Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Preliminary Design Pada Perancangan Merchandise Resmi Untuk Revenue Generated ITS Sebagai PTNBH Ramadhani, Nugrahardi; Setyadi, Denny Indrayana; Alamin, Rabendra Yudistira; Prasetyo, Didit
Jurnal Bahasa Rupa Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Bahasa Rupa April 2018
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/bahasarupa.v1i2.234

Abstract

The Revenue Generated ITS program as part of ITS Strategic Plan of PTNBH 2015-2019 provides a new challenge for ITS to develop business programs that departs from the intellectual result of all academic community. One of the opportunities that can be initiated is the development of official ITS merchandise products as a commercial product of ITS. ITS Merchandise product development efforts has been finding a variety of obstacles, ranging from inconsistencies between the products with each other, the quality of the existing product quality, up to the quality of the resulting product ideas. ITS Merchandise product development efforts are considered very urgent to be done immediately to see the high demand for ITS official merchandise products for various ITS activities. The method used in this research is the method of designing product design variants. Some stages of research include: (1) identification of design typology merchandise; (2) identification of consumers and product needs of ITS Merchandise; (3) Mapping merchandise product categories; (4) Development of product design merchandise variant; (5) Materials analysis and merchandise ITS Design Form; (6) Sampling of 1 prototype product; (7) Preparation of ITS Merchandise Product Design Guidelines. The approach used in variant product development in this research is ‘morphological chart’. The results to be achieved in this research is the identification of ITS Merchandise product line and its implementation, and A guide to merchandise product design development at production stage.
‘Sarimin’ Game Petualangan Adaptasi Webtoon Dengan Konsep Discovering The Mythical Creatures Ramadhani, Nugrahardi; Baswedan, Annisa Dhia
Jurnal Bahasa Rupa Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Bahasa Rupa Oktober 2021
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/bahasarupa.v5i1.843

Abstract

This research focused on designing a webtoon adaptation game "Sarimin" based on Indonesian mythical creatures. The purpose of this paper is to introduce various Indonesian mythical creatures as the preservation and appreciation of local mythical culture from the positive side through the player's point of view as Sarimin, who is the personification of the white monkey djinn and the main character of the webtoon 'Sarimin'. The design methods used were literature study, observation of historical physical relics, experimental studies, interviews with game developers, prototyping, and testing. Based on the research results, the "Discovering The Mythical Creatures" design concept was created where players would explore the levels and be introduced to Indonesian mythical creatures and their stories related to the story from the webtoon 'Sarimin' with adventure-platformer gameplay.
EDUKASI IMUNITAS REMAJA PADA MUSIM PANCAROBA MELALUI MEDIA MOTION COMIC DALAM FORMAT WEBTOON Susanto, Tania Andini; Prasetyo, Didit; Ramadhani, Nugrahardi
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 11 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunitas berperan penting dalam melindungi tubuh dari patogen penyebab penyakit. Di Indonesia, musim pancaroba yang disertai cuaca ekstrem dan perubahan suhu dapat menurunkan daya tahan tubuh. Akibatnya, masyarakat usia produktif yang aktif di luar ruangan dan sering bersosialisasi berisiko tinggi terkena penyakit. Edukasi mengenai imunitas di musim pancaroba menjadi penting dan dapat dimulai dari usia awal masyarakat produktif, yaitu remaja usia 15-18 tahun. Perancangan ini bertujuan untuk merancang media edukatif berupa motion comic untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang pentingnya menjaga imunitas tubuh untuk menghadapi musim pancaroba. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah studi literatur, studi eksisting, wawancara ahli pada dokter, komikus, dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya, serta penyebaran kuesioner kepada segmen target. Dilanjutkan dengan studi ekperimental yang dievaluasi oleh narasumber ahli dan diujikan kepada remaja usia 15-18 tahun. Perancangan ini menghasilkan prototipe motion comic dengan format Webtoon yang mengeksekusi tiga episode pertama dengan pembahasan imunitas melalui penyakit influenza. Perancangan ini menunjukkan potensi media motion comic sebagai sarana edukasi kesehatan yang menarik dan mudah dipahami oleh remaja. Dari hasil yang diperoleh, terdapat peningkatan pemahaman materi sebanyak 20%, yaitu dari nilai rata-rata 56,4 ke 72,2.
ANIMASI INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA EDUKASI SEKSUAL ANAK USIA DINI DI INDONESIA Selamat, Sheilya Chuangda; Ramadhani, Nugrahardi; Prasetyo, Didit
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 11 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya kasus anak sebagai korban kekerasan seksual di Indonesia menunjukan pentingnya Pendidikan seksual meskipun isu tersebut masih dianggap tabu di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk merancang animasi interaktif sebagai media pendamping orang tua untuk mengajarkan Pendidikan seksual pada anak berusia 4-6 tahun. Perancangan ini dilaksanakan dengan metode Kualitatif menggunakan studi literatur, studi eksisting, studi komparatif, studi target audiens, studi eksperimental, dan depth interview dengan ahli psikologi, pengasuhan, dan ahli dalam bidang animasi, serta user testing dengan menggunakan kuesioner yang diberikan pada orang tua generasi Y yang memiliki anak usia dini. Temuan ini menunjukkan bahwa animasi interaktif, yang menampilkan karakter yang menarik dan narasi yang sederhana, dapat secara efektif menjembatani kesenjangan komunikasi antara orang tua dan anak-anak, membuat topik yang kompleks lebih mudah dipahami. Kesimpulan yang diambil dari penelitian ini adalah bahwa animasi interaktif dapat berfungsi sebagai media yang efektif untuk mendukung orang tua dalam mendidik anak-anak mereka tentang isu-isu seksual, sehingga berkontribusi positif terhadap pencegahan kejahatan seksual terhadap anak.