Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA DI PT X DI JABODETABEK Adytra, Luthfi; Ramdhan, Doni Hikmat
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.1744

Abstract

Studi ini mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja di area proyek konstruksi gedung bertingkat salah satu perusahaan konstruksi di Indonesia yang berada di area Jabodetabek. Studi potong lintang ini memeriksa hubungan antara usia, status pernikahan, masa kerja, kualitas tidur, dan higiene tidur dengan kelelahan kerja subyektif. Analisis menggunakan uji chi square digunakan terhadap 124 orang responden penelitian yang dipilih secara acak sederhana setelah mempertimbangkan kriteria tertentu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kelelahan kerja dan kualitas tidur (p = 0,000), terdapat hubungan yang signifikan antara kelelahan kerja dan higiene tidur (p = 0,001), dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia, status pernikahan, dan masa kerja terhadap kelelahan kerja. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas dan higiene tidur memiliki korelasi yang signifikan terhadap timbulnya kelelahan kerja.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI DI PT. XYZ Zulkarnaen, Zulkarnaen; Ramdhan, Doni Hikmat
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.1745

Abstract

Berdasarkan data dari tahun 2019-2022 tercatat 17 kejadian kecelakaan kerja yang dilaporkan di dalam PT. XYZ, dari 17 kecelakaan tersebut 14 diantaranya terjadi di bagian produksi. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja pada pekerja bagian produksi di PT. XYZ. Desain penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu cross sectional. Populasi berjumlah 152 pekerja. Sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara teknik sampling jenuh, yaitu keseluruhan anggota populasi menjadi sampel. Pengumpulan data responden menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi- square. Hasil penelitian 40,1% pekerja pernah mengalami kecelakaan kerja dengan jenis kecelakaan terbanyak adalah terjepit, kemudian ada hubungan antara pengetahuan, tindakan tidak aman, kondisi fisik, pelatihan dan kondisi tidak aman dengan kecelakaan kerja (p value < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah 40,1% pekerja pernah mengalami kecelakaan kerja dengan jenis kecelakaan terbanyak adalah terjepit, ada hubungan antara pengetahuan, tindakan tidak aman, kondisi fisik, pelatihan dan kondisi tidak aman dengan kecelakaan kerja, kemudian faktor manusia menjadi faktor dengan variabel paling banyak berhubungan dengan kecelakaan kerja di PT. XYZ.
ANALISIS FAKTOR RISIKO STRES KERJA PADA PEKERJA PELAYANAN KESEHATAN DI REMOTE SITE PT. X Yulita, Rifa; Ramdhan, Doni Hikmat
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.1746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko stres kerja pada pekerja kesehatan di remote site. Peneliti melakukan studi potong lintang pada Mei-Juni 2023 dengan melibatkan 103 responden dari berbagai industri. Peneliti menggunakan instrumen penelitian COPSOQ III untuk mengukur stres kerja dan faktor risikonya. Pada 103 responden industri Oil & Gas, pertambangan, dan konstruksi menunjukkan usia, durasi shift, dan lama kerja tidak berhubungan signifikan dengan stres kerja. Namun, jenis industri dan gender memiliki hubungan signifikan dengan jenis stres tertentu. Pekerja kontrak lebih cenderung mengalami stres kerja, burnout, dan stres kognitif. Faktor risiko psikososial seperti tuntutan pekerjaan, konflik peran, kecepatan kerja, dan tuntutan emosional juga berhubungan dengan stres kerja. Tuntutan pekerjaan, kecepatan kerja, dan konflik peran mempengaruhi skor stres kerja, menjelaskan 26,5% variasi skor stres. Pekerja pelayanan kesehatan di remote site PT. X mengalami stres kerja yang signifikan, dipengaruhi oleh faktor seperti beban kerja, kecepatan kerja, dan konflik peran. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar ada penyesuaian beban kerja, fleksibilitas shift kerja, dukungan sosial, serta kejelasan peran dan penghargaan untuk mengurangi stres kerja. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memahami dan menangani stres kerja di kalangan pekerja pelayanan kesehatan, khususnya di remote site.
Literature Review: Faktor Risiko Kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada Pekerja Pengguna Komputer Baraja, Wafi Syukri; Ramdhan, Doni Hikmat; Modjo, Robiana
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 04 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v14i04.3899

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome yang merupakan mononeuropati perifer yang berdasarkan patofisiologi disebabkan oleh tekanan jaringan yang meningkat di terowongan karpal, sepanjang saraf medianus, parestesia (kesemutan), nyeri, dan kelainan sensorik dan motorik disebabkan oleh mekanisme supresi lokal dan iskemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi variabel risiko CTS pada pekerja. Metode dalam penelitian ini menggunakan kajian pustaka. Pencarian pustaka dilakukan secara daring menggunakan situs web bereputasi baik seperti PUBMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dalam 10 tahun terakhir (2014-2024) dengan menggunakan kata kunci faktor risiko carpal tunnel syndrome . Kajian pustaka dilakukan pada 20 artikel yang terdiri dari 11 artikel internasional dan 9 nasional. Artikel dikaji melalui editing, organization, analyze dan diseminasi. Hasil kajian pustaka ini memperlihatkan bahwa faktor risiko non okupasi meliputi usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, riwayat penyakit, merokok, status menikah, tingkat pendidikan, dan minum alkohol serta faktor risiko okupasi meliputi lama kerja, masa kerja, gerakan repetitif, stres kerja, dan postur janggal. faktor risiko non okupasi yang memiliki hubungan kuat yaitu jenis kelamin sedangkan faktor risiko okupasi yaitu lama kerja.
Analisis Faktor Risiko Dislipidemia Karyawan Kantor PT. X di Jakarta Tahun 2022 Elhaq, Imam Habibi; Ramdhan, Doni Hikmat
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 5 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.5.1.76-82.2024

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan berkala yang dilakukan perusahaan, terdapat trend masalah kesehatan dislipidemia. Dislipidemia ditandai dengan gangguan metabolisme lipid berupa peningkatan kadar kolesterol total, low density lipoprotein (LDL-C), trigliserida, dan atau penurunan high density lipoprotein (HDL-C). Dislipidemia berbahaya karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko yang berhubungan dengan dislipidemia. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode potong lintang. Populasi berjumlah 85 orang merupakan responden sehingga tidak menggunakan teknik pengambilan sampel probabilitas. Data yang dilakukan analisis adalah data sekunder. Data usia, jenis kelamin, riwayat penyakit keluarga, gaya hidup, BMI, tekanan darah, dan LDL-C diperoleh melalui hasil pemeriksaan kesehatan pada tahun 2022. Teknik analisis data yang digunakan adalah tabulasi silang dengan menilai estimasi koefisien asosiasi Odd Ratio (OR), uji hipotesis menggunakan Kai Kuadrat dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi kejadian dislipidemia adalah 67,1% dan 2,7 kali lebih besar dari angka prevalensi dislipidemia nasional. Tidak terdapat hubungan bermakna antara faktor risiko dengan kejadian dislipidemia sehingga usia, jenis kelamin, riwayat penyakit, gaya hidup, BMI, dan tekanan darah bukan merupakan faktor risiko kejadian dislipidemia. Promosi kesehatan perlu intensif dilakukan untuk menurunkan prevalensi kejadian dislipidemia karyawan PT.X. Kata Kunci : dislipidemia, faktor risiko, pemeriksaan kesehatan ABSTRACT Based on the results of company’s periodic health examination, there was a trend of dyslipidemia. Dyslipidemia is associated with lipid metabolism disorders of increased levels of total cholesterol, low density lipoprotein (LDL-C), triglycerides, and or decreased high density lipoprotein (HDL-C). Dyslipidemia is dangerous because can increase the risk of coronary heart disease and stroke. The objective of the study is to identify the risk factors associated with dyslipidemia. The design of research is quantitative, cross-sectional. Population of 85 people were respondents so probability sampling techniques does not applied. Data analyzed is secondary data. Age, gender, history of disease, lifestyle, BMI, blood pressure, and LDL-C were obtained by health examination result 2022. Analysis technique was cross tabulation by assessing estimated Odd Ratio association coefficient, hypothesis testing uses Chi Square, confidence level of 95%. The results showed that the prevalence of dyslipidemia was 67.1% and 2.7 times greater than the national dyslipidemia prevalence rate. There is no significant relationship between risk factors and the incidence of dyslipidemia so that age, gender, history of disease, lifestyle, BMI and blood pressure are not risk factors of dyslipidemia. Health promotion to be carried out intensively to reduce the prevalence of dyslipidemia in PT.X. Keywords: dyslipidemia, medical check-up, risk factors
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN ELEKTRIKAL PADA PEKERJA ELEKTRIK: LITERATURE REVIEW Bintang Dwi Putro; Doni Hikmat Ramdhan
Hospital Majapahit (JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MOJOKERTO) Vol. 17 No. 1 (2025): HOSPITAL MAJAPAHIT
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55316/hm.v17i1.1110

Abstract

Electrical accidents have a direct impact on workers' health conditions, production losses and losses experienced by companies due to loss of assets when work accidents occur. Accidents that occur are caused by several factors, which by knowing these factors, can provide relevant information regarding the causes of the occurrence of an electrical accident so that workers can prevent it before it happens. The research was carried out using the "PRISMA" method or (preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses). In searching for relevant research using database google scholar and Sciendirect, with keywords “Electrical accident” And “Electrician Workers”. The total number of journals that meet the inclusion and exclusion criteria is 6 journals, consisting of 2 journals indexed Q1, 1 journal indexed Q2 and 3 journals indexed Q3. The research results stated that there were 2 factors related to electrical accident that is safety climate factor (safety participation, safety compliance, safety training, safety knowledge, safety motivation, working environment, work procedure) And personal factor (personal stress, fatigue, social support, job stress, self extreme. So, it can be concluded that the factors related to electrical accidents are safety climate factors And personal factors.