Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Development of smash accuracy instruments in table tennis Suhermon, Suhermon; Arisman, Arisman; Tofikin, Tofikin; Siska, Siska; Hendryanto, Ferri; Indah, Debby; Haryanto, Jeki
Jurnal Patriot Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Patriot
Publisher : Department of Coaching, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v6i4.1006

Abstract

Problem: The problem in this study is that there is no new smash instrument in table tennis. Purpose: The purpose of this research is to develop smash instrument in table tennis. Methods: This research method is Research and Development (R&D). The population and sample in this study were 20 PTM Pasir Pengaraian table tennis athletes. The data collection methods in this study included questionnaires and measurement tests. Questionnaires were distributed to material and media experts to assess the feasibility of the table tennis smash test instrument. The tests were conducted to determine the validity and reliability of the smash test instrument. Reliability was assessed by correlating the results of the first smash test with those of the second, while validity was established by correlating the results of the first smash test with the criterion test. The criterion test involved field judges' evaluations using a smash assessment matrix. Data analysis was performed using the product-moment correlation formula. Results: The results of the study were obtained from material experts 82% and 85% (appropriate), media experts 88% and 86% (decent). Validity 0.89 and reliability 0.84, indicating valid and reliable based on the Kirkendall category. Conclusion: This study successfully developed a new smash test instrument for table tennis, which was deemed appropriate and feasible by experts. The instrument demonstrated high validity (0.89) and reliability (0.84), making it suitable for assessing smash performance.
Development of the mon busquets pass, an audio-based football passing instruments for kids aged 10 to 12 Suhermon, Suhermon; Hendryanto, Ferri; Putra, Rizki Wijaya; Satriadi, Adi
Jurnal Patriot Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Patriot
Publisher : Department of Coaching, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v6i3.1110

Abstract

Problems: The lack of an updated football passing measurement tool is the issue with this study. Purpose: Developing an audio-based football passing assessment tool for kids aged 10 to 12 is the goal of this project. Method: Research and development (R&D) is the methodology used in this study. Thirty School Football (SSB) players made up the population and sample in this study. On June 13, 2024, one material expert and one media expert were given questionnaires as part of the research. Two tests for the instrument's reliability will be passed on July 5, 2024, and July 7, 2024. The Criteria Test uses the results of the football passing comparison test carried out on July 6 2024 to determine the validity of the test. Data collection methods using questionnaires and tests. Results: The research results were obtained from 93% material experts and 87% media experts. Validity 0.91 and reliability 0.89, indicating validity and reliability based on Kirkendall's categories. Conclusion: Apart from that, it is also hoped that this Regular Beginner Lecturer Research (PDP) activity can meet the Main Performance Indicators / IKU 2 (Students Gain Experience Outside Campus) and IKU 3 (Lecturers Have Activities Outside Campus). Coaches and athletes feel happy and enthusiastic about the existence of this football passing instrument and this instrument can be disseminated widely as a measuring tool to see football passing ability. There are advantages to this product, including requiring equipment that is easy to obtain and a weakness in this product, namely that there is no automatic technology that gives the ball to the testee who will carry out the test.
The Relationship Of Balance, Agility And Concentration To Dribbling Skills In Football Players Tantowi, Umam; Arisman, Arisman; Hendriyanto, Ferri; Suhermon, Suhermon; Siska, Siska; Tofikin, Tofikin; Indah, Debby
STAMINA Vol 8 No 1 (2025): Journal of Stamina March Edition
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v8i1.1253

Abstract

The problem with this research is that the football dribbling skills of Persiraja Fc football club players are still lacking. The aim of this research is to find out the relationship between balance, agility and concentration on soccer dribbling ability. This research is quantitative correlational, the population and sample in this research are 24 people. The sampling used was total sampling. This research instrument includes a standing stroke test for balance, an agility test using the Illinois agility test, a concentration test using the concentration grid exercise, and a ball dribbling test using the ball dribbling test. The data analysis technique uses the Spearman rho correlation analysis technique and multiple correlation using the α = 0.05 level. The results of the research are 1) There is no significant balance relationship with the dribbling ability of Persiraja Fc club players with the results of data analysis obtained t_(count ) 0.51< t_table 1.71 2) There is a significant relationship of agility with the dribbling ability of Persiraja Fc club players with the results of the data analysis obtained t_(count )2.29>t table 1.71 3) There is no significant balance relationship with the dribbling concentration of Persiraja Fc club players with the results of the data analysis obtained t (count )1.59<t table 1, 71 4) There is a significant relationship between balance, agility, concentration on the dribbling ability of Persiraja Fc club players and the results of data analysis obtained F_count 3.07>F_table 1.98.
Kontribusi Koordinasi Mata Tangan terhadap Kemampuan Passing Bawah Pemain Bola Voli Ekstrakurikuler MTS. S Yayasan Pendidikan Masheba Pratama, Arga Mukti; Suhermon, Suhermon; Siska, Siska; Indah, Debby
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi koordinasi mata-tangan, terhadap kemampuan passing bawah pemain bola voli ekstrakurikuler di MTS. S Yayasan Pendidikan Masheba. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel terdiri dari 20 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi tes koordinasi mata-tangan, serta uji keterampilan passing bawah bola voli. Data dianalisis menggunakan teknik statistik regresi sederhana untuk mengetahui kontribusi masing-masing variabel secara parsial maupun simultan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat kontribusi signifikan dari ketiga variabel independen terhadap kemampuan passing bawah. Koordinasi mata-tangan menunjukkan nilai tertinggi 24 tangkapan, terendah 13 tangkapan, dengan rata-rata 18 dan standar deviasi 3,1. Kemampuan passing bawah memiliki skor tertinggi 9 dari 10, terendah 4 dari 10, dengan rata-rata 7 dan standar deviasi 1,5. Temuan ini menegaskan bahwa koordinasi, memiliki peran penting dalam meningkatkan keterampilan dasar passing bawah dalam olahraga bola voli.
Nostalgia yang Terabaikan Permainan Tradisional Mulai Hilang dari Kehidupan Anak-Anak Arisman, Arisman; Suhermon, Suhermon; Hendriyanto, Ferri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan tradisional merupakan bagian penting dari budaya Indonesia, yang mengajarkan nilai-nilai kebersamaan dan warisan budaya. Namun, perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup membuat permainan ini semakin dilupakan oleh anak-anak yang lebih memilih permainan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab hilangnya permainan tradisional dan upaya pelestarian yang dapat dilakukan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, melibatkan orang tua, guru, dan anak-anak di lingkungan perkotaan dan pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital, terbatasnya ruang bermain, dan rendahnya eksposur dari keluarga dan sekolah menjadi faktor utama. Meskipun permainan digital lebih menarik bagi anak-anak, solusi pelestarian dapat dilakukan melalui adaptasi permainan tradisional ke dalam bentuk digital dan integrasi dalam pendidikan. Kesimpulannya, pelestarian permainan tradisional memerlukan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan industri teknologi untuk memastikan nilai budaya tetap diwariskan.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran PJOK melalui Pendekatan Bermain di Kelas V SDN 006 Bonai Darussalam Pangaribuan, Setia Budi; Suhermon, Suhermon
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PJOK melalui Pendekatan Bermain di Kelas V SD N 006 Bonai Darussalam. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 006 Bonai Darussalam yang berjumlah 26 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan tes. Hasil belajar siswa-siswi kelas V SD N 006 Bonai Darussalam yang berjumlah 26 siswa pada siklus I adalah 42,3% dan siklus II adalah 84,62%. Berdasarkan data persentase tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa pada tiap siklus. Peningkatan persentase dari dari siklus I ke siklus II sebesar 42,32%.
Penggunaan Aplikasi Kebugaran dalam Meningkatkan Partisipasi Siswa pada Pembelajaran PJOK SD Negeri 017 Perhentian Luas Suhermon, Suhermon; Agung, Wira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan aplikasi kebugaran dalam meningkatkan partisipasi siswa pada pembelajaran PJOK di Sekolah Dasar Negeri 017 Perhentian Luas. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group, melibatkan 60 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen (30 siswa) yang menggunakan aplikasi kebugaran, dan kelompok kontrol (30 siswa) yang menjalani pembelajaran PJOK tanpa aplikasi. Instrumen penelitian mencakup angket partisipasi siswa dengan skala Likert, observasi langsung untuk mengamati keaktifan siswa, dan log aktivitas aplikasi yang mencatat frekuensi serta durasi penggunaan aplikasi oleh siswa dalam kelompok eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam tingkat partisipasi siswa pada kelompok eksperimen, dengan skor rata-rata partisipasi meningkat dari 2,75 pada pretest menjadi 4,15 pada posttest, sementara kelompok kontrol hanya menunjukkan sedikit peningkatan dari 2,82 menjadi 2,96. Tingkat kehadiran pada kelompok eksperimen juga meningkat dari 82% menjadi 95%, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 83% menjadi 86%. Uji t-test menunjukkan nilai t = 8,21 dengan p < 0,01, yang menegaskan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi kebugaran efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran PJOK, menawarkan pendekatan inovatif yang dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran di sekolah dasar.
Kesadaran Siswa SMA Negeri 1 Bawolato akan Pentingnya Pemanasan untuk Mencegah Cedera Telaumbanua, Morilin; Suhermon, Suhermon
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesadaran siswa SMA Negeri 1 Bawolato tentang pentingnya pemanasan dalam mencegah cedera saat aktivitas olahraga. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kepada pihak sekolah untuk meningkatkan edukasi tentang pemanasan dalam pendidikan jasmani. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi 360 siswa dan sampel 10%, yaitu 36 siswa, yang dipilih secara acak. Instrumen utama yang digunakan adalah kuesioner berbasis skala Likert untuk mengukur pemahaman dan kebiasaan siswa terkait pemanasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 45% siswa yang rutin melakukan pemanasan, sementara 70% dari mereka yang tidak rutin melakukan pemanasan mengalami cedera. Kesimpulannya, kesadaran akan pentingnya pemanasan masih rendah di kalangan siswa, sehingga diperlukan edukasi lebih lanjut untuk mengurangi risiko cedera dan meningkatkan praktik pemanasan yang konsisten.
Development of the Chop Instrument in Table Tennis Suhermon, Suhermon; Arisman, Arisman; Hendryanto, Ferri; Siska, Siska; Tofikin, Tofikin; Indah, Debby
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 5 No 1 (2023): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2023.5.1.9697

Abstract

The purpose of this research is to make a chop meter for table tennis. This research method is research and development or Research and Development (R&D). The population and sample in this study were 20 PTM Pasir Pengaraian table tennis athletes. The research was carried out on February 13, 2023, by giving a questionnaire to 2 media experts and two material experts. The first test of Chop on March 5, 2023, and the second on March 7, 2023, tests the instruments reliability. The Criteria Test uses the results of the jurys assessment in the form of an assessment matrix to be carried out on March 6, 2023, to find the validity of the test. This study involved the first and second test samples of 20 Pasir Pengaraian PTM athletes, using data collection methods with questionnaires and tests. The study results were obtained from material experts 87.70% and 94% (very appropriate) and media experts 91% and 89.80% (decent) validity 0.91 and reliability 0.87, indicating validity and reliability based on the Kirkendall category
Pengembangan Instrumen Pukulan Lob pada Olahraga Bulutangkis Usia 15-18 Tahun Pohan, Hotman Halomoan; Siska, Siska; Suhermon, Suhermon; Arisman, Arisman
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.2056

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah pukulan lob bulutangkis siswa ekstrakurikuler masih kurang maksimal, sarana dan prasarana siswa pada saat praktek juga belum memadai, sehingga mempengaruhui pukulan lob bulutangkis siswa tersebut, tujuan penelitian ini untuk menciptakan terobosan terbaru dalam siswa ekstrakurikuler yang berprestasi yakni dengan melakukan pengembangan instrumen pukulan lob pada olahraga bulutangkis usia 15-18 tahun. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (researce and development/R&D methode). Populasi pada penelitian ini berjumlah 30 orang, Teknik penarikan sampel adalah total sampling yang berjumlah 30 orang. Hasil validasi ahli materi yakni 100% katergori “sangat layak”, sedangkan hasil validasi ahli media yakni 98,55% kategori “sangat layak”, Hasil validitas tes korelasinya adalah 0,836 dengan besarnya kontribusi koefisien determinasinya adalah 69,89, sehingga dengan demikian dapat disimpulkan bahwa instrument tes pukulan lob pada olahraga bulutangkis usia 15-18 tahun tersebut sangat layak untuk digunakan. Kesimpulannya adalah tes tersebut sangat layak untuk digunakan instrument tes pukulan lob pada olahraga bulutangkis usia 15-18 tahun