Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi TSS (True Shallot Seed) Dalam Budidaya Bawang Merah Di Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga Manan, Abdul; Soesanto, Loekas; Mugiastuti, Endang; Rahayuniati, Ruth Feti
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16449

Abstract

Background: Budidaya bawang merah pada umumnya menggunakan umbi sebagai bibit. Umbi bibit ini memiliki banyak kekurangan sehingga efisiensinya rendah, oleh karena itu perlu digunakan teknologi bibit alternatif. True Shallot Seed merupakan benih yang dihasilkan bawang merah yang mempunyai potensi tinggi untuk digunakan sebagai materi tanam. Namun demikian, teknologi terbebut belum diadopsi petani mitra. Tujuan dari kegiatan adalah: mensosialisasi teknologi TSS dalam buidaya bawang merah, meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tanaman, serta meningkatkan pendapatan petani melalui peningkatan efisiensi usaha tani. Metode: Petani mitra peserta kegiatan adalah anggota kelompok tani “Cipta Utama” Desa Cendana Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga. Metode yang digunakan adalah alih teknologi melalui pendidikan dan pelatihan Peningkatan pengetahuan dievaluasi berdasarkan nilai pretest dan posttest, sedangkan peningkatan ketrampilan dievaluasi dengan mengamati jumlah petani yang mampu menerapkan teknologi. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa, terjadi peningkatan pengetahuan petani tentang potensi TSS dalam budidaya bawang merah sebesar 84,07%, serta peningkatan ketrampilan dalam pemanfaatan TSS dalam budidaya bawang merah sebesar 72,75 %. Kesimpulan: Hasil kegitan Sosialisasi pemanfaatan teknologi TSS dalam budidaya bawang merah berjalan dengan baik.
Teknologi Pembuatan Metabolit Sekunder Agens Hayati Secara Sederhana Untuk Mengendalikan Penyakit Karat Merah Rahayuniati, Ruth Feti; Manan, Abdul; Mugiastuti, Endang; Soesanto, Loekas
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.17216

Abstract

Pendahuluan: Penyakit karat merah pada tanaman buah dan tanaman keras menyebabkan penurunan kualitas dan kuantitas hasil panen. Penggunaan pestisida kimia secara tidak bijak berisiko menimbulkan residu berbahaya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani tentang organisme pengganggu tanaman (OPT) hortikultura tahunan serta keterampilan membuat biopestisida berbasis metabolit sekunder dari agensia hayati. Metode: Sasaran kegiatan adalah Gapoktan Berkah Abadi di Desa Pagerandong, Kecamatan Mrebet, Purbalingga. Teknologi ditransfer melalui pendidikan dan pelatihan pembuatan metabolit sekunder dari agensia hayati secara sederhana. Hasil: Kegiatan berhasil meningkatkan pengetahuan petani tentang OPT dan pengendaliannya. Petani juga mampu memproduksi metabolit sekunder secara mandiri. Kesimpulan: Sosialisasi meningkatkan pengetahuan petani lebih dari 75%, dan pelatihan meningkatkan keterampilan dalam memperbanyak Trichoderma sp., serta membuat biopestisida dan metabolit sekunder.
Pendampingan Demplot Teknik Budidaya Bawang Merah pada Musim Hujan Secara Ramah Lingkungan Manan, Abdul; Soesanto, Loekas; Mugiastuti, Endang; Rahayuniati, Ruth Feti
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.13551

Abstract

Background: Shallot cultivation in the rainy season faces the constraints of more severe plant disease problems. Utilization of mixed biopestisda Trichoderma harzianum, Bacillus sp. B8 and Pseudomonas flourescens P8 as well as proper cultivation techniques have not been adopted by farmers. It is necessary to assist farmers in implementing the technology The objectives of the activity are: assisting farmers in implementing the shallot cultivation technology package appropriately, increasing the quantity and quality of crop production, and increasing farmers' income through increasing farm efficiency. Method: The farmers participating in the activity are members of the farmer group "Lestari" Tambak Sogra Village, Sumbang District, Banyumas Regency. Technology transfer method through demplot assistance. The biopesticide technology package and environmental manipulation are compared to the conventional package of synthetic chemical pesticides. Data on the growth and yield of technological plot crops compared to conventional plots. The large number of farmers who can independently apply the technology is observed.  Results: mentoring activities showed that farmer group members were able to independently implement technology packages. The use of biopesticides and proper cultivation techniques can produce growth and yield equivalent to the use of synthetic chemical pesticides. Conclusion: 80% partner farmers can apply technology packages, the use of biopesticides is able to substitute the use of synthetic chemical pesticides, technology packages are able to increase 5.9% of shallot bulbs and reduce 75% production costs.