Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Peran Teknologi Finansial dalam Inovasi Layanan Perbankan Syariah Salim, Habibah; Susetyo, Achmad Budi
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/jekobs.v4i2.13158

Abstract

The advancement of financial technology (fintech) has had a significant impact on service innovation in Islamic banking. Various fintech-based solutions contribute to enhancing operational efficiency, expanding service accessibility, and ensuring transaction transparency in the Islamic finance system. Technologies such as digital payments, Sharia peer-to-peer lending, and Sharia crowdfunding enable the community to access financial services in accordance with Islamic principles more easily and quickly. This study aims to examine the role of fintech in strengthening Islamic banking services and its impact on financial inclusion and economic stability based on Sharia. Using a qualitative approach grounded in literature review, this research explores how the integration of fintech can drive the growth of the Islamic banking industry while also identifying the challenges faced, particularly related to regulation, financial literacy, and technology risks.   Kemajuan teknologi finansial (fintech) telah memberikan dampak signifikan terhadap inovasi layanan dalam perbankan syariah. Berbagai solusi berbasis fintech berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperluas aksesibilitas layanan, serta memastikan transparansi transaksi dalam sistem keuangan berbasis syariah. Teknologi seperti pembayaran digital, peer-to-peer lending syariah, dan crowdfunding syariah memungkinkan masyarakat memperoleh layanan keuangan sesuai dengan prinsip Islam dengan lebih mudah dan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran fintech dalam memperkuat layanan perbankan syariah serta dampaknya terhadap inklusi keuangan dan stabilitas ekonomi berbasis syariah. Dengan pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana integrasi fintech dapat mendorong pertumbuhan industri perbankan syariah sekaligus mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, terutama terkait regulasi, literasi keuangan, dan risiko teknologi.
Strategy Of MSMES Development Based On Shariah Economy In The Digital Era: Case Study Of Small Business In Morombuh Village Alfarisi, Salman; Susetyo, Achmad Budi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1101

Abstract

This study aims to examine the development strategies of sharia-based Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the digital era, using a case study of small businesses in Morombuh Village. The research is grounded in the urgency of strengthening MSMEs not only as resilient economic actors but also as entities aligned with Islamic values. A qualitative descriptive approach was employed, using observation, in-depth interviews, and documentation. The study focuses on identifying forms of social accommodation, the implementation of sharia principles in business practices, and the challenges and opportunities presented by digital transformation. The findings reveal that the development of sharia-based MSMEs in Morombuh occurs organically through the role of three key social actors: religious leaders and Islamic boarding schools as moral and spiritual guides, families as sources of technical and emotional support, and local communities as facilitators of digital literacy and market access. Despite challenges such as low digital literacy, weak business management, and limited access to sharia-compliant financing, MSME actors demonstrate significant potential for growth through strong values, social solidarity, and gradual technological adaptation. In conclusion, the development of sharia-based MSMEs requires a contextual, collaborative, and value-oriented approach as its foundational strategy.
Peran Moderasi Kebijakan Deviden pada Dinamika Nilai Perusahaan di Sektor Sharia Non-Cyclical Consumer Achmad Budi Susetyo
Jurnal Riset Ekonomi Syariah Volume 5, No. 1, Juli 2025 Jurnal Riset Ekonomi Syariah (JRES)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jres.v5i1.6994

Abstract

Abstrak. Non-cyclical consumer atau sektor primer merupakan sektor pada pasar modal syariah yang memiliki pendapatan stabil dan keberlanjutan tinggi. Pernyataan tersebut mendorong perusahaan meningkatkan serta berfokus pada laba dan nilai perusahaan untuk lebih menarik investor. Penelitian ini berfokus pada faktor yang mempengaruhi inkonsistensi efek faktor independen terhadap nilai perusahaan. Disamping itu, penelitian ini secara lengkap membahas  kemampuan dan kekuatan moderasi kebijakan deviden pada relasi profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Metode penelitian pada studi ini berjenis asosiatif dengan sampling data menggunakan purposive sampling. Hasil sampling didapatkan 50 data observasi sesuai kriteria yang bersumber dari laporan tahunan perusahaan non-cyclical consumer  pada pasar modal syariah dalam periode 2018-2022. Analisis data menggunakan pendekatan Moderated Regression Analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, namun secara independen tidak dengan kebijakan deviden. Selain itu diketahui bahwa kebijakan deviden mampu memoderasi dan memperkuat relasi profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Beberapa pernyataan tersebut memberi informasi kepada investor untuk mempertimbangkan besar deviden perusahaan sebagai faktor ”eksternal” dalam melihat hubungan profit dan nilai perusahaan. Abstract. The Islamic capital market's stable and sustainable non-cyclical consumer and primary sector is encouraging companies to focus on profit and value to attract more investors. The present study focuses on the factors that influence the inconsistency of the effects of independent factors on firm value. Furthermore, this study comprehensively explores the capacity and moderating influence of dividend policy on the association between profitability and firm value. This study uses a purposive sampling method to collect 50 pieces of data from the annual reports of non-cyclical consumer companies in the Islamic capital market from 2018-2022. The data is analysed using a moderated regression approach. The analysis indicates that profitability has a positive impact on firm value, though this effect is not independent of dividend policy. Furthermore, it is acknowledged that dividend policy has the capacity to moderate and strengthen the relationship between profitability and firm value. Some of these statements provide investors with the necessary information to consider the amount of corporate dividends as an 'external' factor in gauging the relationship between profit and firm value.
PERAN FINTECH SYARIAH DALAM MENDUKUNG AKSES PEMBIAYAAN UMKM DI INDONESIA Ardiansyah, Rivangga Nur; Susetyo, Achmad Budi
Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah Vol 8 No 2 (2025): Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syari'ah
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/madanisyariah.v8i2.814

Abstract

ABSTRAK Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, baik dari sisi penyerapan tenaga kerja maupun kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, UMKM masih menghadapi kendala signifikan dalam hal akses pembiayaan formal dari lembaga keuangan konvensional, terutama karena keterbatasan agunan, riwayat kredit, dan proses birokrasi yang kompleks. Dalam konteks ini, financial technology (fintech) syariah hadir sebagai alternatif solusi pembiayaan yang inklusif dan sesuai prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fintech syariah dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM di Indonesia. Melalui pendekatan deskriptif-kualitatif dan studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa fintech syariah mampu menjembatani kesenjangan pembiayaan melalui skema pembiayaan yang lebih fleksibel, transparan, serta tanpa riba dan gharar. Selain itu, kemudahan akses digital dan penggunaan teknologi memungkinkan UMKM yang tidak terjangkau oleh lembaga keuangan konvensional untuk memperoleh pendanaan. Dengan demikian, fintech syariah berpotensi besar dalam mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi, literasi keuangan syariah, serta kolaborasi antara pelaku fintech dan pemerintah untuk mendukung peran strategis fintech syariah secara berkelanjutan. ABSTRACT Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in Indonesia's economy, both in terms of employment absorption and contribution to Gross Domestic Product (GDP). However, MSMEs still face significant obstacles in accessing formal financing from conventional financial institutions, mainly due to limitations in collateral, credit history, and complex bureaucratic processes. In this context, Islamic financial technology (sharia fintech) emerges as an alternative financing solution that is inclusive and compliant with Islamic principles. This study aims to analyze the role of sharia fintech in expanding financing access for MSMEs in Indonesia. Using a descriptive-qualitative approach and literature review, this study finds that sharia fintech is capable of bridging the financing gap through more flexible, transparent schemes that avoid riba (interest) and gharar (uncertainty). Moreover, the ease of digital access and the use of technology enable MSMEs that are underserved by conventional financial institutions to obtain funding. Thus, sharia fintech has significant potential to support MSME growth while strengthening the Islamic economic ecosystem in Indonesia. This study recommends strengthening regulation, improving Islamic financial literacy, and encouraging collaboration between fintech actors and the government to sustainably support the strategic role of sharia fintech.
PEMANFAATAN AKAD WAKALAH UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DAN KEAMANAN LAYANAN PERBANKAN SYARIAH DIGITAL Mustafida, Mustafida; Rohmawati, Harlien; Aminulloh, Moh Ma’ruf; Susetyo, Achmad Budi
Al-Hisab: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 5 No 2 (2025): AL HISAB: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Baktiya Aceh Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59755/alhisab.v5i2.451

Abstract

Perkembangan pesat dalam teknologi digital mengharuskan bank syariah untuk menciptakan layanan yang tidak hanya efisien tetapi juga aman dan sesuai dengan aturan syariah. Salah satu alternatif yang menjanjikan adalah penggunaan Akad Wakalah dalam layanan perbankan syariah berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana penerapan Akad Wakalah dapat meningkatkan efektivitas transaksi sekaligus memperkuat perlindungan data dan aset nasabah dalam platform digital. Metode yang digunakan mencakup tinjauan literatur dan analisis deskriptif terkait penerapan Akad Wakalah di beberapa bank syariah digital di Indonesia. Temuan dari penelitian ini menyoroti bahwa penerapan Akad Wakalah secara digital dapat mempercepat penanganan layanan, meminimalisir risiko kesalahan manusia, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, penerapan teknologi keamanan seperti enkripsi data dan autentikasi berlapis menunjukkan efektivitas dalam menjaga kepercayaan nasabah dan mengurangi risiko penipuan. Oleh karena itu, penggunaan Akad Wakalah muncul sebagai strategi krusial dalam mengembangkan layanan perbankan syariah digital yang efisien, aman, dan sesuai dengan prinsip syariah, serta mendukung daya saing industri di era digital.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keputusan Muzakki Membayar Zakat Secara Online Febriyanti, Novi; Wicaksana, Ragil Satria; Sahira, Alia Jihan; Susetyo, Achmad Budi; Nursyahidin, Rahmad; Luthfiana, Nuriya
JURNAL ECONOMINA Vol. 3 No. 4 (2024): JURNAL ECONOMINA, April 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v3i4.1280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Literasi Zakat, Literasi Digital, Persepsi Manfaat, Persepsi Kenyamanan dan Pengaruh Komitmen Terhadap Keputusan Membayar Zakat Profesional Menggunakan Sistem Pembayaran Zakat Digital. Sampel penelitian ini terdiri dari 140 informan yang telah membayar zakat profesinya dengan menggunakan sistem pembayaran zakat digital. Belajar Metode ini menggunakan analisis kuantitatif PLS-SEM dengan bantuan alat analisis SmartPLS 3. Hasil survey menunjukkan bahwa Literasi Zakat, Literasi Digital, Perceived Convenience dan Commitment Effect mempunyai pengaruh positif mempunyai dampak signifikan terhadap keputusan membayar zakat profesi dengan menggunakan metode sistem pembayaran zakat digital. Sedangkan variabel Persepsi Manfaat tidak berpengaruh terhadap keputusan membayar zakat profesi menggunakan sistem pembayaran zakat digital.
Analisis Analisis Shifhshare Lintas Sectoral Industri di Kabupaten Tulungagung Periode 2016-2021 susetyo, achmad budi; Febriyanti, Novi
SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies Vol 3 No 2 (2023): volume ,3 Nomor 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/sinda.v3i2.1095

Abstract

Penxelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja industri sectoral pada Kabupaten Tulungagung yang dibandingkan dengan sectoral yang ada Jawa Timur. penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik pengamxbilan sampel menggxunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data yang diguxnakan ialah dengan menggunakan dokumen Teknik pengolahan data yang dilakukan ialah melalui analisis shifshare. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pertumbuhan ekonomi positif di provinsi Jawa Timur memberikan efek mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tulungagung, (2) terdapat 9 sektor dengan pertumbuhan negative di tingkat Jawa Timur yang memberikan efek yang sama terhadap industri di Kabupaten Tulungagung, (3) ada 7 sektor ekonomi di Kabupaten Tulungagung yang memiliki daya saing positif terhadap sektor ekonomi yang sama dengan Provinsi Jawa Timur, (4) Terdapat 7 sektor industri progresif dan 10 sektor industry non progresif di Kabupaten Tulungagung
The Moderated Impact of Deviden Policy on Profitability to Firm Values; susetyo, achmad budi; Febriyanti, Novi
SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies Vol 3 No 2 (2023): volume ,3 Nomor 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/sinda.v3i2.1100

Abstract

The increasing public interest in investment, prompting a wider range of investment options, from the money market to the stock market. In the stock market there are quite a number of investment modes, both preferential and ordinary stocks and their derivatives, all of which can be measured from the fundamental side, both in terms of profitability, deviden, to the value of the Company. The study aims to investigate the impact of profitability and dividend policy on the value of the company, whose target company is an indexed issuer of the Jakarta Islamic Index (JII) in the period 2022-2023. Data collection method used using purposive sampling with data sources as secondary data. The analytical tool used in this study is Moderated Regression Analysis. The results of the research show that the deviden policy has a role as a moderating homologizer, which means these variables have the potential to moderate the power of influence between the profitability and value of the company. As for the direction of influence, the deviden policy has a positive impact, where the larger the dividend distributed, the higher the company's value achieved.
PENERAPAN AKAD WAKALAH BIL UJRAH TERHADAP KINERJA OPERASIONAL BANK SYARIAH Nurhabits Safitri; Achmad Budi Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan akad Wakalah bil Ujrah serta dampaknya terhadap efisiensi operasional bank syariah melalui pendekatan studi kepustakaan. Akad ini merupakan kesepakatan antara nasabah sebagai muwakkil dan bank syariah sebagai wakil, di mana bank bertindak atas nama nasabah untuk menjalankan transaksi tertentu dengan kompensasi berupa ujrah (fee). Penerapannya banyak ditemukan dalam berbagai layanan keuangan syariah, termasuk pembiayaan murabahah, manajemen dana investasi, serta layanan pembayaran dan remitansi.  Melalui tinjauan literatur dari jurnal akademik, buku, artikel ilmiah, dan regulasi terkait, penelitian ini mengungkap bahwa akad Wakalah bil Ujrah berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan berbasis imbalan jasa (fee-based income), efisiensi operasional, serta penguatan struktur pendapatan non-akad pembiayaan. Selain itu, akad ini berperan dalam optimalisasi penerapan prinsip syariah dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap industri keuangan syariah. Keunggulannya terletak pada fleksibilitas dalam berbagai produk serta kemampuannya menyesuaikan dengan kebutuhan layanan perbankan modern. Namun, implementasi akad Wakalah bil Ujrah masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan pemahaman, kurangnya sumber daya manusia yang kompeten, minimnya sosialisasi kepada nasabah, dan perlunya sistem operasional yang sesuai dengan prinsip syariah. Oleh karena itu, bank syariah perlu meningkatkan literasi keuangan syariah, memperkuat kualitas layanan, serta mengembangkan prosedur operasional standar guna memastikan optimalisasi dan keberlanjutan penerapan akad ini.
ANALISIS PENERAPAN AKAD MUDHARABAH DI BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) KOTA SURABAYA Dwi Intan Cantika Putri Hendrayana; Achmad Budi Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2244

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan akad mudharabah di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kota Surabaya sebagai salah satu skema pembiayaan berbasis syariah. Akad mudharabah menjadi instrumen penting dalam mendukung pengembangan sektor ekonomi, terutama UMKM, melalui pola kerja sama bagi hasil antara bank (shahibul maal) dan nasabah (mudharib). Penelitian ini juga menelaah aspek teknis serta persyaratan kelayakan dalam proses pengajuan pembiayaan mudharabah di BSI Surabaya. Dalam menilai risiko dan kredibilitas calon nasabah, institusi ini menerapkan metode analisis 5C (Character, Capacity, Capital, Condition, Collateral). Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya penerapan sistem jaminan, baik dalam bentuk aset fisik maupun nonfisik, serta pelaksanaan kunjungan lapangan dan penyusunan laporan analisis pembiayaan sebagai bagian dari evaluasi kelayakan usaha. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan akad mudharabah sangat ditentukan oleh ketelitian dalam proses seleksi, pemantauan, serta dokumentasi. Oleh karena itu, strategi manajerial yang efektif dan sistem pengawasan internal yang kuat memiliki peran krusial dalam memastikan keberlanjutan serta kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam pembiayaan berbasis mudharabah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI Kota Surabaya telah menerapkan akad mudharabah sesuai prinsip syariah dengan dua skema utama, yaitu mudharabah mutlaqah dan muqayyadah. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman SDM dalam manajemen risiko serta rendahnya literasi masyarakat terkait akad mudharabah. Namun, terdapat peluang besar dalam pengembangan pembiayaan ini, didukung oleh potensi UMKM di Surabaya dan regulasi yang semakin memfasilitasi perbankan syariah. Kesimpulannya, penerapan akad mudharabah di BSI Kota Surabaya memberikan manfaat signifikan bagi pengembangan ekonomi syariah, namun membutuhkan strategi optimalisasi melalui peningkatan literasi, pelatihan SDM, dan pemanfaatan teknologi digital.