Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

TINGKAT AKTIVITAS FISIK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Fahmi Hasan; Samsul Bahri; Nia Sri Ramania; Kusnaedi Kusnaedi; Doddy Abdul Karim; Agung Dwi Juniarsyah
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2019.4.2.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat aktivitas fisik siswa di tingkat sekolah menengah pertama yang ada di kota bandung. Tingkat aktivitas fisik menjadi hal dasar untuk menjaga kebugaran dan kesehatan, oleh karena itu penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat tingkat aktivitas fisik siswa SMP di Kota Bandung untuk menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi pemangku kebijakan terkait. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif, dengan melibatkan 103 responden yang berstatus sebagai siswa SMP, dengan rata-rata usia 14 tahun. Tingkat aktivitas fisik didapatkan dari hasil pengolahan kuesioner IPAQ (International Physical Activity Quessionare). Sebelum mengisi kuesioner yang ada, para responden diberikan pengarahan dari tim peneliti terkait manfaat dan tata cara pengisian kuesioner tersebut. Hasil dari kuesioner IPAQ berupa data Metabolic Equivalent (METs), METs merupakan satuan tingkat aktivitas fisik, hasil konversi dari waktu tingkat aktivitas fisik dan jenis yang responden isi dalam kuesioner tersebut. Hasilnya rata-rata responden dalam penelitian ini berusia 14.7 (± 1.03) tahun, tinggi badan 160.2cm (± 2.1), berat badan 49.2kg (± 4.6). Dari hasil kuesioner tersebut didapatkan data berupa rata-rata siswa masuk dalam kategori sedang, atau dengan angka 1202.2(±21.1) METs. Tingkat aktivitas fisik sedang dialami oleh siswa, maka perlu ada evaluasi dan perbaikan demi meningkatkan aktivitas fisik dan kebugaran siswa.
Profile Komposisi Tubuh Atlet Junior Bulutangkis Indonesia: Kategori Ganda Putra tommy Apriantono; Indria Herman; Nia Sri Ramania; Didi Sunadi; Bagus bagus Winata
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2020.5.1.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur karakteristik fisiologi, secara spesifik pada pengukuran antropometri, untuk mendapatkan gambaran somatotype atlet bulutangkis Indonesia. 12 atlet bulutangkis junior kategori ganda putra berpartisipasi dalam penelitian ini. Pengukuran antropometri dengan menggunakan alat GE Lunar Prodigy DEXA, dan stadiometer portable dengan keakuratan 0.1cm untuk mengukur tinggi badan. Rata-rata berat badan adalah 69.01 ± 7.55 kg , rata-rata tinggi badan adalah 175.3 ± 5.96 cm, rata-rata BMI adalah 22.43 ± 1.98 kg/m-2, rata-rata lemak adalah 13.02 ± 3.80 kg, rata-rata prosentase lemak adalah 19.49 ± 4.37%, rata-rata massa otot adalah 53.09 ± 5.28 kg, rata-rata massa otot adalah 74.40 ± 10.28 %, rata-rata rasio lemak android/genoid adalah 0.76 ± 0.19 %, rata-rata massa otot lengan atas kanan adalah 3.36 ± 0.43 Kg, rata-rata massa otot lengan atas kiri adalah 2.89 ±  0.52 Kg, rata-rata massa otot tungkai bawah kanan adalah 9.87 ± 1.26 Kg, dan rata-rata massa otot tungkai bawah kiri adalah 9.43 ± 1.37 Kg. Penelitian ini menunjukkan bahwa jenis somatotype tubuh atlet bulutangkis junior kategori ganda putra Indonesia adalah mesomorph. Hal ini diperjelas dengan rata-rata BMI atlet bulutangkis junior kategori ganda putra Indonesia yang berada pada rata-rata 22.43±1.98 kg/m-2.
EFFECT OF SWEET POTATOES (Ipomoea batatas (L.)) CONSUMPTION ON REDUCING LACTIC ACID LEVELS IN RUGBY ATHLETS: SWEET POTATOES (Ipomoea batatas (L.)) Rini Syafriani; Yufiany Ayustin; Samsul Bahri; Nia Sri Ramania; Bagus Winata
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2021.6.1.3

Abstract

Dalam ubi terdapat beberapa kandungan Polyphenols yang dapat bermanfaat bagi sistem metabolisme tubuh. Oleh karena itu, tujuan daripada penelitian ini adalah untuk mengukur efektivitas konsumsi ubi pada penurunan asam laktat atlet rugby. Total 30 peserta dibagi ke dalam 3 group, yaitu: Group 1 berisikan (n = 10) yang mengonsumsi ubi cilembu, Group 2 berisikan (n = 10) yang mengonsumsi roti tawar, dan Group 3 (n = 10) yang mengonsumsi hanya air mineral saja. Seluruh peserta melakukan pengukuran anthropometry sebelum melakukan pengujian. Pengukuran Pre-test dan Post-test meliputi pengukuran asam laktat sebelum dan sesudah pertandingan rugby. Seluruh atlet diwajibkan untuk mengonsumsi sesuai dengan tugas yang diberikan oleh setiap group selama 7 hari lamanya. Hasil statistik menunjukkan bahwa hanya pada group 1 (konsumsi ubi cilembu) yang memiliki penurunan asam laktat yang signifikan antara pre-test dan post-test (p = 0.04), Sedangkan tidak ada perbedaan signifikan pada group 2 (p = 0.07) dan group 3 (p = 0.08) pada laktat setelah pertandingan. Penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi ubi Ipomoea batatas (L.) Lam yang berasal dari cilembu, dapat menurunkan kadar asam laktat setelah selesai bertanding lebih cepat dibandingkan dengan konsumsi roti tawar.
The Correlation of Aerobic and Anaerobic Capacities with Performance in Badminton Matches Tommy Apriantono; Indria Herman; Nia Sri Ramania; Rini Syafriani; Bagus Winata; Sri Indah Ihsani; Agung Dwi Juniarsyah; Muhamad Fahmi Hasan
JIPES - JOURNAL OF INDONESIAN PHYSICAL EDUCATION AND SPORT Vol 7 No 02 (2021): JIPES (Journal of Indonesian Physical Education and Sport)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to measure the aerobic and anaerobic capacities of badminton athletes, and to relate them to performances, such as the number of drive shots, lob shots, or smash shots, in badminton matches. 12 badminton athletes in the men's doubles category carried out two types of measurements, namely laboratory test and match test. Laboratory tests included the VO2max test using the Lode Quark Cardio Pulmonary Exercises Test (CPET), as well as a battery test (push-up, back-up, sit-up, and half-squat). Match test was conducted using competition match system. Match performances, such as drive shots, lob shots, or smash shots were analyzed by experts. The higher the VO2max level of the pair of men's doubles athletes, the better its correlation with their badminton strokes was. For example, pair 1 (native 1 and native 2) had a mean VO2max of 54.2 ± 0.9 ml/kg/min and performed the average numbers of lob strokes of 35.5 ± 0.7, drive shots of 47.5 ± 0.7, and smash of 19.5 ± 7.8. The lowest result was found in pair 6, in which the VO2max level was 47.6 ± 0.4. The average numbers of shots performed by this pair were 23.5 ± 2.1 for lob, 29.5 ± 0.7 for drive, and 5.5 ± 0.7 for smash. On the other hand, Pair 1 had the highest average repetition of the battery test compared to the other pairs (Push-up = 35.5 ± 0.7, Back-up = 49.5 ± 0.7, Sit-up = 55.0 ± 0.0, Half-squat = 69.5 ± 0.7), and it was directly proportional to the results of hitting performance in a match. This study shows that there is a correlation between VO2max average and battery test results and the performance of badminton men's doubles athletes.
Pengaruh Latihan Olahraga Rekreasi dan Kesehatan Terhadap Karakteristik Antropometri dan Respon Stres pada Korban Bencana Tsunami di Kabupaten Pandegglang, Banten Nia Sri Ramania; Rini Syafriani; Tommy Apriantono; Bagus Winata; Ramdan Pelana
Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 11 No 02 (2020): GLADI : JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA POSTGRADUATE OF PHYSICAL EDUCATION DEPARTMENTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.646 KB) | DOI: 10.21009/GJIK.112.02

Abstract

Menurut Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB), sepanjang tahun 2005 sampai dengan tahun 2015, Indonesia mencatatkan kejadian sebanyak 78% (11.648) bencana hidrometeorologi dan sekitar 22% (3.810) merupakan bencana geologi. Maka dari itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan olahraga rekreasi dan kesehatan terhadap karakteristik antropometri dan respon stres pada masyarakat di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandegglang, Provinsi Banten. Uji t-test menunjukkan bahwa tidak ada perubahan yang signifikan antara pre dan post-treatment, untuk tinggi badan (p = 0,843), berat badan (p = 0,955), BMI (p = 0,822), tekanan sitolik (p = 0,941), dan tekan diastolik (p = 0,834). Serta terdapat penurunan secara signifikan terhadap skala kebosanan dari rata-rata 4,8 ± 0,35 menjadi 3,3 ± 0,49, dengan taraf perbedaan (p = 0,001). Dalam parameter lainnya, meskipun terdapat penurunan pada kecemasan (p = 0,533), kesedihan (p = 0,075), kekhawatiran (p = 0,285), dan overthinking (p = 0,571) namun statistik analisis tidak menujukkan perbedaan pada ke-empat variable tersebut. Observasi yang kami lakukan menyimpulkan bahwa, melakukan olahraga rekreasi dan kesehatan selama 15 hari dapat menurunkan secara signifikan terhadap tingkat kebosanan, serta terdapat penurunan terhadap tingkat kecemasan, kesedihan, kekhawatiran, dan overthinking namun tidak signifikan. Dalam pengukuran anthropometry dan tekanan darah, peneltian ini menunjukkan tidak terjadi perubahan yang signifikan pada dua variable pengukuran tersebut.
Mapping the Injury History of Indonesian Kabaddi Athletes Irana Mery Alviana; S Sugiharto; Nia Sri Ramania; Muhamad Fahmi Hasan
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 8, No 1 (2023): Health Benefits of Exercise and Physical Activity
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpjo.v8i1.53663

Abstract

Sports injuries in athletes will affect their performance. The purpose of this study was to determine and find out the common injuries experienced by Kabaddi athletes in Indonesia. This study used a quantitative descriptive research design. The instrument used in this study was an injury report questionnaire. The questions focused on anthropometry, types of injury, and causes of injury. The population of this study was Kabaddi athletes spread across provinces in Indonesia. The samples of this study were taken using a purposive sampling technique. The inclusive criterion included Kabaddi athletes who had or were currently experiencing injuries. The samples of the study were 41 athletes (n = 41). In female Kabaddi athletes, the most common injuries were found in the upper body and experienced by athletes in the defender position (61.5%). Injuries to the lower body were mostly experienced by a raider (38.5%). The body parts that were commonly injured in male Kabaddi athletes, especially to the upper body, involved mostly wrist injuries (14.29%) followed by shoulder/clavicle and upper arm injuries (7.14%). In the lower body, the most common injuries were on the knees (21.43%) and ankles (17.86%). Meanwhile, in other parts of the body, the injury mostly occurred on the head, such as the face, nose, and mouth, (10.71%). In female Kabaddi athletes, the most common injuries occurred to the upper body, including to the shoulder/clavicle (30.77%). Meanwhile, in the lower body, the injury mostly occurred to the ankle (15.38%). This study shows that the most common injuries to male Kabaddi athletes in Indonesia are injuries to the lower body, namely the knee, and ankle, while the most common injury to female Kabaddi athletes is an injury to the upper body, namely the shoulder/clavicle.
Hubungan Kebugaran Dan Tingkat Stres Terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa Institut Teknologi Bandung Awalia Dinis Rawildati; Nia Sri Ramania
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 5 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i5.496

Abstract

Dampak pandemi Covid-19 merambah kedunia pendidikan, hal ini memaksa pemerintah untuk memberlakukan PPKM demi mencegah penyebar luasan pandemi. Hal inipun membuat dunia pendidikan memberlakukan Kegiatan Belajar Mengajar via daring. Berbagai perubahan yang terjadi selama masa pandemi telah mempengaruhi seluruh kelompok masyarakat, terutama mahasiswa. Hal ini berdampak buruk pada stastus psikologis, kesehatan mental, dan tingkat kebugaran. Gangguan psikologis yang dapat meliputi depresi, kecemasan, dan kualitas tidur yang buruk menjadi perhatian sejak terjadinya pandemi Covid-19. Jika hal ini tidak segera ditangani akan berdampak pada kesehatan secara menyeluruh yang menghasilkan dampak besar terhadap penghematan sumberdaya masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara kebugaran dan tingkat stres terhadap kualitas tidur yang dialami oleh mahasiswa. Pada penelitian ini meggunakan desain cross sectional study dengan metode deskriptif kuantitatif. Dimana sampel yang didapatkan sebesar 1078 mahasiswa tahun ajar 2022-2023 Institut Teknologi Bandung. Untuk menguji hipotesis menggunakan uji regresi, yang mendapatkan hasil yang dimana nilai t hitung yang lebih besar dari t tabel dan nilai P yang lebih kecil dari tingkat signifikansi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kebugaran dan tingkat stres terhadap Kualitas Tidur mahasiswa TPB ITB
Body Mass Index, Physical Activity Status and Sleep Duration of Elderly Fajrah Ilsya, Marisa Noviyanti; Resmana, Dadan; Hasan, Muhamad Fahmi; Ramania, Nia Sri; Safei, Imam
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 7 No. 1 (2024): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/hon.v7i1.11980

Abstract

Regular physical activity by vulnerable populations such as the elderly can improve physical and mental function and reduce the risk of dementia. However, awareness of doing physical activity is still low among the elderly, especially in the city of Bandung. Therefore, this study aims to determine the level of physical activity, BMI, and sleep duration of the elderly in the city of Bandung. This study used a quantitative descriptive method without a control group and assessed the level of physical activity using the International Physical Activity Questionnaire. The results of this study indicate that the average (SD) age, height, weight, and BMI of the study subjects were 56.88 ± 5.32 years, 155.8 ± 7.66 cm, 66.84 ± 12.46 respectively kg, and 27.8 ± 3.8 kg/m2. Meanwhile, the average physical activity status and sleep time of the research subjects were 452.68 ± 76.88 METs, and 344.48 ± 46.28 minutes, respectively. The conclusion of this study shows that the elderly in Kiaracondong District, Bandung City, West Java Province have a low level of physical activity and are in the category of obesity or overweight. However, the resulting sleep duration is still included in the recommended category. Keywords: elderly, physical activity, west java
Segmentation of Consumer Interest Towards Local and Imported Basketball Shoe Products in Bandung City Basketball Communities Gabriel Ramadhan Emileano Davieri; Apriantono, Tommy; Sri Ramania, Nia
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 7 No. 2 (2024): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/hon.v7i2.14750

Abstract

Basketball shoes are one piece of equipment that determines comfort and the risk of injury that an individual will experience during the game. This research aims to show the segmentation of basketball shoe consumers based on local or imported products in the Bandung city basketball community. The method used in this research is descriptive quantitative, where data is obtained through questionnaires based on demographics, socio-economics, geography, habits or culture, as well as psychographics. The samples taken were 70 individuals using the purposive sampling method, the samples taken were individuals who regularly played basketball in a basketball community in the city of Bandung. Based on the data obtained, imported basketball shoe products are more popular than local basketball shoe products. This is based on greater perceived comfort, a sense of security from the risk of injury, a more attractive model, and the social status obtained when using imported basketball shoe products. The conclusion from this research is that imported basketball shoe products tend to be more popular, so that segmentations such as prestige lover, comfort seeker, attention model and trend follower can be obtained. Local basketball shoe products need to pay more attention to the quality and promotional strategies used, so they will not be left behind by imported shoe products.
Hubungan Kebugaran Dan Tingkat Stres Terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa Institut Teknologi Bandung Awalia Dinis Rawildati; Nia Sri Ramania
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 5 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i5.496

Abstract

Dampak pandemi Covid-19 merambah kedunia pendidikan, hal ini memaksa pemerintah untuk memberlakukan PPKM demi mencegah penyebar luasan pandemi. Hal inipun membuat dunia pendidikan memberlakukan Kegiatan Belajar Mengajar via daring. Berbagai perubahan yang terjadi selama masa pandemi telah mempengaruhi seluruh kelompok masyarakat, terutama mahasiswa. Hal ini berdampak buruk pada stastus psikologis, kesehatan mental, dan tingkat kebugaran. Gangguan psikologis yang dapat meliputi depresi, kecemasan, dan kualitas tidur yang buruk menjadi perhatian sejak terjadinya pandemi Covid-19. Jika hal ini tidak segera ditangani akan berdampak pada kesehatan secara menyeluruh yang menghasilkan dampak besar terhadap penghematan sumberdaya masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara kebugaran dan tingkat stres terhadap kualitas tidur yang dialami oleh mahasiswa. Pada penelitian ini meggunakan desain cross sectional study dengan metode deskriptif kuantitatif. Dimana sampel yang didapatkan sebesar 1078 mahasiswa tahun ajar 2022-2023 Institut Teknologi Bandung. Untuk menguji hipotesis menggunakan uji regresi, yang mendapatkan hasil yang dimana nilai t hitung yang lebih besar dari t tabel dan nilai P yang lebih kecil dari tingkat signifikansi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kebugaran dan tingkat stres terhadap Kualitas Tidur mahasiswa TPB ITB