Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model STAD berbasis Culturally Responsive Teaching dengan Media Gambar untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas III SD Husen Arofi; Shoffan Shoffa; Umi Arsiyati
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III SD pada mata pelajaran IPAS, khususnya materi tradisi dan budaya masyarakat, melalui penerapan model Student Teams Achievement Division (STAD) berbasis pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan menggunakan media gambar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 peserta didik kelas III SDN Margorejo I/403 Surabaya. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar, lembar observasi, dan angket minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam hasil belajar peserta didik, yang ditunjukkan dengan peningkatan ketuntasan belajar dari 28% pada pra siklus, menjadi 44% pada siklus I, dan mencapai 84% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi model STAD dengan pendekatan CRT dan media gambar mampu menciptakan pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, serta menghargai latar belakang budaya peserta didik. Pendekatan ini juga mendorong partisipasi aktif, keterlibatan emosional, dan pemahaman yang lebih baik terhadap materi IPAS.
MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR Wilujeng Puri Rahayu; Shoffan Shoffa; Umi Arsiyati
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan model problem based learning pada siswa kelas VI C di SDN Margorejo 1 Surabaya. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas PTK model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 32 siswa kelas VI C, dengan objek penelitian berupa sikap kepercayaan diri dan ketuntasan hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dan tes evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa secara signifikan. Pada pra siklus, persentase kepercayaan diri siswa hanya sebesar 44% dengan kategori sangat kurang. Setelah dilakukan tindakan, meningkat menjadi 60% pada siklus I (kategori cukup baik), dan mencapai 89% pada siklus II (kategori sangat baik). Peningkatan ini juga diiringi dengan kenaikan ketuntasan hasil belajar siswa dari 46,88% pada pra siklus menjadi 59,38% pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 87,5% pada siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
Peningkatan Hasil Belajar Materi Perubahan Wujud Benda melalui Pendekatan Kontekstual Berbantu Model Project Based Learning Fitriatul Laili; Shoffan Shoffa; Umi Arsiyati
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28092

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan pendekatan kontekstual berbasis model Project Based Learning (PjBL) di kelas III SDN Margorejo 1/403 Surabaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil evaluasi belajar siswa pada materi Kenampakan Alam, di mana sebagian siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah menyebabkan siswa kurang aktif dan proses belajar menjadi kurang bermakna. Penerapan pendekatan kontekstual dengan model PjBL diharapkan mampu membuat pembelajaran lebih menarik, bermakna, serta mendorong siswa untuk berpikir kritis dan aktif berpartisipasi. Model ini melibatkan siswa dalam proses pembelajaran secara langsung melalui proyek yang relevan dengan kehidupan nyata, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar mereka