Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelatihan Guru dalam Menerapkan Model Pembelajaran Berbasis Blended Learning untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Negeri 3 Kolaka Ernawati Ernawati; Susi Astiantih; Tri Maniarta Sari; Irajuana Haidar; A.S. Alonemarera
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6529

Abstract

SMP Negeri 3 Kolaka sebagai mitra dalam PKM ini merupakan salah satu Satuan Pendidikan yang ada di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara yang rencana akan menerapkan kurikulum “Merdeka Belajar” pada tahun 2024, namun harus dimulai dari kesiapan guru-gurunya terlebih dahulu, karena guru sebagai bagian integral dalam impelementasi kurikulum ini. Secara umum mitra memiliki kompetensi yang rendah dalam menguasai dan menerapkan model pembelajaran sesuai dengan kurikulum merdeka belajar, mitra kurang mempelajari dan memahami model pembelajaran yang bersifat student centered berbasis blended learning, serta belum adanya mitra yang mengikuti program pelatihan sekolah penggerak yang akan mendukung implementasi kurikulum merdeka belajar. Untuk itu, tujuan PKM dilaksanakan adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada mitra untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning, sebagai upaya mendukung percepatan implementasi kurikulum merdeka belajar. Kegiatan diawali dengan koordinasi dan sosialisasi, selanjutnya melatih dan mendampingi mitra dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning di antaranya model pembelajaran inkuiri, PBL, PjBL, kooperatif, dan flipped classroom. Berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif terhadap hasil PkM yang telah dilaksanakan diperoleh: kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning berada pada kategori baik (skor rata-rata 3,1). Sedangkan mitra yang memberikan respon positif sebesar 86,67%, sehingga dapat disimpulkan jika kegiatan PkM yang dilaksanakan berhasil sesuai tujuan.
Pelatihan Guru dalam Menerapkan Model Pembelajaran Berbasis Blended Learning untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Negeri 3 Kolaka Ernawati Ernawati; Susi Astiantih; Tri Maniarta Sari; Irajuana Haidar; A.S. Alonemarera
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6529

Abstract

SMP Negeri 3 Kolaka sebagai mitra dalam PKM ini merupakan salah satu Satuan Pendidikan yang ada di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara yang rencana akan menerapkan kurikulum “Merdeka Belajar” pada tahun 2024, namun harus dimulai dari kesiapan guru-gurunya terlebih dahulu, karena guru sebagai bagian integral dalam impelementasi kurikulum ini. Secara umum mitra memiliki kompetensi yang rendah dalam menguasai dan menerapkan model pembelajaran sesuai dengan kurikulum merdeka belajar, mitra kurang mempelajari dan memahami model pembelajaran yang bersifat student centered berbasis blended learning, serta belum adanya mitra yang mengikuti program pelatihan sekolah penggerak yang akan mendukung implementasi kurikulum merdeka belajar. Untuk itu, tujuan PKM dilaksanakan adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada mitra untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning, sebagai upaya mendukung percepatan implementasi kurikulum merdeka belajar. Kegiatan diawali dengan koordinasi dan sosialisasi, selanjutnya melatih dan mendampingi mitra dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning di antaranya model pembelajaran inkuiri, PBL, PjBL, kooperatif, dan flipped classroom. Berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif terhadap hasil PkM yang telah dilaksanakan diperoleh: kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran berbasis blended learning berada pada kategori baik (skor rata-rata 3,1). Sedangkan mitra yang memberikan respon positif sebesar 86,67%, sehingga dapat disimpulkan jika kegiatan PkM yang dilaksanakan berhasil sesuai tujuan.
PENGELOLAAN LINGKUNGAN MELALUI GERAKAN BERSIH SAMPAH DI LINGKUNGAN RUMAH ADAT MEKONGGA, KABUPATEN KOLAKA Tendrita, Miswandi; Alonemarera, A.S.; Ernawati, Ernawati; Sari, Tri Maniarta; Saparuddin, Saparuddin; Maretik, Maretik; Erfina, Erfina; G.P., Sartika
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 4 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v4i1.5213

Abstract

The Mekongga traditional house is one of the traditional houses in Southeast Sulawesi which is located in Kolaka Regency. The location of the Mekongga traditional house is next to the Khaera Ummah Kolaka Mosque which is one of the icons of Kolaka Regency. The location of the Mekongga traditional house is also close to Mandra Beach which of course attracts visitors to come to visit while relaxing. As a tourist destination, tourists are required to maintain cleanliness in the environment of the Mekongga Traditional House. The purpose of this service activity is to commemorate Waste Awareness Day on February 28 as well as efforts to manage the environment so that it is clean from waste. The method used is the method of observation and the method of participation. This activity was attended by 29 people consisting of lecturers and students. The trash that is cleaned is dominated by plastic waste in the form of straws, drink bottles, and snack bags which are difficult to decompose and can pollute the environment including the oceans. Activities are carried out smoothly by the plans that have been prepared. Environmental management activities through efforts to clean up trash in the Mekongga Traditional House environment have been successfully carried out.
PENGARUH PENERAPAN VIDEO ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 TINONDO Tendrita, Miswandi; Alonemarera, A; Gunawan Putri, Sartika; Saparuddin; Erfina
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.3881

Abstract

The biology learning scores of class VIII students at SMP Negeri 2 Tinondo have not achieved the expected results. This is thought to be due to a lack of involvement in learning media, especially audio-visual media. Meanwhile, biology often involves complex and abstract concepts. Audio visual media such as animated videos can help students understand these concepts more clearly and concretely. Therefore, this research aims to determine the effect of implementing animated videos on the biology learning outcomes of class VIII students at SMP Negeri 2 Tinondo. This research was a pre-experiment type involving one experimental class with a total of 17 students. Class determination uses totally sampling technique. Through the test technique, pre-test and post-test learning results test sheets are used, each consisting of 10 multiple choice questions and 3 essay questions. Data were analyzed descriptively and inferentially (paired-sample t-test). The research results showed that the average student pre-test score was 39.18 (poor category) and student post-test score was 77.65 (good category). From the results of hypothesis testing, a sig value was obtained. 0.000 < 0.05. Thus, it can be concluded that there is an influence of the application of animated videos on the biology learning outcomes of class VIII students at SMP Negeri 2 Tinondo.
A Study on The Quality of Final Exam Items Made by The Teacher at XII Grade Students of Senior High School in Sidrap Regency Marera, Alone
Journal of Biological Science and Education Vol 2, No 1 (2020): June
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jbse.v2i1.1206

Abstract

Bad quality of the questions is one of the factors that can lead to errors in the grading of student learning outcomes. It gives a lower students’ score than the appropriate score and will give an impact on school grades (NS). In this case, school grades (NS) have an effect of 40% in determining the passing of national exams (UN). Therefore, this study was conducted to assess the quality of first semester final exam items made by biology class XII teacher based on some aspects; they are the material, construction, and language. In this study, the researcher used purposive sampling technique in order to collect the data. Items were assessed using a multiple-choice item evaluation sheet which has been declared valid by an expert validator. By combining the material aspects of the assessment data, construction, and language, research results obtained in general show that of the 120 items assessed, there are 104 ( 86,7 %) items with excellent criteria and 16 ( 13,3% ) items with right criteria. Thus, the items made by biology class XII teachers are still suitable for final semester exam of the 2013/2014 academic year Sidrap Regency.
Tingkat Pengetahuan Keterampilan 4C Guru Biologi se-Kabupaten Sidrap Alonemarera, A. S.; Arhamar, A. S. Muhammad; Lodang, Hamka; Palennari, Muhiddin
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 6 No 2 (2024): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v6i2.3821

Abstract

Guru biologi sebagai pendidik harus memiliki pengetahuan yang baik tentang keterampilan 4C (creative thinking, critical thinking, communication, dan collaboration) agar dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan 4C itu sendiri secara efektif. Penelitian berjenis deskriptif kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan keterampilan 4C guru biologi SMA Negeri se-Kabupaten Sidrap. Subjek penelitian ini adalah 18 orang guru biologi berstatus PNS yang berasal dari 9 SMA Negeri di Kabupaten Sidrap. Data dikumpulkan melalui teknik tes dengan instrumen penelitian berupa lembar tes pengetahuan keterampilan 4C berisi 4 butir pertanyaan dan 30 butir pernyataan yang dikembangkan dari 4 aspek keterampilan 4C. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan nilai persentase rata-rata pengetahuan pada aspek creative thinking, critical thinking, communication, dan collaboration secara berturut-turut adalah 63,33% (Baik); 68,75% (Baik); 47,47% (Cukup); dan 67,59% (Baik). Sedangkan nilai rata-rata umum sebesar 61,79% (Baik). Dengan demikian, diperoleh kesimpulan bahwa tingkat pengetahuan keterampilan 4C guru biologi SMA Negeri se-Kabupaten Sidrap berada pada kategori baik. Hasil penelitian ini dapat menjadi landasan untuk penelitian lanjutan yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan keterampilan 4C guru biologi dan strategi terbaik untuk meningkatkannya.
Learning Through Projects: A Path to Better Student Collaboration Alonemarera, A. S.; Mardin, Herinda
Journal of Biological Science and Education Vol 7, No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jbse.v7i1.2472

Abstract

Collaboration skills are one of the 21st-century skills that are very important for students, especially in facing the challenges of the complex world of work and social life. Students' collaboration skills in the Biology Education Study Program at Universitas Sembilanbelas November (USN), Kolaka, are still relatively low. One approach believed to improve students' collaboration skills is the application of Project-Based Learning (PjBL). Thus, this study aims to determine the effect of the application of Project-Based Learning on the collaboration skills of students in the Biology Education Study Program at USN Kolaka. This study is a pre-experimental type using a one-group pretest-posttest design. The subjects of the study were all active students (16 people) of the biology education study program, even the semester of the 2024/2025 academic year, who took the course "Media dan Sumber Pembelajaran Biologi". Data on students' collaboration skills were obtained using a collaboration skill observation sheet. Data analysis used an inferential test of the paired sample t-test type. The results of the study showed that the average collaboration skill of students before treatment was 30.77, and during treatment was 83.64. From the results of the inferential test, the Sig. The value was obtained. 0.000 0.05. This study concludes that there is a positive effect of the implementation of PjBL on students' collaboration skills. These findings indicate that PjBL can create a learning environment that encourages active participation, shared responsibility, effective communication, and constructive teamwork. Therefore, PjBL can be a strategic alternative for improving students' collaborative soft skills sustainably in higher education environments. Keywords:  collaboration, project-based learning
Persepsi Mahasiswa Terhadap Pembelajaran Biologi Molekuler Menggunakan Zoom Meeting Saat Pandemi Covid-19 Marera, Alone
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.5.2.178-190

Abstract

Program studi pendidikan biologi, Universitas Sembilanbelas November Kolaka menjadi salah satu pelaksana pembelajaran fully online akibat pandemi Covid-19. Zoom meeting merupakan salah satu aplikasi yang sering digunakan dalam melaksanakan pembelajaran online. Dosen pengampu mata kuliah biologi molekuler menganggap aplikasi zoom meeting tepat digunakan sebagai media pembelajaran berdasarkan karakteristik yang dimiliki. Namun, pada mahasiswa sendiri belum pernah dilakukan penilaian persepsi terkait penggunaan zoom meeting. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap penggunaan zoom meeting pada mata kuliah biologi molekuler saat pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang subjek penelitiannya adalah seluruh mahasiswa kelas A angkatan 2018 yang berjumlah 27 orang  dan memprogram mata kuliah biologi molekuler pada semester genap tahun akademik 2020/2021. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran angket online kepada mahasiswa dalam bentuk google form. Angket online berisi 6 buah pernyataan dengan 5 pilihan jawaban untuk setiap pernyataan, yakni sangat setuju (SS), setuju (S), ragu-ragu (RR), tidak setuju (TS), dan sangat tidak setuju (STS). Selain itu, juga disediakan kolom pemberian alasan responden atas pilihan jawaban dari setiap pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 15% mahasiswa sangat setuju, 49% mahasiswa setuju, 23% mahasiswa memilih ragu-ragu, 12% mahasiswa memilih opsi tidak setuju, dan 1% mahasiswa memilih sangat tidak setuju. Mahasiswa yang memiliki opsi sangat setuju dan setuju umumnya berpendapat bahwa melalui aplikasi zoom meeting dosen dan mahasiswa tetap dapat bertatap muka meskipun berbeda tempat. Adapun mahasiswa dengan opsi ragu-ragu, tidak setuju dan sangat tidak setuju umumnya beralasan bahwa jaringan internet di daerah tempat tinggal mereka kurang mendukung.
Dinamika Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19: Kekhawatiran Learning Loss Pada Siswa Marera, Alone
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.6.2.160-172

Abstract

Dinamika pembelajaran yang dialami siswa selama pandemi Covid19 memunculkan kekhawatiran akan terjadinya fenomena learning loss. Learning loss adalah sebuah kondisi hilangnya sebagian kecil atau sebagian besar pengetahuan dan keterampilan dalam perkembangan akademis, yang biasanya diakibatkan oleh terhentinya proses pembelajaran dalam dunia pendidikan. Melalui studi kepustakaan, penelitian ini akan memberikan pemaparan mengenai konsep learning loss, yang dikaitkan dengan kondisi pembelajaran masa pandemi covid-19 sekarang ini. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan prosedur: (1) memilih topik, (2) mengeksplorasi informasi dari topik terpilih, (3) menentukan fokus penelitian dari hasil eksplorasi informasi, (4) membaca sumber-sumber yang relevan dengan fokus penelitian, (5) membuat dan (6) mengolah catatan penelitian, serta (7) menyusun laporan dalam bentuk artikel penelitian. Data penelitian diperoleh dengan memanfaatkan sumber data sekunder seperti buku, artikel ilmiah, dan website. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dengan memanfaatkan diri peneliti sebagai instrumen penelitian. Data dianalisis melalui metode analisis konten. Dari penelitian diperoleh hasil sekaligus kesimpulan bahwa learning lossyang terjadi pada siswa sesungguhnya tidak semata diakibatkan oleh situasi pandemi, namun akibat tidak efektifnya pembelajaran secara umum. Tidak efektifnya pembelajaran sudah terjadi di masa sebelum pandemi. Hanya saja hadirnya pandemi dianggap akan semakin memperparah kejadian learning loss pada siswa.
Video Pembelajaran Berbasis Powtoon: Pengaruh Media terhadap Kemandirian Belajar Biologi Siswa Alonemarera, A. S.
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i1.363

Abstract

Kemandirian belajar memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter dan kesuksesan akademis siswa. Kemandirian belajar biologi siswa di SMAN 4 Sidrap dinilai rendah, diduga akibat pembelajaran biologi yang kurang melibatkan teknologi informasi sehingga terkesan bersifat konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelibatan video pembelajaran berbasis aplikasi powtoon terhadap kemandirian belajar biologi siswa di SMA Negeri 4 Sidrap. Penelitian berjenis quasi eksperimen, memiliki populasi seluruh siswa kelas X IPA SMA Negeri 4 Sidrap berjumlah 45 orang. Melalui teknik complete sampling, ditetapkan seluruh populasi sebagai sampel penelitian yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan desain post-test control group. Data dikumpulkan dengan teknik angket menggunakan instrumen lembar angket kemandirian belajar. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kemandirian belajar kelas kontrol sebesar 40,40 dan kelompok eksperimen sebesar 73,83. Hasil uji independent sample t-test diperoleh nilai signifikansi 0,00 Sig. < 0,05. Dengan demikian, disimpulkan bahwa pelibatan video pembelajaran berbasis powtoon memiliki pengaruh positif terhadap kemandirian belajar biologi siswa. Dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran inovatif dengan memanfaatkan teknologi video dan alat pembuatan animasi seperti Powtoon. Ini dapat membuka jalan untuk eksplorasi dan pengembangan metode pembelajaran baru yang lebih efektif.