grinding, sieving with 70 mesh and 80 mesh sieves in stages, and activation with microwave. Charcoal characterization includes moisture content, ash content, volatile matter, fixed carbon, and calorific value. The results showed that the production efficiency of the carbonization reactor was 62.2%, the charcoal formation rate was 4.4444 kg/hour, and the material requirement rate was 7.1429 kg/hour. Charcoal can be activated by microwave at 150 watts for 2 minutes, 3 minutes, and 4 minutes. Activated charcoal decreased in moisture content from 5.900% to 4.4834%, decreased volatile matter from 19.1357% to 14.4250%, and increased ash content from 6.1234% to 7.5697%. Fix carbon increased from 68.8409% to 73.5219%, and the calorific value of charcoal increased significantly from 5400.00 cal/gr to 7532.27 cal/gr. It can be concluded that microwave-activated charcoal meets the quality requirements as an ingredient for making briquettes as an alternative fuel. The implication of this research is the new finding that microwaved-activated palm kernel shell charcoal has potential as a briquette-making material with better quality than charcoal without activation.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PEMBUATAN LILIN AROMA TERAPI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DBD DI DESA BOKORI KEC. SOROPIA KAB. KONAWE PROV. SULAWESI TENGGARA Sarinah, Sarinah; Raharjo, Sapto; Leomo, Sitti; Tunda, Amin; Indarsyih, Yusna; Tuheteru, Faisal Danu; Lestari, Lina; Fahrun, Ghery Safitra; Mukmin, Nur Azisyah
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.6050

Abstract

Upaya memerangi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terus mengancam kawasan desa pesisir membutuhkan pendidikan sanitasi, pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA), dan kesadaran tentang kebersihan lingkungan. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sejak dini agar masyarakat dapat menghadapi ancaman DBD dengan langkah-langkah pencegahan serta pengendalian. Desa Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe merupakan desa pesisir yang diidentifikasi sebagai lokasi yang dapat menjadi perindukan nyamuk aedes aegypti. Maka, pada pelaksanaan pengabdian ini dilakukan workshop pembuatan lilin aroma terapi berbahan baku daun sereh, penyebaran brosur dan pamflet, bakti sosial kebersihan lingkungan pemukiman, serta penaman toga. Produk utama yang dihasilkan adalah lilin aroma terapi yang memiliki legalitas dan berorientasi pada peningkatan pendapatan masyarakat. Aktivitas ini dapat membentuk kemandirian masyarakat dalam mengenal, mencegah, serta menemukan solusi terhadap kasus DBD pada wilayah pesisir. Selain itu, peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian penyebaran kasus DBD merupakan bentuk dari keberdayaan masyarakat pesisi di Desa Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe.
PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TERINTEGRASI KKN TEMATIK DI TENGAH PENDEMI COVID-19 MELALUI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI KOMPLEKS PERUMAHAN Raharjo, Sapto; Lestari, Lina; Nur, Adrian Rahmat
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i1.129

Abstract

Pandemi Covid-19 masih menghantui Indonesia dan dunia, belum diketahui kapan akan berakhir. Berbagai pelemahan aktivitas masyarakat dilakukan untuk mencegah penularan lebih lanjut. Di tengah kondisi tersebut, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) harus terus dijalankan. Merujuk pada protokol kesehatan, program pengabdian masyarakat terintegrasi KKN tematik telah dilaksanakan untuk periode semester genap 2019-2020. Ada dua tujuan, pertama, memperkenalkan bentuk-bentuk pemanfaatan sumber daya alam kepada peserta didik; kedua, memberikan contoh kepada masyarakat tentang budidaya ikan dengan Keramba Jaring Apung (KJA). Program KKN Tematik melibatkan dosen dari FMIPA, dan 30 (tiga puluh) mahasiswa dari berbagai program studi di UHO. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) bulan, Juni-Juli 2020. Tema yang dipilih adalah pemanfaatan sungai di Perumahan Taman Sari Kahyangan Kendari untuk budidaya ikan. Metode implementasinya adalah praktek langsung di lapangan dan sosialisasi kepada masyarakat. Pekerjaan di lapangan meliputi: pembuatan dua buah keramba masing-masing 3 x 3 x 3 m3; penaburan benih Mujair dan Nila masing-masing 500 dan 250 ekor; dan memberi makan ikan 3 kali sehari selama 4 (empat) bulan. Penyuluhan tentang budidaya ikan air tawar ditujukan kepada petugas kebersihan perumahan. Selama mengikuti program, semua mahasiswa dapat menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Diakhir kegiatan dilakukan pemanenan ikan, hasilnya diserahkan kepada petugas kebersihan
Morphology and Molecular Characterization of Newly Isolated Microalgae Strain Chlorella volutis LIPI13-WKT066 from Wakatobi Islands and Its Potential Use Rahman, Delicia Yunita; Praharyawan, Swastika; Fadiyah, Farizul; Raharjo, Sapto; Susilaningsih, Dwi
Annales Bogorienses Vol. 23 No. 1 (2019): Annales Bogorienses
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Morphology and molecular characterization of microalgae isolated from Wakatobi Marine National Park was conducted. An understanding of the characteristics of morphology, molecular, as well as metabolites profile of the microalgae species is potentially useful for its future application. The primary aim of this study was to isolate, identify and characterize the microalgae strain isolated from Wakatobi Marine National Park labeled as LIPI13-WKT066 with the emphasis on the evaluation of amino acid content as a basis for its health application. Morphological observation under the microscope and molecular identification suggested that the microalgae strain of LIPI13-WKT066 belong to the strain under species of Chlorella volutis. Metabolite characterization of the microalgae strain showed that the content of protein (11.9%), lipid (12.4%) and carbohydrate (4.7%) was in the regular range. Further analysis of its amino acid content revealed the potency of the microalgae strain to be used as antihypertensive agent.