Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : GANESHA MEDICINA

DIABETES INSIPIDUS PADA PASIEN DENGAN CEDERA KEPALA SEDANG S., Hantono; Gotera, Wira; Suastika, Ketut; Budhiarta, Anak Agung Gde; Saraswati, Made Ratna; Dwipayana, I Made Pande; Semadi, I Made Siswadi; Nugraha, Ida Bagus Aditya
Ganesha Medicina Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gm.v4i1.75553

Abstract

Diabetes Insipidus (DI) adalah suatu sindrom yang ditandai dengan ekskresi urin dalam jumlah besar yang tidak normal (poliuria) disertai peningkatan asupan cairan sebagai kompensasinya (polidipsia). Hal ini disebabkan oleh penurunan sekresi (DI sentral/neurogenik) atau kerja (DI nefrogenik) dari Hormon Antidiuretik. Hormon ini diproduksi oleh neuron hipotalamus di nukleus supraoptik dan paraventrikular dan disekresikan ke sirkulasi bila ada rangsangan. Cedera kepala merupakan salah satu penyebab mortalitas dan morbiditas terbanyak pada generasi muda terutama laki-laki. Salah satu dampaknya adalah disfungsi hormonal pada hipofisis anterior dan posterior. Angka kejadian DI setelah cedera kepala berkisar 1-2,9%. Dalam kasus tertentu, keadaan ini hanya terjadi sementara namun dapat juga menjadi permanen. Dalam laporan kasus ini, dilaporkan laki-laki berusia 28 tahun dengan DI setelah mengalami cedera kepala. Pasien menjalani kraniektomi dekompresi dengan osteoplasti. Selama perawatan, pasien didiagnosa dengan Diabetes Insipidus dari gejalanya, osmolalitas urin yang rendah, osmolalitas plasma yang tinggi, dan hipernatremia, kemudian ditangani dengan rehidrasi dan pemberian injeksi vasopresin 5 IU secara intramuskular serta pemantauan ketat terhadap keseimbangan cairan setiap hari. Selama beberapa hari berikutnya, setelah keseimbangan cairan normal, vasopresin dihentikan dan keseimbangan cairan masih dalam batas normal.
Co-Authors A.A Sagung Ika Nuriska A.A.Gde Budhiarta Agus Santosa Ake, Anselmus Anak Agung Gde Budhiarta Anak Agung Gde Budhiarta Anak Agung Gede Ari Nanda Bhaswara Anak Agung Gede Budhiarta Anak Agung Gede Mahaindra Putra Andika Budiartha, Putu Gede Azizah, Norma Nur Azizah Bondan Winarno Budhiarta, Anak Agung Gde Budi Ratna Aryani David Dharmawan Harjanto Devinta, Made Ratih Santi Dewa Ayu Sri Agung Suandewi Dewi, Putu Feby Miswari Dumilah Ayuningtyas Eti Kurniaty Gautama M, Putu Gizha Satrya Gede Agung Widya Iswara Gede Andrewartha Gozali, Theodorus Onesiforus Herawati Sudoyo I Gde Raka Widiana I Gde Suranaya Pandit I Gusti Ayu Sri Mahendra Dewi I Gusti Ngurah Kade Mahardika I Gusti Putu Suka Aryana I Ketut Suastika I Ketut Sustika I Made Ady Wirawan I Made Bagiada I Made Pande Dwipayana I Made Siswadi Semadi I Made Siswadi Semadi I Made Siswadi Semadi I Made Yoga Prabawa I Wayan Eka Satriawibawa I Wayan Hartadi Noor I Wayan Losen Adnyana I Wayan Putu Sutirta Yasa I Wayan Sudhana I Wayan Sumardika I. K. Suastika Ida Bagus Aditya Nugraha Ida Bagus Yorky Brahmantya Isabella Soerjanto Putri K Suastika Kadek Dina Puspitasari Kartadinata, Sarah Levina Katrin Wilentina Siahaan Ketut Suega Komang Agus Wira Nugraha Laksmi, Putu Pradnyasanti Made Ayu Devi Pita Loka Made Yogi Krisnanda Malik, Safarina G. Marisye Christantia Mayura, I Gusti Ngurah Mochtar, Fransiska Muhammad Aris Sugiharso Ni Ketut Rai Purnami Ni Luh Made Novi Ratnasari Ni Luh Putri Kresnasari Ni Made Sintia Anggia Sari Nym Astika Nyoman Arya Shridewi Abhigamika Oktavianthi, Suksma Pande Ayu Naya Kasih Permatananda Parastan, Rovie Hikari Prichilia Sarah Permadi R. Prawira Bayu Putra Dewa Ratih Pradnyandari Pemayun Rena, Ni Made Renny Anggreni Rheza Priyadi Rooseno, Ratna Rayeni Natasha Rusditha, Sarah - S., Hantono Safarina G. Malik Saraswati, Putu Ayu Indah Savitri, Putu Dian Hermawati Sari Sukma Oktavianthi Surya Sanjaya Funistera Susy Purnawati Tuty Kuswardani Wan Muhamad Syafiq Wardana, Rr. Cattleya Allayka Wimpie I Pangkahila Wira Gotera ¬Ni Putu Ade Tiwi Tyastarini Tyastarini