Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA DM TIPE II Deomedes; Rahmawati, Annisa; Pradika, Jaka
Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Literasi Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71203/jrkk.v2i5.66

Abstract

Background: Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease that requires long-term management, including medication  adherence,  to  prevent  complications.  However,  medication  adherence  among  DM  patients  remains  low  in  various  regions. Objective: To describe the level of medication adherence among patients with Type II Diabetes Mellitus in the working  area of Manis Mata Health Center, Ketapang. Methods: This descriptive study used a total sampling technique involving 70 respondents diagnosed with Type II DM. Data were collected using the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) questionnaire and analyzed univariately to obtain the frequency distribution of respondent characteristics and adherence levels. Results: Most  respondents  were  aged  56–66  years  (45.7%),  female  (58.6%),  had  a  junior  high  school  education (40.0%), were unemployed (37.1%), and had suffered from DM for more than 5 years (70.0%). The level of medication adherence was very low, with 94.3% of respondents being non-adherent, 5.7% moderately adherent, and 0% fully adherent. Advanced age, low education, unemployment, and longer duration of illness were the main contributing factors to poor adherence. Conclusion: Medication adherence among patients with Type II DM in this study area was very low. Comprehensive interventions,  continuous  health  education,  family  support,  and  optimization  of  non communicable  disease  control programs at the primary care level are essential to improve patient adherence.
Sosialisasi Penggunaan Bahasa Isyarat Bagi Tenaga Kesehatan Sebagai Upaya Mewujudkan Pelayanan Kesehatan Yang : Penelitian Cau Kim Jiu; Jaka Pradika; Usman
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.573

Abstract

Dalam rangka mewujudkan pelayanan kesehatan yang ramah terhadap difabel dan pelayanan yang inklusif bagi semua lapisan masyarakat maka dibutuhkan tenaga kesehatan yang menguasai bahasa isyarat dalam berkomunikasi. Kemampuan menggunakan bahasa isyarat oleh tenaga kesehatan di Puskesmas maupun di rumah sakit saat penting untuk menghindari kesalahpahaman yang dapat berdampak pada kesalahan dalam praktik atau malpraktik akibat kesalahan dalam menerjemahkan informasi yang disampaikan. Masalah yang dihadapi saat ini adalah belum semua tenaga kesehatan mampu menggunakan bahasa isyarat dalam berinteraksi dengan kelompok difabel. Perlu upaya sosialisasi penggunaan bahasa isyarat bagi tenaga kesehatan agar memiliki keterampilan dalam menggunakan bahasa isyarat untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini menggunakan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi penggunaan bahasa isyarat yang di ikuti oleh peserta dari tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas dan rumah sakit serta mahasiswa kesehatan. Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat ini yaitu peserta dapat mempraktikkan penggunaan bahasa isyarat menggunakan SIBI (Sistem isyarat Bahasa Indonesia) yang disampaikan oleh narasumber dari salah satu Sekolah Luar Biasa yang ada di Kota Pontianak.