Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Upaya Penanggulangan Stunting di Nagari Kapuh, Pesisir Selatan: Edukasi Gizi dan Perubahan Perilaku Yayuk Lestari; Meqorry Yusfi; Annisa Anindya; Vitania Yulia; Diego Diego
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5683

Abstract

Stunting is a serious public health issue in Indonesia, especially at Nagari Kapuh, Koto XII Tarusan District, Pesisir Selatan region of West Sumatera. The survey results revealed that 32 out of 59 children are experiencing stunting. This condition is influenced by several factors, including poor nutritional intake, limited capacity of posyandu (community health post) volunteers and the damaged medical equipment. Addressing this issue requires a holistic and collaborative approach. Efforts include providing education on balanced nutrition, training posyandu volunteers to improve their monitoring and nutrition counseling skills. Improving healthcare facilities and encouraging participation are also crucial steps in combating stunting in this area. It is hoped that through strong collaboration between various stakeholders—including, village authorities, and relevant institutions—the stunting rate in Nagari Kapuh can be significantly reduced. This program aims both to lower the prevalence of stunting and to improve the overall quality of life for the community.
DIGITALIZATION OF SONGKET PROMOTION MEDIA IN NAGARI LUNTO, LEMBAH SEGAR DISTRICT, SAWAHLUNTO CITY Marta, Revi; Anindya, Annisa; Havifi, Ilham
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2024.v6i2.9119

Abstract

This community service activity involves partners, namely songket weavers in Nagari Lunto, Lembah Segar District, Sawahlunto City, West Sumatra Province. The partner's problem to date is the limited knowledge of partners about the use of new media as a promotional media that can be used to promote and sell songket. The purpose of this service is to design a solution that will help partner problems by conducting training, creating social media accounts for Nagari Lunto songket promotional media. The methods used are: providing solutions in order to overcome partner problems. Through needs analysis, work plans, activity implementation, and evaluation. The results of this service are as follows: 1). Increasing weavers' understanding of the importance of using the internet as a new media in promoting the songket they produce, 2) Implementing websites and social media in songket promotional activities in Nagari Lunto, 3). Increasing the quantity of songket sales by weavers in Nagari Lunto. The methods used in this service activity are 1). Empowerment through internet training for the community around the weaving village, 2) Training in creating social media accounts that are trending in current business promotional media, 3). Community empowerment through increasing weavers' participation in the importance of appropriate promotional media to promote silungkang songket weaving so that it can beat conventional media.  
DIGITALISASI NAGARI: PENGELOLAAN WEBSITE PEMERINTAHAN NAGARI SALIMPAUNG Helmi, Rahmadhona Fitri; Akmal, Artha Dini; Hanoselina, Yulia; Anindya, Annisa
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v13i1.66962

Abstract

Nagari Salimpaung memiliki banyak potensi untuk dikembangkan, salah satunya adalah potensi alamnya yang cocok untuk pertanian dan pariwisata. Website nagari (desa) merupakan media promosi yang tepat untuk mempromosikan potensi tersebut. Namun, website nagari Salimpaung masih belum terkelola dengan baik. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pelatihan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan website menuju nagari (desa) digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode Focus Group Discussion (FGD) dan workshop. Peserta kegiatan terdiri dari perangkat nagari, BAMUS, KAN, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda. Semuanya terlibat dalam diskusi dan memberikan masukan terkait konten website nagari. Hasil dari kegiatan ini adalah tersedianya database nagari yang lengkap, aktivasi fitur-fitur website, tersedianya pengaturan pengelolaan website nagari, tampilan halaman website yang lebih menarik, berita sudah lebih update dan sesuai kaidah jurnalistik, dan website nagari sudah terintegrasi dengan media sosial.
Penguatan Komunikasi dan Modal Sosial di Daerah Penyangga TNKS dengan Metode PRA di Nagari Lubuk Gadang Tenggara, Solok Selatan Lestari, Yayuk; Diego, Diego; Anindya, Annisa; Yasmin, Syaza; Elian, Novi; Yusfi, Meqorry; Emeraldi, Primas; Putra, Al Hamid; Adwina, Amelia Ramadhani; Irsyad, Rashid Muarif; Desri, Siska Laila
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.8011

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Nagari Persiapan Lubuk Gadang Tenggara, Solok Selatan, yang sebagian besar wilayahnya berada dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Masyarakat menghadapi persoalan mendasar berupa ketidakjelasan status hukum kawasan, lemahnya kelembagaan lokal, terbatasnya akses terhadap hasil hutan bukan kayu, serta defisit kepercayaan terhadap otoritas konservasi. Untuk menjawab tantangan tersebut, digunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui pemetaan sosial, diskusi kelompok terarah, dan fasilitasi dialog multipihak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa forum partisipatif mampu mengidentifikasi potensi lokal, memperkuat kebutuhan pembentukan Kelompok Tani Hutan (KTH) dan Forum Nagari Konservasi (FNK), serta membuka ruang negosiasi yang lebih adil antara masyarakat dan TNKS. Temuan ini menegaskan pentingnya komunikasi deliberatif dan kemitraan konservasi yang inklusif, agar konservasi tidak hanya melindungi ekosistem tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Inovasi Produk dan Kreativitas dalam Pengembangan UMKM Gula Aren sebagai Ekonomi Pariwisata di Desa Tanjung Lesung Anindya, Annisa; Shantilawati, Irma; Tampubolon, Amy Septrina
Abdimas Awang Long Vol. 7 No. 2 (2024): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v7i2.1222

Abstract

Permasalahan yang saat ini dihadapi UMKM di Desa Tanjung Lesung adalah inovasi produk dan kreativitas dalam mengembangkan UMKM Gula Aren. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan inovasi dan kreativitas pada UMKM Gula Aren mulai dari produksi gula Aren, serta strategi pengembangan produksi gula Aren dan pemasaran gula Aren pada industri gula milik beberapa anggota kelompok di Desa Tanjung Lesung. Metode yang digunakan adalah pengabdian masyarakat dengan penyuluhan dan observasi. Hasilnya, rata-rata nilai pada post test lebih tinggi dibandingkan rata-rata nilai pada pre-test.
SOSIALISASI UNTUK PENCEGAHAN STUNTING SEJAK DINI DI SMA NEGERI 1 KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN Lestari, Yayuk; Anindya, Annisa; Yulia, Vitania; Diego, Diego; Yusfi, Meqorry
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 7 No. 4 (2024)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v7i4.723

Abstract

This activity aimed to educate students of SMA Negeri 1 Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan, on stunting prevention, particularly regarding balanced nutrition, the dangers of cigarette smoke, and anemia in adolescent girls. The methods employed included interactive presentations, Focus Group Discussions (FGD), and interactive quizzes to motivate and assess participants' understanding. The activity was conducted on October 16, 2024, involving 30 12th-grade students. The main stages of the activity consisted of three sessions: delivering material, group discussions facilitated by mentors, and quizzes to evaluate comprehension. Additionally, iron supplement tablets were distributed to adolescent girls as a preventive measure against anemia. Monitoring was conducted to observe changes in students' understanding and behavior before and after the activity. The results indicated a significant increase in students' understanding of stunting, including its risk factors and long-term impacts on children's futures. Before the socialization, students had limited knowledge, particularly about the relationship between diet, smoking habits, and anemia with stunting risks. After the activity, they gained a better understanding of the importance of balanced nutrition and early prevention efforts. Other findings revealed irregular breakfast habits and high smoking rates among male adolescents. In conclusion, this activity successfully raised students' awareness of stunting prevention. The participatory approach, through discussions and interactive quizzes, effectively created a learning atmosphere that was both enjoyable and informative. The expected impact is to serve as an initial step toward behavioral changes that support the sustainable health of the younger generation.