Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

‘Sarimin’ Game Petualangan Adaptasi Webtoon Dengan Konsep Discovering The Mythical Creatures Ramadhani, Nugrahardi; Baswedan, Annisa Dhia
Jurnal Bahasa Rupa Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Bahasa Rupa Oktober 2021
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/bahasarupa.v5i1.843

Abstract

This research focused on designing a webtoon adaptation game "Sarimin" based on Indonesian mythical creatures. The purpose of this paper is to introduce various Indonesian mythical creatures as the preservation and appreciation of local mythical culture from the positive side through the player's point of view as Sarimin, who is the personification of the white monkey djinn and the main character of the webtoon 'Sarimin'. The design methods used were literature study, observation of historical physical relics, experimental studies, interviews with game developers, prototyping, and testing. Based on the research results, the "Discovering The Mythical Creatures" design concept was created where players would explore the levels and be introduced to Indonesian mythical creatures and their stories related to the story from the webtoon 'Sarimin' with adventure-platformer gameplay.
EDUKASI IMUNITAS REMAJA PADA MUSIM PANCAROBA MELALUI MEDIA MOTION COMIC DALAM FORMAT WEBTOON Susanto, Tania Andini; Prasetyo, Didit; Ramadhani, Nugrahardi
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 11 No. 03 (2025): Vol. 11 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v11i03.11338

Abstract

Imunitas berperan penting dalam melindungi tubuh dari patogen penyebab penyakit. Di Indonesia, musim pancaroba yang disertai cuaca ekstrem dan perubahan suhu dapat menurunkan daya tahan tubuh. Akibatnya, masyarakat usia produktif yang aktif di luar ruangan dan sering bersosialisasi berisiko tinggi terkena penyakit. Edukasi mengenai imunitas di musim pancaroba menjadi penting dan dapat dimulai dari usia awal masyarakat produktif, yaitu remaja usia 15-18 tahun. Perancangan ini bertujuan untuk merancang media edukatif berupa motion comic untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang pentingnya menjaga imunitas tubuh untuk menghadapi musim pancaroba. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah studi literatur, studi eksisting, wawancara ahli pada dokter, komikus, dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya, serta penyebaran kuesioner kepada segmen target. Dilanjutkan dengan studi ekperimental yang dievaluasi oleh narasumber ahli dan diujikan kepada remaja usia 15-18 tahun. Perancangan ini menghasilkan prototipe motion comic dengan format Webtoon yang mengeksekusi tiga episode pertama dengan pembahasan imunitas melalui penyakit influenza. Perancangan ini menunjukkan potensi media motion comic sebagai sarana edukasi kesehatan yang menarik dan mudah dipahami oleh remaja. Dari hasil yang diperoleh, terdapat peningkatan pemahaman materi sebanyak 20%, yaitu dari nilai rata-rata 56,4 ke 72,2.
ANIMASI INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA EDUKASI SEKSUAL ANAK USIA DINI DI INDONESIA Selamat, Sheilya Chuangda; Ramadhani, Nugrahardi; Prasetyo, Didit
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 11 No. 03 (2025): Vol. 11 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v11i03.11339

Abstract

Tingginya kasus anak sebagai korban kekerasan seksual di Indonesia menunjukan pentingnya Pendidikan seksual meskipun isu tersebut masih dianggap tabu di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk merancang animasi interaktif sebagai media pendamping orang tua untuk mengajarkan Pendidikan seksual pada anak berusia 4-6 tahun. Perancangan ini dilaksanakan dengan metode Kualitatif menggunakan studi literatur, studi eksisting, studi komparatif, studi target audiens, studi eksperimental, dan depth interview dengan ahli psikologi, pengasuhan, dan ahli dalam bidang animasi, serta user testing dengan menggunakan kuesioner yang diberikan pada orang tua generasi Y yang memiliki anak usia dini. Temuan ini menunjukkan bahwa animasi interaktif, yang menampilkan karakter yang menarik dan narasi yang sederhana, dapat secara efektif menjembatani kesenjangan komunikasi antara orang tua dan anak-anak, membuat topik yang kompleks lebih mudah dipahami. Kesimpulan yang diambil dari penelitian ini adalah bahwa animasi interaktif dapat berfungsi sebagai media yang efektif untuk mendukung orang tua dalam mendidik anak-anak mereka tentang isu-isu seksual, sehingga berkontribusi positif terhadap pencegahan kejahatan seksual terhadap anak.
PENGUATAN LITERASI KESEHATAN MELALUI MEDIA FILM DOKUMENTER PARTISIPATORI UNTUK ADVOKASI SANITASI LAYAK DI PEMUKIMAN PESISIR KOTA SURABAYA Nugrahardi Ramadhani; Didit Prasetyo Didit Prasetyo; Kartika Kusuma Wardani; Tedi Mursalat Farqo; Yosia Enggar Kurniawan; Imam Wahyudi Farid; Mochamad Hariadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v6i1.38496

Abstract

Sanitasi layak merupakan prasyarat utama kesehatan masyarakat dan bagian dari target Sustainable Development Goals (SDGs) poin 6, namun implementasinya di kawasan pesisir Surabaya masih menghadapi kesenjangan antara kebijakan dan praktik masyarakat, terutama pada pengelolaan sampah domestik dan limbah cair rumah tangga. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan melalui media film dokumenter partisipatori sebagai instrumen edukasi dan advokasi sanitasi berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan masyarakat pesisir dan pemangku kepentingan, serta participatory video making yang melibatkan warga secara aktif dalam proses produksi media. Kegiatan diseminasi dilakukan melalui screening film kepada sekitar 50–60 peserta yang terdiri dari kader lingkungan, karang taruna, dan perwakilan masyarakat wilayah Surabaya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap isu sanitasi pesisir, terutama terkait bahaya limbah domestik seperti popok sekali pakai yang berkontribusi hingga 31% pencemar sungai, serta meningkatnya partisipasi warga dalam diskusi dan praktik pengelolaan sampah rumah tangga pasca pemutaran film. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dan triangulasi sumber melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi visual kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa media dokumenter partisipatori efektif sebagai instrumen komunikasi kesehatan lingkungan sekaligus alat advokasi kebijakan sanitasi berbasis komunitas di kawasan pesisir perkotaan.
Initial Effectiveness of Instagram Reels-Based Motion Graphics for Introducing Ludruk to Generation Z Ramadhani, Nugrahardi; Prasetyo, Didit; Wardani, Kartika Kusuma; Farqo, Tedi Mursalat; Raihana, Adisa Salma
JPI: Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v6i1.2080

Abstract

Ludruk, a traditional theatrical art form from East Java, is increasingly marginalized among younger audiences, particularly Generation Z, whose media consumption is shaped by short, visual, and platform-based digital content. This study aimed to develop Instagram Reels-based motion graphics as digital learning media for introducing ludruk to Generation Z and to examine their initial effectiveness. The study employed the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) framework and involved qualitative and quantitative data collection through literature review, questionnaires, observation, interviews, and user testing. The needs-analysis stage involved 40 respondents from the target audience group, while the user-testing stage involved 30 participants. The final product consisted of four short motion graphic videos, each lasting less than three minutes, designed with dynamic visuals, light narration, and culturally adapted humor to align with the communication preferences of Generation Z. User-testing results showed a substantial increase in participants’ understanding, with a mean N-gain score of 0.8, which falls into the high category. These findings indicate that Instagram Reels-based motion graphics have promising initial effectiveness as digital learning media for introducing ludruk and may serve as an accessible entry point for strengthening cultural literacy among younger audiences.