Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Tingkat Motivasi Berprestasi Atlet Futsal di Akademi SGF Kota Bengkulu Yahya Eko Nopiyanto; Septian Raibowo; Andika Prabowo; Bayu Insanistyo; Herdian Herdian; Ibrahim Ibrahim
Jurnal Patriot Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v5i2.953

Abstract

Masalah: Berbagai permasalahan yang terdapat di Akademi SGF Kota Bengkulu diantaranya adalah atlet belum memiliki target prestasi yang jelas, rendahnya tanggung jawab yang dimiliki oleh atlet untuk mengikuti program latihan yang telah ditetapkan, dan kurangnya disiplin atlet. Tujuan: Mengungkapkan tingkat motivasi berprestasi atlet futsal di Akademi SGF Kota Bengkulu. Metode: Metode yang digunakan deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 25 atlet. Angket digunakansebagai instrumen mengumpulkan data. Standar deviasi idela dan nilai rerata ideal digunakan untuk menganalisis data. Hasil: Terdapat 15 atlet yang memiliki motivasi berprestasi dalam kategori sangat tinggi, 9 atlet memiliki kategori tinggi, 1 atlet memiliki kategori sedang, dan tidak ada atlet yang memiliki motivasi berprestasi dalam ketegori rendah maupun sangat rendah. Kesimpulan: Tingkat motivasi berprestasi atlet futsal di Akademi SGF Kota Bengkulu berada pada kategori sangat tinggi. Kelemahan dalam penelitian ini belum mengugkapkan strategi yang digunakan oleh pelatih maupun atlet dalam meningkatkan dan menjaga konsistensi motivasi berprestasi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menambah referensi bagi khasanah ilmu pengetahuan khususnya mengenai motivasi berprestasi pada atlet futsal. Sehingga, direkomendasikan kepada peneliti selanjutnya untuk mengkaji strategi maupun program latihan keterampilan psikologis maupun mental atlet di Akademi SGF Kota Bengkulu.
Metode Latihan Block Practice vs Random Practice: Perbedaan Pengaruh terhadap Keterampilan Futsal Atlet Air Black Futsal Club Jayapura Ipa Sari Kardi; Ibrahim Ibrahim; I Putu Eka Wijaya Putra
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 4 No 02 (2022): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v4i02.4307

Abstract

Indonesia menduduki peringkat 48 dari 118 negara yang terdaftar di dunia. Hal tersebut menjadi motivasi untuk dapat meningkatkan prestasi futsal dengan mengoptimalkan aspek pendukung seperti penguasaan keterampilan futsal. Namun, beberapa hasil penelitian mengungkapkan bahwa keterampilan futsal masih dominan kategori cukup. Minimnya penguasaan keterampilan futsal menjadi salah satu masalah dalam mencapai prestasi optimal. Selain penyusunan program latihan yang terstruktur dan berkesinambungan, metode latihan yang diterapkan harus tepat dan efisien dalam rangka meningkatkan keterampilan futsal atlet. Oleh karena itu, diperlukan metode dan latihan yang tepat untuk meningkatkan keterampilan futsal, khususnya atlet-atlet yang bergabung di club futsal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Perbedaan pengaruh metode latihan block practice dan random practice terhadap keterampilan futsal; (2) Interaksi metode latihan block practice dan random practice terhadap keterampilan futsal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan factorial 2 x 2. Sampel penelitian berjumlah 22 atlet Air Black Futsal Club Jayapura, yang diambil dengan teknik total sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah ANAVA dua jalur. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan pengaruh metode latihan block practice dan metode latihan random practice yaitu, metode latihan block practice lebih baik, dibandingkan dengan metode latihan random practice dalam meningkatkan keterampilan futsal, (2) Terdapat interaksi metode latihan block practice dan metode latihan random practice terhadap keterampilan futsal.
Menigkatkan daya tahan, kekuatan otot lengan, dan kelincahan atlet pencak silat: studi eksperimen Imbran Ramadhan; Yos Wandik; Miftah Fariz Prima Putra; Ibrahim Ibrahim
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 22, No 4 (2023): Special Issue National Conference: Inovasi Pembelajaran & Kepelatihan Olahraga
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v22i4.16472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan fisik terhadap daya tahan, kekuatan otot lengan dan kelincahan pada atlet pencak silat PSHT Kampung Intaimelyan. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan desain “The One Group Pretest-Posttest Design”. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa pencak silat PSHT Kampung Intaimelyan yang berjumlah 14 siswa. Latihan fisik yang diberikan adalah lari, push-up, dan lari berkelok selama 16 kali pertemuan. Latihan dilakukan tiga kali dalam satu minggu. Instrumen yang digunakan adalah tes lari 2,4 km, push-up, dan shuttle run. Analisis deskriptif dan uji t digunakan dalam studi ini menggunakan bantuan program IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh latihan fisik terhadap daya tahan, kekuatan otot lengan dan kelincahan pada atlet pencak silat PSHT Kampung Intaimelyan. Hal ini dibuktikan dengan didapatnya nilai daya tahan thitung 3,950 > ttabel 2,160 (nilai Sig. 0,000 < 0,05) dan terjadi kenaikan persentase sebesar 24,36%, sehingga Ha diterima. Untuk variabel kekuatan otot lengan ditemukan nilai thitung 6,262 > t tabel 2,160 (nilai Sig. 0,000 < 0,05), dan terjadi kenaikan persentase sebesar 18,36%, sehingga Ha diterima. Pada kelincahan didapat nilai thitung 8,832 > t tabel 2,160 (nilai Sig. 0,000 < 0,05), dan terjadi kenaikan persentase sebesar 13,03%, sehingga Ha diterima.
ANALISIS TINGKAT KECEMASAN PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI DI SMA NEGERI 3 SELUMA Arwin Arwin; Annisa Pramadanita; Yahya Eko Nopiyanto; Andika Prabowo; Septian Raibowo; Ipa Sari Kardi; Ibrahim Ibrahim
Jambura Health and Sport Journal Vol 5, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v5i2.21168

Abstract

Tingkat kecemasan yang tinggi memberikan dampak negatif terhadap performa individu maupun tim. Maka dari itu, diperlukan pemahaman atau pengetahuan mengenai tingkat kecemasan yang dialami oleh seseorang. Dengan mengetahui tingkat kecemasan maka dapat diberikan tindakan preventif atau penanganan yang tepat untuk mereduksi tingkat kecemasan. Artikel ini menganalisis tingkat kecemasan peserta ekstrakurikuler Bola voli di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Seluma. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui derajat kecemasan peserta ekstrakurikuler Bola voli dengan metode survei. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik dan instrumen berupa angket yang dibagikan secara online kepada sampel penelitian. Analisis data secara kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan membuat kategori berdasarkan pada nilai rerata dan standar deviasi. Temuan hasil penelitian membuktikan bahwa kecemasan peserta ekstrakurikuler Bola voli berada pada klasifikasi sedang. Dari hasil penelitian ini menjadi dasar atau pedoman bagi instansi terkait atau pelatih ekstrakurikuler Bola voli untuk mengintegrasikan program latihan fisik dengan program latihan keterampilan psikologis sehingga mampu mereduksi tingkat kecemasan yang dialami oleh peserta ekstrakurikuler.
Kecerdasan emosional atlet futsal putri di klub Abhiseva Kota Bengkulu Ari Sutisyana; Yahya Eko Nopiyanto; Bayu Insanistyo; Nurhidayani Nurhidayani; Ibrahim Ibrahim; Ipa Sari Kardi
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 7, No 2 (2023): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v7i2.7887

Abstract

Kecerdasan emosional menjadi faktor penentu keberhasilan seseorang dalam menekuni cabang olahraga. Namun, penelitian pada topik ini secara kuantitas belum banyak diteliti khususnya pada atlet futsal putri di Abhiseva Kota Bengkulu. Tujuan penulisan artikel ini untuk menganalisis tingkat kecerdasan emosional atlet futsal putri di klub Abhiseva Kota Bengkulu. Data penelitian dikumpulkan menggunakan angket. Data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan nilai standar deviasi ideal dan nilai rerata ideal. Hasil penelitian menggambarkan bahwa tingkat kecerdasan emossional atlet terdiri dari tiga kategori. Sebanyak 3 atlet berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai interval 68-80, 10 atlet berada pada kategori tinggi dengan nilai interval 56-68, dan 3 atlet berada pada kategori sedang dengan nilai interval 44-56, serta tidak ada atlet yang memiliki tingkat kecerdasan emosional pada kategori rendah maupun sangat rendah. Merujuk pada hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa atlet putri di klub Abhiseva Kota Bengkulu memiliki tingkat kecerdasan emosional dengan kategori tinggi.   
Perbedaan respons antara aktivitas aerobik dan aktivitas anaerobik ditinjau dari suhu tubuh, denyut nadi, dan frekuensi nafas Ipa Sari Kardi; Ibrahim Ibrahim; Ansar CS; Yahya Eko Nopiyanto; Rasyidah Jalil
Journal Power Of Sports Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpos.v6i2.18113

Abstract

Jenis aktivitas fisik memengaruhi perubahan-perubahan anatomis dan fisiologis tubuh. Saat beraktivitas fisik baik aerobik maupun anaerobik terjadi peningkatan kebutuhan oksigen yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan energi otot yang bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan antara respons aktivitas aerobik dan aktivitas anaerobik pada mahasiswa FIK Universitas Cenderawasih. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode komparatif. Populasi penelitian ini berjumlah 588 mahasiswa FIK Universitas Cenderawasih. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling yaitu mahasiswa Ilmu Keolahragaan Konsentrasi Kebugaran dengan jumlah 26 mahasiswa (laki-laki: 20 dan perempuan: 6). Sampel dibagi dua kelompok yaitu kelompok aktivitas aerobik 13 mahasiswa dan kelompok aktivitas anaerobik 13 mahasiswa. Aktivitas aerobik yang digunakan yaitu jogging 30 menit dan aktivitas anaerobik yang digunakan yaitu lari sprint. Teknik pengumpulan data meliputi respons denyut nadi, frekuensi napas, dan suhu tubuh. Perhitungan denyut nadi, frekuensi napas, dan suhu tubuh dilakukan pretest dan posttest aktivitas aerobik dan anaerobik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai yang ditinjau dari suhu tubuh nilai sig (2-tailed) 0.015 < 0.05, ditinjau dari denyut nadi nilai sig (2-tailed) 0.001 < 0.05, dan ditinjau dari frekuensi napas nilai sig (2-tailed) 0.015 < 0.05. Berdasarkan hasil yang ditemukan disimpulkan bahwa terdapat perbedaan respons yang signifikan antara aktivitas aerobik dan anaerobik.
Analisis Keterampilan Mengajar Calon Guru Pendidikan Jasmani pada Perkuliahan Microteaching Bayu Insanistyo; Yahya Eko Nopiyanto; Ibrahim Ibrahim; Ipa Sari Kardi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i5.5243

Abstract

Meningkatknya persaingan di dunia kerja harus dibarengi dengan keterampilan yang dimiliki oleh calon pekerja tanpa terkecuali calon guru pendidikan jasmani. Oleh sebab itu, melalui penelitian ini berupaya untuk menganalisis keterampilan dasar mengajar calon guru pendidikan jasmani yang sedang mengikuti perkuliahan microteaching. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dari penelitian ini dikumpulkan dari 9 calon guru pendidikan jasmani yang dipilih secara purposive. Adapun data penelitian dikumpulkan menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara semi terstruktur. Data yang terkumpul dianalisis melalui triangulasi data. Hasil penelitian menggambarkan bahwa calon guru telah mampu menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran, calon guru telah mampu menggunakan media pembelajaran sesuai dengan materi yang disajikan, namun calon guru mengalami hambatan untuk menyampaikan materi pembelajaran secara variatif. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa calon guru telah memiliki keterampilan dasar mengajar dengan kategori sedang. 
THE TRAINING ON THE APPLICATION OF KINESIOTAPING COMBINED WITH CONTRACT RELAX AS A PREVENTIVE AND REHABILITATIVE MEASURE FOR SPORTS INJURIES ipa sari kardi; I Putu Eka Wijaya; Saharuddin Ita; Ari Sapti Mei Leni; Ibrahim; Baharuddin Hasan; Dewi Nurhidayah; Ansar CS; Yahya Eko Nopiyanto
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): NOPEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v2i2.1136

Abstract

The problems experienced by PPLP/D Papua athletes is sports injuries which limit athletes in running an optimal training program. The dense and heavy training program causes a tendency for sports injuries to occur. The purpose of this community service is to upgrade knowledge and skills on how to install kinesiotaping and contract relax as an effort to preventive and rehabilitative sports injuries. The method used is training with the flow of delivering material and demonstration. Population in this community service are PPLP/D Papua athletes with a total of 98 athletes. The sample used was 60 athletes from 12 sports. The results obtained are an increase in PPLP/D athletes' knowledge about kinesiotaping and contract relax, the dominant pretest results of the very low category 53 athletes (88.3%) become the dominant category of very high 19 athletes (31.7%), high category 18 athletes (30%), and medium category 18 athletes (30%). The results of the t test analysis (paired sample test) found the sig value (2-tailed) = 0.001 <0.05. Based on the results obtained, it can be concluded that the training provided has a positive impact on PPLP/D Papua athletes in terms of increasing knowledge about the application of kinesiotaping and contract relax as preventive and rehabilitative sports injuries.
MENINGKATKAN MINAT BEROLAHRAGA MELALUI SOSIALISASI PERMAINAN SEPAK TAKRAW DI SD NEGERI 106 KOTA BENGKULU Yahya Eko Nopiyanto; Dian Pujianto; Khaton Bagus Phambudi; Septian Raibowo; Rasyono; Ipa Sari Kardi; Ibrahim; Ansar CS; Cahyo Wibowo
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i1.24858

Abstract

The goal to be achieved in this community service activity is to introduce the sport of takraw and increase student interest in playing takraw. The method used to achieve the objectives of community service activities consists of various stages including investigation, preparation and planning, action, and reflection. The location where the community service activities were carried out was SD Negeri 106 Bengkulu City. Partners or activity participants consisted of 36 students, with male students and female students. A questionnaire is an instrument used to determine the level of student interest in playing takraw. Data analysis used percentage techniques and categorization based on the average value of the participants. The indicator of achievement in this activity is that at least 80% of partners have an interest level in the good category. The results of the data analysis showed that after the community service activities were carried out, 80% of the participants were able to recognize the sport of takraw, and as many as 83% of partners had an interest in playing takrwa in the good category. So it can be concluded that this service activity meets the predetermined success indicators.  ---  Tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah mengenalkan olahraga permainan sepak takraw dan meningkatkan minat siswa untuk bermain sepak takraw. Metode yang digunakann untuk mencapai tujuan kegiatan pengabdian terdiri dari berbagai tahapan diantaranya adalah investigasi, persiapan dan perencanaa, aksi, dan refleksi. Lokasi yang menjadi temoat pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah SD Negeri 106 Kota Bengkulu. Mitra atau peserta kegiatan terdiri dari 36 siswa, dengan siswa putra dan siswa putri. Angket sebagai instrumen yang digunakan untuk mengetahui tingkat minat siswa dalam bermain olahraga sepak takraw. Analisis data menggunakan teknik persentase dan pengkategorian berdasarkan nilai rerata peserta. Indikator ketercapain dalam kegiatan ini adalah terdapat minimal 80% mitra memiliki tingkat minat berada pada kategori baik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian terdapat 80% peserta mampu mengenal olahraga olahraga sepak takraw, dan sebanyak 83% mitra memiliki minat berolahraga sepak takrwa dalam kategori baik. Dari hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini memenuhi indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.      
Analysis of Physical Education Students' Learning Obstacles in basic Research Course Yahya Eko Nopiyanto; Yarmani; Tono Sugihartono; Arwin Arwin; Syafrial Syafrial; Ari Sutisyana; Dian Pujianto; Andika Prabowo; Ipa Sari Kardi; Ibrahim Ibrahim; Cahyo Wibowo; Arief Ibnu Haryanto; Rasyono Rasyono
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 8 No 1 (2024): MARCH
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v8i1.31781

Abstract

Obstacles in the learning process need to be an important concern for every lecturer in charge of the subject. Therefore, the purpose of this research is to reveal the learning barriers of physical education students in attending basic research lectures. The qualitative descriptive method is implemented to achieve research objectives. A total of 43 physical education students were involved in this study as subjects who provided the required information. Instruments consisting of observation, documentation, and semi-structured interviews are used to collect the required data. Analysis of the collected data using data triangulation. The results of the study stated that students experienced obstacles in attending basic research lectures, especially in the section on compiling research backgrounds and conducting research data analysis.