Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN LARI ANGKAT PAHA TERHADAP PRESTASI LARI SPRINT 100 METER PADA SISWA PUTRA KELAS VIII SMP NEGERI 3 WOHA KABUPATEN BIMA Udin, Salah; M.Or, Irfan
JSES : Journal of Sport and Exercise Science Vol 3, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v3n1.p09-13

Abstract

Masalah yang ingin dipecahkan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan lari angkat paha terhadap prestasi lari sprint 100 meter pada siswa SMP Negeri 3 Woha Kabupaten Bima. Dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan tes keterampilan. Teknik analisis data menggunaka rumus t-test. Penelitian ini menghasilkan nilai t-hitung lebih besar dari angka penolakan hipotesis nol (2,868 < 2,074). Hal ini berarti nilai t hitung tersebut signifikan, dengan demikian hipotesis nol ditolak dan  alternatif diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh latihan lari angkat paha terhadap prestasi lari sprint 100 meter pada siswa putra SMP Negeri 3 Woha Kabupaten Bima.
PENGARUH METODE LATIHAN PLYOMETRICS LARI LOMPAT RINTANGAN TERHADAP PENINGKATAN HASIL LOMPAT JAUH DITINJAU DARI RASIO PANJANG TUNGKAI DAN TINGGI BADAN M.Or, Irfan; Salahudin, Salahudin
JSES : Journal of Sport and Exercise Science Vol 3, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v3n1.p14-22

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk adalah untuk mengetahui pengaruh antara metode latihan plyometrics lari lompat rintangan terhadap peningkatan hasil lompat jauh dan adakah perbedaan peningkatan hasil lompat jauh antara mahasiswa yang memiliki rasio panjang tungkai dan tinggi badan tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Postest Design. Penarikan Sampel menggunakan Purposive Random Sampling berjumlah 60 orang mahasiswa. Hasil penelitian ditemukan ada perbedaan pengaruh yang signifikan metode latihan terhadap peningkatan lompat jauh t-hitung 1,28 < t-tabel 1,671, artinya t-hitung lebih kecil dari pada t-tabel dengan taraf signifikan 0,05. Serta ada perbedaan pengaruh lompat jauh yang signifikan yang memiliki rasio panjang tungkai dan tinggi badan tinggi rata-rata 0,62, sedang dengan rata-rata berjumlah 0,51, dan rendah rata-rata berjumlah 0,69. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh mentode latihan plyometrik lari lompat dan rasio panjang tungkai serta tinggi badan terhadap peningkatan hasil lompat jauh.
Students’ learning creativity by the implementation of contextual-based learning in the subject of natural science Fifi Faridah; Salahudin Salahudin; Mariamah Mariamah; Muhamad Ajwar
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 5 (2021): November 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.696 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i5.2828

Abstract

One of the competencies needed by students in understanding science concepts is learning creativity. Reality shows that science learning in schools still experience various obstacles. One of which is the low learning creativity of students. The purpose of this study is to develop student learning creativity through contextual-based science learning. This study is an experimental study with a research sample consisting of two classes. The instrument used to measure students' learning creativity was an essay test. The data analysis used was t-test. The results of the analysis obtained a significant value (2-tailed) of 0.000, in the value was less than 0.05, so it is concluded that Ho is rejected or Ha is accepted, which interprets that the application of contextual-based learning can increase student learning creativity.
Guru Penjaskesrek Perlu Memahami Agama Islam: Integrasi Pendidikan Agama Islam Dalam Pendidikan Jasmani Salahudin Salahudin; Rabwan Satriawan
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 3 No 02 (2021): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v3i02.3547

Abstract

Bangsa indonesia memiliki kurikulum 13 yang merupakan perwujudan harapan kembalinya prilaku yang baik dalam diri generasi muda, Kurikulum ini menekankan pembentukan karakter. Sistem penyajian pelajaran dibuat integratif sehingga semua jenis pelajaran diintegrasikan dengan nilai-nilai moral agama, termasuk dalam pelajaran pendidikan jasmani. Penerapan Kurikulum 2013, terutama dalam pelajaran Penjaskesrek membutuhkan guru yang memiliki berkompeten baik secara jasmani dan rohani. Adapun metode penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaan yaitu berisi teori teori yang relevan dengan masalah – masalah penelitian, penelitian ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada guru penjas bahwa dia tidak hanya harus menguasai Penjaskesreknya, tetapi juga mampu mengintegrasikannya dengan nilai- nilai moral agama islam dan memberikan motivasi kepada guru penjas agar mempelajari agama disamping ilmu tentang penjas itu sendiri. Guru Penjaskesrek perlu memahami konsep-konsep agama islam yang berhubungan dengan Penjaskesrek agar dapat mengajarkan Penjaskesrek yang integratif, tepat pada sasaran pembentukan prilaku insan yang berjiwa cerdas secara jasmani dan rohani. Untuk mencapai kompetensi yang demikian. Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi pun menjadi mata kuliah yang penting bagi mahasiswa di fakultas-fakultas penjaskesrek. Untuk itu, integrasi Pendidikan Agama Islam dalam Penjaskesrek perlu dimulai sejak calon guru berada di perguruan tinggi, yaitu dengan memberikan perkuliahan pendidikan agama islam yang tidak berdiri sendiri, tetapi integratif dengan Penjaskesrek supaya guru tidak hanya memberikan nilai olahraga saja, namun memberikan juga nilai-nilai agama yang baik sesuai dengan cita-cita bangsa dan agama.
Pelatihan Pembelajaran Al-Qur’an Mahasiswa Penjaskesrek Dengan 7 Lagu Tilawah Pada Program Iklim Zikir Hari Jum’at STKIP Taman Siswa Bima Salahudin Salahudin; Muhammad Muhammad; Shutan Arie Shandi
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Januari - Juni 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v2i1.109

Abstract

Pelatihan ini berangkat dari gemarnya program iklim zikir yang dilakukan oleh kampus STKIP Taman siswa bima, Lagu yang di gunakan adalah lagu dalam Tilawah. Selain itu mahasiswa penjaskesrek tersebut mempunyai prestasi dalam bidang Tilawatil Qur’an dan mewujudkan kampus yang beradab serta memiliki skil. Pelatihan pembelajaran membaca al-Qur’an dengan lagu tilawah adalah proses belajar dan mengajar antara guru dan peserta didik untuk mencapai tujuan berupa membaca al-Qur’an dengan lagu-lagu tilawah Qur’an yang terdiri dari lagu Bayyati, lagu Shoba, lagu Hijas, lagu Nahawan, lagu Sika, lagu Rasta Alan Nawa, lagu Jiharka, lagu Banjaka, dan lagu Bayyati  yang diadakan di luar jam perkuliahan. Jenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif deskriptif. mengambil lokasi penelitian di STKIP Taman siswa bima. Pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggali sumber dari ketua prodi penjaskesrek, dan guru pembelajaran Tilawah Qur’an. Analisis yang digunakan dengan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran membaca al-Qur’an dengan lagu tilawah pada mahasiswa penjaskesrek materi yang digunakan adalah makro tilawah Q.S al-Baqarah: 1-7 dengan sistem yang diterapkan adalah klasikal dan individual, metode demonstrasi, metode drill, metode sorogan, metode ceramah, dan metode pemberian tugas. Lagu yang dipelajari adalah lagu Tilawah bayyati, hijaz, nahawan, dan rost. Evaluasi dilaksanakan setiap jum’at dalam bentuk pre test dan evaluasi harian.
KEEFEKTIFAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN MINAT BELAJAR MAHASISWA Salahudin Salahudin; Subhan Subhan; Mariamah Mariamah
Indonesian Journal of Education and Learning Vol 5, No 2 (2022): Indonesian Journal of Education and Learning
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v5i2.5205

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki mahasiswa sebagai calon guru. Mahasiswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah yang baik akan mampu memberikan solusi yang tepat terhadalap persoalan yang dihadapi. Namun kenyataan yang terjadi bahwa masih ditemukan mahasiswa semester I Jurusan PGSD di STKIP Taman siswa Bima dengan kemampuan pemecahan masalah yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah dan minat belajar mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian two group pretest-posttest non equivalen. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa PGSD semester I yang terdiri dari tiga kelas di kampus II dan delapan kelas kampus I. Sampel penelitian dipilih dua kelas secara random dari populasi yang berjumlah sebelas kelas. Satu kelas untuk kelas eksperimen dengan diterapkan pembelajaran PBL dan satu kelas sebagai kelas kontrol (pembelajaran seperti bisa dengan menerapkan metode ceramah). Adapun instrument yang digunakan untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah adalah instrument tes berbentuk esay, sedangkan untuk mengukur minat belajar mahasiswa dengan menggunakan angket. Analisis data hasil penelitian menggunakan uji-t pada taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai signifikan dari Pillai's Trace, Wilks' Lambda, Hotelling's Trace, dan Roy's Largest Root sebesar 0,000 dan lebih kecil dari 0,05 untuk aspek minat maupun pemecahan masalah. Maka dapat disimpulkan bahwa PBL efektif ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah dan minat belajar mahasiswa. Abstract Problem solving ability is one of the important skills that must be possessed by students as prospective teachers. Students who have good problem-solving skills will be able to provide appropriate solutions to the problems at hand. However, the reality is that the first semester students of the PGSD Department at STKIP Taman, Bima students still found students with poor problem-solving skills. This study aims to determine the effectiveness of PBL learning on problem solving abilities and student interest in learning. This research is a quasi-experimental research using a non-equivalent two-group pretest-postotest research design. The population of this study were all first semester PGSD students consisting of three classes on campus II and eight classes on campus I. Two classes were selected randomly from a population of eleven classes. One class is for the experimental class and PBL learning is applied and one class is the control class (learning can be done by applying the lecture method). The instrument used to measure problem solving ability is an essay-shaped test instrument, while to measure student interest in learning using a questionnaire. Analysis of research data using t-test at a significant level of 5%. The results showed that the significant value of Pillai's Trace, Wilks' Lambda, Hotelling's Trace, and Roy's Largest Root was 0.000 and less than 0.05 for aspects of interest and problem solving. So it can be concluded that PBL is effective in terms of problem solving abilities and student interest in learning.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MAHASISWA STKIP TAMAN SISWA BIMA Muhammad Muhammad; Salahudin Salahudin
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 6 No 2 (2022): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i2.1089

Abstract

Problem based learning merupakan proses pembelajaran yang mengfokuskan pada masalah dan siswa memecahkan secara bersama atas pendampingan dari pendidiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan atau menceritakan cara penerapan model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam upaya memperbaiki proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian dilaksanakan di STKIP Taman Siswa Bima. Pada penelitian ini, dilakukan empat rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam siklus berulang yaitu perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflection). Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan. Data yang terkumpul, kemudian dianalisis, analisis data pada aspek kognitif digunakan gain skor. Berdasarkan hasil penelitian nilai tes akhir mata pelajaran PAI pada siklus I sebesar 46,9 dan N-gainna sebesar 0.29, sedangkan rata-rata nilai tes akhir mata pelajaran PAI pada siklus II sebesar 71,05 n N-gainnya sebesar 0,31. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dianggap berhasil dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik, karena telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.
Guru Penjaskesrek Perlu Memahami Agama Islam: Integrasi Pendidikan Agama Islam Dalam Pendidikan Jasmani Salahudin Salahudin; Rabwan Satriawan
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 3 No 02 (2021): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v3i02.3547

Abstract

Bangsa indonesia memiliki kurikulum 13 yang merupakan perwujudan harapan kembalinya prilaku yang baik dalam diri generasi muda, Kurikulum ini menekankan pembentukan karakter. Sistem penyajian pelajaran dibuat integratif sehingga semua jenis pelajaran diintegrasikan dengan nilai-nilai moral agama, termasuk dalam pelajaran pendidikan jasmani. Penerapan Kurikulum 2013, terutama dalam pelajaran Penjaskesrek membutuhkan guru yang memiliki berkompeten baik secara jasmani dan rohani. Adapun metode penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaan yaitu berisi teori teori yang relevan dengan masalah – masalah penelitian, penelitian ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada guru penjas bahwa dia tidak hanya harus menguasai Penjaskesreknya, tetapi juga mampu mengintegrasikannya dengan nilai- nilai moral agama islam dan memberikan motivasi kepada guru penjas agar mempelajari agama disamping ilmu tentang penjas itu sendiri. Guru Penjaskesrek perlu memahami konsep-konsep agama islam yang berhubungan dengan Penjaskesrek agar dapat mengajarkan Penjaskesrek yang integratif, tepat pada sasaran pembentukan prilaku insan yang berjiwa cerdas secara jasmani dan rohani. Untuk mencapai kompetensi yang demikian. Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi pun menjadi mata kuliah yang penting bagi mahasiswa di fakultas-fakultas penjaskesrek. Untuk itu, integrasi Pendidikan Agama Islam dalam Penjaskesrek perlu dimulai sejak calon guru berada di perguruan tinggi, yaitu dengan memberikan perkuliahan pendidikan agama islam yang tidak berdiri sendiri, tetapi integratif dengan Penjaskesrek supaya guru tidak hanya memberikan nilai olahraga saja, namun memberikan juga nilai-nilai agama yang baik sesuai dengan cita-cita bangsa dan agama.
Analisis Minat Siswa dalam Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Atletik Lari Sprint Kabupaten Bima Salahudin Salahudin; Rusdin Rusdin; Almuhajirin Almuhajirin
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v13i1.1018

Abstract

Hasil penelitian menunjukan bahwa minat siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler atletik kelas III, IV, V, VI SDN Inpres Diha berada pada kategori sedang. Adapun metode yang digunakan pada penelititian ini yaitu analisis instrumen observasi serta instrumen angket yang di isi oleh siswa yang dimana kedua instrumen ini menggunakan skala likert. Dalam penelitian ini memfokuskan pada minat siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler lari jarak pendek. Berdasarkan hasil pengisian angket ditemukan siswa yang berada pada kategori tinggi sebanyak 42%, kategori sedang sebanyak 57% sementara kategori rendah 0%. Sedangkan hasil pengisian instrumen observasi diperoleh siswa yang berada pada kategori tinggi sebanyak 14%, kategori sedang sebanyak 85% dan kategori rendah 0%.
Penerapan Nilai-Nilai Agama Islam dalam Kegiatan Olahraga Salahudin Salahudin
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v12i2.1134

Abstract

Menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam olahraga memiliki peranan signifikan dalam membentuk karakter atlet yang baik dan tangguh. Penelitian ini merupakan menelitian studi literatur yang bertujuan menganalisis berbagaimacam literatur yang ada. Beberapa nilai-nilai islami yang dapat diterapkan dalam konteks olahraga mencakup keyakinan dan ketaqwaan kepada Allah, kedisiplinan, kerja keras dan ketekunan, kepedulian sosial, keadilan, kesabaran dan ketenangan batin, serta sikap rendah hati. Dengan mengaplikasikan nilai-nilai agama Islam dalam olahraga, atlet dapat mengembangkan karakter yang sehat dan positif, serta ikut membantu menciptakan suasana harmonis dan damai di dunia olahraga. Selain itu, nilai-nilai agama Islam juga mampu membantu atlet dalam menghadapi tantangan dan ujian ketika berkompetisi, serta menjaga fokus dan menghargai fair play dalam olahraga. Oleh karena itu, bagi atlet Muslim, sangat penting untuk mempelajari dan menerapkan nilai-nilai agama Islam dalam konteks olahraga. Hal ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kinerja atlet, tetapi juga memperkuat karakter pribadi dan keislaman atlet.